NovelToon NovelToon
Jangan Sebut Namaku

Jangan Sebut Namaku

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahkontrak / Patahhati / Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Anak Kembar / Cinta pada Pandangan Pertama / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: meliani

Diberi wajah yang cantik, ketenaran dan uang yang berlimpah nyatanya tak cukup membuat Zara bahagia.

Pahitnya masa lalu dan masa depan yang ia jalani membuatnya terpaksa menjalankan pernikahan palsu dengan seorang pria setengah matang--tak peduli hatinya masih menyimpan cinta untuk seorang guru. Padahal jelas-jelas, pria itu sudah merendahkan namanya. Dia bahkan melarangnya untuk mengenalinya lagi.

"Jangan pernah sebut namaku lagi, apalagi di depan umum." Rayyan.

"Kenapa? Apa kamu malu berteman dengan orang sepertiku?" Zara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Kan, Suami Kamu

Bab 22

“Capek banget hari ini, Sad,” keluh Zara begitu menyelesaikan semua tugasnya hari ini.

“Sad Sed, Sad Sed. Maksud Lo?” gerutu Fasad tak terima dipanggilnya seperti itu.

“Iya, kamu kan, Sad ending,” celetuknya lagi senang sekali mengejek. “Aku mau langsung istirahat, ya. Kamu mau tidur di sini atau pulang?”

“Ya kali, kamu langsung suruh aku pulang. Baru aja sehari jadi suami kamu, dah di suruh pisah rumah. Tega banget.”

“Kalau gitu kamu tidur di bawah. Terserah mau pilih kamar yang mana.”

“Ya ...,” de sah Fasad terdengar kecewa.

“Ibu kamu dah pulang?”

“Pulang tadi sama Jonathan.”

“Okay,” ujar Zara kemudian berlalu ke kamarnya. Buku nikah yang sudah ia terima ia letakkan di atas nakas, “Besok aku kantormu, Mam. Aku mau ambil alih semuanya yang seharusnya menjadi hak milikku,” gumamnya lagi sangat optimis.

Di ruangan lain, Fasad tengah membereskan kamar yang akan ditempatinya hari ini. Ada dua kamar di bawah, namun cukup sial baginya. Kamar A seperti gudang, kamar B pun sama meski masih terlihat lebih baik. Entah bagaimana cara membereskannya, ini sangat sesak dan tak mungkin Fasad bereskan sendiri. Ada pun beberapa barang milik Zara yang tak mungkin ia keluarkan—sebab sudah tidak ada ruangan lagi yang digunakan untuk gudang, karena saking banyaknya pakaian-pakaian tersebut.

“Baju beli mahal-mahal, dipakai Cuma sekali doang. Besok belanja-belanja lagi yang baru. Begitu aja terus sampai kiamat. Mau buat apa coba?” Fasad berdecak keheranan melihat semua barang-barang itu, “kalau dijual menguntungkan banget, nih. Mumpung aku lagi pengangguran.” Fasad menyeringai saat menyusun rencana busuknya.

Tak tahan, ia pun memanggil gadis itu agar turun menghampiri, “Zara! Zara, woy! Turun, Lo!”

“Apa sih, berisik banget!” balasnya bersungut-sungut. Terlihat wajah gadis itu sangat kesal. Terlihat dari arah tangga yang langsung mengarah ke kamarnya.

“Kamu menyuruhku tinggal di gudang?” jawab Fasad sekaligus bertanya, “enak aja.”

“Kamu bisa minta tolong ART buat beresin kamar.”

“Eh, kalau mikir jangan pakai pantat kamu, ya! Barang sebanyak itu nggak mungkin bisa di selesaikan sendiri.”

“Kamu bantuin jugalah.”

“Kamu aja capek, gimana aku.”

"Kamu kan, cowok."

“Cowok juga manusia, Dodol!”

“Ya, gimana caranyalah. Pikir aja sendiri. Ribet.”

“Lagian kamu ngapa sih, belanja melulu.”

“Kamu mau tidur aja ngerepotin orang deh, Sad.”

“Aku mau istirahat, tapi kamarnya kotor, Zara. Sama suami pengertian, dong. Dosa loh!”

“Modus aja, kamu. Dah lah, naik cepet!”

Fasad menahan senyum pada saat dipersilakan naik ke atas. Dia pun segera ke sana dengan membawa barang-barang pritilannya serta.

“Awas kalau macem-macem,” ancam Zara begitu Fasad masuk ke dalam ruangan.

“Gue juga nggak bakal napsu sama kamu.” Fasad merebahkan tubuhnya di ranjang tepat sebelah Zara terbaring.

“Dusta.”

“BODO AMAT.”

“Jangan mimpiin Pak Ustaz, dah kawin dia sama istrinya.”

