NovelToon NovelToon
HOT DADDY ( Bukan Duda, Bukan Perjaka )

HOT DADDY ( Bukan Duda, Bukan Perjaka )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Follow Ig : Mommy_Ar29


Karena sebuah kesalahpahaman, membuat Rasya memiliki seorang putri tanpa adanya sebuah ikatan pernikahan.
Cacian dan makian dari nenek putrinya, membuat Rasya memiliki dendam yang begitu dalam.

Segala upaya ia lakukan untuk melindungi putrinya agar tidak bertemu atau mengenal keluarga dari ibu kandungnya. Karena Rasya tidak ingin putrinya mendapatkan perlakuan buruk dari neneknya.

Akankah Rasya berhasil menyembunyikan status Arshyla?
Apa jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan Arshyla tentang dimana ibunya?


Bagaimanakah kisah Rasya dan Arshyla selanjutnya? siapakah wanita yang pantas mendapatkan hati Rasya juga Arshyla?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebimbangan Anna

“Anna!” panggil Michele saat baru sampai di acara pernikahan Angga.

“Kakak!” tidak ingin merasa canggung berada di dekat Rasya dan Leon, akhirnya Anna memilih untuk mendekati Aldi dan juga Michele.

“Kamu sama siapa kesini? Aku pikir kamu kemana tadi,” kata Michele sedikit bingung, memang benar sebelum dirinya datang ke pesta itu, Aldi dan Michele sempat mampir ke rumah Anna karena Michele ingin mengajak Anna untuk menemani Rasya, namun ternyata dirinya kalah cepat.

“Sejak kapan kalian berdua sedekat itu?” tanya Aldi menatap datar pada adik dan sahabat nya.

“Al, ini cewek yang aku maksud saat itu,” jawab Leon dengan santai.

“Lalu Rara?” tanya Michele kini menatap Leon dengan tatapan yang sulit di artikan.

“Chel, bisa gak kalau gak bahas itu.” Kata Leon seolah tak suka.

“Tapi—" Aldi langsung menahan tangan istrinya dan seolah mengisyaratkan agar Michele menghentikan ucapan nya dengan menggelengkan kepala nya.

“Anna, ayo kita ke sana.” Leon langsung menggandeng tangan Anna dan membawa nya pergi menjauh. Mood Leon langsung berubah seketika saat nama pasangan masa lalu nya di sebut oleh Michele. Dan menjauh adalah pilihan terbaik.

Sementara itu, Rasya yang sejak tadi hanya menyimak dan menatap kepergian Anna dan Leon hanya mampu menghela napas nya dengan berat. Entah mengapa, ada perasaan tidak rela saat melihat sahabat nya menggandeng tangan Anna. Gadis yang sudah ia buat sakit hati beberapa tahun yang lalu. Dirinya ingin gadis itu bahagia, namun ia juga merasa tidak rela bila melihat nya bersama pria lain. Tidak ingin berlarut, Rasya pun akhirnya memilih mendekati Angga dan memberikannya ucapan selamat sekaligus berbincang sedikit, di susul oleh Michele dan juga Aldi.

Sementara itu, Leon dan Anna kini memilih untuk duduk berdua setelah mengambil makanan dan memilih duduk di sebuah bangku yang berada di dekat kolam renang.

“Anna,” panggil Leon pelan membuat Anna sedikit tersentak kaget, bukan karena panggilan dari Leon, namun karena tangan Leon yang menyentuh tangan nya. Menggenggam nya pelan, dan matanya menatap ke arah dirinya.

“I- iya kak,” jawab Anna lirih dan berusaha melepaskan genggaman tangan Leon, gadis pria itu seolah enggan untuk melepaskan nya.

“Sekali lagi terimakasih. Terimakasih karena kamu sudah menghibur ku selama ini, dan sekarang terimakasih karena sudah mau menemani ku,” ujar leon dengan tulus, membuat Anna tersenyum canggung.

“Apa kamu masih menyukai nya?” tanya Leon lagi dan lagi membuat Anna terkejut.

“D- dia siapa maksud kakak?” ucap Anna balik bertanya dan seolah tidak mengerti.

Leon langsung melepaskan pegangan tangan Anna lalu berdecak kecil, “An, kamu tidak perlu membohongi ku. Aku tahu kamu dulu menyukai Rasya, apakah sampai sekarang kamu masih menyimpan perasaan itu?”

“Kak, a- aku ...”

“Anna, aku tidak menyalahkan mu bila masih mencintai dia. Tapi aku hanya ingin mengingatkan, bagaimana saat dulu, dia membuat kamu menangis, menolak mu dan menjauhi kamu. Lalu, setelah beberapa tahun, kamu sudah berhasil melupakan nya, apakah kamu masih berniat ingin membangun perasaan itu kembali” tanya Leon menatap lekat pada wajah Anna.

Anna terdiam, ia tidak bisa menjawab pertanyaan Leon yang baginya sangat sulit. Ia mulai mencerna dan membenarkan ucapan Leon, namun ia juga tidak bisa semudah itu untuk menyerah. Setelah keyakinan nya sempat kembali, kini lagi lagi keyakinan itu goyah.

“Anna, kita sama sama berjuang. Melupakan masa lalu memang lah tidak mudah, tapi asal kita mau berusaha, aku yakin kita bisa melalui itu semua.” Leon kembali menggenggam tangan Anna, bila tadi hanya sebelah tangan, kini keda tangan Anna sudah ia genggam. Mata mereka saling menatap seolah berbicara lewat sorot mata masing masing.

1
ayu cantik
suka
lia hahahihi
😂😂😂😂
lia hahahihi
suka sama sikap om vino.tegas 👍👍
lia hahahihi
😭😭😭😭
lia hahahihi
😂😂😂
lia hahahihi
njirrr 🤣🤣🤣
lia hahahihi
ehh
lia hahahihi
aih chila nih
lia hahahihi
calon suami chila nih om mike
lia hahahihi
duh nenek nenek.mulutnya pedes banget
Tri Yuana
salah anna juga harusnya bawa teman,
Nur Syamsi
makasih, pesan moralnya bagus thor
Nur Syamsi
Chila Chila 😭😭😭😭😭
Nur Syamsi
Alhamdulillah, legah rasanya dan papa Tian yg paling bahagia saat ini Krn kekhawatirannya sudah Tdk ada lagi....
Nur Syamsi
maunya Anna memberikan pengertian pada Rasa bgaimna kondisi Renata waktu Chila diambil oleh Resa, spya Tdk salah faham, sy mungkin Krn Anna jg hamil dan terlalu kasian PD Renata
Nur Syamsi
Papa Tian takut dan trauma, Anna bisa menjelaskan PD Rasa jgn sampai Rasanya salah faham dis kira nanti anaknyavtdkbditerina lagi sama mertuanya....sprti halnya anaknya chelisa
Nur Syamsi
🥰🥰🥰🥰
Nur Syamsi
Alhamdulillah, Rasa" lama nisn tu perasaan baru diungkapun gegara kesalah fahaman....
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭😭
Nur Syamsi
Anna jg bgimna ya, Leon mabuk berat di hampiri....Leon kan jg Tdk sadar Itu Anna Apa Rara....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!