NovelToon NovelToon
Menantu Super Kaya

Menantu Super Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Menantu Pria/matrilokal / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Romansa
Popularitas:293.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: rafizqi

Bagaimana jadinya jika dirimu di anggap sebagai menantu sampah yang tidak berguna dan bodoh di dalam keluarga?

Saga Amripradiga. Seorang pemuda sederhana dan miskin yang selalu mendapatkan hinaan dari keluarga Istrinya. Tidak memiliki pekerjaan tetap, dan bahkan menumpang hidup di keluarga istri, membuat Saga semakin dikucilkan.

Tapi, siapa sangka. Dia menantu yang selalu dihina dan diremehkan adalah seorang pewaris kerajaan Bisnis terkaya di dunia.

Dengan kekayaannya, Saga pun mengubah pandangan semua orang kepadanya, termasuk keluarga istrinya. Dia yang di remehkan, perlahan bangkit dan mengubah takdirnya.

Ig: @rafizqi0202

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22

...🥀🥀🥀...

Pagi hari di rumah besar keluarga Alsen. Saga sudah disuguhkan dengan perubahan besar dari keluarga istrinya.

Mendadak ibu mertuanya bersikap sangat baik kepada Saga. Begitupun dengan Siham yang juga terlihat lebih perhatian kepada adik ipar yang selama ini dia hina.

"Ahhh menantuku sudah keluar dari kamar? Ayo kita sarapan! Ini mama sudah siapkan makanan kesukaan mu!" Ujar Morata sambil menyiapkan makanan di atas meja. Dia nampak sangat sibuk menyiapkan segalanya untuk membuat Saga senang.

Kening Angelia pun mengkerut melihat sikap ibunya yang mendadak berubah baik kepada suaminya.

"Ma. Tumben mama masak di dapur?" Tanya Angelia.

Morata menyipitkan matanya sambil mendelik tak suka, "Diam kamu. Ini semua untuk Saga!" Jawabnya ketus.

Kemudian dia bersikap manis kepada Saga, "Nak. Duduklah. Kita makan bersama, Ok" ujarnya kembali kepada Saga.

Namun Saga. Tak mengindahkan ucapan Morata begitu saja. Dia segera menghadap kepada Angelia sambil berkata, "Sayang. Aku berangkat dulu. Aku sudah terlambat, ada sesuatu hal yang harus aku urus!"

"Tapi... Kenapa tidak sarapan?" Tanya Angelia.

Saga diam dan sekilas menoleh ke sisi mertua dan juga kakak iparnya, "Apa kamu percaya? Dalam waktu semalam saja mereka langsung berubah. Aku pergi dulu, jaga dirimu baik-baik!" Saga mencium kening Angelia lembut, lalu pergi meninggalkan semua orang.

Sesaat setelah kepergian Saga, Siham terdengar mendecih kasar, "Cih. Sombong amat jadi orang. Kalau bukan karena dia kaya, mana mungkin aku mau bersikap baik kepadanya. Bagiku sama saja, dia tetaplah seorang pria tidak berguna!" Ucap Siham marah.

"Mama mana mau masak kayak gini. Udah capek-capek pesan makanan dan menyiapkan sarapan, eh dianya main pergi aja. Kalau kayak gini mendingan gak usah di siapkan aja. Bikin capek aja." Terdengar, Morata juga menyahut dengan berbagai keluhannya.

Angelia menatap ibu dan kakaknya dengan tatapan berbeda setelah mendengar perkataan mereka.

"Jadi mama sama kakak hanya pura-pura baik?" Cerca Angelia tak suka.

Morata menoleh kesisi Angelia, "Ya iyalah. Kalau bukan karena hartanya, mama tidak akan mau menerima menantu seperti dia. Karena dia sudah kaya, jadi kamu teruskan saja pernikahan mu bersama dia. Hidup kita akan terjamin dan kita bisa menikmati semua hartanya tampa bekerja. Saga itukan bodoh. Dia pasti menurut saja apa kata kita."

"Mama. Aku gak nyangka mama selicik ini. Apa hanya ada harta dan harta di dalam pikiran mama dan kakak?" Sahut Angelia marah, menatap keduanya dengan sorot yang tajam.

"Loh. Kamu pikir hidup susah itu enak ya? Kamu mau hidup di jalanan kayak gembel dan tidak memiliki pekerjaan? Kalau kamu mau menurut sama mama, mama jamin hidupmu akan cerah dan kita tidak perlu lagi bersusah payah untuk bekerja. Maka dari itu, turuti ucapan mama." Ujar Morata bernegosiasi.

