NovelToon NovelToon
The Great Adventure In World Of Sword And Magic.

The Great Adventure In World Of Sword And Magic.

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Dunia Lain / Kelahiran kembali menjadi kuat / Barat
Popularitas:21.2k
Nilai: 5
Nama Author: Snowman

Judul : The Great Adventure In World of Sword and Magic (TGA) / Petualangan Hebat Di Dunia Pedang dan Sihir.

---

Bercerita seorang pria bernama Ren Maulana yang kembali ke masa lalu ketika dia masih muda.

Dia tidak tahu mengapa dia bisa kembali, tetapi satu hal yang jelas bahwa dia harus menjadi lebih kuat dari siapapun.

Dia tidak ingin tragedi itu terjadi lagi, jadi Ren mulai memperbaiki diri. Dari bertemu dengan Bangsawan, Ratu Bayangan, Beastman terkutuk dan akhirnya akan melawan Raja Iblis.

Namun, apakah hanya itu saja? Lalu apakah yang menantinya adalah akhir yang bahagia atau sebuah mimpi buruk yang menunggunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Snowman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15 - [ Flam and My Work ]

...BAB 15 - FLAM DAN PEKERJAAN SAYA...

...◇◇◇...

Crystal Flam. Dia adalah gadis muda dari pedagang keliling bernama Anto Lyta dan gadis yang kusukai.

Tapi, kenangan pahit akan kematiannya. Membuatku sulit untuk berbicara dengannya, aku tidak terbiasa. Sungguh..

"Jadi selain menggembala, apa kau berlatih pedang, Ren-kun?"

"Iya, seperti itu."

Bukannya aku tidak bisa berlatih dengan ayahku, tapi dia selalu hilang untuk bekerja (katanya) dan juga aku tidak terlalu ingin berlatih dengannya.

Menggembala ternak di keluargaku adalah pekerjaan yang biasa kakek dan Paman lakukan, tapi karena sedang ada lonjakan permintaan daging dan susu aku pun di tugaskan untuk menjaga dan menggembala ternaknya.

Aku akan melakukannya sampai hari di mana aku merantau nanti.

Tepatnya, aku berencana setelah mendapat Berkah kedewasaan di umur 16 tahun nanti.

Whoosh! Whoosh!

Aku terus mengayunkan pedang, walaupun Flam terus menatapku.

Itu mirip dengan yang biasa Lia lakukan, tapi ini berbeda karena Flam yang melakukannya dan sepertinya dia hanya melihatku memegang pedang sejak tadi.

Apa mungkin?

"Flam," Ucapku memanggilnya.

"Iya, Ren-kun?"

"Ingin mencoba menggunakan Pedang?"

Alis matanya sedikit terangkat dan dia menggelengkan kepala.

"Ah, tidak. Aku tidak ahli."

"Tidak apa, kau mungkin perlu menggunakannya."

"Iya?"

"Jadi cobalah."

Flam sedikit bingung, tapi dia mendekat dan memegang pedang besiku. Saat dia memegangnya, tangannya terlihat gemetar.

"Flam?"

"Woah, jadi ini rasanya pedang! Agak aneh!" Ucapnya menatap pedang dengan semangat.

Sepertinya dia hanya kagum dengan pedang besinya.

Swoossh!

"..."

"Haha!"

Kurasa akan berbahaya untuk anak kecil memegang pedang, tentunya aku pengecualian di sini.

"Oke, sudahi dulu," Ucapku menarik pedang darinya.

"Eh? Kenapa? Bukannya kau yang memintaku?!" Ucapnya terkejut ketika aku mengambilnya.

"Ah, aku hanya memintamu memegangnya saja, bukan bermain dengannya."

"Uu.. Baiklah." Wajahnya tampak cemberut dan dia melihat ke bawah tampak sedih

Flam agak sedih, tapi biarlah. Dia memegangnya sekali, jadi bakat pedangnya mungkin muncul.

[ Crystal Flam ]

[ Job : Merchant (1) Tailor (2) Novice Swordsman (3) ]

Baguslah, sepertinya dia bisa menjadi seorang Pendekar pedang. Kuharap dengan begini, dia bisa melawan takdirnya nanti.

"Jadi, apa yang biasa kau lakukan Ren-kun?" Ucapnya kembali duduk di atas batu besar.

Woosh!

"Maksudnya?"

Woosh!

"Selain yang kau lakukan sekarang."

Woosh!

