NovelToon NovelToon
Aku Kamu Dan Dia

Aku Kamu Dan Dia

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:326.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Melisa ekprisa

Belum revisi

Tema : sad story


Season 1

Gita harus menerima kenyataan pahit bahwa perjodohannya dengan Roki kandas. Bersamaan dengan itu dia harus ikut keluarganya pindah dari Jakarta ke Jambi.

Gita dipertemukan oleh seorang lelaki yang bernama Alam. Keduanya sering bertengkar setiap bertemu. Hingga sebuah tragedi menimpa mereka. Membuat Gita di usir dari kampung.

Beberapa tahun kemudian mereka bertemu kembali. Percikan cinta pun tumbuh. Namun ada sosok lain yang sudah berada di sisi Gita.

S2:
Setelah perjuangan penuh dramatis, Gita dan Alam akhirnya menikah. Mereka melewati berbagai rintangan masalah rumah tangga yang begitu rumit.
Di tambah kanker yang diidap Gita semakin parah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa ekprisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21.BUKAN KENCAN BUTA

Minggu di bulan November

Gita baru ingat kalo hari ini dia ada janji dengan Ine, awalnya Ine mengajak Gita main ke hotelnya, Tapi di tolak Gita mengingat dirinya masih trauma. Akhirnya Ine mengajak Gita makan di salah satu cafe langganan Ine, Yang katanya lagi viral.

Mama tiba-tiba SMS akan mengenalkan Gita pada anak temannya. Gita merasakan ada bau bau kencan buta. Gita membalas dengan mengiyakan permintaan Mama.

"Siapa, Git?" Tanya Ine.

"Mama."

"Pasti kamu di suruh pulang, ya."

"Nggak,kok."

"Terus? Kok muka kamu mendadak kusut."

"Mama mau ngenalin aku sama anak temannya."

"Hahahaha." Ine tiba tiba tertawa.

"Ada yang lucu?" Gita kesal dengan tanggapan Ine

"Ups maaf, sensi nih Yee."

"Tapi hari gini masih ada jodoh jodohan."

"Bukannya kita dari dulu serba jodoh-jodohan."

"Seperti kamu dan Roki gitu." Ine kembali menyahut.

"jangan lupa ada Ronal juga." Sambung Gita

"Iya,ya. Itu kan keluarga kalian bukan keluarga gue." Sahut Ine lagi.

"So, sekarang gue harus gimana?"

"Coba ketemu dulu dengan pilihan Mama kamu. Kali aja cocok. Aku yakin Mama kamu ingin yang terbaik buat kamu."

"Yah,aku rasa begitu." Gita menyudahi obrolan.

"Ngomong-ngomong, Aku dah lama nggak lihat kak Ronal." Ine tiba-tiba bahas Ronal.

"Sibuk kali." Jawab Gita dengan cuek.

"Biasanya dia rajin nguntit kamu."

"Biarin aja lah. aku malas bahas dia."

"Ntar kangen Lo." Ine lagi-lagi menggoda Gita.

Ada sebuah pesan singkat. Gita kaget kalo si cowok ternyata sudah ada resto sekitar mereka. Gita sedikit mengangkat alisnya.

"Halo."

"Siapa nih? Sok kenal." batin Gita

Tak lama pesan itu kembali masuk ke ponselnya.

"Aku ada di seberangmu."

Mata Gita menyisir ruangan. Mencari sosok si pengirim pesan.

"Kenapa Gita?" Ine melihat Gita seperti orang kebingungan.

"Dia disini." jawab Gita celingukan mencari si pengirim pesan.

"Siapa?"

"Itu yang mau dikenalin Mama."

"Kok dia tau kita disini."

"Tadi aku kasih alamat sama Mama."

"Bukan kencan namanya, Gita."

"Ya,nggak papa lah. Double date." Gita tertawa.

Sebuah tangan melambai dari seberang. Gita dan Ine kaget siapa yang dimaksud.

"Deee...ni..!" Mereka teriak barengan.

Gita merasa lemas. Masa iya dia harus kencan buta sama incaran Beta. Ine mengingatkan kalo Deni adalah gebetan Beta. Ine juga mengingatkan jangan sampai yang dilakukan Rere juga diikuti Gita.

Gita juga meyakinkan Ine kalo Deni bukanlah tipenya.

"Halo." Deni langsung mendekati meja Gita dan Ine.

"Boleh duduk disini?" Tawarnya.

"Silahkan."

