NovelToon NovelToon
Introvert Melankolis

Introvert Melankolis

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Modern
Popularitas:275.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: yanstagram143v

Introvert Melankolis menceritakan tentang seorang gadis remaja yang tomboy, jorok, jago silat, galak, cuek dan bar-bar yang bernama Gladish.

Galdish sangat mengagumi sosok Arga, karena Arga merupakan sosok pria yang tampan dan pintar, akan tetapi Arga mempunyai sifat dingin, perasa dan penyendiri.

Karena suatu keadaan, Gladish dan Arga harus tinggal bersama dalam satu atap yang sama. Apakah yang akan terjadi selanjutnya, Apakah cinta Gladish kepada Arga akan terbalaskan?

Apa perasaan Gladish masih sama, jika mengetahui pria yang dikaguminya selama ini merupakan seseorang Introvert, yang sangat Melankolis?

Jangan lupakan juga kisah Arya, kakak Arga, yang merupakan mahasiswa kedokteran yang memiliki sifat Ekstrovert Ambisius yang sangat suka mempermainkan perasaan wanita atau biasa dijuluki Pria Playboy dan akhirnya takdir pun mempermainkannya, saat Ia bertemu dengan mantannya, yang pernah sangat dicintainya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yanstagram143v, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21 : Handphone

“Aku ada di Ancol dek…”

“Ancol?” Arga pun berpikir sejenak. “Jakarta?!” Tebaknya, sambil mengerutkan kedua alisnya.

“Iya, Jakarta.”

Arga pun melihat jam tangannya, saat ini sedang menunjukan pukul 16.00, tersisa waktu tiga jam setengah lagi waktu yang di perlukan untuk bertemu dengan Gladish, yakni pukul 19.30 WIB. Tepatnya di Cibogy Caffe.

Apakah Ia sempat untuk bertemu dengan Gladish?

Sedangkan jarak antara Bogor-Jakarta memakan waktu kurang dari dua jam, belum lagi pulangnya jarak antara Jakarta-Bogor.

Maksimal waktu yang di perlukan kurang dari empat jam-an lah.

Tapi kalau dia membawa mobil dengan keadaan ngebut, mungkin sempat terkejar.

Arga pun segera mencari kunci mobilnya. Dan bergegas menjemput Arya.

Tanpa sadar ada sesuatu yang masih tertinggal di kamarnya, tepatnya di almari bopet hitamnya, benda tipis berbentuk persegi panjang yang selalu di bawa Arga kemana pun Ia berada, yakni Handphonenya.

Rupanya setelah mengangkat telepon Arya, Arga menaruh Handphonenya kembali ke tempat semula, yakni almari bopet kamarnya-lupa menaruh Handphone tersebut di kantung celananya.

₩₩₩₩₩

Sore itu, Maya dan keluarganya baru saja pindah rumah di salah satu kawasan perumahan elit di kota Bogor, karena sebelumya Ia dan keluarganya hanya menempati perumahan milik perusahaan tempat ayahnya bekerja saja.

Sebenarnya asal-usul ayah Maya merupakan pendatang dari China, jadi meski pekerjaan ayahnya di Indonesia terbilang enak/bergaji lumayan. Tetap saja mereka harus memulai dari nol untuk membeli rumah pribadi. Tentunya atas nama Mamanya, karena mamanya berkebangsaan Indonesia, jadi yang boleh memiliki tanah di Indonesia harus warga Negara Indonesia asli.

“Maya, Mama bisa minta tolong Nggak?” Tanya Mama Maya, kepada anak perempuan cantiknya tersebut.

“Iya Mah, tentu saja boleh.” Jawab Maya sopan, karena dia sebagai Ketua OSIS, menjujung tinggi kesopanan dengan orang yang lebih tua, termasuk orang tuanya.

“Bisa antarkan kue ini di tetangga sebelah?” Tanya Mama Maya sambil menyerahkan sebuah tempat rantangan berisikan kue ke arah Maya. “Kita harus mengakrabkan diri sama tetangga sekitar.” Jelas Mama Maya, sambil tersenyum simpul.

₩₩₩₩₩

Sementara itu di kediaman Niko, Niko sedang sibuk memainkan Play Stasion 4 miliknya, tepatnya di ruang nonton TV keluarga.

“Iyaaa teruuusss~ Ahaaaaaaaaaaaa~ You Lose!!!” Seru Niko, sambil sibuk memencet-mencet sangar Stik PS 4 yang ada di tangannya.

“Ting Tong, Ting Tong…” Bunyi suara Bel dari arah pintu luar.

