NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Bos Ma berusaha memundurkan tubuh gemuknya ke belakang sofa saat Lin Yuan melangkah mendekat.

Keringat dingin membasahi wajahnya yang berminyak dan keriput.

"Si... siapa kau sebenarnya? K-kau bukan satpam biasa."

Bos Ma bertanya dengan suara bergetar dan bibir yang pucat pasi.

Dia sudah puluhan tahun berurusan dengan dunia hitam Kota Hai, tapi dia belum pernah merasakan aura membunuh semengerikan ini.

Pria di depannya ini seolah olah adalah perwujudan dari kematian itu sendiri.

Lin Yuan berhenti tepat di depan meja kaca yang sudah hancur berantakan.

Dia tidak menjawab pertanyaan Bos Ma, melainkan langsung meraih kerah kemeja sutra mahal pria gemuk itu.

Srek.

Lin Yuan mengangkat tubuh Bos Ma yang beratnya hampir seratus kilogram itu hanya dengan satu tangan.

"Argh, lepaskan aku, lepaskan."

Bos Ma meronta ronta di udara dengan kaki yang menendang nendang panik.

"Aku bisa memberimu uang, berapa pun yang kau mau, asal jangan bunuh aku."

Bos Ma mencoba menggunakan harta kekayaannya untuk membeli nyawanya sendiri.

Lin Yuan tersenyum sangat tipis, senyuman yang membuat darah Bos Ma terasa membeku.

"Uangmu tidak cukup untuk membeli harga diri pacarku yang kau hina, Babi Tua."

Lin Yuan membanting tubuh Bos Ma ke atas pecahan meja kaca dengan sangat keras.

Brak.

Prang.

Pecahan kaca menancap ke punggung dan lengan Bos Ma, membuatnya menjerit kesakitan yang melengking tinggi.

Darah segar mulai merembes keluar dari balik kemeja sutranya.

Namun rasa sakit fisik itu belum seberapa dibandingkan teror mental yang sedang dia alami.

Lin Yuan menginjak dada Bos Ma dengan ujung sepatu botnya, menekan dengan kekuatan yang terukur sempurna.

Cukup untuk membuat pria gemuk itu kesulitan bernapas, tapi tidak sampai mematahkan tulang rusuknya.

"Sekarang, dengarkan baik baik apa yang akan ku ucapkan."

Lin Yuan mencondongkan tubuhnya ke depan dan berbisik pelan.

"Pertama, kirimkan semua bahan baku yang dipesan Grup Shen dalam waktu satu jam."

Bos Ma menganggukkan kepalanya dengan cepat meski dadanya terasa sesak.

"Ba-baik, saya akan mengirimkannya sekarang juga."

Bos Ma terbatuk pelan menahan rasa sakit dari pecahan kaca di punggungnya.

"Kedua, telepon majikanmu dari keluarga Zhao itu dan katakan kau akan memutus kerja sama dengan mereka untuk selamanya."

Lin Yuan menekan ujung sepatunya sedikit lebih dalam, membuat Bos Ma membelalakkan mata.

"Kalau kau menolak, aku akan mencabut tulang rusukmu satu per satu untuk dijadikan sumpit."

Ancaman itu diucapkan dengan nada datar, seolah Lin Yuan sedang membicarakan menu makan siang.

"Sa-saya mengerti, saya akan segera menelepon Tuan Zhao."

Bos Ma merogoh saku celananya dengan tangan gemetar dan mengeluarkan ponselnya.

Dia segera menekan nomor Zhao Ming dan menunggu nada sambung dengan jantung berdebar keras.

Tuut... tuut...

"Halo, Bos Ma, apakah wanita jalang itu sudah menangis memohon padamu?"

Suara Zhao Ming terdengar sangat puas dan angkuh dari seberang telepon.

Lin Yuan memberikan isyarat dengan matanya agar Bos Ma segera berbicara.

"Tuan Zhao, mulai hari ini, Grup Konstruksi Besi Hitam memutuskan semua hubungan kerja sama dengan keluarga Anda."

