NovelToon NovelToon
TERLANJUR JATUH CINTA

TERLANJUR JATUH CINTA

Status: tamat
Genre:Romansa / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Angst / Tamat
Popularitas:279.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: @melaniptri__

Demi menyelamatkan perusahaan dan hidup suaminya. Renata terpaksa menerima kenyataan bahwa dirinya harus menikah dengan rekan bisnis suaminya. Berpisah dengan orang yang kita cintai, memang sangat menyakitkan. Pil pahit pernikahan harus dirasakan oleh keduanya saat memutuskan untuk merelakan cinta mereka.

Akankah mampu Renata menjalani nya?penasaran? Yuk langsung baca!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @melaniptri__, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TJC EPISODE 22

"Emm... Rey! Diamlah!!"

"Akh... Rey!!" Pekik seorang wanita cantik yang tidurnya terganggu karna hissapan kuat di dadanya.

Tanpa merasa bersalah melihat istrinya meringis kesakitan, Justru Rey malah tersenyum manis, Dia memeluk tubuh istrinya. "Good morning sayang..."

Cup...

Rey mengecup kening Renata.

"Too..." Jawab Renata dengan malas, Dia masih ngantuk karna sejak semalam dia terus saja digempur oleh Rey.

Ya, wanita yang tidurnya terganggu itu adalah Renata.

"Sudah pagi?"

Mendengar itu tentunya Rey tertawa, Dia memposisikan dirinya kini berada di atas tubuh istrinya. "Pagi dimana hmm? Ini sudah jam 12 siang!" kekeh Rey sambil menghujani Renata dengan banyaknya kecupan.

"Apa? Akh! Rey lepas..."

Renata melirik jam dinding, Dia memekik terkejut, ternyata dia tertidur cukup lama juga. "Kenapa kamu tidak membangunkanku?" Kesal Renata, Dia langsung bediri dari tidurnya.

"Kamu mau melanjutkan yang semalam, sayang??" Sosor Rey dengan wajah nakalnya, Dia mengedipkan sebelah matanya.

Renata mengikuti gerakan mata suaminya, Dia memekik kaget saat melihat dirinya kini tak menggunakan apapaun. "MESUMMMM!!!!!" Teriak Renata, Dia menarik selimut dan berlari masuk kedalam kamar mandi.

Melihat tingkah istrinya, Rey tertawa lepas. Dia merasa dunianya kini berwarna, Rey sama sekali tidak merasakan gamon yang seperti orang-orang.

Dengan waktu yang lumayan singkat, Renata berhasil merebut hati nya.

Rey cukup bersyukur mendapatkan Renata sebagai istri yang sesungguhnya, Dia berjanji akan memperbaiki setatus Renata.

Rey keluar dari kamar untuk mengambil sarapan istrinya.

"Penganten baru baru keluar dari goa nih..." Sindir Canika dengan tertawa kecil.

Rey membalikan bola matanya malas, Tanpa berniat menjawab, Rey memilih mengambil makanan untuk istrinya.

"Bi, nanti antarkan ke atas!"

"Baik, Tuan!"

Sedangkan itu, Renata dibuat kesal dengan aksi suaminya itu. Tega sekali Rey membuat Renata berubah menjadi macan tutul, Ahhh kalo gini gimana coba?

Renata terus saja menggerutu kesal, Dia menghentakan kesal kakinya saat mendapatkan leher jenjangnya yang banyak sekali cap kepemilikan milik Rey.

"Hiks! Hiks!"

Ingin rasanya Renata menangis, Dia sungguh malu bila bertemu dengan keluarga besar suaminya itu.

Klek...

Rey masuk ke dalam kamar dengan Bi Pami yang membawakan makanan.

Bi pami tersenyum saat melihat leher Nyonya nya yang banyak cap, Dia langsung berpamitan untuk keluar.

"Ada apa dengan mulutmu?" Rey bertanya saat melihat bibir Renata yang dimajukan.

Renata menatap tajam Rey, Ingin rasanya dia menelan Rey.

Melihat tatapan istrinya, Rey tertawa, Dia langsung memeluk Renata. "Hahaha maafkan aku sayang..."

"Aku sudah bilang! Jangan dibuat terlalu jelas!! Hiks..."

Bukannya merasa bersalah justru Rey malah kembali tertawa, Renata kesal melihat sikap Rey dia mengelitik Rey.

"Hahaha... Hahaha.." Rey tertawa, Dia mencoba lepas dari Renata namun tidak bisa.

Kini keduanya sudah berada di atas tempat tidur, Renata masih mengelitik tubuh Rey, Dia ingin membalasnya. "Rasakan!!"

"Hahaha... Hahaa.. Ampun!! Hahaha... Ampun sayang..." Pasrah Rey dengan berlinang air mata kegelian.