“BODO AMAT,” balas Zara tak kalah nyaring.

°°°°°

Keesokan harinya, Zara bangun terbangun pada pukul lima pagi. Tidak seperti biasanya, kali ini ia tidur dengan memakai pakaian lengkap lantaran menyadari dengan siapa ia tidur semalam.

Bukan hari ini saja mereka tidur bersama. Di tempat syuting pun sering—andai kondisi sekitar memaksakan mereka. Sebab lokasi syuting di berbagai tempat tak selalu ramah untuk ditinggali. Apalagi di hutan atau bangunan yang katanya cukup angker.

Bukan hanya itu saja, bahkan Fasadlah yang terkadang ikut membantu memakaikan kostumnya. Semua yang terjadi tanpa batasan seakan-akan ini adalah sebuah hal yang lumrah. Karena Zara menganggap Fasad sama dengannya.

Hari sudah cukup siang kala itu. Setelah rapi dengan setelan jasnya atau pakaian kantor, Zara segera turun untuk mengambil kunci mobil.

“Yakin nggak aku temenin, Zar?” ulang Fasad untuk memastikan. Sebab Zara memilih untuk bepergian sendiri.

“Yakin, Sad. Aku nggak mau Mami aku ngata-ngatain kamu lagi kayak kemarin.” Zara mendengarnya semalam dari Fasad sendiri bahwa maminya tak setuju dia menikahi anaknya. Setidaknya, Zara ingin sedikit menjaga hati Fasad yang sudah sering kali direpotkannya selama beberapa tahun terakhir.

“Nggak papa kali, udah biasa. Kalau ngomong lagi anggap saja taik lewat.”

“Tapi kan, bau,” celetuknya, “dah lah, aku berangkat dulu, yah. Jaga rumah sama beresin sisa kerjaanku. Tar pulang aku bawain oleh-oleh.”

“Iya, duit sekoper.”

“Kalau dapat duit sekoper nggak akan aku kasih ke kamu, dong, Sad. Sayang amat. Oleh-oleh buat kamu mah, cukup rengginang aja.”

“Boleh, asal satu truk.”

“Dasar gila.” Zara terkekeh dibuatnya.

°°°°

Bersambung.

Segini dulu ya, mentemen.

Nggak bisa banyak-banyak. Weekend aku quality time.

1
ida nurhidayah
👍😘❤️
ANNTIE
/Smile/
Nawalia Mohdlekat
kenapa bercerai 😭😭😭😭
Ida
👍👍👍
🇮🇩 F E E 🇵🇸
Eh... Aq deg2an parah baca part ini. Astaghfirullah...
Fransiska Siba
kamu kayak mamamu Umar kalau sdh menganggap benar pasti keras dan berontak dan kalau sdh kehilangan arah pasti keras kepala dan kedan egoiss
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy 😄
total 1 replies
Ana Aiztstyana Mahendrouw
Kecewa
Puji Rahayu
mskasih thor atas karyamu yg uapik ini...
dh menemani hr2 koh..
lnjt k karya slnjtnya...
cukses y thor....👄👄👄
Puji Rahayu
dah kuduga..ad adegan kek gini...
Puji Rahayu
akoh jg dulu luamaaa...punya ank.
dh di katain mandul lah...
mncuba tegar d hadapan semua org
tp kl sm misua pst mewek...
tp qt ber2 ttp sabar.percaya sm allah.
pst suatu saat qt punya ank.
& alhmdulillah terjwb.
pas 3 thn anniversary qt akoh punya ank.👏👏👏
intinya sabar n d bawa enjoy aja.
Puji Rahayu
tukeran nih...
pa jdnya nnt mertua vs menantu ...
Puji Rahayu
dh gk perjaka ting tong dunk...
kasian alma...
Puji Rahayu
yg jls cwe sholehah ya...
gk kyk si grace...alias fasad...
laura....
lanan ora...wedhok ora...😃😃😃
Puji Rahayu
iya biasanya kl d sinetron kl amnesia palanya kepentok lg malah igt lg tuh...
Puji Rahayu
bambang kn lo ray....
menolak kebenaran sih lo...terlalu grusa grusu...
kyk abi yudha salah memilih cinta...
tp ternyta apa...vita kn cinta sejati nya
Arin
haha itukan istri yg Sholeha dan menantu idaman Tante,tpi nikmtin aja ya Ray...🤣
Arin
lah sy mah bodo Amatlh SM kelurg Ray...yg terpnting Zara nanti bhgia sm si fasad
Arin
sy ttp ndkung Zara sm fasad Gamau yg lain Thor...
Arin
dan semoga Hamida mandul,dan Zara bhgia sm si suami....🤗
Arin
maknya Zara kmu jngn mainin perasaan orng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!