NovelToon NovelToon
TITISAN MEDUSA

TITISAN MEDUSA

Status: sedang berlangsung
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Horor
Popularitas:100.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zur Rani

Gadis bernama Bulan yang bekerja sebagai pemandu wisata di sebuah pulau terpencil mendadak berubah setelah diperkosa secara brutal di dalam sebuah gua oleh para turis yang ia pandu. Bulan hampir meregang nyawa sebelum setetes air dari dinding gua bagian atas jatuh dalam mulutnya. Setetes air yang dikira Bulan itu ternyata adalah darah terakhir milik Medusa yang jatuh ke Bumi.

Perubahan apa yang terjadi pada Bulan setelah meminum tetesan darah milik Medusa?

Apa yang akan Bulan lakukan pada para pemerkosanya?

Adakah orang yang mampu melawan kekuatan Medusa di tubuh Bulan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zur Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Italia...

Keinginan Nyonya Laras akhirnya batal terwujudkan karena memikirkan dampak buruk untuk si kembar apalagi Medusa telah hilang. Nyonya Laras tidak mau wanita monster itu mengincar putra-putrinya. Ada hal lain yang tidak bisa Mario elak yaitu ketakutan Nyonya Laras membuatnya harus rela berpisah dengan si kembar.

Ya, enam bulan setelah pertemuan di kantor kemarin. Nyonya Laras memutuskan membawa si kembar jauh dari Mario untuk menghindari Medusa. Alasan logis yang Nyonya Laras sampaikan membuat Mario tidak berkutik. Tidak mungkin dia mengatakan jika wanita yang ditakuti oleh ibunya adalah ibu dari anak-anaknya.

Tuan Riko akan tinggal di Italia bersama Nyonya Laras dan si kembar. Eno dan Ela juga akan ikut karena Nyonya Laras butuh mereka untuk mengawasi kelimanya. Diki dan Dessy menjadi kesal karena ibunya secara tidak langsung telah menutup kesempatan mereka untuk mendekati paman dan bibi dari si kembar. Jangan tanya bagaimana kesalnya Mario akan hidup jauh dari anak-anaknya.

“Setelah monster itu mati, anak-anak akan kembali padamu.”

Selama enam bulan, anak-anak terus dipacu dalam hal pelajaran dan untungnya mereka adalah keturunan Gorgon bercampur manusia hingga dengan cepat menguasai apa pun yang diajarkan oleh para guru yang dihadirkan secara privat oleh Nyonya Laras.

Kehidupan Mario cs kembali seperti dahulu tapi tidak dengan wanita. Setelah Medusa menghilang, mereka kembali menjauhkan diri dari wanita. Di tempat yang berbeda, Don sedang menatap sebuah foto wanita yang beberapa hari ini mengganggu pikirannya.

“Aca, dia sangat menggemaskan!”

Ya, gadis yang membuat Don sulit tidur bahkan berfantasi liar setiap malam adalah Acasha, putri dari Mario. Berbeda dengan Don, Alex justru menginginkan Ela, bibi dari anak-anak Mario. Kecantikan yang dimiliki Ela sangat berbeda dengan kebanyakan wanita. Ada sesuatu di diri wanita itu seolah seperti magnet yang menarik Alex untuk mendekat.

“Monster itu tidak mungkin mempengaruhi Ela.” Gumam Alex.

Hari yang ditunggu tiba, Mario melakukan acara perpisahan untuk melepas anak-anaknya secara kecil-kecilan di rumah. Mereka yang awalnya tidak mau berpisah dengan Mario tapi karena bujukan sang nenek akhirnya setuju apalagi paman dan bibi mereka juga menyarankan untuk mereka pindah supaya mereka dapat belajar dan melihat dunia yang lebih luas.

Ela dan Eno yakin jika Seuze akan mengincar Mario dan memperhatikan orang-orang di sisi pria beranak lima tersebut. Oleh sebab itu, Eno dan Ela mendukung keputusan Nyonya Laras.