"Oh, tentang itu.. hmm.."

Woosh!

"Bisa berhenti dulu, kalau kau mau?" Ucapnya menatapku geram.

"O-Oke.."

Jadi aku menghentikan ayunanku dan berbalik menatapnya.

Melihatnya menatapku, aku memandang ke langit dan tertawa.

"Hahaha.. aku terkadang mencoba sihir dan terkadang berlatih pedang," Ucapku masih memandang langit.

Tiba-tiba Flam melompat turun dan berteriak senang.

"Sihir! Kau bisa melakukannya, Ren-kun?!"

"Oh, Ah ... Iya, benar.."

Flam langsung mendekatiku tanpa mencoba menjauh. Wajahnya sangat dekat!

"Coba kasih lihat! Aku ingin tahu!"

"Oh, te-tentu. Tunggu sebentar.."

Jadi aku mencoba menjauh darinya, walaupun gadis itu tidak mencoba menjauh sama sekali.

'Uaaah.. aku merasa sangat grogi hanya dengan melihat wajahnya yang terlalu dekat dan aromanya yang manis. Uu.. Aku merasa bersemangat dan juga malu sekarang..'

Kemudian aku membuka telapak tanganku.

"Lalu.. Fire Birds.."

"Woah!?"

Puluhan bola api terbentuk di udara, yang kemudian berubah menjadi seekor burung dari Nyala api. Melihat burung api yang berkobar seakan hidup memang luar biasa, walaupun aku sendiri yang membuatnya sekalipun.

Mereka berputar di udara dan menerangi langit yang mendung.

"Luar biasa! Jadi ini kah sihir!"

"Begitulah, walaupun aku hanya bisa sihir api saat ini."

"Tetap, itu keren Ren-kun! Aku senang melihat nya!"

"Ah, makasih.."

Melihat gadis itu tersenyum lebar membuatku ikut senang, dia sangat cantik dan baik. Aku ingin selalu bersamanya..

"Ren-kun?"

"Ah? Iya??"

Aku sedikit panik saat wajahnya terlalu dekat sekali lagi.

"Apa kau tidak mencoba melihat dombamu pergi?"

Dia menunjuk ke beberapa domba yang sudah pergi ke jalur lain menuju hutan.

"Eh? Ah! Aku hampir lupa!"

Aku seharusnya menjaga Para domba agar tidak keluar jalur dan mengawasinya, tapi aku lengah sebentar.

Oh sial, sepertinya ada domba lain yang ikut menjauh ke dalam hutan!

"Flam, tunggu di sini. Aku akan bekerja dulu."

"Baik, aku akan menunggu," Ucapnya tersenyum lembut.

Dia melambaikan tangannya dengan senyuman ketika aku pergi dan itu membuatku menjadi lebih bersemangat.

Jadi aku bergegas menuju ke mana domba itu pergi.

"Senka, sekarang ikut bekerja dengan Papa."

"Baik, Papa!"

Jadi misi membuat Para domba tetap di tempatnya dimulai!

.........

Beberapa domba pergi ke dalam hutan dan berpencar ke selatan dan barat.

Sepertinya mereka mencoba mencari makan di dalam hutan.

Kami sampai di dalam hutan dan melihat para domba berpisah di dua arah.

Senka melompat keluar dari bayangan dan mendekatiku.

"Senka. Kau bawa kembali para domba di selatan itu ke sini. Aku akan menarik tiga domba di sana."

"Myu! Baik, Papa!"

Senka dengan sigap menghilang ke dalam bayangan hutan dan menuju ke arah para domba yang pergi ke arah selatan.

Lalu, Aku pun bergegas ke para domba yang berlari menjauh ke arah barat.

"Telekinesis," Ucapku mengangkat tangan menuju domba di depanku.

Seakan ada kekuatan yang tak terlihat menariknya, Domba di depanku melayang dan tidak mampu melawan.

"Beee!?"

"Satu sudah. Lalu.."

Tanpa mengatakan nama skillku, aku mengangkat kedua Domba lain.

'Ugh.. ini batasku sepertinya.'

Skill Telekinesis masih Level 1, juga aku belum berpengalaman dalam Skill ini. Sepertinya aku perlu menaikkannya jika ada kesempatan.

Tetapi aku harus membuat tiga domba ini tidak mencoba melarikan diri terlebih dahulu.

"Oke, lalu tarik ke sini.."

Aku menarik ketiganya ke arahku dan meletakkan di depanku.

