NovelToon NovelToon
ASISTEN DUDA TAJIR MELINTIR

ASISTEN DUDA TAJIR MELINTIR

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda
Popularitas:724
Nilai: 5
Nama Author: Flaura Charisma

Asisten Duda CEO Tajir Melintir

Grizella Madeline Dealova, seorang anak magang yang ambisius dan berani, tidak pernah menyangka akan terlibat dengan Galaxy Adelion Wesley, CEO kaya raya yang dingin dan terluka karena pengkhianatan masa lalu.

Pertemuan mereka dipenuhi pertengkaran, tetapi perlahan rasa benci berubah menjadi ketertarikan. Saat Galaxy memintanya menjadi asisten pribadi dan tinggal bersamanya, keduanya mulai menghadapi perasaan yang tidak bisa mereka hindari.

Namun, ketika cinta mulai tumbuh, mantan istri Galaxy kembali membawa rahasia lama yang mengancam hubungan mereka.

Akankah Grizella menjadi alasan Galaxy kembali percaya pada cinta, atau justru menjadi luka baru dalam hidup sang CEO?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Flaura Charisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

janji seorang CEO

Malam itu, New York tidak pernah terasa sesibuk ini.

Berita tentang Grizella Madeline Dealova telah menyebar ke seluruh dunia bisnis.

Wanita yang sebelumnya hanya dikenal sebagai mantan anak magang Wesley Corporation...

Kini menjadi pusat perhatian karena dikabarkan sebagai pewaris terakhir keluarga Wesley.

Namun tidak ada seorang pun yang mengetahui satu hal.

Di balik semua berita itu...

Ada seorang pria yang berdiri diam-diam untuk melindunginya.

Galaxy Adelion Wesley.

Di dalam penthouse, suasana terasa sunyi.

Grizella duduk di sofa sambil menatap layar ponselnya.

Puluhan pesan masuk.

Komentar.

Berita.

Spekulasi.

Semuanya tentang dirinya.

"Saya tidak pernah menginginkan semua ini."

Suara Grizella terdengar pelan.

Galaxy yang berdiri dekat jendela menoleh.

"Aku tahu."

"Saya hanya ingin menjadi wanita yang bekerja keras."

"Bukan seseorang yang semua orang kejar karena nama keluarga."

Galaxy berjalan mendekat.

"Kau masih orang yang sama."

Grizella menatapnya.

"Benarkah?"

"Ya."

"Bagiku kau tetap Grizella."

"Orang yang berani membantahku di hari pertama kerja."

Mendengar itu, Grizella hampir tersenyum.

Namun senyum itu tidak bertahan lama.

Galaxy menerima laporan dari Aaron.

"Tuan."

"Ada masalah baru."

Galaxy langsung fokus.

"Apa?"

"Beberapa perusahaan mulai menarik kerja sama dengan Wesley Corporation."

"Leonard menggunakan situasi ini untuk menjatuhkan kepercayaan investor."

Galaxy menghela napas.

"Berapa lama sebelum pasar bereaksi lebih buruk?"

Aaron diam beberapa detik.

"Jika tidak ditangani cepat..."

"Beberapa hari."

Galaxy mematikan panggilan.

Grizella memperhatikannya.

"Anda akan pergi ke kantor?"

"Ya."

"Saya ikut."

Galaxy langsung menggeleng.

"Tidak."

Grizella mengangkat alis.

"Lagi?"

"Galaxy."

"Kali ini bukan tentang melindungi saya."

"Ini tentang perusahaan Anda."

Galaxy menatapnya.

"Kau baru saja menjadi target utama."

"Dan Anda baru saja hampir kehilangan perusahaan yang Anda bangun."

Mereka saling menatap.

Seperti biasa.

Berbeda pendapat.

Namun kali ini tidak ada kemarahan.

Hanya kekhawatiran.

Akhirnya Galaxy menyerah.

"Baik."

Grizella sedikit terkejut.

"Anda setuju?"

"Tapi satu syarat."

"Apa?"

