Agita adalah gadis sederhana yang mandiri, dia bekerja disebuah restoran sebagai waiter. karna dia adalah tulang punggung keluarganya, setiap harinya dia lalui dengan penuh keceriaan dan senyuman.
Angga Hendrawan adalah putra tunggal dari tuan Aji Hendrawan dan Ny.Amelia Amran.
Nyonya Amelia ingin putranya agar segera menikah karna ia ingin memiliki cucu mengingat umurnya dan suaminya tidaklah mudah lagi.
Apakah Angga akan memenuhi kemauan maminya ??
terus ikuti novelku ini
Dan jangan lupa Vote, like, coment dan rate ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Agita telah tiba di tempat kerjanya ia siap dengan aktivitasnya sebagai waiter (pelayan) seperti sebelumnya, berbeda dengan suaminya yang masih betah di tempat tidur bahkan ia tak menyadari jika istrinya tidak berada di sampingnya.
dengan pancaran sinar matahari yang masuk di selah-selah gorden di kamarnya Angga terpaksa membuka matanya ia mengucek-ngucek matanya agar penglihatannya jelas. namun ia masih tetap belum bergerak dari tempat tidurnya 15 menit kemudian ia mengambil hp miliknya di atas nakas melihat jam yang ternyata udah pukul 07:00.
Angga beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, selesai mandi ia bersiap-siap memakai pakaian kantornya hari ini tiba-tiba aktivitasnya terhenti, iya meluaskan pandangannya mencari sosok istrinya karna hanya Agita yang menyiapkan semua keperluan miliknya tapi hari ini ia sendiri yang menyiapkannya sendiri dan itu baru ia sadari setelah memakai pakaian kantornya kalau saat ini istrinya tidak berada di kamar.
"Kemana dia pergi, apakah dia belum kembali juga dari semalam?" ocehan Angga dengan nada keselnya
kali ini Angga benar-benar marah karna istrinya tidak pulang ke rumah, ia marah-marah bukan karna khawatir tapi ia tidak ingin di mata orang lain imej atau nama baiknya akan hancur sebagai seorang pengusaha, ia tidak ingin penilaian orang-orang tentang dirinya jadi gak bagus, contoh menelantarkan istri, gak perhatian ke istri dan blaaa blaaa.. ia tidak mau semua itu terjadi.
setelah selesai semua di anggap penampilannya sempurna ia keluar menuju ruang makan namun ia tak berselerah untuk sarapan karna mengingat sikap istrinya yang tak menghargainya sebagai suami. ia pergi begitu saja tanpa mengucapkan satu kata kepada pelayannya.
*****
Alex masuk kedalam ruangan bossnya tak lain adalah sahabatnya sendiri yaitu Angga Hendrawan . untuk memberitahukan kalau pagi ini jam 9 ada meeting tetapi Angga tak menanggapi apa yang di katakan oleh sekretarisnya sekaligus sahabatnya itu ia masih dengan lamunannya entah melamun tentang apa gak ada yang tau.
Alex yang tak mendapatkan respon dari bossnya itu merasa bingung dengan sikap bossnya yang masih pagi sudah melamun, tidak seperti sikap bossnya sebelumnya. Alex terus memanggil Angga sampai bossnya itu menghentikan lamunannya dan menengok pada arah suara yang memanggilnya, Angga mengerutkan keningnya melihat sikap sekretarisnya sekaligus sahabatnya itu berteriak-teriak memanggil namanya.
"Ada apa Lex ? kenapa kau memanggilku sambil teriak kau kira aku tuli" ucap Angga dengan suara yang kesel
"koq malah bertanya ada apa sama aku, aku kan udah bilang kalau hari ini ada meeting pukul 09:00 seharusnya aku yang nanya sama kau, boss Angga Hendrawan. kenapa kau tidak tidak merespon apa yang aku katakan tadi, dan kenapa kau melamun di pagi hari hayoo ada apa ?" ucap Alex sambil menunjuk bossnya itu dan senyum-senyum.
"Maksud kau apa Lex, kau jangan berfikiran yang gak-gak Lex"
"Aku gak berfikiran yang gak-gak Angga. cuma aku aja heran kau kan gak biasanya melamun apalagi di pagi hari, dan kebiasaan kau mulai aneh semenjak nikah Angga". ucap Alex dengan menjahili bossnya itu sekaligus sahabatnya.
##Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗
ulet keket nemel bukan dibuang mlah dibiarkan
klasik x alasanmu angga
apakah ini seperti itu
dan sang penolong selalu gak terbalaskn cintanya alias kenak tinggal