NovelToon NovelToon
Setelah 12 Tahun Berlalu

Setelah 12 Tahun Berlalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Chicklit
Popularitas:205.3k
Nilai: 5
Nama Author: Adelia Elisnawati

kisah Elma yang terpaksa harus pergi karena suaminya aldio menghamili dan akan menikahi kakak tirinya yang bernama Nani ,dia sangat terluka hingga akhirnya memilih pergi .
namun setelah 12 tahun mereka di pertemukan kembali akan tetapi lagi dan lagi kakak tirinya selalu berusaha memisahkannya . hingga akhirnya Elma memilih mengikhlaskan dan kembali membuka hati untuk pria masa lalu nya sebelum Elma menikah dengan Aldio.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adelia Elisnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab21

Rasa kesal dan marah bergelayut di dalam hati Nani saat ini , dia pergi ke mall untuk menghilangkan setres nya . Dia pikir setelah menikah dengan Aldio hidupnya akan bahagia .

Tapi ternyata hati Aldio tetap milik Elma , Nani berjanji akan memberikan pelajaran untuk Elma .

Dengan langkah cepat Nani memasuki toko pakaian , lalu mulai memilih pakaian yang dia kira cocok dengan tubuhnya .

Saat mau mengambil ternyata baju yang dia suka sudah di ambil lebih dulu oleh seorang gadis cantik ,modis dan anggun .

"ini punya ku ,kak "

"aku yang duluan pilih ini "

"aku yang duluan ambil "

"kamu ya , ngalah dong sama yang lebih tua "

Naura terkekeh kecil dengan penuturan kalau Nani lebih tua , ya jadi yang berebutan baju dengan Nani itu adalah Naura .

Nani bertambah kesal dengan gadis imut ini kemudian Elma menghampiri mereka berdua .

"Udah dapet baju nya, Nau ?"

"Belum ,kak. Malah di ambil Tante itu " tunjuk Naura sambil menyembunyikan senyumnya membuat Elma ingin tertawa namun di tahannya . Lalu Elma berdehem kuat demi mencegah tawanya tidak meledak .

"kamu mengalah dong kak sama anak kecil " ucap Elma lembut kepada Nani

"tidak bisa , ini punya aku ".

"ih Tante , tadi aku duluan yang ambil " ucap Naura merajuk dia menampilkan wajah imut dan puppy eyes, sambil menggembungkan pipinya.

"enak aja , dasar bocil ".

"Nau , sudah ya gak apa-apa. Tante itu emang suka nya merebut milik orang lain , tapi percaya deh sam kakak. Kalau dia sudah mendapatkan nya sebentar lagi pasti barangnya dia biarkan begitu saja " sindir Elma membuat Nani terperangah.

Nani menghentakkan kakinya di lantai ,dengan kasar dia melemparkan baju itu di dada Naura .

"tuh , aku gak butuh . By ... " ucap Nani dengan kesal lalu berlalu meninggalkan Elma dan Naura .

Naura dan Elma terkekeh , kemudian Elma menyunggingkan senyumnya.

"rasakan kamu ,kak . Mulai hari ini aku tidak akan mengalah " lirih Elma membuat Naura menatap Elma dengan intens.

Yang di tatap menjadi salah tingkah kemudian Elma mengajak Naura untuk pergi dari sana .

"oh iya , kak Elma sudah punya anak kan ?" Elma mengangguk saja , dia berpikir keras darimana Naura tahu semua tentang dirinya .

Apa mungkin Danil yang memberitahu atau bisa jadi Reza ? Reza kan pacaran sama Naura . Entah lah Elma juga tidak tahu.

"Besok-besok kita ajak anak kak Elma ya , biar seru dan aku ada temennya ".

"Ok ".

Setelahnya Elma dan Naura masuk ke cafe kemudian duduk di ujung . mereka memesan makanan , tidak lama makanan pun datang . Danil melihat mereka berdua lalu menghampirinya takut kalau Elma kenapa-kenapa.

Karena Danil tahu Naura selain cantik dia juga bar-bar, dia tidak mau nantinya Naura berbuat sesuatu yang menyakiti Elma .

Namun belum sampai di meja Elma, Danil mendengar celoteh riang Naura kalau dia mendukung hubungan Elma dan Danil .

Danil menyunggingkan senyumnya, ternyata Naura sudah lelah mungkin mengejar dia . Atau mungkin itu hanya akal-akalan Naura saja .

Lekas Danil menghampiri Elma dan Naura .

