NovelToon NovelToon
Celine And Her Arrogant Husband

Celine And Her Arrogant Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Nikahmuda / Berbaikan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:310.7k
Nilai: 5
Nama Author: Vhy'dHeavy Putri

"Apa?! Menikah? Dengan cowok tua yang usianya sudah hampir kepala empat? Yang benar saja, Ayah!"

Suara Celine langsung menggema, sesaat setelah ia mendengar permintaan ayahnya. Bukan tanpa sebab, pasalnya permintaan itu berkaitan dengan pernikahan dadakan. Celine hendak dijodohkan dengan Reksa Wirya Pandega, seorang CEO dan pemilik perusahaan kosmetik, yang usianya jauh lebih tua darinya! Kalau saja tidak ada alasan yang membuat hati terenyuh, mungkin Celine sudah menolak secara mentah-mentah perjodohan tersebut.

Namun Celine bukanlah wanita bodoh yang bisa langsung putus-asa, meskipun pernikahannya dengan Reksa tetap terlaksana. Pernikahan itu Celine anggap sebagai ajang petualangan. Celine juga ingin membuat Reksa yang sombong menjadi kapok. Di sisi lain, Reksa yang super dingin sangat membenci kehidupan pernikahan semacam itu dan berencana menceraikan Celine suatu saat nanti.

Lantas, bagaimana Celine akan melewati pernikahan tersebut? Dan, apakah rencana Reksa untuk menceraikan Celine akan menjadi kenyataan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy'dHeavy Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22-Ketidakjelasan Celine

Celine sedang kesal. Ia memutuskan untuk pulang, saat Reksa baru saja datang ke rumah orang tuanya, demi menjemputnya. Bukan karena Reksa, Celine bisa mengidap perasaan itu. Namun, karena ibunya sendiri yang langsung mempertanyakan tentang 'pertempuran' dan juga bayi. Bahkan, Deswita tidak peduli pada keberadaan Reksa sama sekali. Dan bagi Celine, tindakan ibunya tersebut benar-benar memalukan.

“Kenapa manyun begitu, Cel?” tanya Reksa pada Celine sembari sibuk mengemudikan mobilnya.

Celine menghela napas. “Ibuku bikin malu. Sumpah, aku malu banget sama kamu tahu, Sa!” jawabnya begitu jujur.

“Hahaha. Enggak ada bedanya sama kamu, kayaknya kamu memang mewarisi sifat ibu kamu, Cel.”

Dahi Celine mengernyit. “Apa maksud kamu? Ya enggaklah, Sa! Beda kali. Aku enggak pernah seerotis itu juga kalau tanya sama orang!”

“Tapi, tetap saja, kalian berdua sangat blak-blakan. Bedanya kamu belum terlalu berani. Coba lihat saja nanti, beberapa tahun ke depan dan setelah punya anak, aku jamin kepedasan mulutmu bisa meningkat 80%.”

“Enggaklah! Enggak bakalan! Lagian, soal anak, memangnya kamu mau punya anak dari aku?”

”Apa? Ah, y-ya tentu saja maulah, Cel. Bi-bisa saja, sudah ada hasil dari Rusia.”

“Enggak tuh,” jawab Celine dengan wajah polos. “Aku sedang datang bulan tepat hari ini.”

“Oh ... bagus kalau begitu.”

“Cih!”

Celine semakin kesal. Ya, sampai saat ini Reksa tetap tidak mengatakan apa pun perihal pernyataan cinta. Benar-benar pria angkuh sekaligus tidak peka. Bodohnya lagi, Celine tetap tidak berani bertanya seperti saran dari Kenny. Terlalu memalukan baginya. Apalagi Reksa masih tidak jelas seperti itu. Alih-alih bersikap manis, sikap Reksa tetap sama saja.

Reksa sendiri bahkan tidak pernah memikirkan perkataan yang seharusnya ia katakan. Ia pikir apa yang ia katakan di malam terakhir ketika di Rusia sudah cukup untuk membuktikan kesungguhannya. Dan lagi, sikap Celine terhadapnya tidak berubah, sehingga ia menganggap bahwa Celine memang lebih nyaman berbicara kasual tanpa ada embel-embel nama kesayangan. Tak apa, asal tidak lagi banyak pertengkaran rasanya sudah sangat cukup.

