"Abang suka Ngga sama poni Cantika,,?"
"Suka,, Cantika jadi lebih cantik"
"Abang Fatir juga ganteng,nanti kalau kita sudah besar mau ngga Abang jadi pacar Cantika"
"Kita kan masih kecil Cantika,kenapa ngomongnya pacar pacar sih"
"Kan Cantika bilangnya kalau sudah besar,Abang mau ngga,,?"
"Kalau Sudah besar Abang Mau,,"
"Abang janji,,"Sambil Cantika mengarahkan jari kelingking.
"Janji,,"Fatir mengaitkan jarinya ke jari Kelingking Cantika.
Janji yang sudah di ucap oleh Cantika Dan Fatir,tapi itu hanya janji anak kecil yang ada di pikiran seorang Pria tampan dan sukses Bernama Muhamad Fatir Pamuji,tapi tidak dengan gadis cantik bernama Cantika Ajeng Rengganis.
Bagi Cantika janji itu tetap dia ingat dan harus di tepati,akankah janji itu bisa membuat mereka bersatu,,karena Fatir sudah mempunyai kekasih dan akan menikah,kita ikuti aja cerita mereka yuk,,,semoga suka...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wataknya Jelek
"Mas apa maksud dari seratus mu itu,,,!?suara Anita cukup kencang,sampai Fatir menjauhkan hp nya dari telinganya.
"Ngga ada maksud apa apa,,memang Cantika yang selalu menemaniku,menjagaku dan merawat ku,ngga ada yang salah dengan foto dan kata katanya,"
"Tapi bagi Aku itu salah Mas,kamu seakan akan menyindirku karena Aku ngga menjenguk dan merawat mu,,"Anita sampai menyebut dirinya Aku ,biasanya menyebutnya dengan nama sendiri dan sangat lembut.tutur katanya, Anita terlihat sangat marah sekarang.
"Tapi itu kenyataan kan,kalau kamu masih peduli dengan ku dan masih ada cinta untukmu kamu bisa datang ke sini walau sebentar,Aku ada di Kanada dan tidak jauh dari tempatmu sekarang,tapi sepertinya kamu ngga ada niatan untuk menjenguk ku,kamu egois Anita,,"telfon lalu di matikan,Fatir tidak mau lagi berdebat.
Anita yang merasa belum selesai bicara lalu menelfon lagi,Fatir melihat hpnya berbunyi lagi dari Anita,akan melempar hpnya ke lantai,tapi Cantika melarangnya.
"Bang,,jangan,,kalau Abang ngga mau angkat,di matikan daya saja hpnya,"hpnya langsung di ambil Cantika dari tangan Fatir, Cantika yang mematikannya.
Fatir ternyata adatnya sangat jelek kalau sedang marah,"Bang,,jangan emosi,ngga baik kalau emosi gitu,,kita balik ke kamar aja yah,,"Cantika mendorong kursi rodanya menuju ruang rawat Fatir.
Sampai di ruang rawat Cantika membantu Fatir bangun,dan memapahnya.
Cantika sebenarnya merasa berat karena Fatir tinggi besar,,untungnya hanya sebentar mapah nya.
Setelah Fatir sudah tiduran,Cantika mengambilkan minum,dan menyuruh Fatir minum agar lebih tenang.
Selesai minum Cantika menyuruh Fatir untuk tidur,Fatir pun tidak lama tidur karena memang merasa lemas dan capek sehabis terapi.
Saat Cantika Duduk di sofa,Mamah Vivi masuk ke dalam,lalu Mamah Vivi mengobrol dengan Cantika.
"Sayang,,Tante mau bicara,,"
"Iya Tante,,silakan,"
"Tante ada urusan di Indonesia,dan Tante akan balik,, Tante mau minta tolong nanti saat Fatir di rumah kamu,tolong temani yah,,maaf Tante jadi merepotkan keluarga kamu,"
"Oh iya Tante,,nanti Cantika pasti akan temani Abang,"
"Iya,,makasih yah Sayang,,kamu benar benar anak baik,nanti akan ada perawat untuk Fatir,dia akan datang saat pagi dan sore hari,dan hanya satu jam saja setiap datang,perawat akan membantu Fatir bersih bersih dan lainya,agar tidak merepotkan mamah dan papah kamu,"
"Iya Tante,,Tante akan balik ke Indonesia kapan,,?"
"Nanti malam,,dan nanti sore kita akan bawa Fatir ke rumah kamu,,"Cantika mengangguk.
Mamah Vivi merapikan barang yang mau di bawa,Cantika merapikan barang punya Fatir,semuanya sudah rapih tinggal nunggu sore.
Jam 3 an,,Papah Frengki datang ke ruang rawat Fatir,dan bilang kalau semuanya sudah di urus dan tinggal pulang ke rumahnya.
Mamah Vivi sudah memberi uang pada papah Frengki untuk administrasi nya.
