Elvina Clarissa seorang gadis cantik yang harus melakukan pernikahan mendadak dan tanpa persiapan apa pun. Bukan hanya mendadak saja, tapi dia harus menikah dengan orang yang sama sekali tidak dia kenal. Dia rela melakukannya hanya untuk membuat ibunya bahagia disaat-saat terakhirnya.
"Jika menikah denganmu adalah takdirku, maka akan ku pertahankan pernikahan ini walaupun cintamu bukan untukku. Karena aku yakin, suatu saat nanti kamu akan menerima semua kenyataan ini."
#Elvina
Mampukah dia mempertahankan pernikahan itu? Atau sebaliknya? Hanya waktu yang tau.
Jangan lupa like, komen dan vote.
Terimakasih 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon relisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan Pacar Sewaan, Tapi...
Kini Elvina sudah ada di gedung tempat pertunangan Saskia dan Devian.
"Kania dan Friska nggak datang?" tanya Elvina pada Farrel.
"Mereka baru gue kasih tau tadi pagi, gue lupa soalnya. Mungkin masih ada di jalan," jelas Farrel.
"By the way, lo hari ini cantik banget Vin," puji Farrel yang melihat Elvina terlihat berbeda dari biasanya mereka bertemu.
"Nggak sih, biasa aja." Jawab Elvina.
"Beneran Vin, lo itu cantik banget. Ya kan Vin," Farrel meminta persetujuan dari Kevin.
Kevin pun mengangguk, "Lo emang terlihat berbeda, Devian pasti nyesel udah putusin lo." Ujarnya.
"Udah jangan ngomong gitu, ga enak kalo kedengaran orang lain." ucap Elvina dengan nada pelan.
Kevin dan Farrel pun tertawa mendengar jawaban dari Elvina.
Tak berapa lama kemudian, Kania dan Friska sudah datang.
"Sialan lo Rel, ngasih tau kita mendadak banget," kesal Friska yang baru saja sampai di samping Elvina.
"Tau tuh, kan bisa kasih tau kita berdua tadi malam," sahut Kania yang berdiri di sebelah Friska.
"Ya sorry, gue lupa soalnya," jawab Farrel cengengesan.
"Udahlah, yang penting kalian berdua udah sampai," sahut Elvina.
"Lo kok cepat banget Vin sampainya?" tanya Friska.
"Tadi malam Kevin udah kasih tau gue, tadi juga Kevin yang jemput gue," jelas Elvina.
"Sialan lo Vin, kenapa lo nggak ngasih tau kita juga sih," ketus Friska.
"Gue udah suruh Farrel kasih tau kalian, jika kalian telat ya jangan salahin gue," Jawab Kevin dengan santainya.
"Lagian acaranya juga belum dimulai." Sambungnya lagi.
Kania dan Friska pun hanya memutar bola matanya malas.
"Hai semua," sapa Devian yang menghampiri teman-temannya bersama dengan Saskia yang menggandeng lengannya.
Semua yang ada di sana pun langsung menoleh ke arah Devian dan Saskia. Terlihatlah Devian yang sudah rapi dan tampan dengan setelan jas berwarna merah. Dan Saskia yang terlihat cantik menggunakan gaun pertunangannya yang berwarna merah juga. Mereka berdua terlihat serasi.
"Kenapa kalian berdiri? Ayo duduk aja," ucap Saskia dan pergi ke tempat duduk yang cukup besar.
Mereka semua pun akhirnya mengikuti Saskia dan Devian. Setelah mereka semua duduk, mereka pun mengobrol.
.
Disisi lain, Varo baru saja memasuki gedung tempat pertunangan dari anak rekan kerja Wilson. Dia langsung menemui rekan kerja dari Wilson.
"Tuan Varo sudah datang, senang melihat anda datang." Ucap rekan kerja Wilson yang menjabat tangan Varo.
"Saya juga sangat senang bisa datang ke acara anda ini tuan," jawab Varo dengan terus tersenyum.
"Anak anda ada di mana? Bukankah saya harus mengucapkan selamat kepada dia?" tanya Varo.
Rekan kerja Wilson pun celingukan mencari keberadaan dari sang anak, saat dia melihatnya, "Devian ada di sana bersama dengan teman-temannya, biar saya panggilkan," ucapnya dengan menunjuk meja yang di tempati Devian dan yang lainnya.
Varo pun menengok, "Biarkan saya yang ke sana sendiri, anda lanjutkan saja menemu teman anda yang lainnya," ucapnya seraya melangkah menghampiri Devian.
Saat Varo sudah sampai di dekat meja itu, Varo tidak menyadari bahwa Elvina ada di sampingnya. Yah, Varo ada di belakang Elvina.
"Devian?" panggil Varo.
Devian pun menoleh seraya berdiri dengan tersenyum, Saskia pun juga ikut berdiri saat melihat Devian berdiri. Devian dan Varo pun langsung berjabat tangan.
"Selamat ya buat pertunangan lo," ucap Varo.
"Anda siapa ya?" tanya Devian yang memang tidak mengenal Varo.
"Gue Varo, anak dari rekan kerja bokap lo. Gue kesini gantiin bokap gue." Jelas Varo dan Devian pun hanya mengangguk mengerti.