“Mm ... kamu besok jadi bekerja di kantor itu lagi?” tanya Reksa.

Celine mengangguk. “Iya. Aku enggak enak kalau tiba-tiba membatalkan janjiku sama si Bos,” jawabnya.

“Aku bisa merekrutmu ke perusahaanku, Cel, kalau memang mau. Lagi pula, kamu kan istri aku, masa kerja di tempat kecil seperti itu?”

“Memangnya kenapa? Toh, yang penting enggak mencuri, 'kan? Lagian ya, Sa, aku enggak mau jadi pusat perhatian ketika di perusahaanmu. Aku juga hanya lulus SMA, memangnya bisa apa? Kalau Keira kan memang pada dasarnya pintar, terus dia pernah kuliah. Dengar-dengar, kamu sendiri yang mengangkat dia jadi staf umum, alih-alih seorang admin, 'kan?”

“Entah. Aku lupa, Cel.”

“Hmm ... memang sih, namanya juga orang sibuk. Di kepala kamu pasti banyak banget deretan rencana yang sangat penting. Waaah ... orang-orang pintar memang selalu banyak kesibukan, ya? Keira pun begitu. Kalau aku? Hahaha, jadi pesuruh si Bos doang. Enggak mungkin banget tiba-tiba nongol di perusahaan kamu, Sa. Enggak bakalan ada pekerjaan yang pantas buat aku di sana.”

”Ada, Cel!” tukas Reksa.

Dahi Celine mengernyit. “Masa?”

”Iya. Jadi, office girl. Hahaha.”

“Iiih! Sudah berharap penuh lho, Sa. Lebih baik aku tetap bertahan di kantor kecil itu saja kalau begitu!”

“Maaf, maaf, bercanda kok. Tapi, pastinya aku bakal kasih posisi lumayan buat kamu, Cel.”

“Enggak butuh tuh!” Sayangnya, Celine terlanjur kesal.

Gelak tawa Reksa langsung memenuhi kabin mobil tersebut. Senang? Benar! Celine bisa ia permainkan dengan seloroh ringan, padahal selama ini istrinya itu yang kerap memberikan hinaan terhadap ukuran lubang hidungnya.

Sekitar sepuluh menit kemudian, akhirnya Reksa dan Celine sudah berada di apartemen mereka. Keduanya lantas masuk dan berencana untuk langsung tidur, karena hari memang sudah sangat malam. Apalagi sisa jetlag masih sangat terasa. Celine tidak ingin merasa pusing di hari pertama ia bekerja, setelah satu bulan foya-foya di Rusia.

“Celine?" ucap Reksa memanggil nama istrinya.

Celine menghentikan langkah. ”Apa lagi?” tanyanya sembari menatap Reksa.

”Mau ke mana?”

“Tidur. Sudah malam banget, tahu. Besok kita harus kerja.”

”Tidur di mana?”

“Di kamarku.”

Reksa mendengkus kesal. “Ikut aku.”

”Ke mana?”

“Ke kamarku.” Reksa berdeham, menghalau pergi rasa malunya sendiri. “Kamu boleh pindah ke kamarku.”

Celine mengernyitkan dahi. “Boleh? Memangnya aku pernah minta?”

”Celine? Kok begitu?”

“Kamunya juga begitu!”

Rasa bingung membuat Reksa harus berpikir keras. “Memangnya aku begitu bagaimana? Karena candaan office girl tadi?”

“Bukan.” Celine menggelengkan kepalanya. “Pokoknya kamu masih begitu!”

“Iya, tapi, aku kenapa?! Bisa nggak sih, dijelaskan sejelas-jelasnya!”

”Nggak bisa!”

Lagi-lagi, Reksa mendengkus kesal karena Celine sudah membuatnya seperti didakwa tanpa memiliki kesalahan. “Oke, maafkan aku, Cel!”

Sesaat setelah menghela napas, Celine menjawab, “Nggak kok. Nggak perlu. Aku yang salah, aku yang minta maaf. Seharusnya aku cukup memahami usia kamu dan hal-hal semacam itu sama sekali enggak penting.”

Reksa semakin tidak mengerti. Apa yang sebenarnya Celine maksud? Tidak ada satu pun dugaan yang tersemat di dalam benaknya. Mungkin karena pengaruh daei datang bulan, sehingga mood Celine sedang tidak karuan. Ya sudah, lebih baik diam dan mengalah. Kalau kembali salah langkah, Celine bisa menangis lagi seperti di malam terakhir itu. Reksa tidak mau, selain tidak tega, Celine juga bisa membuat dirinya kerepotan.

