NovelToon NovelToon
NAFKAH SISA

NAFKAH SISA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami
Popularitas:265.5k
Nilai: 5
Nama Author: ADE DARMIN KALIS MULA( Mak Dean& Ukasyah)

Di awal perkawinan Via merasa sangat bahagia. Setelah mengetahui Via Hamil, Suami dan Ibu Mertuanya semakin menyayangi Via. Siapa sangka setelah Putra Mereka lahir di situlah awal munculnya permasalahan dalam Rumah Tangga Via.

Apalagi setelah Via tahu jika Suaminya berselingkuh dan selama Sebelas Tahun Suaminya berbohong tentang Gajinya. Nafkah yang di berikah pada Via adalah uang sisa dari Selingkuhan Suaminya. Tak hanya itu Nafkah sisa itu harus di bagi lagi kepada Ibu Mertuanya.

Via sudah tak tahan dan memilih untuk pergi dari rumah Ibu Mertuanya. Dengan membawa Ketiga Putranya yang masih kecil pada saat larut malam. Suaminya mencari Via kemana-kemana tapi Via tak di temukan.

Apakah setelah Mereka bertemu Via akan memaafkan Suaminya yang telah menduakannya?

Yuk! Baca cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ADE DARMIN KALIS MULA( Mak Dean& Ukasyah), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menuju Kampung Via

Sepulang dari rumah Ibu Ku dapati Yuri memeriksa belanjaannya. Beberapa Paper Bag tergeletak di atas Ranjang Kami. Aku memperhatikan Yuri mencoba Pakaian yang baru di belinya.

" Mas sudah pulang, ini bagus nggak Mas di badan Yuri" Tanyanya langsung memperlihatkan Baju yang di pakainya Sambil memutar-mutarkan badan. Yuri terlihat begitu senang.

" Bagus" Jawabku singkat dan langsung merebahkan Tubuhku di atas kasur.

" Kok, Mas nggak muji Yuri sih!" Ucapnya mendengus kesal.

" Mas cape Sayang, Mas mau istirahat" Ucapku benar- benar lelah dan mengantuk.

" Mas sekarang berubah, lebih memperhatikan Adik Ipar Mas Si Via dari pada Yuri Istri Mas." Ucap Yuri cemburu.

" Jangan curiga begitu Sayang, Mas hanya kasihan pada Via dan Ketiga Anaknya yang masih kecil. Gara- gara Surya Anak Orang jadi menderita." Jelasku.

" Kenapa harus Mas yang bersusah payah mencarinya. Kenapa Surya tidak berusaha mencari Istri dan Anaknya. Menyusahkan Orang lain saja. Si Via lagi main kabur aja, jadi Istri kok nggak tau diri!" Ucap Yuri menggerutu.

Rasa kantuk yang sedari tadi ingin terlelap tiba- tiba hilang begitu saja setelah mendengar ocehan Yuri. Jujur bukan Aku berpihak atau ingin membela Via di depan Istriku. Ucapan Yuri seolah tak menunjukkan rasa Iba dan khawatirnya sedikit pun. Padahal Yuri dan Via sama-sama Seorang Wanita.

" Sayang, jaga lisanmu. Apa yang di rasakan Via saat ini belum tentu Kamu sanggup menjalaninya." Ucapku lembut.

" Mas selalu saja membela Adik Ipar Mas. Jangan-jangan Mas menyukainya." Ucap Via menuduhku.

" Jangan sampai cemburumu menghilangkan akal sehatmu Sayang. Kamu menuduhku tanpa bukti dan Kamu sangat mengenalku dengan baik. Sekarang Mas tanya padamu. Andai Kamu di hianati dan tak di nafkahi tak layak padahal Suamimu mampu. Apakah Kamu sanggup dan masih bersabar dengan itu?" Tanyaku pada Yuri.

" Jelas Yuri tak terima, Yuri bukan Orang yang bodoh mau bersabar dengan kedzoliman seperti itu" Jawabnya angkuh.

