NovelToon NovelToon
Jembatan Dosa

Jembatan Dosa

Status: tamat
Genre:Roman-Angst Mafia / Mafia / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:171.9k
Nilai: 5
Nama Author: Stanalise

Ketika target Pelenyapan nya, adalah cinta nya sendiri! Apakah ia mampu melenyapkan nya?
Keduanya cerdas namun memiliki cerita hidup yang menyimpang, tapi bagaimana jika persimpangan itu sendiri menyatukan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Stanalise, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertobatan Pertama

...Ini kesempatan...

...Ini Kehidupan...

...Ini Dunia...

...Aku disini, masih bernafas...

...Mulai detik ini, tiap tarikan nafasku...

...Juga tiap langkahku...

...Hidupku, akan ku buka...

...Dengan segala hal yang Tuhan sukai...

...Eksekutor terkejam ini, kembali...

...Kembali di duniamu...

...Bukan untuk mengacaukan...

...Melainkan, untuk memperbaiki segalanya...

Sungguh, ia tak mengerti mengapa ia berada disini. Dua bulan sudah, Eddie membawa Brian ke Prancis. Segala pengobatan, dan pemulihan ia berikan pada Brian.

"Brother?" Lirih Eddie, menghampir Brian yang duduk sembari menatap suasana kota dari balik kaca.

"Ha..h...ah?" Itulah, kalimat yang dua bulan ini hanya mampu Brian ucapkan. Mereka tinggal di apartemen disana, tepatnya di lantai 10. Apartemen mereka berada di pusat kota. Disini, Eddie mulai menjalankan bisnisnya. Pelan pelan ia mulai merintis usaha di bidang coklat. Saat ini, yang sudah ia wujudkan adalah cafe, identik dengan minuman coklat disana. Banyak variasi minuman tentang coklat disana.

"Brother, aku akan pergi bekerja. Kau, jangan keluar ya! Satu jam lagi, dokter Angela akan datang kemari. Gunakan saja waktumu untuk bersantai, sebelum pemulihan."Jelas Eddie pada Brian. Brian mengangguk, mengerti apa yang Eddie ucapkan.

"Aku pergi dulu!" Ucap Eddie, seraya berlalu dari hadapan Brian.

Brian, menggerakkan tangannya menyentuh kaca dihadapannya itu. Rasanya, ada yang kosong saja dalam hatinya saat ini. Tapi, entahlah, apakah itu? Ia mencoba mengingat sesuatu.

Namun, sama sekali tak ada perubahan. Yang dia tau saat ini adalah, dia adalah Brian sesuai yang dikatakan Eddie padanya. Dan Eddie, adalah adiknya. Hanya itu yang ia fahami saat ini.

......Apa yang hilang dalam diriku sebenarnya?......

...Bisakah waktu menjelaskannya lagi?...

...Rasanya, semesta seperti ingin mengatakan sesuatu....

...Sepertinya, hatiku sedang memanggil seseorang....

...Apakah, ini rindu?...

...Lantas untuk siapakah?...

Sungguh, kekosongan itu menyiksa dirinya. Sesak rasanya, tapi ia sama sekali tak mengingat. Pada siapakah kerinduannya ini tercipta.

Di tempat lain, terlihat Bella sedang membaca beberapa berkas yang menumpuk. Perih rasanya matanya, mengingat sudah semalaman ia mempelajari berkas itu.

"Lelah sekali rasanya." Lirihnya, seraya menyandarkan tubuhnya di kursinya. Kepalanya menatap langit-langit ruangan. Teringat akan satu hal, netranya mulai melirik tanggalan. Tak lama, ia pun tersenyum.

"Aku harus menemuinya sore ini." Lirihnya, Tak lama ia kembali fokus pada berkas-berkasnya. Suara langkah kaki terdengar mendekat, dari balik pintu ruangannya.

Tokkk

Tokk

Tokk

Suara ketukan pintu itu mengalihkan perhatiannya.

"Masuk!" Ucap Bella, terlihat seorang Pemuda tersenyum padanya. Bella terkejut akan kehadiran Pemuda itu.