“Nikooooo~ Buka pintunya!!!” Teriak ibu Niko, dari arah kamar mandi.

“Iya Bu!” Jawab Niko, sambil menyipitkan matanya. “Siapa sih yang datang sore-sore gini, mengganggu saja!” Keluh Niko, mem-Pause layar PSnya, dan beranjak dari hambal kecilnya menuju ke arah ruang tamu.

Niko pun membuka pintu.

“Kreeeeekkkk”

Dan…

“Assalamuallaikum, permisi.” Ucap seorang gadis cantik, berambut panjang gelombang, dari arah balik pintu.

“Waalaikumsalam.” Jawab Niko, membalas sapaan tersebut. Dan betapa kagetnya Niko mendapati sosok seorang gadis cantik bermata sipit, layaknya artis Korea, yang saat ini berdiri tepat di hadapannya, sambil menenteng sebuah rantangan berisikan sesuatu, akan tetapi muka gadis tersebut sangat tidak asing baginya. “Eh kayaknya kenal?!” Pekik Niko, sambil mengingat-ingat wajah yang terlihat familiar, yang ada di hadapannya tersebut.

“Iya… kayaknya aku juga pernah liat kamu,” Ucap Maya, sambil ikut mengingat-ingat tentang sosok lelaki berwajah kearab-araban, yang ada di hadapannya tersebut. “Tapi dimana yah?”

“Ah… Iya, kamu Maya kan, Sang Ketua Osis?!” Ujar Niko yang berhasil mengenali sosok gadis cantik yang ada di hadapannya tersebut. “Kenalin, Aku Niko anak 2 IPA 6!” Sapanya, sambil menjulurkan tangannya, yang menurutnya wajar Maya tidak mengenalinya, karena dia merupakan siswa biasa saja di SMA Tunas Bangsa.

“Aku Maya, anak 2 IPA 5 salam kenal yah.” Ucap Maya, ikut memperkenalkan diri. Maya pun mengeser salah satu tangannya, dari rantangan tersebut, untuk membalas uluran tangan Niko.

“Wah nggak nyangka, ternyata kelas kita hanya bersebelahan.”

₩₩₩₩₩

Arga pun menembus kota Bogor, menuju ibu kota dengan mobil Honda Jazz merahnya, tentunya dengan kecepatan tinggi. Akan tetapi sesampainya di Jakarta, dia tiba-tiba saja disambut dengan hiruk pikuk kepadatan ibu kota, atau nama lainnya macet.

“TIIIIIIITTTTT… TIIIIIIITTTTT…TIIIIITTTTTTT… !!!”

“TIIIIIIITTTTT… TIIIIIIITTTTT…TIIIIITTTTTTT… !!!” Suara bunyi klakson puluhan mobil dan motor pun menggema, tak sabar menunggu antrian untuk maju ke jalan yang lebih depan.

Hal ini tak sesuai perkiraannya, karena tak biasanya Jakarta mengalami kemacetan pada hari Minggu. Mungkin ada pejabat yang menggelar acara pada hari ini, sehingga jalan yang di tempuh Arga mengalami kemacetan. Arga pun melirik Jam tangannya, jam tangannya menunjukan pukul Setengah Enam Sore.

Arga pun menghantup-hantupkan kepalanya di setir mobilnya, sepertinya lelaki tampan bersetelan kemeja Flanel berwarna Merah Maroon tersebut, harus memupuskan niatnya untuk makan malam romantis bersama dengan gadis pujaannya tersebut. Karena waktu dan keadaan yang dirasanya tidak memungkinkan.

Ia pun merogok kantong celananya. Ingin mengabari keadaan yang menimpanya kepada gadis pujaan hatinya tersebut.

“Lah, Handphoneku dimana?!” Pekik Pria Introvert Melankolis tersebut, saat merogok-rogok kantong celananya. Ia pun panik mencari keberadaan Handphone itu di area sekitarnya. Akan tetapi, nihil~

₩₩₩₩₩

Di sisi lain, di dalam kamar dengan nuansa warna pink dengan nuansa pita-pita renda disekelilingnya, yap, yakni kamar Prisil.

“Angkat kepalamu ke atas!” Perintah Prisil kepada Gladis, yang saat ini sedang duduk di hadapannya.

Dan Gladish pun menuruti apa yang di perintahkan Prisil, Ia pun segera mengarahkan kepalanya ke arah atas.

Prisil pun mengeluarkan Blush Brush (Kuas Pipi) miliknya dan mengaplikasikannnya dengan Blush On berwarna Light Coral kepunyaannya juga. Warna yang sesuai dengan warna kulit dan baju Gladish saat ini.