Papah membantu Fatir ke kursi roda,setelah Fatir duduk di kursi roda,mamah Vivi dan Papah Frengki membawa barang ke mobil, Cantika yang mendorong Fatir.
Setelah masuk mobil Papah Frengki membawa mobilnya menuju rumahnya.
Mamah Jihan sudah merapikan kamar untuk Fatir ,dan Mamah Jihan sudah menunggu kedatangan nya.
Mobil Papah Frengki sudah sampai,Mamah Jihan keluar dari dalam rumah dan membantu membawakan barang.
Papah Frengki membantu memapah Fatir,Fatir jalan dengan sangat pelan karena menahan sakit.
Akhirnya Fatir sudah ada di kamar dan langsung tiduran di kasur.
Cantika dan Papah juga mamah keluar dari kamar Fatir,Fatir hanya tinggal bersama Mamah Vivi saja.
"Sayang,,maafin mamih yah,,mamih harus ninggalin Kaka,tapi Mamih percaya kok di sini Kaka pasti akan nyaman,dan Mamih akan secepatnya balik ke sini,,"
"Iya Mih,,ngga papa,mamih nanti hati dan kabarin Kaka kalau sudah sampai,"
"Iya sayang,,Mamih pasti akan kabarin,,"
Cantika di kamarnya rebahan di kasur,Cantika mengambil bunga di kantongnya,bunga itu yang tadi di selipkan di rambutnya oleh Fatir,Cantika tidak membuangnya tapi menaro nya di kantong.
Cantika juga melihat sw Fatir,"Ya Tuhan,,gimana Aku bisa melupakannya,Tuhan Apa Aku boleh egois,Aku ingin memilikinya,,"
Mata Cantika terus saja melihat ke foto di mana dirinya dan Fatir tadi Selfi,dan Cantika juga mengambil foto itu untuk menyimpannya di galeri,karena ini foto pertamanya foto bersama Fatir.
Malam hari sekitar jam 7 malam,papah dan mamah mengantar Mamah Vivi ke bandara,Di rumah hanya ada Cantika dan Fatir,Cantika sedang menemani Fatir makan malam di kamarnya.
Cantika dengan tlatenya memisahkan duri ikan dengan dagingnya,setelah daging ikan tidak ada duri ,Cantika memberikanya ke piring Fatir.
"Ka,,Aku juga bisa buang durinya,kamu ngga usah begitu,jadi merepotkan nanti,"
"Ngga merepotkan kok,Saya senang,,kan biar Abang ngga kena duri,,"
"Maksih yah,,kamu begitu perhatian padaku,,"
"Iya Bang,,kita kan teman jadi harus saling bantu,,"
Setelah selesai makan, Cantika mengambilkan obat untuk Fatir minum,selesai minum Cantika menyuruh Fatir untuk tidur karena sudah malam.
"Kamu juga tidur yah,pasti hari ini kamu juga lelah,besok mulai mengajar lagi kan,,"Cantika jawab Iya.
Cantika keluar dari kamar Fatir,baru satu langkah Fatir menarik tangan Cantika, Cantika menengok ke belakang.
"Makasih,,,"kata Fatir sambil tersenyum.
"Iya Bang,,"Cantika sambil tersenyum juga.
Cantika keluar dari kamar Fatir langsung ke kamarnya,Cantika langsung tidur karena sudah mengantuk,papah dan Mamahnya belum pulang,tapi mereka bawa kunci rumah sendiri.
Pagi harinya Cantika bersiap mau berangkat mengajar,Cantika sama papah sudah duduk di kursi meja makan,perawat untuk Fatir sudah datang,dan di kamar Fatir sedang di bantu bersih bersih.
Fatir sudah selesai bersih bersih ,lalu ikut gabung sarapan bersama.
Fatir baru melihat Cantika sudah siap untuk pergi mengajar,Cantika terlihat sangat cantik,pakai rok selutut,kemeja warna hitam rambut di gerai dan wajahnya pakai make up.
Cantika membantu menyiapkan sarapan untuk Fatir,"Bang,,mau pakai telor ngga,,?"
"Ngga usah,pakai sosis aja cukup,"
Setelah itu Cantika memberikanya pada Fatir,"Makasih,,"Cantika jawab iya.
Mereka makan bersama,sedang Perawat sudah pamit pulang.
Papah Berangkat duluan karena ada telfon,Papah pamit duluan ,dan mamah mengantarnya ke depan.
"Ka,,kamu pergi mengajar naik apa,?"
"Saya jalan kaki Bang,,orang dekat ,hanya 7 menitan,,"
"Oh gitu,,kamu sangat cantik pakai baju begitu,tapi Aku ngga suka kamu pakai rok pendek gitu,kaki kamu jadi terlihat orang,"
"Tapi di sini memang sudah setelahnya Bang pakai rok,,"
"Oh gitu,,"
Selesai sarapan Cantika pamit ke mamah dan Fatir,Cantika pergi ke tempatnya mengajar.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...