NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Tuan Bara

Pengantin Pengganti Tuan Bara

Status: tamat
Genre:Obsesi / CEO / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: lala_syalala

Pernikahan adalah sebuah janji seumur hidup di mana semoga orang ingin menikah dengan pilihannya sendiri, namun bagi Maura itu adalah sebuah angan-angan saja.

Dia harus menggantikan sang kakak yang kabur di hari pernikahannya, tekanan yang di dapat dari orang tuanya membuat Maura pun menyetujuinya karena dia tidak ingin membuat keluarganya malu.

Pernikahan ini terjadi karena sebuah hutang, di mana orang tuanya hutang begitu besar dengan keluarga calon suaminya itu, sosok pria yang sama sekali tidak Maura ketahui bagaimana wajahnya.

Bahkan selama beberapa kali pertemuan keluarga tidak pernah pria itu menampakkan wajahnya, dari rumor yang di dapat bahwa pria itu berwajah jelek sehingga tidak berani untuk menampakkan wajahnya, itu juga salah satu alasan sang Kaka memilih kabur di hari-h pernikahannya dan harus menumbalkan sang adik yaitu Maura.

Bagaimana kelanjutannya???

Yukkk kepoin cerita nya.

NB: Kalau ada typo boleh komen ya biar bisa di perbaiki

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8_Sebuah Sindiran

Setelah mengapa para karyawan nya Bara langsung menuju ke ruangan baru nya, hari ini dia resmi menggantikan sang papa yang memilih untuk pensiun dini dan mengabdi kepada istrinya, tepatnya mama Wina.

"Tuan nyonya Maura ternyata tidak sedang sakit, beliau memang sedang menghindari anda." seru Max setelah menerima kabar dari anak buahnya.

Bara yang mendengar itu hanya menaikkan bibir nya keatas membentuk seringai kepada istrinya itu.

"Sudah ku duga, wanita itu memang sedang menghindari ku." ucap Bara dengan yakin karena dari tadi dia juga sudah menebak hal tersebut.

"Max panggilkan cleaning service untuk membersihkan ruangan ku." ucap Bara fokus dengan laptopnya yang baru dia otak atik itu.

Max yang mendengar perintah tersebut pun langsung paham apa maksud tuan nya itu, sehingga dia langsung melakukan tugas nya.

Sedangkan Maura bersembunyi di ruangan istirahat cleaning service dan tak lama Mela dan rekan nya yang lain datang.

"Kamu gak papa Ra?" tanya Sofi rekan Maura yang khawatir setelah mendengar kalau Maura sakit dan tidak ikut menyambut presdir baru mereka.

"Iya aku gak papa kok, ini udah lebih baikkan." ucap Maura dengan sedikit berakting.

Tanpa dia sadari bahwa sedang ada seseorang yang memantau gerak geriknya, siapa lagi kalau bukan Bara.

Dia tadi setelah masuk ke ruangannya langsung menyalakan laptop dan menyambungkan nya dengan cctv yang terpasang di sudut ruangan, tak terkecuali ruang istirahat karyawan, hanya sebatas ruangan depan bukan sampai ruang istirahat atau ruang ganti dan toilet nya.

"Ck dia pandai sekali berakting." gumam Bara melihat Maura beralasan terus dan mengatakan sakit itu.

Max memilih untuk datang langsung ke ruangan para cleaning service, karena memang waktu sudah menunjukkan jam masuk kerja sehingga hanya beberapa cleaning service yang berkeliling untuk membersihkan nanti akan gantian.

"Tuan Max." seru Sofi melihat orang nomor dua di perusahaan nya yang langsung datang ke ruangan cleaning service.

"Saya di sini mau panggil cleaning service karena tuan Bara ingin ruangannya di bersihkan." ucap Max dengan datarnya.

"Biar saya saja pak." ucap Sofi dengan kecentilan nya, ya lumayan bisa menatap wajah tampan bos nya itu pikir wanita tersebut.

"Kamu," panggil Max kurang sopan tapi bagaimana lagi supaya semua orang tidak curiga.

"Sa... Saya tuan?" Maura begitu terkejut saat asisten suami nya itu menunjuk dirinya membuat badan Maura panas dingin saja.

"Iya kamu, segera ikut saya keruangan tuan Bara, beliau ingin ruangannya segera di bersihkan." ucap Max yang langsung pergi dari sana.

