NovelToon NovelToon
Aku Hanyalah Istri Kedua

Aku Hanyalah Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Poligami / Mengubah Takdir / Kaya Raya / Romansa / Tamat
Popularitas:122k
Nilai: 5
Nama Author: Alfin Maghfiroh

Pernikahan yang harmonis dan sejahtera adalah impian dari semua orang, begitupun dengan Camelia Syakira.
Gadis cantik dan rupawan itu kini sudah menikah dengan pengusaha tampan dan kaya raya.

Namun siapa sangka, pernikahannya adalah pernikahan kedua suaminya.
Ya, tanpa sepengetahuannya ia telah menjadi madu dari istri pertama suaminya.

Drama dan konflik dalam rumah tangga pun bermula.
Hubungan segitiga itu memaksa Lucas harus mengambil keputusan wanita mana yang akan ia pertahankan.

Akankah Camelia bertahan dengan status madu nya?
Bagaimana kisah kelanjutannya?
Simak terus ya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfin Maghfiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Lucas duduk di samping Lia dan turut membujuk bunda Nisa.

"Bunda, benar kata Lia. Kita ke rumah sakit ya, terserah nanti bunda mau di rawat inap atau rawat jalan yang penting sekarang bunda harus di tangani oleh dokter" ujarnya

Dengan pelan dan senyuman yang mulai layu bunda menggelengkan kepalanya.

"Kemarilah nak, mendekat lah..."

Lucas mendekat dan duduk di sisi bunda.

Bunda lalu memegang tangan Lucas

"Nak, selama ini Lia tak pernah mempunyai teman dekat yang suka main ke rumah. Kalian lah orang pertama yang main ke sini.

Bunda minta sama kamu, tolong jagain Lia. Apapun yang terjadi jangan pernah tinggalkan Lia"

Lucas menggenggam balik tangan bunda lalu menciumnya.

"Apapun yang terjadi Lucas janji akan selalu ada buat Lia, demi bunda. Bunda harus kuat, bunda pasti bisa melawan penyakit ini"

"Tidak nak, tidak. Ingat pesan bunda ya"

Lia mendengar itu tangisan nya semakin menjadi.

"Bunda ga boleh ngomong gitu, bunda akan selalu ada di sini sama Lia. Bunda pasti bisa sehat lagi"

Bunda mencoba menyatukan tangan Lia dan tangan Lucas di atas perutnya.

Senyuman di bibir bunda perlahan mulai menghilang berganti dengan raut wajah muram karena menahan sakit.

Matanya mulai terpejam dengan nafas yang semakin cepat.

Terlihat jelas bagaimana bunda kesakitan.

"Bunda...." Panggil Lia

Dengan pelan bunda mencoba membuka matanya dan berusaha untuk tersenyum, namun kali ini sudah tak bisa.

Raut wajah yang semakin sayu, dengan tangan yang masih menggenggam keduanya bunda menutup matanya dan menghembuskan nafas terakhirnya.

"Bunda, bunda bangun bunda. Bunda..."

Lia berteriak memanggil dan mencoba membangunkan, namun bunda kini sudah tiada.

Tangisan di kamar itu pecah, terutama Lia.

Elda baru pertama bertemu dengan bunda pun ikut menangis karena tidak tega melihat Lia.

Begitu pun Lucas, kali ini ia tak lagi bisa sok cool.

Lucas menangis karena ia juga merasa begitu kehilangan.

Karena sejak kecil saar ia masih di Bali, bunda Nisa memperlakukannya seperti anak kandungnya sendiri.

Lucas yang tidak bisa merasakan kasih sayang dari mamanya dapat ia rasakan dari bunda.

Pagi harinya tepat jam 9, semua persiapan pemakaman pun sudah siap.

Elda membantu Lia dan warga yang lainnya untuk memandikan dan mengurus jenazah bunda.

Ketika jenazahnya sudah di sholat kan, keranda di siapkan untuk membawa bunda ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Kini jenazah dan rombongan pengiring sudah sampai di TPU.

Dengan bantuan warga jenazah bunda Nisa di makam kan.

Proses demi proses pemakaman di saksikan langsung oleh Lia.

Ketika jenazahnya sudah terkubur oleh tumpukan tanah, Lia memejamkan matanya.

Terbayang jelas wajah bundanya saat tersenyum, semua kenangan seketika melintasi di pikirannya.

Hingga membuat Lia pingsan bersamaan dengan terpasangnya batu nisan.

Elda segera meminta bantuan pada warga yang lainnya untuk membantu membawa Lia pulang. Lucas segera menghampiri dan menggendong Lia membawa nya ke mobil.

Sesampainya di rumah Lia masih belum sadar juga.

Elda memberikan minyak kayu putih di area hidungnya, dan tak lama akhirnya Lia pun sadar.

Segera Lucas memberikan segelas air putih

"Minum lah dulu" ucap Lucas

Namun Lia menolak, ia memiringkan tubuhnya membelakangi Elda dan Lucas.

"Kalian pergi lah... Tinggal kan aku sendiri" ujarnya

"Lia, bagaimana mungkin kita ninggalin kamu sendirian" kata Elda

"Pergi El, aku mau istirahat. Pergilah..."

"Tapi..."

Lucas memegang pundak Elda dan mengajaknya keluar dari kamar Lia.

☀️☀️☀️☀️☀️

1
Mamik Widowati
Luar biasa
Cinta Suci
viona gk tau dri
Cinta Suci
lukas pantesan syang ppnya
Cinta Suci
pantesan
Cinta Suci
knp lukas gk trus terag ke ppnya
Cinta Suci
kyaknya lucas sombong deh
Ida Blado
kali ini bukaan salah anak milih istri,tpi bpk slah milih mantu
Eli Masmuda
hayyuukkk Thor, lanjutkan.
segera lah Lucas n Lia bucin bucinan huhuhuhuuuu
Alfin: segera, tunggu aja ya
total 1 replies
Alfin
sabar ya... pasti di lanjut kok
Eli Masmuda
lanjut thor,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!