"Lagi pada ngapain " tanya Danil kemudian duduk di samping Elma membuat Naura mengerucutkan bibirnya sebal .

Dia sebenarnya cemburu melihatnya , kalau tidak ada Elma belum tentu Jugakan Danil mau bergabung bersama .

Apalagi menyapa , pria itu seakan tidak melihat Naura sama sekali . Tatapannya hanya untuk Elma saja .

" ada sungai Nil ternyata , kenapa sih kakak suka ada dimana-mana. Atau jangan -jangan ngikutin kita lagi " tuduh Naura ke Danil membuat Danil melengos .

"jangan fitnah ya ,bocil . Aku ada urusan aja di daerah ini , gak sengaja lihat kalian ya sudah aku samperin " kilah Danil .

Padahal sebenarnya dia membuntuti Elma kemana pun dia pergi , entah lah Danil tidak tahu dengan perasaannya.

Yang ada sekarang dia hanya ingin memiliki Elma bagaimana pun caranya harus bisa mendapatkan nya , entah cinta atau obsesi Danil tidak tahu .

" Nau , kakak pulang dulu ya . " ucap Elma karena sejujurnya dia sangat canggung bila ada Danil .

"aku anterin ya ?" ungkap Danil

"gak usah ,aku bisa sendiri " Elma dengan cepat melangkah karena takut Danil mengikuti .

Dan benar saja Danil mengikutinya , Elma fokus dengan jalannya kemudian dia hampir saja menabrak tiang jika saja Danil tidak sigap meraih tangan Elma dan memeluknya .

Deg deg deg deg deg ..

Jantung Elma dan Danil berpacu dengan sangat kencang , sekian detik mereka saling menatap dan saling mengunci.

Namun di detik berikutnya Elma tersadar kemudian mencoba melepaskan diri dari pelukan Danil .

Keduanya sangat canggung , Danil berdehem dengan keras demi menetralkan detak jantungnya . Ada desir aneh yang menjalar dalam tubuhnya ketika memeluk dan menatap Elma dengan jarak yang dekat .

"terimakasih" ucap Elma gugup , entahlah Elma juga merasakan aneh . Kenapa harus canggung begini .

"iya , ayo aku antar pulang ".

"gak apa-apa kok, aku pulang sendiri aja ."

Ucap Elma sambil berlalu dari sana , namun dengan cepat Danil meraih pergelangan tangan Elma.

"aku anterin ya , plis . Janji deh gak akan buat kamu kesal " ucap Danil memohon , entah kenapa sekarang Danil memiliki sifat memaksa . Bahkan sekarang dia mengejar.

Biasanya para wanita yang selalu mengejarnya , mungkin karena Elma berbeda .

Elma berusaha melepaskan tangannya namun Danil enggan melepaskan, tiba-tiba ada tangan yang memegang tangan Danil kuat hingga Danil melepaskan cekalannya pada elma .

"lepasin bung , kamu menyakiti ".

"kamu siapa , jangan ikut campur urusanku "

Namun Reza tidak menggubris pertanyaan Danil , dengan lembut Reza menarik tangan Elma.

"Ayo, El . Kita pulang " ucap Reza dan Elma mengangguk karena di dalam mobil itu ada Naura yang sedang tersenyum manis kemudian Elma masuk mobil Reza membuat Danil mendesah kesal .

Kenapa susah sekali mendapatkan Elma, apa mungkin karena dia insecure. Tapi tidak mungkin .

Danil melepas kepergian Elma bersama pria tadi yang entah siapa , Danil juga tidak tahu .

Di dalam mobil Naura cekikikan karena berhasil membuat Danil kesal , dia yakin kalau Danil saat ini menyukai kak Elma nya .

Tapi Naura bimbang , antara mendukung Danil atau kakak nya . Sedangkan kakaknya, dia seorang pengecut yang tidak berani menampakkan diri di hadapan Elma .

Mungkin jika terus begini kakaknya akan kalah saing lagi , namun Naura mengedikkan bahu nya cuek . sebodoh amat .

"terimakasih ya kalian sudah antar aku pulang "

"iya sama-sama,El . Kalau gitu kami pamit pulang dulu ya " ungkap Reza

Elma mengangguk kemudian Naura berkata " salam buat Aluna ya ,kak ."

"ok ,nanti kakak sampaikan "

Setelah itu mereka pergi dan Elma masuk kedalam . Namun baru saja beberapa langkah Elma mendengar suara yang tidak asing lagi di telinganya .