”Ya sudah, terserah saja. Kalau kamu masih enggak mau pindah kamar. Nggak masalah sama sekali,” ucap Reksa.

“Reksa?” kata Celine. ”Apa tetap enggak ada yang ingin kamu katakan padaku?”

“Ada.”

Mata Celine langsung berbinar. “Oh ya? Apa itu?”

“Selamat malam, Cel.”

“Itu doang?!”

”Mm ... semoga mimpi indah.”

“Aaaarrg! Menyebalkan!”

“Hah?! Apa aku mengatakan hal yang salah?”

“Tahu!”

“Astaga ... apa lagi salahku? Aku yang seorang dewa bisnis ini sudah rela meminta maaf, bahkan mengalah, tapi kenapa dia begitu lagi?”

Oh sungguh, Reksa benar-benar tidak habis pikir. Sekeras apa pun ia berpikir, rasanya tak ada satu pun kesalahan yang ia lakukan, selain masalah candaan office girl. Namun, mengapa respon Celine bisa separah itu? Bahkan, sampai meninggalkan Reksa menuju kamarnya sendiri tanpa mau memberikan penjelasan apa pun sama sekali.

Apa wanita memang segarang macan dan semakin enggak jelas kalau sedang datang bulan? Dia kan biasanya jarang tersinggung, kenapa sekarang justru tersinggung tanpa aku berbuat kesalahan padanya? Oh astaga, ucap Reksa dalam hatinya. Detik berikutnya, ia bergegas untuk menuju kamarnya sendiri sembari berusaha memaklumi sikap Celine. Mungkin belum waktunya ia dan istrinya itu bisa berada di dalam kamar yang sama. Lagi pula, kecanggungan pasti akan tetap ada. Reksa juga masih membutuhkan banyak waktu untuk melatih dirinya.

***

1
Asiah Erap
Thor aku baru mampir, bagus ceritanya😍
nobita
aku suka sikapnya Celine yg tengil dan ceplas-ceplos
VhyDheavy: FL yg ku bikin beda, Kak. Dan sejumlah novel saya, karakter ceweknya memang cenderung kuat. Silakan mampir di novel2 saya yg lain. Terima kasih bnyak 😊
total 1 replies
nobita
aku mampir thor.. yg pastinya like dan favourite
VhyDheavy: Terima kasih banyak kakak 😊
total 1 replies
runma
🥰🥰
VhyDheavy: Terima kasih sudah mampir 😊
total 1 replies
Lia Puspita Sari
romantis
Ratnasari Hariyanto 🥰😘
gk suka sma sikaonya celine pecicilan , bener kata reksa
VhyDheavy: Dia masih terbilang kayak anak kecil, Kak. Suaminya yang sudah sangat dewasa. Maafin Celine 🙏😁
total 1 replies
Krystal Zu
bintang 5 buat author
VhyDheavy: Terima kasih Kakak 😊
total 1 replies
Krystal Zu
🌼🦋
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
ttp semangat berkarya y thor ... bagus bgt novelnya ....

selamat wat couple reksa celine yg mo jd ortu ..
dan selamat wat couple keyra kenny ... moga lancar segalanya ....

truz danur ga dikasih jodoh thor ???????
VhyDheavy: Terima kasih kakak. 😊 Terima kasih sudah mengikuti Celine dan Reksa sampai akhir 🥰
total 1 replies
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
wah selamat y reksa celine .... akhirnya apa yg x an nantikan terkabul jg .... selamatttt
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
waaahhhh smoga bneran hamil y .... bahagia bgt
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
kasihan danu .. kasih jodoh thor .. org baik ganteng pula ..
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
sama2 beruntung ., reksa celine
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
untung nya ada reksa
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
apa mngkin ktmu calon ipar ?????
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
horeee
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
secinta ini loh q sama kamu ......
bner2 bucin yg nyadar ... haqiqi tpi kesenangan ....
keira aji mumpung tau .... rezeki tak terduga .... yg membahagiakan pastinya ...
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
ajak jalan se x an ...
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
cieee calon adik ipar celine ....
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
ayo semangat ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!