"Kau tetap di dekatku."

Grizella tersenyum kecil.

"Perintah lagi."

Galaxy menatapnya.

"Kebiasaan."

Pagi berikutnya...

Wesley Corporation kembali dipenuhi wartawan.

Namun kali ini sesuatu berbeda.

Ketika Galaxy keluar dari mobil...

Grizella berjalan di sampingnya.

Semua kamera langsung mengarah kepada mereka.

"Apakah benar wanita itu pewaris Wesley?"

"Apakah dia memiliki hubungan khusus dengan CEO Galaxy Wesley?"

Pertanyaan terus berdatangan.

Galaxy berhenti.

Lalu berdiri di depan Grizella.

"Dia adalah bagian dari tim saya."

"Tidak ada yang berhak menghakiminya tanpa mengetahui kebenaran."

Para wartawan terdiam.

Karena untuk pertama kalinya...

Galaxy Wesley secara terbuka melindungi seseorang di depan publik.

Di dalam ruang rapat...

Para pemegang saham sudah menunggu.

Salah satu dari mereka berdiri.

"CEO Wesley."

"Situasi ini tidak bisa dibiarkan."

"Jika Grizella memang pewaris rahasia, kita membutuhkan kepastian."

Galaxy duduk dengan tenang.

"Kalian ingin kepastian?"

"Baik."

Ia menatap semua orang.

"Aku akan membuka seluruh dokumen keluarga Wesley."

Ruangan langsung gempar.

Aaron terkejut.

"Tuan, apakah itu aman?"

Galaxy menjawab tanpa ragu.

"Tidak."

"Tapi jika kita terus menyembunyikan kebenaran..."

"Leonard akan terus mengendalikan permainan."

Tiba-tiba layar ruang rapat menyala.

Sebuah pesan muncul.

Dari Leonard.

"Pilihan yang bagus, Galaxy."

"Tapi kau lupa satu hal."

"Kebenaran juga bisa menghancurkan orang yang kau lindungi."

Layar berubah.

Muncul sebuah dokumen baru.

Judulnya membuat semua orang terdiam.

"Bukti bahwa Grizella bukan pewaris Wesley yang sebenarnya."

Galaxy menatap layar.

Dan untuk pertama kalinya...

ia merasakan keraguan terbesar.

Karena jika dokumen itu benar...

seluruh perjuangan mereka selama ini mungkin dibangun di atas kebohongan.

Ruang rapat Wesley Corporation terasa semakin tegang.

Semua mata tertuju pada layar besar yang menampilkan dokumen dari Leonard.

"Bukti bahwa Grizella bukan pewaris Wesley yang sebenarnya."

Bisikan mulai terdengar di antara para pemegang saham.

"Jadi selama ini kita salah?"

"Apakah dia hanya digunakan untuk menjatuhkan perusahaan?"

Grizella berdiri diam.

Meski berusaha kuat, kata-kata itu tetap menyakitkan.

Bukan karena ia menginginkan warisan.

Tetapi karena sekali lagi...

identitasnya dipertanyakan.

Galaxy memperhatikan ekspresi Grizella.

Ia tahu wanita itu sedang menahan banyak hal.

Tanpa ragu, Galaxy berdiri.

"Cukup."

Suaranya membuat seluruh ruangan langsung sunyi.

"Tidak ada seorang pun di ruangan ini yang berhak menghina atau menyimpulkan sesuatu sebelum mengetahui kebenarannya."

Salah satu pemegang saham menatapnya.

"Tapi CEO Wesley, jika dokumen itu benar..."

Galaxy memotong.

"Kalau dokumen itu benar, aku sendiri yang akan menghadapi akibatnya."

"Tapi sampai saat itu..."

"Jangan sentuh Grizella."

Grizella menatap Galaxy.

Ia tidak menyangka pria itu akan membelanya di depan semua orang.

Padahal jika berita itu benar, posisi Galaxy sendiri bisa terancam.

Setelah rapat dihentikan sementara, Grizella mengikuti Galaxy ke ruang kerjanya.

