NovelToon NovelToon
Dikhianati Saat Buta, Dicintai Musuh Lama

Dikhianati Saat Buta, Dicintai Musuh Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Menikah dengan Musuhku / Orang Disabilitas
Popularitas:33.2k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Sttt...dia tidak akan tahu, dia kan buta..." Suara bisikan seorang wanita.

"Kamu begitu agresif..." Suara seorang pria juga turut terdengar.

Stefanie Triatmaja memang buta, tapi tidak tuli. Dirinya yang kehilangan arah saat persiapan pesta pernikahannya, mendengar dengan mata kepalanya sendiri, calon suaminya Danu berselingkuh.

Air matanya mengalir, dirinya tahu tapi pura-pura tidak tahu. Menunggu saat yang tepat, mencari cara untuk membatalkan pernikahan ini.

Hingga, saat di altar, dirinya mengucapkan kalimat yang membuat pernikahannya dapat dibatalkan dengan mudah.

"Aku tidak bisa menikah denganmu. Aku hamil anak Derrel Virgo Chandradinata." Wanita yang mengatakan terus terang tentang perselingkuhan palsunya.

Semua mata tertuju pada Chandra."Aku tidak menghamilinya---"

Tapi Chandra, pemuda yang merupakan musuh Stefani pada masa SMU itu, entah kenapa perlahan tersenyum penuh obsesi dan kegilaan."Benar! Aku kemari untuk mencuri pengantin."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peliharaan

“Stephanie!” Wanita yang tidak dapat menahan amarahnya lagi. Bergerak dengan cepat mengangkat tangannya hendak menampar wanita ini. 

Tapi dengan cepat pula Chandra mencengkram jemari tangannya. Kemudian membanting tubuhnya, hingga terjatuh mengenai ember berisikan air pel kotor. 

Dina kini berada di atas lantai, memegangi pinggangnya yang terasa benar-benar sakit. Air pel membasahi pakaiannya. 

Matanya menatap tajam.”berani-beraninya kalian!”

“Berani-beraninya anda, Aku adalah suami sah dari Stefani. Jadi aku adalah Tuan besar di rumah ini. Sertifikat rumah ini masih atas nama Stefani, sudah pasti dialihkan dari nama kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Jadi, aku bisa menghubungi petugas kepolisian sekarang, lalu atas persetujuan istriku tersayang, melaporkan kalian atas tuduhan memasuki properti pribadi. Jangankan Hanya Kamu, berapapun orang dari pelayan yang ada di tempat ini, dapat aku usir…hanya tinggal menghubungi kepolisian…” pria yang tersenyum penuh hina. 

Matanya melirik ke arah sekitar pelayan yang berada di tempat ini. 

Bahkan wajah sang Butler kali ini pucat pasi. Jika diusir dan dilaporkan karena memasuki properti pribadi, mereka tidak akan dapat berbuat apapun. Benar-benar akan pergi dengan tangan kosong. Bahkan para pelayan yang pada awalnya berpihak kepada Johan serta Victor. 

Mendengar pernyataan dari Chandra membuat mereka ketakutan setengah mati. Masalahnya, rumah ini memang atas nama Stefani. Jika Stephanie tidak bisa memecat mereka, ataupun Johan dapat memberikan gaji pada mereka. Tapi tetap saja, mereka akan diusir. Lambat laun dibuang oleh Johan karena tidak berguna lagi. 

Stephanie mengerutkan keningnya, Kenapa dirinya tidak berpikiran tentang ini? Kenapa dirinya tidak berpikir untuk melaporkan kepada kepolisian guna mengusir mereka?

Tapi tetap saja 35% aset sudah diambil. Sebelum semua aset dikembalikan kepada dirinya, Stephanie tidak akan membiarkan Mereka pergi. 

“Sayang, anakku sekarang ada dalam perutmu. Aku ingin menemui anakku…” pemuda yang tersenyum bagaikan iblis, melirik menyeringai ke arah Dina yang kini duduk di lantai. 

Jemari tangan wanita itu mengepal, menelan ludah tidak dapat mengatakan apapun lagi. Jika dirinya berkata sedikit hal yang salah. Mungkin saja orang ini atas nama Stefani dapat melaporkan dirinya pada petugas kepolisian. Jika dirinya diusir, maka rencananya untuk menguasai segalanya akan hancur. 

“Stephani dia hanya penipu!” Kembali Dina meyakinkan.”Usir dia ya…” wanita yang kini melembutkan ada bicaranya. Padahal aslinya ekspresi wajahnya begitu bengis. 