Dia pun dengan perlahan membubuhkan Blush On berwarna Light Coral itu ke arah pipi Gladish, sebagai tanda sentuhan terakhir.

“Selesai…” Gumam Prisil sambil tersenyum puas, puas akan hasil Make Up yang Ia aplikasikan ke wajah Gladish saat ini. “Coba lihat hasilnya ke arah kaca!” Pinta gadis berpakaian serba pink tersebut ke arah Gladish.

Gladish pun berdiri dan mendekatkan dirinya ke arah kaca lemari prisil yang berwarna ungu, Gladish pun hampir tak percaya, bahwa wajah seorang gadis cantik yang ada di pantulan kaca lemari tersebut merupakan wajah miliknya. “Waahhh!” Seru Gladish, bangga atas hasil karya Prisil yang mendandaninya benar-benar seperti perias Profesional, tebal tapi tak terlihat norak, benar-benar terlihat seperti alami. “Cantik sekali, ini sempurna." Lanjut Gladish, sambil memutar-mutar tubuhnya. Puas dengan outfitnya dan puas dengan hasil make up-nya.

₩₩₩₩₩

Tepat pukul 19.00 Arga pun tiba di area Taman Impian Jaya Ancol, sebelumnya Ia sudah mencari Mushola terdekat untuk melaksanakan ibadah Sholat Magrib.

Arga pun bingung bagaimana cara mencari keberadaan Arya di area seluas ini. Sementara Handphonenya kini tertinggal di atas bopet almari kamarnya.

“Hei Arga, kamu Arga kan?” Tanya seorang gadis memastikan, sambil menepuk pundak kiri Arga dari arah belakang.

“Iya benar, dia Arga.” Gumam gadis yang lainya. Takjub melihat keberadaan Arga, secara langsung di hadapannya.

Arga pun membalikan tubuhnya dan mendapati, ternyata ada dua orang gadis yang wajahnya tampak serasa tidak asing lagi untuknya, satu gadis bertubuh gendut dan berjerawat di area sekitar pipinya, sedangkan gadis satunya lagi bertubuh kurus kerempeng dan tinggi badannya kira-kira sekitar 185 cm, bisa di bilang cukup tinggi untuk seukuran postur tubuh gadis yang ada di Indonesia.

#To Be Continued

Ayo reader tebak siapa sih kedua gadis itu??? 🤔🤔 mereka ada di Chapter Introvert Melankolis sebelumnya loh!😉😉😉

Terimakasih sudah berkenan membaca cerita ini. 🤗🤗🤗

Oia Author ingin mengucapkan selamat Idul Fitri 1441, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin... Moga kalian selalu sehat n selalu dlm lindungan Allah. SWT. 🙏🙏🙏🙏

Assalamuallaikum, wr. wb😘😘😘

1
Lhia
udah 1 thn nggk up🥺
Your name
Hai Thor... mampir nih
Zaxx_
semangat thorr nulisnya☺🙌
Zaxx_
Gladish sama Arga aja gk jadi sama Niko,,soalnya pas Niko dicium sama Prisil bukanny nolak malah nikmatin tu ciuman,,berasa Niko jadi playboy gtu
ciber ara
kebiasaan cewk kalau ad siswa baru apalagi cowok nanyain banyak hal

salam dri shadow of princess 2 ✌
ciber ara
biasanya nama gladish itu cewek nya kalem thor ini kok kayak kebalik 🤔
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
Semangat lanjut Thor, mari saling dukung🙂
ifo
kak kpn up lfi😭
Lisa
smngat Up nya yah kak..
yuk mampir kekaryaku..udah Up loh
Mari saling support
Radin Zakiyah Musbich
crazy up thor....

ijin promo ya 🙏🙏🙏


jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🍔🍔🍔

kisah cinta beda agama 🥰

jgn lupa tinggalkan jejak ya 🙏☺️
Desiree Van
Semangat kak, aku like semua bab yang tertinggal ya, aku pasti baca walaupun masih nyicil 😁
Lia Bhawell
knp lama thor up nya
baesalis
lanjut baca Thor cemungut always nulisnya 🎡
Andhyni Yulie Taher
lanjutan x mana thorr udah lama nunggu og g up sihh
AAH♥️
yuhuuuu AINUN mampir thorr 🤗
Akira ✨
like 🤩
dwtsrrr💫💫
kok belum up
W.Willyandarin
next up kak
W.Willyandarin
seru kak ceritanya
W.Willyandarin
aku mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!