Instagram. @kimyuli
*****
kisah ini bercerita tentang ruby jingga. gadis indigo yang memiliki penglihatan yang sama seperti ibunya, seorang indigo. ruby sudah memiliki mata indigo nya sejak lahir tapi sayang mata indigo ruby tertutup sejak usianya yang masih kecil dan saat waktu ruby sudah menginjak usia 12 tahun mata indigonya terbuka kembali. itu membuat ruby terkejut dan takut melihat roh roh.
ruby sering di bilang anak pembawa sial oleh orang-orang dan juga sering di pangil gadis gila oleh teman teman sekolah nya. ruby sudah terbiasa dengan hal omongan orang lain padanya tapi terkadang ruby sakit hati dan juga sedih. sampai sekatang ruby masih takut sama hantu yang menyeramkan dan membuat dia kaget.
ruby mempunyai teman yaitu 7 kaisar tampan yang sudah menjadi hantu, walaupun seperti itu mereka bertujuh selalu melindungin nya setiap saat. ya walau pun berisik. tetapi suatu saat ruby pergi ke abad seratus tahun yang lalu dimana ketujuh kaisar tampan ini masih hidup. ruby harus mengubah semuanya kehidupan di masa lalu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marin Nana Vitalis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
15 menit sebelum ruby kembali ke kelas. ruby mengantarkan tegar ke kelas 12 ekonomi 3, sebelum ruby masuk ke dalam kelasnya 12 Marketing 1, ruby berjalan terus melewati lorong sekolah dan pergi ke gudang.
tapi sebelum ruby pergi ke gudang tadi saat di ruang UKS setelah mengobati tanga tegar, tegar keluar dari UKS sedangkan ruby masih berada di UKS untuk mengembalikan betadine dan kapasnya ke lemari.
tapi saat ruby membuka lemari tersebut mata ruby menemukan kertas kecil yang bertulisan.
"temui aku di gedung sekolah".
ruby tidak berpikir panjang ia langsung menerima untuk mengikuti apa yang di tuliskan di kertas kecil itu.
saat ruby sudah sampai di gudang sekolah aneh nya ruby tidak melihat satu pun mahluk halus di gudang, biasanya gudang adalah tempat ke dua berkumpulnya mahluk halus setelah toilet.
ruby masih berdiri di dalam gudang menunggu orang yang memberinya kertas kecil tersebut, ruby belum tau siapa orang yang memberinya kertas kecil tersebut.
"ah. sampai kapan kita menunggu orang itu yang mengirim surat ga jelas ini". ucap jimin.
"sabar sedikit. mungkin saja ada hal yang penting yang ingin dia katakan".ucap RM.
"di sini benar benar sangat sepi tidak ada satu mahluk halus pun". ucap V.
tiba tiba suasana tidak mengenakan, ruby mulai merasa merinding melihat bayangan hitam dari luar jendela yang menembus masuk ke gudang.
"itu apa an". ucap jungkook.
"itu bayangan". ucap J hope.
"gw tau itu bayang tapi itu bayangan manusia atau mahluk halus". ucap ruby.
lama kelamaan bayangan itu semakin mendekat dan ruby langsung memundurkan dirinya saat tau bahwa yang ada di hadapannya dan yang mengirimkan kertas tersebut adalah mahluk itu.
mahluk yang sama yang duduk di samping bangku ruby bentuknya pun tidak berubah, masih menyeramkan.
"kenapa mahluk itu ada di sini, mati gw dan kenapa hantu tuju itu malah menghilang meninggalkan gw sendirian". ucap ruby.
ruby sudah tidak bisa untuk mundur lagi dirinya sudah tersudut di tembok, ruby merasa takut dan langsung menutupi wajahnya dengan tangan kecilnya itu.
"Hey. jangan takut aku tidak akan melukai mu". ucap mahluk tersebut.
pelan pelan ruby menurunkan tangannya dan membuka kedua matanya.
"mata gw tidak rabun kan?". pikiran ruby.
Mahluk yang ada di depannya kini bukanlah mahluk yang menyeramkan, melainkan perempuan cantik tapi wajahnya pucat dan ke tujuh hantu itu pun muncul kembali.
"kamu siapa?". tanya jin.
"kalian bertuju barusan kenapa ninggalin gw sendirian di sini, gw hampir mati tau ga". ucap ruby ketus.
"maaf ratu ku sayang. mendadak ada urusan jadi kami pergi dulu". ucap suga.
"nyebelin". pikiran ruby.
"lo siapa". tanya ruby kepada mahluk halus tersebut.
"tidak sopa bertanya seperti itu, sebelum memperkenalkan nama diri kita sendiri. aku J hope dan ini teman teman ku nama nya suga, V, jimin, jungkook,RM, jin dan ini ratu kami ruby". ucap J hope.
"seingat gw tidak ada yang bertanya siapa nama kalian bertuju". ucap ruby.
"senang berkenalan dengan kalian. nama ku fitri". ucap nya.
"nama yang manis. fitri". ucap jin.
"manis dari mana pahit empedu iya". ucap ruby.
"hmmm. sepertinya ada yang sensi ini". ucap RM.
hantu yang bernama fitri hanya tersenyum melihat perdebatan ketuju hantu itu dan ruby.
"Eh...apa lo hantu yang tadi?". tanya ruby hati hati takut hantu yang ada di hadapannya marah.
"ya. apa kau hantu yang menyeramkan itu". ucap V.
"bisa di jaga ga itu mutu". ucap ruby.
"maaf. aku buka bermaksud untuk menyinggung". ucap V.
fitri hanya menganggukan kepalanya.
