Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16
Lu Xie bangun dari tempat tidur Dimas, ia duduk dan menurunkan sebelah lengan bajunya berniat untuk menggoda Dimas.
"Suamiku! Aku mau,,," ucapan Lu Xie terhenti melihat tubuh Dimas yang terekspos begitu saja di depannya.
"Suamiku ini, sudah beranak tiga tapi masih saja segagah ini" batin Lu Xie dengan raut wajah menggoda.
Dimas yang tidak suka dengan keberadaan Lu Xie di kamarnya pun marah.
"Siapa yang mengizinkanmu masuk ke kamar ku?" tanya Dimas dengan nada tinggi.
"Suamiku! sekarang kita suami istri, apa aku salah kalau aku tidur di kamar suamiku sendiri?" goda Lu Xie hendak menyentuh tubuh Dimas.
"Aduh,,," pekik Lu Xie karena Dimas mendorongnya.
"Kalau bukan karena malam itu kamu menjebak ku dan kalau bukan karena Zhuzhu putriku, kamu tidak akan pernah ada di keluarga ini" jelas Dimas penuh amarah.
"Kalau kamu tidak mau diseret keluar! Keluar sekarang juga?" Dimas menunjuk ke arah pintu kamarnya.
"Suamiku! Kamu menyerahkan Departemen Riset dan Pengembangan Medis kepada Yang Yang, kamu juga harus menyerahkan satu perusahaanmu untuk Zhuzhu karena dia juga putri mu. Aku tidak mau keluar sebelum kamu menyerahkan satu perusahaanmu kepada Zhuzhu" ucap Lu Xie keras kepala.
"Kamu ini rakus banget jadi orang! kamu memintaku menyerahkan satu perusahaan Pratama untuk Zhuzhu, sementara kamu lihat sendiri perbedaan Zhuzhu dan Yang Yang, mereka itu jauh sangat berbeda. Yang Yang bisa merakit mikroskop dalam waktu 30 menit, sementara Zhuzhu apa dia bisa?" jelas Dimas.
"Keluar sekarang!" usir Dimas.
Lu Xie pun keluar dengan wajah yang sangat kesal. Lagi-lagi rencananya gagal. Bahkan untuk mendekati Dimas pun dia selalu gagal.
"Pelayan! Ganti selimut dan tempat tidur ini" teriak Dimas dari dalam kamar.
"Ibu! Apa Ayah menindas ibu lagi?" tanya Zhuzhu.
"Ibu memang tidak bisa diandalkan" jelasnya lagi.
"Zhuzhu tenang saja, ibu masih punya rencana lain" ucap Lu Xie pada putrinya.
Keesokan harinya, Yang Yang sedang duduk di loteng sambil membuat beberapa ramuan dan pill awet muda yang sangat laris itu.
Tiba-tiba saja Zhuzhu datang bersama dengan seorang anak laki-laki umur 5 tahun.
"Yang Yang, ini Yan Miao putra bibi Xiao" ucap Zhuzhu dan mendekat ke arah Yang Yang bersama anak laki-laki itu.
"Ini kan anak laki-laki waktu itu" batin Yang Yang.
"Oh iya" ucap Yang Yang singkat.
"Dia itu anak bodoh, otaknya bermasalah. Dia autis tidak tahu bicara" ucap Zhuzhu.
"Anak ini bodoh? Tapi kemarin jelas-jelas aku melihat dia bermain rubik, dia sangat pintar" batin Yang Yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh saudari tirinya itu.
Yan Miao mendekati Yang Yang, ia hendak menyentuh ramuan-ramuan yang dibuat Yang Yang.
"Adik! Kamu mau ini? ini ambil saja" Yang Yang menyerahkan satu butir pill awet muda ke anak laki-laki itu.
"Yang Yang, kamu memberikan pill awet mudah itu kepada Yan Miao begitu saja. Kemarin aku yang minta tapi kamu pelit sekali" ucap Zhuzhu.
"Ini kan Pill punya aku, jadi aku bebas mau berikan kepada siapa saja" balas Yang Yang.
Zhuzhu yang tidak menerima perkataan Yang Yang pun tiba-tiba saja mendorong Yan Miao dengan sengaja.
"Kakak, kalau kamu tidak suka Yan Miao mengganggu mu, kamu tidak boleh menindasnya" ucap Zhuzhu menuduh Yang Yang.
"Zhuzhu, apa Maksudmu?" ucap Yang Yang.
"Kamu mendorong Yan Miao. Bibi, Yang Yang mendorong Yan Miao" Teriak Zhuzhu.