"Kenapa Anda melakukan itu?"

Galaxy menoleh.

"Apa?"

"Melindungi saya di depan semua orang."

Galaxy terdiam.

"Lalu apa yang harus kulakukan?"

"Diam dan membiarkan mereka menyakitimu?"

Grizella menunduk.

"Saya hanya tidak ingin menjadi alasan Anda kehilangan semuanya."

Galaxy berjalan mendekat.

"Grizella."

Wanita itu menatapnya.

"Sejak kapan kau berpikir dirimu adalah beban?"

Pertanyaan itu membuatnya diam.

Galaxy melanjutkan.

"Kau tidak pernah meminta masuk ke dalam masalah ini."

"Kau tidak pernah meminta menjadi pewaris."

"Kau hanya seseorang yang datang ke kantorku untuk bekerja."

Ia berhenti sejenak.

"Tapi sejak saat itu..."

"Kau membuat hidupku berubah."

Grizella terdiam.

Jantungnya berdetak lebih cepat.

Karena untuk pertama kalinya Galaxy tidak berbicara sebagai seorang CEO.

Ia berbicara sebagai dirinya sendiri.

Sementara itu...

Aaron dan tim keamanan mulai memeriksa dokumen dari Leonard.

Beberapa jam kemudian, Aaron menemukan sesuatu.

"Tuan."

Galaxy langsung menoleh.

"Apa?"

"Ada kejanggalan."

Aaron menunjukkan dokumen tersebut.

"Tanda tangan Elena Hart berbeda."

Galaxy mengambil dokumen itu.

Benar.

Jika dibandingkan dengan surat asli Elena...

ada perbedaan kecil.

"Dokumen palsu."

kata Galaxy.

Aaron mengangguk.

"Tapi dibuat sangat mirip."

Galaxy tersenyum tipis.

"Leonard mulai panik."

Grizella yang mendengar itu bertanya,

"Kenapa?"

"Karena seseorang yang memiliki kebenaran tidak perlu membuat kebohongan."

"Dia mencoba membuat kita ragu."

Namun sebelum mereka bisa merasa lega...

Pintu ruang kerja terbuka.

Alexander masuk dengan wajah serius.

"Aku menemukan sesuatu."

Semua orang menoleh.

"Apa?"

Alexander meletakkan sebuah foto lama di meja.

Foto itu menunjukkan Elena Hart bersama seorang pria.

Pria yang sama dari foto bayi Grizella.

Galaxy memperhatikan wajah pria itu.

Dan kali ini...

ia mengenalinya.

Wajahnya berubah.

"Mustahil..."

Grizella menatapnya.

"Siapa dia?"

Galaxy tidak langsung menjawab.

Karena pria dalam foto itu adalah seseorang yang pernah ia temui.

Seseorang yang masih hidup.

Seseorang yang selama ini berada sangat dekat dengan mereka.

Alexander berkata pelan,

"Dia bukan hanya ayah kandung Grizella."

"Dia adalah salah satu pendiri The Black Crown."

Ruangan kembali membeku.

Grizella menatap foto itu dengan tangan gemetar.

Sedangkan Galaxy menyadari satu hal.

Musuh mereka bukan hanya Leonard.

Ada rahasia yang jauh lebih besar...

dan mungkin darah Grizella sendiri menjadi bagian dari perang ini.

Ruangan kerja Galaxy kembali dipenuhi keheningan.

Foto lama itu masih berada di atas meja.

Foto yang membawa lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Grizella menatap wajah pria dalam foto tersebut.

Pria yang selama ini tidak pernah ia kenal.

Pria yang ternyata memiliki hubungan darah dengannya.

"Ayah saya..."

Suaranya bergetar.

"Dia siapa sebenarnya?"

Alexander menarik napas panjang.

"Namanya Adrian Hartwell."

"Dia adalah salah satu orang yang membangun The Black Crown bersama beberapa pengusaha besar."

Grizella terdiam.