"tapi kenapa lo ngikutin gw terus?". tanya ruby.
"aku ga mau aja kamu di sakitan kaya aku dulu". ucap fitri dengan tatapan sendu.
"emangnya kamu kenapa?". tanya jimin.
"kamu belum tenang ya?". tanya RM.
fitri menganggukan kepalanya.
"hmmm....maaf ya, apa boleh tau kamu meninggal gara gara apa?". tanya jin.
"iya.justru itu yang mau aku ceritakan sama dia".ucap fitri.
"lo ingin menceritakan apa terhadap gw". tanya ruby.
"dulu aku juga sama kaya kamu, indigo. aku juga sering di jadikan bully an". ucap fitri.
"terus apa hubungannya sama meninggalnya kamu?". ucap jin.
" aku meninggal karna di bully, dulu waktu aku kelas satu SMK. aku punya tiga orang yang memang dari dulu ga suka sama aku dan benci banget sama aku, gara gara aku dekat sama orang yang di sukai nya, nama nya sehu. vini ngomong sama aku untuk jatuhin sehu, oke aku turut kemauannya dia tapi sehu gak pernah berhenti untuk deketin aku bahkan dia nyalain cinta.
aku udah ga tega jatuhin sehu yang perasaannya tulus buat aku, jujur aku juga cinta sama dia jadi pas dia nembak aku buat jadi pacarnya, aku terima. vini tau dan vini marah banget sama aku.
aku nunggu bus di depan sekolah tiba tiba saja mereka bertiga datang dan salah satu dari mereka sekolah di sini, yang namanya vini langsung jambak rambut aku terus temanya lagi nyiram aku pake air.
vini bilang ia sudah peringatin aku buat jatuhin sehu tapi aku ga lakuin, vini bilang lagi kalau aku akan nerima akibatnya.
aku di sana cuman bisa diam, tiba-tiba saja vini lepasin jambakannya terus dorong aku ke tengah jalan. pas banget bus yang tadi aku tunggu menabrak ku dan aku meninggal ruby".
ruby dan ke tujuh hantu mendengar kan cerita fitri sampai akhir.
saat ruby sudah tidak bisa lagi untuk menahan air matanya keluar untuk nangis dan tiba tiba saja V menangis seperti anak yang berusia tiga tahun kehilangan mainan kesukaannya.
"waaaaah.ah.ah.ah. kasian nasib kau fitri harus mati dengan cara seperti itu. ah.ah.ah.ah". ucap V terseduh seduh.
"sudah jangan nangis lagi". ucap ruby sambil menepuk punggung V.
"ternyata hantu juga bisa nangis". pikiran ruby.
"jika ruby mencintai seseorang apa kah nasibnya akan sama juga sama fitri". pikiran jin.
"jin. tenangkan ruby akan baik baik saja selama dia ada di samping kita". ucap jimin.
"ya dia tidak akan mendapatkan nasib yang sama seperti fitri. kita akan melindunginya bersama sama".ucap suga.
"dan lagi pula dia kan ratu kita". ucap jungkook.
"terus kenapa orang tua lo ga laporin mereka ke polisi". tanya ruby.
"udah, tapi percuma. mereka orang kaya bisa bebas dengan uang sedangkan aku orang yang ga punya apa apa miskin. gara gara mereka juga ibu aku bunuh diri ga bisa terima kenyataan kalau aku udah meninggal dan penyebab aku meninggal gak di hukum". ucap fitri.
"terus ayah kamu". tanya RM.
"ayah aku udah lama meninggal". jawab fitri.
"maaf". ucap RM.
"iya ga papah". ucap fitri.
"terus kenapa lo masih ada di dunia?". tanya ruby.
"urusan aku belum selesai ruby". ucap fitri.
"urusan apa?". tanya ruby.
"mereka berdua udah mati, tinggal satu dan aku harus buat dia mati juga, baru aku bisa tenang". ucap fitri.
"maksud kamu yang bully kamu harus mati?". tanya jin.
"iya". ucap fitri dengan singkat.
"terus yang satu lagi siapa". tanya J hope.
"kenapa kamu malah datang ke sekolahan gw". ucap ruby.
"kan aku udah bilang ruby, dia ga satu kelas sama yang temanya. dia sekolah disini". ucap fitri.
"siapa". tanya ruby.
"yang aku naikin punggungnya tadi pagi, kamu liat kan". ucap fitri.
ruby terkejut.
"jadi yang di maksud fitri adalah kirana". pikiran ruby.
"terus kamu mau bunuh dia juga". tanya jimin.
"iya sekarang". ucap fitri.
"hah, lo serius? ga bisa bicara baik baik lagi fitri?". ucap ruby.
"ya kami bisa bantu kamu ko". ucap suga.
"ga bisa, aku udah bunuh kedua temannya dan aku juga harus bunuh dia, dengan itu aku bisa pergi dengan tenang. lagi pula kirana sering menyakiti kamu dengan kata katanya kan?". ucap fitri.
"Emmm...". ruby mundur.
"hmmm..walau pun ruby sering di sakit oleh mereka ruby akan tetap diam dan lagi pula itu hanya kata kata saja. jika kamu ngingin balas dendam silakan tapi jangan ajak ruby". ucap jin.
"karna kami tidak ingin ruby terlibat dengan urusan mu itu". ucap jungkook.
"kami sudah cukup mendengar basa basi mu itu dan silakan pergi". ucap RM.
"aku tidak sebaik kamu, ruby. maaf...". ucap fitri lalu nghilang.