“Apa bibi pikun? Di dalam perutku sudah ada anak kandung dari Chandra. Jika aku mengusirnya, Bukankah itu seperti sebuah lelucon. Aku tidak ingin anakku lahir tanpa Ayah.” Kalimat dari Stefani yang tertuju kepada Dina.”Ayo Sayang…temui anak kita, Aku suka caramu untuk menemui anak kita. Karena aku menyukai milikmu yang besar dan panjang…” kali ini bisikan menggoda kepada Chandra. 

Sumpah demi apapun ekspresi wajah Chandra bagaikan datar, seperti pria yang tidak tergoda. Tapi dalam hatinya berguling-guling saking senangnya, atau mungkin tertawa di dalam hatinya? 

Pemuda yang kembali menggendong wanita itu Ala bridal style. Berjalan menapaki anak tangga satu persatu. 

Sedangkan Dina tidak dapat mengatakan apapun lagi. Rasa benci ada dalam dirinya, tapi sekali lagi, properti berupa rumah ini masih atas nama Stefani. 

Dirinya harus mendiskusikan segalanya dengan suaminya, serta dengan iparnya. Bagaimana caranya untuk kembali mendapatkan segalanya? 

Jika Stefani mati saat ini, maka harta warisan harus dikembalikan kepada negara. Tapi, jika membiarkan Stefani melahirkan anaknya, Stephanie matipun, warisan akan jatuh ke tangan Chandra. Pria yang baru saja dinikahi oleh Stefani. 

Sama sekali tidak ada jalan, dirinya berpikir lebih keras. Namun kembali menemukan sebuah ide. Lebih tepatnya dua buah ide, Bagaimana caranya untuk menguasai semua properti.

Stephanie hanyalah wanita tidak berguna.”dasar cacat keji, sudah buta menyusahkan. Kalau bukan karena syarat warisan dari kedua orang tuamu yang begitu bodoh itu. Kamu tidak akan hidup hingga saat ini.” kalimat gumaman dari Dina. 

Dirinya akan membalas segalanya…

***

Pemuda yang masih menggendong Stefani ala bridal style. Wajahnya tersenyum, lebih tepatnya tertawa kecil. 

“Kamu benar-benar ingin aku menemui anak kita? Dalam artian memasukkan dan mengeluarkan itu…itu ku…milikku yang paling berharga. Katanya besar dan panjang…” pemuda yang benar-benar tawakannya. 

“Tutup mulutmu! Aku hanya ingin membuat bibi kesal. Aku hanya ingin tidak kalah dalam hal berdebat.” Wanita yang menggigit bagian bawah bibirnya sendiri. 

Chandra menghela nafas kasar.”Sebenarnya apa yang terjadi setelah kematian kedua orang tuamu? Apa semua pelayan dan keluargamu selalu seperti ini?”

Stefanie mengangguk pelan.”Dulu aku merasa rendah diri, setiap hari berterima kasih kepada keluarga pamanku, karena sudah bersedia tinggal denganku. Kedua orang tuaku meninggal karena perampokan, entah kenapa aku mengalami trauma dengan hal yang sama. Tapi siapa sangka, mereka memanfaatkan trauma dan rasa takutku, hanya untuk mengendalikanku. Hanya untuk merebut semua aset kedua orang tuaku.” 

“Kasihan…” kata yang diucapkan oleh Chandra, tapi dengan nada suara mengejek.

“Bagaimana rasanya, jika semua orang yang kamu percayai menjadi musuhmu. Itulah yang aku alami, bahkan orang yang aku cintai bekerja sama menginginkan kematianku nanti. Setiap hari menantikan kematianku dalam penderitaan. Mereka hanya memakai topeng…” suara isakan dari wanita ini. 

“Aku sungguh bersimpati dengan hal yang terjadi padamu. Aku benar-benar kasihan padamu, walaupun pada masa kecil kamu memakan sushi, dan masa kecil aku memakan nasi goreng, bekas dari nasi sisa kemarin yang belum basi. Walaupun pada masa kecil, kamu selalu memakai baju tuan putri. Sedangkan aku memakai baju bekas anak Pak mantri.” Chandra mengangkat sebelah alisnya. 

“Iya! Iya! Aku memang tidak tahu bersyukur. Tapi masih lebih baik dibandingkan denganmu. Dari kecil terlahir materialistis, semua hal diukur dengan uang.” Wanita yang sama sekali tidak mau kalah. 