"Mama dan papa punya rencana dan tugas untuk kamu Angelia. Kamu harus mengambil hati Saga. Buat dia jatuh cinta semakin dalam kepadamu. Setelah itu, ambil semua aset miliknya dan kita ganti atas nama kita. Setelah itu, jika kamu ingin pergi meninggalkan Saga dan menikah bersama pria lain, mama tidak akan melarang mu!" Lanjut Morata lagi.

Angelia menggelengkan kepalanya dengan sorot mata kecewa. Dia tak habis pikir jika semua keluarganya memiliki niat sejahat ini.

"Apa kalian setega ini kepada Saga? Jika dia mau, sejak awal dia sudah menghukum kalian karena kesalahan kalian kepadanya. Tapi dia tidak melakukannya dan masih menganggap kalian keluarganya. Apa kalian akan tetap menghianatinya walau pun dia sudah bersikap baik?" Jawab Angelia dengan suara bergetar.

"Itulah sebabnya Angelia" sahut Pak Wandi dari belakang.

Semua orang menoleh ke arah pak Wandi yang baru sampai di meja makan.

"Karena Saga itu bodoh. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk mengambil alih perusahaan. Jika kita memiliki kekayaan itu, maka keluarga kita tidak akan khawatir tentang uang. Hidup tujuh turunan pun, uang itu tidak akan habis. Kamu tau sendiri bagaimana besarnya kekayaan perusahaan Antarna Grup. Jadi, kita harus mendapatkan semua itu dari Saga" lanjut Pak Wandi, menatap anaknya dengan seringai yang licik.

"Kalian akan menyesal Pa. Kalian tidak akan bisa mendapatkan semua itu dengan mudah. Saga tidak akan memaafkan kalian jika kalian tidak berubah." Jawab Angelia tegas. Lalu pergi dengan membawa kepedihan di hatinya.

Sementara itu. Morata, Siham dan Pak Wandi hanya diam saja. Mereka saling menatap satu sama lain.

"Aku tidak perlukan maaf Saga. Yang kita perlukan adalah semua asetnya. Siham, jika Angelia tak mau ambil bagiannya, maka kamu yang harus bereaksi. Cari tahu dimana Saga meletakan semua berkas penting perusahaan kita. Lalu kamu ambil alih kembali perusahaan. Setelah itu. Kamu selidiki perusahaan Saga dan cari tahu kunci dari ahli waris. Rebut semua itu darinya bagaimanapun caranya!" Titah Pak Wandi dengan wajah tajamnya.

"Baik Pa. Siham mengerti!" Jawab Siham menyetujui.

Sementara itu. Saga sudah sampai di depan kantor Antarna Grup. Semua orang menunduk hormat setelah berpapasan bersama tuan muda keluarga Wellson.

Sorot tajam dan dingin terlihat jelas di wajah Saga. Dia kesal memikirkan keluarga istrinya yang tidak tahu malu itu.

"Tuan!" Arya menyambut kedatangan Saga dengan membungkuk memberi hormat.

Saga tak menjawabnya dan masuk ke dalam ruangan kerjanya. Sementara, Arya mengkerut-kan keningnya heran melihat tuannya yang terlihat sangat marah. Lalu kemudian dia pun mengikuti langkah Saga dan masuk ke dalam ruangan.

"Tuan. Apa ada masalah?" Tanya Arya cepat.

Saga duduk di kursi singgasananya, lalu menatap Arya, "Aku ingin kamu melakukan sesuatu!" Jawab Saga.

.

.

.

Bersambung.

Kira-kira, apa yang mau Saga lakuin?

Jangan lupa untuk memberikan like dan komen ya ☺️

Untuk Visual, akan aku update setelah ban 25 ya.

1
Shaa Erahh
Luar biasa
Fano Jawakonora
bagus tapi lanjutkan jgn setengah"
Fano Jawakonora
lanhut author jgn setengah
Fano Jawakonora
author ini pengagum budak cinta
Fano Jawakonora
Sdh jelas hrs terima kamu koq bingung senang dihina terus pergi dan tinggalkan mereka
Zfsinbar Zfsinbar
lanjutkan author
Zfsinbar Zfsinbar
lanjutkan
nda bae nda
gx jlas amat up ny
Arman
good
Glastor Roy
up
Herry Yasin
pokoknya mantap deh...
Khidir Ali Syam
karya ini luar biasa, terus lanjutkan thor😁🙏
Aldi Suwarta
saga bodoh gak punya harga diri
Roni Yakub
semangat kakkkk
Simanole
lanjut
Simanole
Sambung
fransiskus hutabarat
mulai masuk akal ceritanya
fransiskus hutabarat
walah masih lanjut jg bertele2
fransiskus hutabarat
sampe disini masih muter2 dan bertele2
maulana bagus
hadir bang dari pasuruan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!