"Han?!" Pekiknya, seraya berdiri. Han merentangkan kedua tangannya. Bella berlari ke arahnya lalu memeluknya.

"Hei, kapan kau kemari?" Tanya Bella, seraya melepas pelukannya.

"Semalam aku berangkat!" Jawaban itu membuat Bella tak percaya rasanya. Tapi, ada perlu apa dia kemari.

"Lalu, untuk apa kau kemari?" Tanya Bella.

"Ada tugas yang harus di selesaikan disini. Apa kau mau membantuku?" Pertanyaan itu membuat Bella mengangguk, bagi Bella semakin banyak kasus yang ia selesaikan. Itu akan membuatnya lupa pada kesedihannya.

Sebenarnya, jika kalian mengerti. Sepanjang malam, ketika dirinya sendirian. Di atas ranjangnya, gadis ini masih menangisi kepergian Brian. Itulah mengapa, Bella terjun kembali sebagai seorang detektif di Amerika, sesuai profesi adik dan Ayahnya. Rasanya, tugas yang menumpuk di mejanya itu sudah seperti obat saja baginya.

Bella, mempersilahkan Han duduk di sofa. Han dengan senang hati menerima tawaran itu, mereka berdua pun duduk disana, sembari membahas kasus yang sedang Han kerjakan disini.

...Aku sedang meratapi nasibku...

...Tapi aku tidak ingin meratapinya lama...

...Disini, aku masih bernafas...

...Tuhan, menyuruhku untuk hidup tanpamu...

...Tapi, hatiku masih memeluk erat namamu...

1
Andriani
baca dulu
Andriani
hadir kk
𝐀⃝🥀𝕁𝕠𝕐𝕒♉
apa bryan punya dendam kesumat atau aga kurang anu sehingga menganggap di dunia hanya ilusi
𝐀⃝🥀𝕁𝕠𝕐𝕒♉
bryan manusia apa jelmaan ya🤔
🗿
knp jdi dikurang sih si bryan? emm penasaran gwe jadinya,

wiihh ngomong² nm nya sama gwe thor hahahaa...

kaget gwe pas pertama bca..
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнα
bersyukur edie dan Brian membawa mereka semua ke jalan yg benar yaa..tak lagi berada di dunia hitam
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнα
bellaaa apakah kau tidak mengenali yg menjemput itu Brian 😔
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнα
dan suprise akan segera menunggumu di sana bella..kejutaaaaaannnn
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
kok perasaan ku gak enak sama pelayan yg ngasih minuman itu jangan jangan ramuan peluruh kandungan dari Nami, selamat ya Bella dan Brian pasti kamu senang Stevan dpt ponakan
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
Nami bener bener sangat licik,Stevan kamu harus extra hari hati menyelidiki reiner
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
Stevan Janagn mudah goyah ma rayuan Nami,Janagn buat kakakmu kecewa
Doͥctͣoͫr•ន𝑎𝗻𝐝ī🦅
Bau² nya bakal berjodoh ni Brian dan Bella 🚴🏻‍♂️🚴🏻‍♂️
@Ani Nur Meilan
Brian tenyata masih hidup namun Bella tidak mengetahui nya...
@Ani Nur Meilan
Bagaimana nasib Brian loloskah dari hukuman itu🤔🤔🤔
Doͥctͣoͫr•ន𝑎𝗻𝐝ī🦅
Si tajam dan si teduh, cie uda saling melengkapi ni🤭
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 𓆈
ya itu benar, dan setiap pertemuan pasti ada perpisahan
Doͥctͣoͫr•ន𝑎𝗻𝐝ī🦅
Sudah jelas itu pasti target keturunan nya si Bella, haduh ini parah ini, sgala jenis buntut dan ekor mw di habiskan pdahal gk punya salah kejam sekali si tua bangka itu 🙄🗿
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 𓆈
dunia ini panggung sandiwara kata nike
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 𓆈
hadehh sekuat kuatnya wanita pasti pingsan juga,, krn mereka hanya berusaha untuk tetap kuat, namun mereka tidak tau, wanita diciptakan dengan kelembutan 🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 𓆈
sayang banget berlian cuma buat diduduki🚶‍♂️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!