" Kamu tahu, Sebelas tahun Via merasakan itu. Dan sekarang apa sikap Via masih Kau salahkan. Dan apa Kamu masih menuduh Mas jika Mas menaruh hati padanya. Mas hanya berempati dan tak lebih dari itu, Via keluarga Kita Yuri, apa Kamu tak Iba melihat Anaknya yang kecil-kecil di bawa tengah malam dengan kondisi yang dingin. Itu semua dilakukan Via karena Dia tak punya pilihan lain. Via tak punya siapa-siapa di sini selain Kita Yuri. Cobalah mengerti dengan apa yang di rasakan Via." Jelasku membuka mata hati Yuri.

" Maafkan Yuri Mas, Yuri tak tahu jika Via mengalami penderitaan seberat itu" Ucap Yuri memelukku.

" Besok pagi Mas akan ke Kampung Yuri. Apa Kamu mau ikut?" Tanyaku.

" Yuri ikut Mas" Ucap Yuri menidurkan kepalanya di bahuku.

Syukurlah Yuri mau mengerti. Setidaknya rasa cemburu Yuri terhempaskan dari hatinya. Aku tahu Wanita kodratnya memang pencumburu. Tapi jika rasa cemburu itu berlebihan jatuhnya akan menjadi fitnah dan bisa menjadi penyakit hati yang akan menghilangkan rasa cinta untuk pasangan.

______________________

Hari ini Yuri lebih awal terbangun dan sangat semangat untuk pergi ke Kampung Via. Usai menjalankan Ibadah Subuh Aku turun ke lantai bawah mendapati Yuri yang sudah memasak untukku. Aku senang Yuri kembali melakukan tugasnya sebagai Istri yaitu melayani Suaminya. Aku menghampirinya dan memeluknya dengan mesra. seulas senyum yang menawan membingkai dari Wajah Yuri yang sedang memasak Soup Ayam kesukaanku.

" Kalau begini terus, bisa-bisa Kita nggak Sarapan Mas" Ucapnya melepas tanganku yang melingkar di pinggangnya. Aku tersenyum lucu dan duduk manis menunggu masakan Yuri di hidangkan di atas meja.

Sarapan kali ini sangat nikmat sekali karena Yuri membuatkannya dengan penuh cinta kasih. Begitulah Seorang Istri jika Suami pandai membahagiakannya maka kehangatan dalam Rumah Tangga dapat di reguk dalam kenyamanan cinta dan kasih.

" Makasih Sayang, Masakanmu luar biasa" Ucapku mengecup keningnya.

Aku baru sadar, kemarahan dan kecemburuan Yuri karena kurangnya perhatian dariku. Yuri hanya butuh kehangatan Seorang Suami di dekatnya. Pekerjaan yang menyibukkanku sering membuatku kelelahan dan tak peka dengan Orang yang ada di dekatku.

" Sayang, kenapa harus pakai Baju yang tipis transparan begitu. Mas tak suka" Ucapku.

" Nanti di tutupin sama jilbab Mas, gerah" Ucapnya enteng.

" Sayang, tolong ganti dengan baju yang lain. Panasnya Api Neraka lebih keji lho, di bandingkan dengan rasa gerah di dunia." Ucapku.

Yuri pun menurut dan segera menggantikan Pakaiannya dengan Baju yang indah di lihat.

" Nah, ini baru Istri Mas. Cantik sekali" Ucapku memuji.

Yuri tersipu malu dan terlihat sangat senang. Sebenarnya menyenangkan Istri tak harus dengan Materi tapi cukup dengan pujian tulus dari hati akan mengena sampai ke lubuk hati Istri. Banyak di luar sana yang bergelimangan harta namun tak menjamin Rumah Tangga Mereka bahagia. Karena hal sepele itulah yang di telah lupakan. Menjadi Ratu di hidup Raja itu lebih membahagiakan di banding menjadi Bos di hidup Suami. Karena menjadi Bos di hidup Suami, Istri akan dimanjakan dengan Materi tanpa kasih sayang dan rasa cinta.