Elvina yang mendengar nama Varo pun menjadi berdebar, "Mungkin namanya saja yang sama." Batinnya.
"Sepertinya kita pernah bertemu," ucap Saskia sambil mengingat-ingat.
"Benarkah?" tanya Varo.
"Nah gue ingat sekarang, lo pacar Elvina itu kan?"
Ucapan dari Saskia itu berhasil membuat teman-temannya yang sedang memainkan ponsel langsung menatap ke arah Varo, Devian dan Saskia berdiri. Tak lupa juga dengan Elvina yang langsung menoleh ke belakang.
Elvina membulatkan matanya sempurna saat melihat Varo berdiri di belakangnya.
Varo sendiri mengernyitkan alisnya saat mendengar ucapan dari Saskia. Dia berpikir sepertinya dia tidak pernah bertemu dengan Saskia.
Saskia yang melihat kebingungan Varo pun akhirnya berbicara lagi, "Oh jadi lo bohong ya Vin," ucapnya dengan nada mengejek dan melihat Elvina yang masih kaget.
Varo pun mengikuti arah mata Saskia. Dia sangat kaget saat melihat Elvina yang sedang menatapnya dengan tatapan kaget juga.
"Atau jangan-jangan waktu itu lo sewa dia?" ucap Saskia lagi yang ditujukan untuk Elvina.
Mereka semua yang ada di meja itu pun akhirnya berdiri, kecuali Elvina yang masih terdiam.
"Lo kalo ngomong dijaga dong, jangan asal ngomong aja tuh mulut," ketus Friska.
"Tau tuh, kalo nggak tau kebenarannya jangan asal ngomong," sahut Kania.
"Dev jaga tuh mulut tunangan lo, lama kelamaan omongannya nggak enak didengar," cetus Farrel.
"Bisa-bisanya lo mau sama dia, mendingan juga Vina Dev, mata lo buta kali ya." Ucap Kevin yang juga kesal.
Sedangkan Elvina dan Varo masih terdiam. Varo menatap Elvina tajam dan Elvina hanya menundukkan kepalanya tak berani menatap Varo. Mungkin Elvina takut karena sudah lancang bilang kepada temannya jika Varo itu pacarnya.
"Kok kalian jadi nyalahin Saskia sih," ucap Devian.
"Heh, yang gue omongin itu benar ya. Vina itu sebenarnya hanya sewa laki-laki ini untuk jadi pacar pura-puranya. Gue udah lihat sendiri waktu itu," ucap Saskia lagi.
"Mendingan Vina daripada lo. Merebut pacar teman lo sendiri." Ucap Friska menekan kata-katanya.
Seketika Varo teringat dengan Saskia, "Ya, dia yang waktu itu sudah jambak rambut Elvina." Batinnya.
"Dia nggak bohong, dia memang pacar gue." Ucap Varo serasa melepaskan jasnya.
Elvina pun mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Varo, dia tidak menyangka Varo akan berbicara seperti itu. Teman-teman Elvina juga sangat kaget mendengar jawaban dari Varo.
Setelah Varo melepaskan jasnya, dia langsung memakaikannya pada Elvina, "Sayang, kalo mau datang ke acara teman kamu itu ajak aku dong,"ucapnya dengan lembut.
Elvina pun masih terdiam dalam duduknya, dia tidak tau harus berkata apa. Varo langsung menarik tangan Elvina agar berdiri.
"Ayo kita pergi aja dari sini," ucapnya yang langsung membawa Elvina pergi.
Elvina pun masih terdiam, dia hanya mengikuti Varo saja. Dia sudah pasrah jika Varo akan memarahinya.
"Makannya kalo mau ngomong dipikir dulu, jadi malu kan sekarang." Ejek Kevin, Farrel pun tersenyum mengejek Saskia.
Saskia yang merasa kesal dan malu karena ulah Elvina pun langsung pergi dari sana.
"Kalian keterlaluan," ucap Devian seraya menyusul Saskia.
"Bukannya dia itu kakak Vina?" tanya Friska berbisik pada Kania.
"Iya, mungkin saja dia hanya mau membantu Elvina agar tidak dipermalukan oleh Saskia." Jawab Kania yang juga berbisik, dan diangguki Friska.
"Kalian berdua ngomong apa sih?" tanya Farrel yang penasaran.
"Kepo," jawab Kania dan Friska kompak, dan setelah itu mereka tertawa.
Farrel pun hanya memutar bola matanya malas.
"Vina tadi datang sama gue, nanti pulangnya gimana?" cetus Kevin yang gelisah.
"Dia kan sudah sama pacarnya Vin, pastinya dia akan diantar pulang pacarnya dong." Jawab Kania dengan santai.
Kevin pun menepuk jidatnya, "Iya juga ya."
Kania, Friska dan Farrel pun hanya menatapnya datar. Melihat tatapan dari ketiga temannya itu, Kevin pun hanya tersenyum kikuk.
Aku mampir
Salam kenal 💐😄
dng membujuk mantan... 😵😵😵🤦♀️🤦♀️🤦♀️
mau dibiarin aja tuh c varo nikah ama ma lampiir ...
tp ada bagusnya elvina belum diapa apain tuh sama varo jd masih original... 😁😁😁😂😂
jangan gantungin anak orang
dibikin pajangan... tak disentuh... 😠😠