“Ayah akan merindukan kalian setiap saat.” Ucap Mario memeluk putra-putrinya.

“Kami sudah mempelajari cara menggunakan ponsel. Setelah tiba di sana, kami akan menelepon Ayah.” Ucap Althea.

Malam itu, Mario memutuskan tidur bersama anak-anaknya walaupun tidak lazim karena mereka telah beranjak dewasa tapi Mario tidak peduli.

Keesokan harinya, Mario mengantar mereka sampai ke bandara. Di sana, pria itu tak lepas memeluk anak-anaknya membuat Nyonya Laras menatap sinis pada putranya. Pasalnya, dia sendiri tidak seperti itu pada Mario dan adik-adiknya tapi putranya sangat berbeda.

“Kalian bisa bicara kapan saja tapi ingat jangan mengganggu sekolah mereka dan pekerjaanmu.” Ucap Tuan Riko yang ikut heran melihat kedekatan putra dengan cucu-cucunya.

“Eno, Ela, aku titip mereka!” paman dan bibi si kembar hanya mengangguk lalu mereka pun pergi meninggalkan Mario.

“Mari, Bos. Kita ada jadwal kembali dengan Tuan Baric.” Tegur Regar sang asisten. Mario menghela nafas sesaat. Kini dia tinggal sendiri tanpa anak-anaknya. Entah apa yang akan dilakukan Poseidon padanya. Jelas-jelas, si dewa laut kurang ajar itu ingin menyingkirkannya dan merebut Medusa kembali.

“Ayo!” ajak Mario meninggalkan bandara.

Ting…

“Kapan kita bertemu? Aku merindukan para keponakanku.” Tulis Don di grup perpesanan mereka.

“Aku sibuk!” balas Roy.

“Sama!” Tulis Alex.

“Aku mau ke Yunani lagi untuk mencari pemuda itu. Ada yang mau ikut?” Pesan William membuat Mario memijit pelipisnya.

“Aku rindu bercinta!” Tulis Tora membuat teman-temannya yang lain mengumpat. Tapi tidak dengan Mario.

Sebelum pergi, Eno sudah menceritakan tentang putra Perseuz yang bernama Seuze. Pemuda yang ia temui saat membabaskan Medusa adalah keturunan Dewa yang akan mengambil jiwa Medusa dan keturunannya. Alasan itu juga yang membuat Mario harus melepaskan anak-anaknya bersama sang ibu ke Italia.

“Apa kau tidak bisa mendiskusikannya terlebih dulu pada kami, Will? Aku  juga ingin ikut tapi masalahnya aku sedang sibuk. Bisakah kau menjadwal ulang kepergianmu ke Yunani?” balas Alex.

“Iya, Will. Aku juga mau ikut. Ini untuk kebutuhan kita bersama. Apa kamu tidak ingat bagaimana kita bercinta gila-gilaan saat monster itu tertangkap?” Balasan Tora membuat mereka kembali mengumpat.

Mobil berhenti di sebuah restoran yang sudah dipesan oleh Regar seelumnya untuk menjamu Tuan Beric. Saat mereka masuk, Tuan Beric sudah lebih dulu berada di sana bersama seorang pria. Regar mengernyit heran menatap bosnya tapi tidak dengan Mario. Pria itu tersenyum lebar lalu berjabat tangan dengan klien barunya yang asli.

Mereka membicarakan bisnis dengan santai hingga akhirnya melakukan kesepatan dan saling membubuhkan tanda tangan. “Bos, sepertinya ada yang beda pada pertemuan kali ini.” Ucap Regar yang sedang menyetir.

“Perhatikan jalan dan jangan memikirkan yang tidak penting.” Mario sedang berbalas pesan dengan anak-anaknya. Dia membuat grup lalu memasukkan anak-anaknya serta paman dan bibi mereka di dalam sana.

“Kenapa wanita seksi itu tidak datang ya?” pertanyaan Regar membuat Mario menatap asistennya sekilas.

"Kamu ingin bekerja atau melihat wanita jadi-jadian?” mata Regar terbelalak.