“Tanpa uang kita tidak akan bisa hidup. Satu-satunya kesalahan terbesar yang kamu lakukan adalah ketika SMU menolakku.” Kalimat yang begitu tegas dari Chandra. Entah kenapa kali ini membuat wanita itu menelan ludahnya. 

Bagaimana akhir masa SMU mereka. Di mana Chandra menyatakan cinta padanya, kemudian dirinya menolak pria itu baik-baik. Tapi Chandra malah menciumnya di depan umum. Sebuah ciuman paksa yang memuakkan di hadapan semua orang. 

Barulah setelahnya, dirinya melesatkan hantaman sekuat tenaga pada orang ini. Membuat Chandra tersungkur di lantai, hanya karena satu pukulan dan satu tendangan dari wanita ini. 

“Kalau saja kamu tidak menolakku. Mungkin anak-anak kita sekarang, sudah mendaftar di paud. Setiap hari aku akan mengantar jemput mereka di taman kanak-kanak. Tapi karena kamu menolakku, membuat hatiku terluka. Jadi Tuhan tidak tinggal diam, memberikan pasangan yang begitu kejam padamu. Kasihan…” lagi lagi komat kami pria itu berucap. 

“Aku tidak butuh ceramah darimu!” Wanita yang mengalihkan pandangannya, walaupun sejatinya dirinya tidak dapat melihat. 

“Ngomong-omong di mana kamarmu?” Chandra mengerutkan keningnya. 

“Kamar paling pojok, ke arah barat daya di lantai 2. Pintunya berwarna coklat tua.” Stefanie memberikan arahan. 

“Tapi ini gudang! Ini bukan kamar.” Chandra berusaha keras untuk tersenyum. 

“Semenjak kedua orang tuaku meninggal, kamarku memang dipindahkan ke tempat ini.” Penjelasan gila dari Stefanie.

Hal yang membuat Chandra menghirup nafasnya dalam-dalam. Kemudian berteriak.”Yahya (sang butler)! Dina! Kalian memang benar-benar brengsek! Aku berikan waktu 30 menit! Pindahkan kamar Stefani ke kamar utama sekarang! Kalau tidak aku akan menghubungi petugas kepolisian untuk mengusir kalian!”

Sebuah teriakan yang menggema, benar-benar tidak main-main bahkan terdengar hingga lantai satu. Stefanie, kali ini membawa harimau putih ke rumahnya.

1
chataleya
woaahhh.... betapa tidak tau malunya Danu ini... jijik banget 🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
Stefanie (kelinci).. darel (serigala) 😅😅😅
siap2 diterkam kau
Eka Anam
gina nanti yg keguguran🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
mulutmu darel🤣🤣🤣 level mie gacoan level neraka 🤔🤔. padahal diam diam cinta😁
Indar
drama sakit perut akan segera dimulai siapa kah yg akan merasakannya 🤔🤔 Tini tahu yg terbaik utk Stefanie
Nur Wahyuni
blm tau aja mereka siapa Tini, gaby dan juli.. trio kwek2 sih dilawan..
Nur Wahyuni
asik putus dari danu.. inget danu balikin semua barang Stefani sebelum kamu dilaporin ke polisi
yesi yuniar
apapun ide tini tapi semua itu demi stefanie
mimief
bukan cuman benalu mm tapi mereka Kya lintah yg ngisep darah inang nya sampe kering.
dan ga bakalan ngelepas sampe kita mati kering 😒
Indar
denger tuh ubur2 benyek Danu putus sudah berakhir tdk ada kata kembali lg 😏
mimief
ayo...kita mulai berhitung gaes
siap" ya
mimief
stan aj sungkem sama mereka tin😱
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
kok Chandra
N@t@ D€ ©o©o: kurang Aqua
total 1 replies
Biyan Narendra
Di prank ga tuh ma Tini
🤣🤣🤣
Yana Phung
pasti teh nya ditukar
dg alasan apapun semoga jd ide utk derrel menendang danu dan lisa dari stefanie
Ufiyyyy
pati tehnya dtuker,gina yg kguguran🤣🤣🤣
mimief
ayo Tini balikin lagi raaa percaya diri stefy
😍
Miss Typo
si ubur-ubur benyek gak sadar² ya, dia benar² cemburu 🤣
Miss Typo
betul betul betul
Yana Phung
ternyata spesies ubur-ubur benyek mokondo 🤣🤣🤣
udah pake mobil stefanie... ehh... masih nambah black card stefanie juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!