"Perasaan tadi pagi tuh ruangannya udah aku bersihkan seperti biasanya deh, malah aku bersihkan lebih lama soalnya tahu bakalan ada presdir baru." ucap Soni dengan keheranan.

"Mungkin aja tuan Bara numpahin apa gitu makanya minta di bersihkan lagi." ucap Mela yang cukup masuk akal.

Sedangkan Maura tidak menanggapi apapun dan memilih untuk pergi dari sana dan mengikuti max hingga di depan ruangan presdir.

"Silahkan nyonya tuan Bara sudah menunggu." ucap Max dengan sopan kembali setelah membukakan pintu untuk Maura, untung saja tidak ada sekertaris yang biasanya duduk di meja depan ruangan presdir karena Max menyuruhnya untuk membeli cemilan.

"Terima kasih max."

Setelah itu Maura pun masuk ke dalam dan melihat sang suami yang sudah menatapnya begitu tajam saat Maura baru saja masuk.

"Duduk." tegasnya membaut Maura hanya bisa menundukkan kepalanya.

"Ada yang sakit? Kenapa tadi menyambut presdir mu yang baru?!" tanya Bara lebih tepatnya sebuah sindiran.

.

.

Bersambung.....

1
guntur 1609
lah bukanya ceritanya mereka dipenjara
guntur 1609
memang terlalu banyak typo ya Thor. tapi gak masalah. masih ngudeng aku jalan ceritanya
Partini Minok Nur Maesa
kok nyeritain mereka terus nasib kknya gmn
Partini Minok Nur Maesa
maura suruh kuliah aja biar gx jd cleanjng servis
Partini Minok Nur Maesa
jgn2 anak tiri dan mmnya dulu selingkuhan ppnya trs mmnya meninggal mereka menikah
Partini Minok Nur Maesa
ceritanya bagus tp sayang babnya dikit2
ᥣׁׅ֪ꫀׁׅܻ݊݊ꪀꪱׁׁׁׅׅׅ
maura klw sm orng lain takut, tp klw sm suami a aga ngeyel klw di bilangin
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Loh bukannya sudah tau ruangannya Bara kok masih ijin resepsionis siihh, padahal kaann mereka pasti sudah tau Maura pernah kerja di sana juag jadi bingung jalan ceritanya.. kecuali Maura ga pernah kerja di sana terus ga tau ruangan suaminya.🤔🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sudah hamil terus publikasi pernikahannya kapan... tar di kira hamil diluar nikah... harusnya dari awal usulan papah Brian sudah di lakukan, laahh ini sampe 6 bulan lebih dan sudah ada calon baby masih di rahasiain.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maura ngeyel banget deh, dikit² bilang ga apa²... kenapa selalu pake andalan ga apa² sih harusnya jujur saja apa susahnya tar yang repot juga yang lain🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
lagian Maura aneh, kenapa ga nurut omongan Bara buat keluar dari kerjaan.. harusnya bisa lah hormati suami kamu selama dia baik dan nafkahin kamu jangan ngeyel
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
typonya hampir di tiap bab, coba koreksi lagi Thor yang baca jadi bingung.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudah mulai ada getaran Nyetrum ya Bar makanya pengennya deket dan nyosor mulu.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kasihan Maura di manfaatkan sama Ortunya saja, apa mungkin mereka sebenarnya bukan ortu kandung ya.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eehh ada yang lupa kalau dia sendiri yang ga jaga jarak katanya ga boleh terbawa perasaan tapi kok ada yang ga konsisten dengan Omongan sendiri.🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kaan ga kenal Pak Baraaa... Lagian kenapa sensi segala, Maura kan cuma Cleaning service dan kamu sendiri yang bilang apa deehhh waktu malam penganten di hotel masa kamu Lupaa......🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ya ngapain juga Carmuk sama kamu Bara bukankah lebih bagus kalau Maura menghindar, toh itu ga berpengaruh apa².
ᥣׁׅ֪ꫀׁׅܻ݊݊ꪀꪱׁׁׁׅׅׅ
coba membaca a
Riska Avria
maaf ka yang ini sedikit typo mungkin bisa diperbaiki lagi sedikit 🙏
niktut ugis
ortu angel & Maura bukan nya ada d bui ya? 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!