Tak lama Deni langsung duduk disamping Gita.

"Terimakasih."

"Maaf sudah buat kamu menunggu."

"Menunggu? siapa yang menunggu dia?"

Sebenarnya Deni ini ganteng. Tapi sayang sifat over pedenya yang bikin para wanita ilfeel. Nggak tahu apa yang dilihat Beta dari Deni.

Ya, kalo untuk move-on nggak harus sama Deni juga kan.

Gita menanyakan pada Deni tentang suasana di cafe Aldo. Dengan bangga Deni cerita cafe Aldo rame berkat dirinya juga. Gita mulai malas mendengar celotehan Deni. Aldo saja yang punya cafe nggak selebay ini.

Gita pamit sama Deni. Deni merasa ada penolakan lagi dari Gita. Deni mengancam akan cerita ke Rere soal Gita pulang bareng Roki.

"Aduin, aja. Kita nggak takut." balas Ine

Akhirnya Gita dan Ine pulang ke rumah Gita. Masih dengan perasaan kesal karena sikap Deni tadi. Mama menyambut mereka dengan memberondong beberapa pertanyaan seputar kencan tadi.

"Anak teman Mama yang mau dikenalin namanya Deni,ya."

"Deni?"

Mama merasa tidak mengenalkan Gita dengan yang namanya Deni. Mama malah berpikir kalo Deni adalah nama lain dari anak temannya.

"Enggak kok. Anak teman Mama namanya Aldo. Dia anak mandiri. Bukan anak manja kayak Roki."

"Aldo, Tante? Itu sepupu aku." Ine menambahkan.

"Jadi kamu ponakan Ika."

"Iya. Tante Ika sama papa sepupuan."

"Tetap saja ma, Aldo kek Deni kek, Mereka kan orang terdekatnya Roki." Protes Gita.

"Ronal juga." Ine menambahkan.

"Ah, kamu ingat Ronal Mulu." protes Gita

Tak lama Siti keluar dari dapur. Gita mengenalkan diri pada Ine. Siti melihat Ine sepertinya kurang suka dengan dirinya. Siti memilih salam jauh karena tangannya kotor bekas masak. Tak lama Ine pamit, dengan alasan ada urusan kerjaan. Ine cuma selintas pamit, Siti merasa Ine tak menatapnya.

"Mungkin karena aku orang kampung." batin Siti.

Siti kembali menyibukkan diri ke dapur. Gita memberondongi pertanyaan pada Siti tentang Ronal. Siti menjawab kenapa Gita akhir-akhir ini kepo soal Ronal. Gita tak menjawab hanya berdalih kalo masakan Siti enak. Siti minta Gita tidak banyak memuji takut bi Endah tersinggung.

"Kan emang fakta." jawab Gita nggak mau kalah.

Siti terdiam. Sebagai orang yang statusnya belum jelas di rumah ini, Siti tidak mau semaunya, dia membantu bi Endah juga karena nggak mau di sebut numpang doang.

Apalagi Siti pernah melihat bi Endah agak sinis saat opa memujinya pintar masak.

Siti merebahkan tubuhnya di kamar. Dia menerawang ke atas. Dalam benaknya memikirkan apakah Ronal sudah sampai di Sukasari atau belum. Entahlah, Siti tak mau memikirkan terlalu jauh.

Tak lama hp nya bergetar. Ada SMS dari abangnya yang menceritakan kalau Dinda membatalkan pernikahan mereka. Siti yakin pasti kak Ronal atau Alam sudah menemui Dinda. Ada rasa bersalah karena mengizinkan Ronal datang ke Sukasari, ada rasa lega karena Ronal akhirnya bertemu cinta sejatinya.

Siti bangun dari rebahannya. Siti teringat kata Ronal kalo dia mulai jatuh cinta pada Gita.

"Semudah itukah dia berubah pikiran."

Siti teringat saat dia mau pulang ke Jambi beberapa hari yang lalu. Saat Ronal mengantarnya.

"Ti, bisa minta tolong?" Ronal membuka percakapan.

"Ada apa?" Siti masih berusaha cuek.

"Bisakah aku memakai tiketmu?"

"Kakak mau ke Jambi."

"Iya."

"Menemui Dinda, kan."

"Iya."

"Mereka sudah bahagia. Kenapa kakak ingin mengusiknya lagi."

"Tolong, ti. Untuk yang terakhir."

"Tidak. Aku tidak ingin merusak kebahagiaan abangku."