Sulit baginya menerima kenyataan bahwa seseorang yang memiliki hubungan dengannya ternyata berada di sisi yang berlawanan.

Galaxy memperhatikan wajah Grizella.

Ia tahu wanita itu sedang berusaha terlihat kuat.

Namun kali ini ia tidak melihat sosok ambisius yang selalu siap berdebat dengannya.

Ia melihat seorang anak yang baru mengetahui bahwa keluarganya menyimpan terlalu banyak rahasia.

Galaxy mendekat.

"Grizella."

Wanita itu menoleh.

"Kalau semua ini benar..."

"Berarti darah saya adalah alasan semua orang mengejar saya."

Galaxy menggeleng.

"Tidak."

"Jangan biarkan mereka membuatmu berpikir seperti itu."

"Kesalahan seseorang bukan menentukan siapa dirimu."

Grizella menatap Galaxy.

Kalimat itu sederhana.

Namun entah kenapa membuat hatinya terasa lebih tenang.

Selama ini ia selalu berjuang sendiri.

Tetapi sekarang...

ada seseorang yang tetap berdiri di sisinya meskipun dunia seakan berbalik melawannya.

Tiba-tiba Aaron masuk dengan wajah serius.

"Tuan."

"Kami menemukan lokasi Adrian Hartwell."

Semua orang langsung menoleh.

Galaxy bertanya,

"Di mana?"

Aaron menyerahkan sebuah laporan.

"Di New York."

"Dia tidak pernah pergi."

"Selama bertahun-tahun dia berada di bawah identitas berbeda."

Alexander mengepalkan tangannya.

"Jadi dia masih mengawasi kita."

Galaxy melihat laporan itu.

"Kenapa dia baru muncul sekarang?"

Aaron menjawab,

"Mungkin karena dia tahu pewaris terakhir sudah ditemukan."

Tatapan Galaxy berubah dingin.

"Dia mengincar Grizella."

Alexander mengangguk.

"Ya."

"Dan jika dia benar-benar ayah kandung Grizella..."

"Dia mungkin mencoba menggunakan hubungan darah itu untuk mengambil hak warisan."

Malam itu...

Galaxy membawa Grizella kembali ke penthouse.

Namun suasana berbeda dari biasanya.

Tidak ada perdebatan.

Tidak ada candaan kecil.

Hanya keheningan.

Grizella berdiri di balkon, memandang lampu kota New York.

"Aneh."

Galaxy berdiri di sampingnya.

"Apa?"

"Dulu saya berpikir kesuksesan adalah hal terpenting."

"Saya hanya ingin membuktikan bahwa saya bisa berdiri sendiri."

Galaxy diam mendengarkan.

"Tapi sekarang..."

"Saya punya keluarga yang tidak saya kenal."

"Musuh yang bahkan memiliki hubungan darah dengan saya."

"Saya tidak tahu siapa yang bisa dipercaya."

Galaxy menatapnya.

Lalu berkata pelan,

"Aku."

Grizella menoleh.

"Apa?"

"Aku tahu kau takut."

"Aku juga tahu aku bukan orang yang sempurna."

"Tapi satu hal yang bisa kupastikan..."

"Aku tidak akan meninggalkanmu."

Grizella terdiam.

Karena kalimat itu berbeda dari semua janji yang pernah ia dengar.

Galaxy bukan sedang mencoba meyakinkannya.

Dia sedang membuat keputusan.

Namun momen itu terhenti ketika sistem keamanan penthouse berbunyi.

Peringatan masuk.

Aaron menghubungi mereka.

"Tuan!"

"Ada seseorang di lantai bawah."

Galaxy langsung waspada.

"Siapa?"

Aaron diam beberapa detik.

Lalu menjawab,

"Orang itu mengaku sebagai Adrian Hartwell."

Grizella membeku.

Galaxy menatap pintu.

Beberapa detik kemudian...

bel pintu berbunyi.

Seseorang akhirnya datang untuk membuka rahasia terbesar hidup Grizella.

Dan kali ini...

tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!