Pernikahan yang semula di impikan berjalan dengan indah dan bahagia namun nyata nya hanya ada tangisan dan penderitaan.
Kania, wanita yang semula sangat mencintai Ken pada akhirnya harus memilih mundur karena pria itu hanya pura-pura mencintai nya. Bahkan Ken menikahi Kania hanya untuk mengikat wanita itu agar Ken bisa bebas menyiksa dan membalas dendam atas meninggalnya kakak Ken.
Kania hancur, terlebih lagi diri nya harus kehilangan anak yang sedang di kandung nya karena ulah Ken sendiri. Sejak saat itu, Kania langsung mengubur cinta nya pada Ken bersama janin yang telah hilang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ༂𝑾𝒊𝒚𝒐𝒍𝒂❦ˢQ͜͡ᵘⁱᵈ༂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21.Dean jatuh cinta?
Sesampainya di rumah sakit,Kania langsung masuk ke ruangan Dokter.Sedangkan Valdi menunggu di depan ruangan.Tidak sengaja Dean melihat Valdi teman lamanya sedang duduk menunggu sesorang.Ia pun langsung menghampirnya.
"Valdi...."tegur Dean menghampiri.
"Hah....Dean....kau....kau?"ucap Valdi sedikit kaget beranjak berdiri.
"Lama sudah kita tidak bertemu!"ujar Dean.
"Haha iya....apakah kau Dokter di rumah sakit ini?"Tanya Valdi.
"Iya,aku salah satu Dokter di rumah sakit ini."jawab Dean.
"Oh ya di bagian apa?"tanya lagi Valdi.
"Aku Dokter di bagian ahli bedah."jawab Dean tiba-tiba Kania keluar dari ruangan.
"Valdi aku sudah selesai!"ucap Kania lirikan nya terarah ke Dean.
Dean yang melihat Kania sempat heran begitu pula dengan Kania.Dean sempat mengira dan bertanya kepada Valdi apakah Kania adalah istri.Namun Valdi dan Kania langsung menjawab bukan dalam waktu bersamaan.Valdi langsung menjelaskan bahwa Kania adalah teman sekaligus sudah di anggap nya saudara sendiri.
Dean pun langsung tertawa kecil mendengar perkiraan nya yang salah.Valdi juga bertanya apakah Dean dan Kania sudah saling mengenal.Dean pun menjawab jika ia sudah saling mengenal.Valdi dan Kania pun setelah itu berpamitan kepada Dean untuk pulang.
Baru beberapa langkah,Dean membalikkan badan nya sambil menatap Kania yang melangkah pergi.
"Mengapa setiap ke rumah sakit ia tidak pergi bersama suami nya?"pikir Dean kembali melangkah.
🌿🌿🌿🌿🌿
Lain hal dengan Ken,dia sedang bertemu dengan Malla di restoran.Malla lagi-lagi mengeluarkan rayuan nya untuk Ken agar Ken mau memberikan nya uang.Bahkan wanita itu juga mengungkit pasal beberapa bulan yang lalu bahwa Ken pernah menyatakan perasaan nya.
"Ken...kita sering bertemu,kenapa kita tidak pacaran saja?"tanya Malla membuat Ken tercengang.
"Hah.....bukankah kau menolak nya dulu."ujar Ken.
"Aku berubah pikiran Ken,aku merasa aku sangat cocok jika bersama mu.Jadi bagaimana,apakah jawaban ku masih berlaku?"tanya lagi Malla.
"Baiklah Malla,sekarang kita resmi berpacaran.Terima kasih kau sudah mau menerima ku kembali!"ujar Ken memegang tangan Malla dengan senang.
"Sebenarnya aku sama sekali tidak ada perasaan terhadapmu Ken,tapi aku sangat membutuhkan uang dari mu!"batin Malla.
Ken sangat bahagia,mengetahui dirinya dan Malla menjalin hubungan sekarang.
"Sekarang kau sudah menjadi kekasih ku,jika kau butuh apa-apa jangan ragu untuk mengungkapkan nya."ucap Ken."Aku akan menuruti apapun yang kau mau asal kau bahagia."cibir Ken membuat Malla girang.
Wanita itu langsung pada intinya jika sekarang dia sedang membutuhkan uang yang jumlah nya lumayan besar.Malla memasang wajah melas nya di hadapan Ken.Membuat Ken langsung mengiyakan permintaan wanita itu tanpa basa basi .
🌿🌿🌿🌿🌿
Malam harinya,terjadi sebuah pertengkaran antara Ken dan Kania.Hanya gara-gara Kania tidak sengaja menjatuhkan secangkir kopi,Ken mulai marah dan kembali menyiksa Kania.
Pria itu mencaci maki Kania tanpa henti.Tak hanya itu,ia menarik rambut Kania dengan kasar.Bahkan ia tidak memperdulikan istrinya yang sedang hamil.
"Aku muak melihat mu,kau wanita bodoh yang terus saja melakukan kesalahan!"bentak Ken mencengkram wajah Kania.
"Maafkan aku Ken,aku tidak sengaja!kepala ku pusing!"ucap Kania dengan nafas tak beraturan.
"Tolong jangan siksa aku Ken,kasian bayi yang ada di dalam perutku!"ujar Kania.
"Aku tidak peduli!kau wanita tidak tau diri!"gerutu Ken
Karena merasa sangat pusing,Kania mulai kehilangan kesadaran nya dan seketika pingsan.Untung saja Ken langsung menahan nya tubuh nya.
"Bangun...kau....bangun aku tahu kau sedang bersandiwara bukan agar tidak ku siksa?"ujar Ken.
Tenyata memang benar,Kania istrinya benar-benar pingsan.Sontak Ken langsung memanggil pelayan nya.
"Pelayan......pelayan....cepat kemari!"panggil Ken.
"Iya tuan,ada apa?"
"Cepat bawa wanita ini gudang,dia sedang pingsan!aku tidak sudi mengendong nya!"perintah Ken.
Beberapa orang pelayan pun langsing menggotong tubuh Kania ke gudang.Ken yang masih di landa kesal,langsung pergi ke kamar nya tanpa menghiraukan keadaan Kania.
"Nona Kania pasti keadaan nya sangat lemah sekali,apalagi dia sedang mengandung sekarang."seru bibi Dewi sambil mengompres nya.
"Kasihan sekali nona Kania,selalu di siksa tuan Ken.Yang sabar ya non."ujar bibi Dewi kepada Kania yang belum juga tersadar dari pingsan nya.
🌿🌿🌿🌿🌿
Hari makin hari terus berlalu,sampai usia kehamilan Kania sudah menginjak tujuh bulan.Perutnya yang makin hari makin membesar,membuat dirinya tidak sabar menantikan buah hati nya itu.Siang malam dia selalu melangitkan ribuan doa kepada tuhan agar suami nya berubah dan anak nya lahir dengan selamat.
Namun sampai sekarang,Ken sama saja tidak ada perubahan sama sekali.Siksa demi siksaan terus ia berikan kepada Kania tanpa rasa tega.