"Kamu tahu kan aku sangat mencintainya."

"Kemarin kakak bilang mulai cinta sama Gita."

"Makanya aku bilang ini untuk yang terakhir."

Siti awalnya menolak memberikan tiket, akhirnya luluh karena tiketnya di ganti uang oleh Ronal. Siti akhirnya pulang sendiri ke rumah Gita naik grab.

Sampai di rumah Gita, mama dan Bi Endah kaget Siti pulang kembali. Siti beralasan kalo dia ketinggalan travel.

Siti menghela nafas. Seperti yang dia takutkan kalo pernikahan Abangnya terancam gagal. Siti menelpon Ronal,tapi tidak diangkat. Siti membanting hp nya di kasur. Gita yang mendengar Siti marah marah masuk ke kamar.

"Kenapa,ti?"

"Bang Ed, nggak jadi nikah."

"Kok bisa?"

Siti mengangkat bahu. Dia tidak bisa cerita pada Gita kalo Dinda membatalkan pernikahan karena Alam sudah kembali.

"Yang sabar, ti."

"Aku merasa bersalah. Coba aja kalo aku pulang mungkin kejadian tidak seperti ini."

"Kenapa kamu yang merasa bersalah?"

"Atau ini ada hubungannya dengan Ronal."

"Loh,kok kak Ronal, Git."

"Ya, kan dia yang antar kamu. Kalo dia nggak ngotot mau bawa aku mungkin tidak akan terlambat."

"Jangan Ngada-Ngada deh. Bilang aja kamu rindu sama kak Ronal. Bukannya kamu bilang tidak akan berurusan dengan orang terdekat Roki."

"Lah, emangnya Ronal orang terdekat Roki."

"Nggak usah muna,Git. Aku tau kalo kalian punya perasaan yang sama."

"Kalian?"

Ups, Siti merasa kelepasan bicara. Dia berdalih ingin mandi setelah menghirup panas dapur.

"Siti, tolong jelasin semua ini."

"Nggak ada yang perlu di jelasin. Aku jelasin juga kamu nggak pernah peka."

Siti menghela nafas. Entah kenapa dia begitu emosi melihat hubungan Alam dan Gita.

1
checangel_
Curhat sama pacarnya 🤧, ternyata segitunya asing itu dan "Asing"😔
checangel_
Iya begitulah zaman sekarang /Hey/
checangel_
Ku kira tadi wassalam penutup, ternyata nama orang "Alam"😭
Wednesday: 😄😄😄😄😄
total 1 replies
checangel_
Begitulah Ibu😄
checangel_
Ternyata fansnya K-Pop😅
checangel_
Arsitek/Smile/
checangel_
Wah, Pakistan😄
Wang Lee
Pasti promo murah nih🤣
Wang Lee: Begini ceritanya.....Bla..Bla..La...And so on ...Ngerti ngak...
total 7 replies
🎧✏📖
hebat novel nya udah banyak yg baca 😊😁👍
Oma yeni*🦋
like & subscribe y mom's 🥰
Oma yeni*🦋
kalau jodoh pasti bertemu 😍
Wednesday
bagus
Nnek Titin
ceritanyaaa agak ruwet
mama Al: soalnya itu novel pertama kak.

jadi sesuai imajinasi aku dulu. karena emang tujuan cerita tentang gadis pengidap kanker.
total 1 replies
Nnek Titin
thooor g adil bgt deech
yg lain d bikin happy
sementara Gita yg org baik d bikin cacat n sakit hati teruuss
Nnek Titin
ruweeett
Memyr 67
ilham dokter bodoh. nggak pernah coba tanya hati kecilnya, siapa yg bisa dipercqya?
Memyr 67
orang yg baik dan nggak tegaan memang sering dimanfaatkan orang licik. kasian bener ilham dijodohkan ma cewek licik.
Memyr 67
kok membingungkan ya? episode sebelumnya, gita mau balas dendam ma ronal spencer, tapi episode selanjutnya gita bertekad untuk berbuat baik sama ronal, calon kakak iparnya.
mama Al: ikuti saja terus ceritanya
total 1 replies
Momy Dhen✿ฺ
sangat² luar biasa karya kakak😍
Memyr 67
gita shalat pas kena musibah, tapi nggak pernah bangun shubuh buat shalat
mama Al: Yang penting ada shalatnya
karena temanya romance modern. tidak merancu pada hal keagamaan.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!