Bos Ma berbicara dengan cepat dan terbata bata karena menahan sakit.

Hening sejenak dari ujung telepon sebelum terdengar suara Zhao Ming yang marah.

"Apa maksudmu, Bos Ma? Beraninya kau mempermainkan keluarga Zhao."

Zhao Ming mengancam dengan suara keras.

"Maafkan saya, Tuan Zhao, tapi saya lebih sayang nyawa saya daripada berurusan dengan iblis gila ini."

Bos Ma segera mematikan sambungan telepon itu dan melempar ponselnya ke lantai.

Dia menatap Lin Yuan dengan pandangan memelas penuh keputusasaan.

"Sa saya sudah melakukan semua yang kau minta, tolong lepaskan saya sekarang."

Lin Yuan mengangkat kakinya dari dada Bos Ma dan mundur selangkah.

"Bagus, kau ternyata anjing yang cukup penurut, Bos Ma."

Lin Yuan merapikan kerah seragam satpamnya yang sedikit kusut.

"Ingat, jika bahan baku itu terlambat satu menit saja, aku akan kembali untuk mengambil nyawamu."

Lin Yuan berbalik dan berjalan menuju pintu keluar dengan langkah santai.

Dia tidak repot repot menoleh ke belakang untuk melihat kondisi Bos Ma yang merintih kesakitan di lantai.

Tugasnya di sini sudah selesai, dan saatnya kembali ke pelukan bos cantiknya.

Satu jam kemudian, di lokasi proyek perumahan Grup Shen.

Puluhan truk besar pengangkut bahan baku berbaris rapi memasuki area proyek.

Manajer proyek berlari lari dengan wajah gembira melihat pasokan besi dan semen yang akhirnya tiba.

Di ruang kerja CEO, Shen Yuxuan sedang melihat laporan penerimaan barang melalui tabletnya.

Wajah pucatnya kini telah kembali merona cerah.

"Ini luar biasa, Nona Shen, Bos Ma benar benar mengirimkan semuanya, bahkan memberikan diskon besar besaran."

Su Mengting berdiri di samping meja dengan mata berbinar kagum.

"Dia bilang ini sebagai permintaan maaf atas kesalahpahaman pagi tadi."

Shen Yuxuan meletakkan tabletnya dan menghela napas lega yang panjang.

Dia tahu bahwa ini bukan karena Bos Ma tiba tiba menyesali perbuatannya.

Ini semua adalah hasil kerja keras pria berandalan yang tadi pagi keluar dari ruangannya.

Pintu ruangan terbuka dan Lin Yuan melangkah masuk dengan senyum lebar.

"Tugas selesai, Bos, bagaimana dengan hadiah untuk pahlawanmu ini?"

Lin Yuan duduk di sofa dan menyilangkan kakinya dengan gaya menyebalkan.

Shen Yuxuan menatap Lin Yuan dengan perasaan campur aduk antara kagum dan kesal.

"Kerja bagus, aku akan menambah bonus gajimu bulan ini."

Shen Yuxuan mencoba berbicara seprofesional mungkin untuk menutupi rasa terima kasihnya.

"Hanya tambahan gaji? Kau ini bos yang sangat perhitungan ya, Nona Shen."

Lin Yuan pura pura mendesah kecewa.

"Aku sudah mempertaruhkan nyawaku berhadapan dengan puluhan preman, masa hanya dibayar dengan uang?"

Su Mengting yang berdiri di samping meja langsung menyela dengan polos.

"Lalu Penjaga Lin maunya apa? Kalau aku bisa bantu, aku akan membantumu."

Lin Yuan melirik Su Mengting dan tersenyum nakal.

"Aku rasa pijatan lembut dari tangan sekretaris mungil sepertimu akan sangat membantu menghilangkan pegal pegal di bahuku."

Wajah Su Mengting langsung memerah padam mendengar permintaan konyol itu.