Kami pun berangkat menuju rumah Ibu. Sampai di sana Ibu, Surya dan Lusi Adikku sudah bersiap-siap akan ikut pergi ke Kampung Via. Beruntung Mobilku muat untuk Lima Orang hingga tak harus di dalamnya Kami saling berdesakan.

Aku pun mulai melajukan Mobil dengan kecepatan sedang. Dan berhenti di POM Bensin untuk mengisi Bahan Bakar. Tak lupa membeli Buah tangan untuk Via dan Keluarga di Kampung.

Perjalanan baru saja di mulai namun semua Penumpangku pada tidur. Andai Surya bisa menyetir mungkin Aku sudah bergantian untuk menjadi Sopir.

Piiiiiiiiiiip

Aku membunyikan Klakson dengan lama. Seorang Pria lusuh melintasi jalan tanpa melihat arah kiri dan kanan. Sepertinya Pria itu kurang waras. Karena dari penampilannya seperti Orang Gila.

" Hati- hati dong Mas" Ucap Yuri mengingatkanku.

Aku berhenti dan membuka Kaca Mobil melihat Pria itu.

" Apa Anda baik-baik saja" Ucapku menanyakan keadaan Pria Lusuh itu.

Pria itu hanya mengangkat tangan dan tersenyum. Yang artinya Pria itu baik-baik saja. Aku salah mengiranya sebagai Orang gila padahal Pria itu meresponku.

" Aduh Fatir, pake perhatian segala sama Orang Gila. Dia mati pun kagak ada Orang yang perduli" Ucap Ibu menghina.

" Bu, Wajib bagi Kita sebagai Umat muslim untuk berbuat baik kepada sesama termasuk Orang Gila. Mereka itu terkena musibah gangguan Jiwa Bu. Pikiran dan akalnya telah hilang. Mereka sangat beruntung karena tidak di bebankan baginya sebuah Dosa." Jelasku pada Ibu.

Ibu kini tampak diam tanpa berkomentar. Sementara Surya terlihat melamun entah, apa yang di fikirkannya.

" Mas, di kampungnya Ka Via ada Signal nggak?" Tanya Adikku Lusi.

" Di Kampung terpencil mana ada Signal. Yang ada hanya Kerbau dan Sapi" Sahut Ibu mulai lagi.

Aku hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan Ibu yang suka merendahkan sesuatu.

Dan Akhirnya Kami sampai juga di Pelabuhan kayangan. Kami sengaja memakai Kendaraan sendiri dan tak menggunakan kendaraan Udara. Agar Kami gampang membawa keperluan tanpa harus menenteng tas dan naik turun kendaraan nantinnya.

1
Wanita Aries
Trnyata cerita lama tp gk berlanjut pdhl bagus
Wanita Aries
Mampirrr
Cerita baguss
Sandra ratnasari
👌❤
Ichez Icha
bagus cerita nya
Upie Yuraidah
bkn'y Zafran tuh mondok ya,, knpa skrg ada,, lg liburan tw gmn...
Puji Astuti
bagus ceritanya,lanjut dooong
Nani Desmiwati
sedih
§¢🎯™𝙼𝚘𝙼 𝙰𝚖𝚈⨀⃝⃟☯
mampir semangat
§¢🎯™𝙼𝚘𝙼 𝙰𝚖𝚈⨀⃝⃟☯
semangat author cerita nya bagus 👍
Pa'tam
menarik
pipi gemoy
next ....
nindia biang kerok semuanya
pipi gemoy
🌹
Zaliah Jusoh
tahniah kepada pengarang Nye...
kisah masyarakat yang sebenarnye..
Zaliah Jusoh
x dapat d bayangkan keadaan via...
bermacam ranjau dia lalui.
Nenenk Kakuk
kapan up lagi udah lama nich
Bripah Hadrian
gda lanjutan nya kahh
Defi Danny Firmansyah
Surya....Surya....kmu PD bngt kalau Via msh cinta kmu....
Defi Danny Firmansyah
Zaki Anak bungsu bukan Anak sulung.....
Defi Danny Firmansyah
Surya bukan Fatir
Dhia Uter
ceritanya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!