"Jadi, kalian bertiga.. Ikut aku, aku akan menggiring kalian ke Padang rumput."

Jadi aku menggiring mereka ke domba-domba lain di padang rumput.

Lumayan melelahkan, tapi aku melihat Senka membawa 8 Domba ke tempatnya. Walaupun semuanya terlihat ketakutan.

"Apa yang kau lakukan?"

"Papa?"

Senka dengan gemas berjalan ke arahku, dia memiringkan kepala. Itu imut, tapi kenapa tidak menjawab saja.

Senka dengan lucu memegang kakiku. Oh sudahlah..

"Kerja bagus, Senka."

"Hehe~"

Aku mengusap kepalanya dengan lembut.

"Masuk ke bayanganku lagi, nanti akan kuberi biskuit untukmu."

"Yay!"

Dengan lugu, Senka menyelam ke dalam bayanganku sekali lagi.

Baiklah, semua domba sudah dengan teratur berada di padang rumput. Sepertinya aku akan bisa menjaga mereka dengan mudah sekarang.

Jadi aku pergi ke tempat di mana Flam berada.

Aku menemukannya duduk di atas batu besar yang biasa ku duduki.

"Apa sudah selesai?" Ucapnya bertanya padaku dengan penasaran.

"Iya. Begitulah."

Jadi aku duduk tidak jauh darinya.

"Um.."

"Ada apa?"

"Siapa gadis itu?"

"Hm?"

Gadis yang terlihat seumuran dengan Flam, memiliki rambut Orange kemerahan.

Dia menatapku sinis dengan mata hijaunya, keranjang makanan ada di tangannya dan dia tampak kesal.

Gadis itu, Lia melotot ke arah kami.

"..?"

Kenapa?

.........

...[ Continued ]...

1
Vincent Da Vinci
susah nak faham dengan gaya penulisan thor.
Vincent Da Vinci
kenapa cerita ni berputar putar ia? dan tiada kata flashback bila capter diulang semula.
DrawKing
( ͡° ͜ʖ ͡°)
NOTE
penggunaan kata2nya terlalu lebay, kita bacanya jadi gimanaa gitu, untuk mentrasfer cerita ke bentuk tulisan itu terlalu lebay, gua gak bilang ceritanya lebay, ceritanya bagus dia rindu keluarganya smpe nangis tanpa sadar, dia gugup segala macem itu bagus, tapi penulisannya terlalu lebayy, cara author mendeskripsikan sesuatu terlalu berlebihan, cukup dengan singkat, padat, jelas. pasti enak bacanya
Chaos×Light: Terima kasih ka untuk masukkannya! Kedepannya akan Author buat lebih enak untuk dibaca.
total 1 replies
Chaos×Light
Great Story~
DrawKing
Semangat Thor🔥
DrawKing
Lanjut thor.
Blue
knpa harus masuk kebayangan padahal orang tua nya udh tau
Blue
Mc nya terlalu bodoh untuk orng yg kembali dari masalalu
Blue
apa lagi harus ada pov orng lain sampe 1 episode
Chaos×Light: Untuk Bab Extra, saya memang memakai pov karakter lain. Karena sebagai sampingan dari cerita utama, jadi setiap bab ekstra memang sering untuk pov karakter selain MC.
total 1 replies
Blue
Jgn pake jepang thor-_ Reribet baca nya
Chaos×Light: Memang agak ribet, tapi cocok buat bangsawan. btw thanks udah mampir ka.
total 1 replies
Blue
Hadiah gajelas amat-_
Nash
Bagus ka, narasi terkait penggambaran situasi juga gampang di imajinasi kan. Kalau berkenan bisa kakanya mampir juga di karya saya. Semangat updatenya....
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Untuk mu
Chaos×Light: Terima kasih dukungannya ka!
total 1 replies
Queen Bee✨️🪐👑
ini game kah??
Chaos×Light: Iya ka, ceritanya ambil konsep game rpg.
total 1 replies
Queen Bee✨️🪐👑
jangan keras keras aku yang ngerasa sakit
🛡️Change⚔️ Name🛡️
Hadir
Chaos×Light: Terima kasih sudah mampir ka
total 1 replies
DrawKing
Lanjut.
Chaos×Light: Thanks untuk dukungannya!
total 1 replies
Cheonma
Bagus, semangat updatenya...
Chaos×Light: Terima kasih udh mampir, Ka.
total 1 replies
DrawKing
🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!