Namun sebelum dia sempat menjawab, suara dingin Shen Yuxuan langsung memotong pembicaraan.

"Su Mengting, kembali ke mejamu sekarang dan kerjakan laporan bulanan."

Shen Yuxuan memberikan perintah dengan nada yang sangat tegas dan tidak bisa dibantah.

"Ba baik, Nona Shen."

Su Mengting buru buru keluar dari ruangan itu dengan kepala menunduk.

Setelah pintu tertutup, ruangan kembali menjadi hening dan sedikit tegang.

Shen Yuxuan berdiri dari kursinya dan berjalan mendekati sofa tempat Lin Yuan duduk.

Dia menatap pria itu dengan tatapan tajam yang khas.

"Jangan pernah mencoba menggoda karyawanku lagi, terutama Mengting."

Shen Yuxuan memberikan peringatan dengan wajah sedingin es.

"Kau benar benar bos yang posesif, Yuxuan."

Lin Yuan memanggil nama pertama bosnya dengan santai tanpa rasa takut.

"Kalau kau tidak mau aku dipijat oleh Mengting, apa kau mau memijatku sendiri?"

Lin Yuan melontarkan tantangan yang sangat kurang ajar.

Wajah Shen Yuxuan semakin memerah karena marah, namun dia tidak langsung menolak.

Dia justru teringat bagaimana Lin Yuan mengusap dahinya pagi tadi, memberikan rasa aman yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Pria ini mungkin brengsek dan bermulut kotor, tapi dia adalah satu satunya orang yang berdiri di depannya saat masalah datang.

Shen Yuxuan menarik napas panjang dan berjalan memutar ke belakang sofa tempat Lin Yuan bersandar.

Lin Yuan mengangkat sebelah alisnya, merasa sedikit terkejut dengan tindakan tidak terduga dari bosnya ini.

Kedua tangan ramping Shen Yuxuan yang terasa sedikit dingin menyentuh bahu Lin Yuan.

Perlahan lahan, jari jari lentik itu mulai memberikan pijatan yang kaku namun terasa sangat menenangkan.

"Hanya lima menit, dan jangan pikirkan yang macam macam."

Shen Yuxuan berbisik pelan dari belakang Lin Yuan dengan wajah yang kini memerah seperti tomat matang.

Lin Yuan memejamkan matanya dan tersenyum puas menikmati pijatan langka dari CEO paling dingin di Kota Hai.

"Tentu saja, sayang, tanganmu terasa sangat luar biasa."

Lin Yuan melontarkan godaan terakhirnya sebelum benar benar tertidur karena kelelahan setelah membantai puluhan orang.

Di balik wajah dinginnya, Shen Yuxuan tersenyum sangat tipis, membiarkan pria berandalan ini menikmati kemenangannya untuk hari ini.

Namun masa tenang ini tidak akan bertahan lama, karena keluarga Zhao tidak akan tinggal diam setelah dipermalukan dua kali berturut turut.

1
Reed
Wah /Hunger/, cepat up-nya Thor /Curse/
Kak Seto Kangen Band
coba lebih gede lagi cleavage nya kak👍
Reed
Lingtiang /Drool//Drool//Drool/
Reed
Hore, sepuluh Bab /Determined/. Jadikan 20 Bab Thor updatenya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Sangat bombastis /Drool/, mana 10 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger//Hunger//Hunger/, Up Lagi Kak /Drool//Drool//Drool/
Reed
/Drool//Awkward//Awkward/, Ditunggu 8 Babnya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Wah /Hunger//Hunger//Hunger/, langsung 10 Bab Thor /Curse//Curse/
Reed: Kamu pasti bisa Kak /Determined/
total 2 replies
Gege
lempar semua Thor 10k kata..gasss
Gege
mendadak MC ditabrak truk tronton Daan...Ding...😄🤣🤭
Tri Wahyuni: Gege berulah lagi🤭😅😅
total 2 replies
Gege
ada suara dingg...engga ini Thor...😄🤣
Yui: ehehehe, bukan system inih/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!