Renata menghentikan gerakan tangannya, Dengan singgap Rey langsung membalikan posisi keduanya yang kini Rey berada di atas tubuh Renata.

Cup...

Rey mengecup kening Renata, Dia menatap istrinya dengan tersenyum manis.

"Istriku sangat cantik..."

Blus...

Wajah Renata merona padam, Dia sungguh malu saat Rey menatap wajahnya dengan penuh cinta.

Cup...

Rey kembali mendaratkan kecupannya di kening Renata. Rey melirik perut rata istrinya itu, dia mengusap perut rata istrinya. "Apa mereka merepotkanmu, Sayang?" tanya nya.

Renata mengerutkan keningnya, "Merepotkan?"

"Hmm ya, apa mereka membuatmu kerepotan?" tanya kembali Rey.

Renata tertawa pelan, "Hahaha... Kamu ini ada ada saja suamiku!"

"Kehamilan itu adalah kebagian terbesar bagi seorang wanita yang sudah menikah." Lanjut Renata.

Rey mengangguk paham, Setidaknya kini dia sudah cukup bahagia memeiliki Renata. untuk sesaat Rey melepaskan semua pikirannya tentang kembalinya Yuda.

"Mama mengajak kita untuk ke mansion,"

"Kapan"

"Sekarang!"

Renata memekik terkejut, "Haih! kenapa mendadak?"

"Sudahlah, Ayo!"

Setelah menyelesaikan urusan kamar. Rey dan Renata pergi ke mansion utama.

Renata tak mengetahui kalau kini ibu mertuanya sedang mengadakan acara arisan di mansion utama, Sehingga saat memasuki mansion, Dia langsung disambut dengan pandangan para mata ibu-ibu.

Mama Widia langsung menoleh, Dia tersenyum saat melihat menantunya itu datang. "Sayang? Kemarin nak..."

Renata dengan tersenyum kaku, Dia menghampiri ibu mertuanya itu. Renata menyalami semuanya, sampai pergerakannya terhenti saat melihat sosok wanita yang sungguh dia benci.

DEG...

"Ibu?" batin Renata menatap wanita tua itu.

"Wah jeng! Menantumu sangat cantik... Sampe pangling loh aku liat nya," Puji salah satu teman arisan Mama Widia.

"Terimakasih tante, Tante juga amet muda dan cantik..." puji balik Renata dengan tersenyum manis.

Tak berselang lama, Arisan Mama Widia sudah selesai, Mereka semua berpamitan pergi.

Rey yang baru kembali, Dia langsung menghampiri istrinya. "Sayang... Bersiaplah, kita akan mengadakan pengumuman untuk semua orang."

"Baiklah,"

Renata menoleh ke arah Mama Widia, "Mama kenal dengan Bu Susi?" Tanya Renata.

"Susi? Oh yang itu? Iya Mama kenal dia di acara arisannya jeng Nina, Apa kamu mengenalnya?" Jawab Mama Widia dengan bertanya balik.

Namun saat hendak menjawab pertanyaan Mama Widia, Terlebih dulu diluar terdengar suara kegaduhan yang cukup membuat bising di telinga.

"Ada apa di luar? Ayo sayang, kita lihat!" Ajak Mama Widia dengan diangguki Renata, Keduanya langsung menuju luas mansion.

1
Yuniar Wulandari🐰
😄
Muna Junaidi
👍👍👍👍👍
Neti Herawati
bgs cantika lawan s wildan itu biar bikin nyesal dia/Frown//Frown/
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novelku berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
Daulat Pasaribu
kok GK ada thor,dimana bacanya thor
Ema Marianti II
Luar biasa
falea sezi
lah kok g ada update nya
flw tiktok: vndylcrtaa__: Mohon ditunggu, ya, Kak. Soalnya aku masih menyesuaikan. Baru kembali setelah vakum lama. 🙂❤
total 1 replies
falea sezi
bodoh aja klo balikan keledai aja lebih pinter
falea sezi
gk di jelasin siapa jalang berkerudung/Puke/ udah ma jalang mu aja sana ngakunya cinta mati kan lu ma dia sok alim suami orang di peluk g tau malu
falea sezi
good job canika
falea sezi
siapa yg di cintai wildan
falea sezi
kok bodoh panggil dokter kan bs katanya keluarga kaya/Shame/
falea sezi
kasian donk Gio g bakal bs dpet anak sendiri
Iiseu Sulatri
Biasa
Iiseu Sulatri
Kecewa
Selvy Anton
ceritanya, bagus
flw tiktok: vndylcrtaa__: Terimakasih, Kakak❤❤
total 1 replies
Onah Sukaedah
katanya Wildan ga punya kekasih !!!
key
Luar biasa
Umri anggraeni Anggraeni
bagus ceritanya
Mamaheazkia Azkia
🌹 untuk mu Thor
Dwi Setyaningrum
waduh Vian kyknya cinta sm canika🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!