“Maksudnya jadi-jadian apa, Bos?”

“Lupakan dan jangan mengajakku bicara hal yang tidak penting.”

“Bos, para petani tambak menghubungiku. Mereka mengundang kita untuk merayakan hasil panen tambak yang melimpah.”

“Kapan?”

“Besok!”

“Baiklah, kita pergi hari ini saja. Tidak ada meeting lagi kan?”

Regar  terkejut, tidak biasanya Mario memutuskan pergi ke acara-acara receh seperti ini. Dulu, Mario bukan orang yang mudah meninggalkan pekerjaan.

“Bos, setelah kembali dan membawa anak-anak. Bos jadi banyak berubah.”

“Aku merasa duniaku sudah lengkap. Memiliki mereka sudah melebih dari cukup. Sebenarnya aku ingin hidup di tempat anak-anakku lahir tapi karena ibu mereka pergi jadi aku harus mengurus anak-anak dan memberi mereka makan dan pakaian yang layak. Jika bukan karena mereka, aku tidak akan kembali ke sini.” Regar mengangguk paham.

Bosnya memang banyak berubah setelah kembali dan ternyata yang jadi pemicu adalah anak-anaknya. Setelah menyiapkan beberapa barang, Mario dan Regar pergi menuju pesisir pantai untuk menemui para petani tambak.

Menjelang sore, Mario dan Regar disambut hangat oleh warga kampung serta keluarga besar petani tambak. Dapat Mario lihat jika hasil tambak yang dia beli untuk para petani telah membuahkan hasil. Rumah para petani yang tadinya kecil dan sempit kini berubah besar dan mewah seperti milik juragan tambak sebelumnya.

Malam harinya saat semua warga tengah terlelap, Mario justru pergi menuju semak-semak tanaman bakau. Ia menepuk air laut sebanyak tiga kali lalu muncullah naga laut di depannya.

“Bawa aku ke tempat Medusa!”

 

***

1
Anonim
Upnya luaama banget setahun lebih ampe udah lupa ceritanya
Lilik Farihah
semakin penasaran
Lilik Farihah
menarik
Ulun Jhava
upx mana thor
Ulun Jhava
mario gawat bs berakhir ditangan putrix
Ulun Jhava
di alam ghaib waktu berjalan lbh cepat 1 hari dialam ghaib bs berbulan2 dialam nyata
Rebecca Jaimin
get well soon
Rebecca Jaimin
Luar biasa
Ita Xiaomi
Ngeri. Krn nafsu syahwat merusak segalanya.
Ita Xiaomi
Lupa dia tuh. Dia kira lg di dimensinya.
Ita Xiaomi
Jd ingat waktu msh bocil emakku sering bacakan aku dongeng dewa Neptunus.
Ita Xiaomi
Maklumlah baru keluar dr dimensi lain 😁
Ita Xiaomi
Keren ceritanya. Berasa ada dimana- mana, beda negara beda alam sampai beda legenda. Semangat berkarya kk. Berkah&Sukses selalu.
Haru Arima
satu kata , mampuss! seneng gw liatnya kalo disiksa gini/Casual/
Haru Arima
kak, apa tuh dibintangin? penasaran gw🤨
Ersa
laahh si alam lain Mario dah pya anak
Ersa
ngeri ngeri sedep baca novel ini
Yeni Ahmad
wahhh sekian lama baru up lgi Thor..

aku menunggu titisan Medusa menikah dan berbahagia dengan pasangan ny juga aku ingin melihat Briana dan Jacob bersatu bahagia..
~•Aikuro saki©^®
uwaaahh akhirnya up juga..sehat sehat ya thor
~•Aikuro saki©^®: hehe😆
total 2 replies
Aida Fitriah
assalamuallaikum kak zur, alhamdulillah sudah sehat ya😊😊😊
Zur Rani (IG : @zuranirain): walaikumsalam, kak....alhamdulillah setelah 2 bulan gak ngetik. tangannya ada perubahan, kak. makasih ya masih setia nunggu...🙃
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!