Mau apa lagi keluarganya datang kesini , apakah mau memamerkan kebahagiaan mereka .

Bergegas Elma masuk dan melihat Aluna terduduk dan menangis , Elma buru-buru merangkul Aluna .

"sayang " panik Elma sambil membantu Aluna berdiri .

"kalian apakah anak ku ?" teriak Elma tidak terima Aluna nya di perlakukan seperti ini.

Bu Ajeng menyilangkan kedua tangannya didada , bibirnya menyeringai kemudian mengucapkan " anak mu tidak memiliki etika , Elma . Masa dia meninggikan suaranya di depan mama sambungnya , Nani hanya ingin dekat dengan Aluna itu saja kok ".

"iya , El . Aldio menyuruh aku buat Deket sama Aluna , walau bagaimanapun juga Aluna sudah jadi anak aku sekarang " ucap Nani memelas seperti di buat-buat.

Aluna menatap ibunya lekat kemudian menggeleng cepat, air mata tidak berhenti turun .

"aku sangat memahami anakku , tidak mungkin Aluna meninggikan suaranya kalau kalian tidak membuat dia marah " dengan nyalang Elma berkata seperti itu dengan hati yang menggebu-gebu.

"Kamu ini Elma , di bilangin anak mu kurang ajar sama Nani masih saja kamu bela . Apa perlu saya yang mengajari anak nakal ?" ucap Bu Ajeng sambil menunjuk wajah Aluna membuat Elma naik darah .

Elma mengepalkan kedua tangannya di bawah, menghirup udara dalam-dalam lalu mengeluarkannya .

Dia marah melihat ibu sambung dan kakak tirinya itu , apalagi Nani pura-pura menangis .

"pergi kalian dari rumah ku , kalian tidak di terima di rumah ini ."

"jangan kurang ajar kamu Elma , aku ini ibu mu yang harus kau hormati . Seenaknya saja main ngusir, awas akan aku adukan kepada ayah mu ". Ancam Bu Ajeng .

Namun Elma malah tertawa sumbang , kemudian Bu Ajeng menampar pipi Elma kuat membuat Elma terhuyung ke belakang. Dengan sigap Aluna merangkul bahu ibunya dengan tangis yang tiada hentinya .

" ingat Elma , jika kamu masih mengusik Aldio lagi mengatasnamakan Aluna . Akan ku buat kamu menderita , Aldio hanya untuk anak ku . paham kamu "

 Kemudian Bu Ajeng menendang kaki Elma lalu berlalu dari sana dengan Nani menyeringai ke arah Elma .

Sungguh ibu dan anak yang kejam , Elma saja sudah tidak pernah menghubungi Aldio . Namun dia masih saja di jadikan sasaran ke marahan mereka .

Seandainya tidak ada Aluna ,mungkin Elma akan mengeluarkan kata-kata kasar nya .

Alun memeluk erat tubuh Elma , tubuhnya bergetar karena tangis . Yah memang ini semua salah dia ,pikir aluna . karena tadi sempat mengirim pesan ke handphone papanya agar datang ke rumah karena ada keperluan.

Aluna tidak memikirkan sampai begini dampaknya , ternyata nenek dan ibu sambungnya tidak sebaik yang ia kira .

Mulai hari ini jika ada sesuatu yang mengharuskan papanya , Aluna tidak akan mau . Biarlah hari ini menjadi pelajaran untuknya

1
awesome moment
aneh. bodoh koq bgitu
Saya Sayekti
menuai badai, bodoh...
Arsy
baru nyadar😂
Wirda Wati
yang bener aja revan.masih kecil mau
membiayai ortu.
sekolah dulu yg pintar
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
hobynya makan
Wirda Wati
Bagusnya dipenjara dulu.
Krn Melda udah membunuh janin yg TDK berdosa.
ntar kumat lagi
Wirda Wati
Masukkan aja ke penjara..
biar tau rasanya
Wirda Wati
Bingung aja ceritanya
Wirda Wati
susah di tebak
Wirda Wati
siapA ya..
Wirda Wati
calon Elma kayaknya danil
Wirda Wati
mampir thort
Saya Sayekti
nah gt,tobat...ada takdir baik menunggu.kita tinggal liat aksi si jalang yg LG oprasi plastik
Fatimah Bajari
habiiis thor
Fatimah Bajari
wah naniiii pelakor ulat ularrrrr
Mbak Nung
lanjut
Evvy Sofia
aamiin yra🤲
Neng Khoyah
ok ...cerita bagus thour
Dian Piet
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!