Xiao kakak perempuan Dimas segera datang dan membantu putranya berdiri.
"Ayo Miao Miao" ucap Xiao pada putranya.
"Anak bodoh ini tidak tahu bicara. Bibi tidak akan tahu kalau aku yang mendorongnya. Yang Yang hari ini kamu akan tamat" Batin Zhuzhu dengan senyum liciknya itu.
"Siapa diantara kalian yang berani menindas Miao Miao" ucap Xiao dengan suara tinggi.
"Bibi, jangan salahkan kakak. Dia tidak sengaja mendorong Yan Miao" ucap Zhuzhu memutar balikkan fakta.
Yang Yang hanya diam saja melihat kelakuan saudari tirinya itu.
"Oh rupanya dia! Tapi kenapa muka mu sewot begitu!" ucap Xiao kepada Zhuzhu.
"Yang Yang, aku tahu nenek mu begitu memanjakan mu. Tapi, aku tidak akan membiarkanmu menindas putraku" Xiao hendak menampar Yang Yang.
"Ayo tempat, cepat tampar dia" batin Zhuzhu tersenyum licik.
Tiba-tiba saja, anak laki-laki itu berdiri di depan Yang Yang dan menghalangi ibunya. Xiao yang melihat itu pun heran, ia menurunkan kembali tangannya yang hendak memukul Yang Yang tadi.
"Yan Miao kan anak autis, dia selalu sibuk dengan dunianya sendiri, tidak biasanya dia seperti ini" batin Xiao melihat tingkah putranya itu.
"Mioa Mioa kamu kenapa?" tanya Xiao kepada putranya itu.
"Itu tandanya putra bibi tidak mau kalau bibi memukul orang yang tidak bersalah" ucap Yang Yang.
Xiao pun berbalik ke arah Zhuzhu dengan wajah yang penuh amarah. Tiba-tiba saja ia menampar Zhuzhu.
"Dasar anak kurang ajar, berani-beraninya menindas putraku" bentak Xiao kepada Zhuzhu.
"Aaaa,, sakit!!" Zhuzhu terjatuh akibat tamparan keras dari Xiao.
"Kalau ibunya tidak benar, pasti anaknya tidak benar juga. Simpan saja rencana buruk mu itu untuk diri kalian berdua, jangan pernah menindas putraku" ucap Xiao dengan suara keras.
"Kalian berdua, aku akan bilang pada ibuku" Zhuzhu berlari keluar sambil memegangi pipinya yang sudah merah akibat tamparan dari Xiao.
"Mengaduh sana, tidak ada yang akan membelamu disini" teriak Xiao.
" Yang Yang, maafin bibi. Gara-gara anak kurang ajar itu, bibi hampir saja memukul mu" ucap Xiao kepada Yang Yang.
"Tidak apa-apa bibi, Zhuzhu orangnya memang seperti itu. Tapi tadi bibi keren sekali" ucap Yang Yang memuji sambil mengangkat kedua jempolnya.
"Bibi ada hadiah untukmu. Ini Villa dan apartemen untukmu, letaknya ada di kota Jing" ucap Xiao mengeluarkan dua sertifikat kepada Yang Yang.
"Wah, aku sangat suka sama bibi ini. Sekali bertemu, langsung kasih dua tempat tinggal mewah" Yang Yang tersenyum bahagia.
"Bibi! Yang Yang juga punya hadiah untuk bibi" ucap Yang Yang.
"Memangnya kamu mau kasi bibi apa? Kamu mau kasi bibi ramuan-ramuan yang sangat banyak di jual di kota ini?" ucap Xiao hendak melangkah dan melihat ramuan-ramuan yang sedang diracik Yang Yang.
"Bukan bibi!" ucap Yang Yang.
"Lalu apa?" tanya Xiao penasaran.
"Aku bisa menyembuhkan anak bibi" ucap Yang Yang.
"Apa?" Xiao kaget mendengar apa yang diucapkan Yang Yang barusan.
Tiba-tiba saja terdengar suara teriakan dari arah ruang tamu.
"Yang Yang, Yan Miao!!! Turun sekarang juga" Teriak Lu Xie.
Di ruang tamu Zhuzhu sedang memeluk Neneknya dan mengaduh apa yang sudah dilakukan Xiao dan Yang Yang padanya.
"Nenek, pipi Zhuzhu sakit sekali. Bibi menamparku dengan sangat keras, Yang Yang juga menindas ku" ucap Zhuzhu yang masih berpura-pura menangis di pelukan Neneknya.
lanjut up lagi thor