Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah kebenaran
Langkah kaki Maria memasuki Hotel itu, air matanya terus-menerus mengalir tanpa bisa dibendung lagi. wanita itu benar-benar terluka ingin sekali dia berteriak kalau suaminya tidak mungkin melakukan hal itu.
Room 508
Langkah kaki Maria terhenti ketika ada di depan kamar nomor 508, sedangkan Fathan terlihat pria itu meminta kartu cadangan untuk kamar 508.
"Berikan aku kunci cadangan kamar 508!!" seru Fathan kepada resepsionis. sedangkan direktur Hotel tersebut nampak pria itu memberikan perintah untuk memberikan kunci cadangan kamar 508.
"Berikan kuncinya kepada tuan Fathan." jawab direktur Hotel.
Fathan mengikuti Maria dan berlari ke kamar itu, langkah kakinya dipercepat sedangkan Maria terlihat wanita itu menangis di depan kamar 508.
"Apa yang harus kita lakukan Mas?" tanya Maria yang menangis di depan kamar 508. sedangkan Fathan yang berada di samping Maria terlihat pria itu hanya diam saja.
Fathan memberikan cardlock kamar 508, tatapan Maria menatap kartu yang bisa membuka kamar tersebut, Maria menerima kunci itu tangannya gemetar. hatinya terasa sesak, dia benar-benar ingin tahu apakah foto-foto itu asli atau hanya rekayasa seseorang. Fathan menarik kartu itu dari tangan Maria, segera dia membuka pintu tersebut.
"Kalau kau ingin melihat kebenarannya masuklah kedalam, kalau kau percaya dengan suamimu kau tidak usah masuk ke dalam." ucap Fathan.
Tentu saja Maria ingin mengetahui kebenaran dari surat tersebut, langkah kakinya memasuki ruangan itu. sebuah kamar dimasuki oleh Maria, langkah kakinya memasuki kamar tersebut. tatapan mata Maria menatap ruangan itu terdengar sebuah irama yang benar-benar membuat hati Maria bergetar tidak karuan.
Deg..
Deg..
Deg..
Fathan pun mendengar suara desahan dari hubungan percintaan seseorang, langkah kaki Maria terhenti.. air matanya terus menetes sembari tangannya mencengkram dadanya.
Fathan memberikan semangat untuk Maria, mau tidak mau mereka berdua sudah berada di dalam kamar tersebut. langkah kaki Maria yang terhenti kini kembali melangkah saat berada di depan sebuah ranjang, Betapa terkejutnya Maria saat melihat dua orang manusia sedang melakukan hubungan terlarang.
"Mas!!!" seru Maria yang melihat suaminya bersama dengan Rina sedang melakukan hubungan intim tersebut. Alex dan Rina yang mendengar suara teriakan itu sontak mereka berdua menatap asal suara, Betapa terkejutnya mereka.. saat rekan bisnisnya dan sang istri memergoki dirinya sedang melakukan hubungan intim itu.
"Maria.." ucap Alex yang melihat Maria sudah berada di dalam kamarnya.
Alex benar-benar sangat shock saat melihat rekan bisnisnya dan sang istri berada di kamarnya, mereka berdua melihat dirinya sedang melakukan hubungan bersama seorang wanita yang bukan istrinya. Maria menangis wanita itu benar-benar tidak bisa menahan keterkejutannya.
Maria langsung pingsan setelah melihat kejadian tersebut,
"Maria.." ucap Fathan yang kemudian menggendong.
"Maria!!" teriak Alex. pria itu dengan segera membawa Maria keluar dari kamar Alex.
"Maria!!" seru Alex yang kemudian dengan segera memakai pakaiannya.
"Cepat kau pakai pakaianmu!!" seru Alex yang meminta Rina untuk segera memakai pakaiannya, pria itu begitu terburu-buru memakai pakaiannya. tatapan matanya menatap Fathan yang sudah membawa istrinya pergi dari kamar nya.
Langkah kaki Alex mengejar Fathan yang menggendong Maria, pria itu benar-benar tidak percaya kalau istrinya berada di dalam kamarnya bahkan melihat dirinya sedang bersama dengan wanita lain.
"Mengapa Mariah sampai masuk ke dalam kamarku, apalagi melihat kejadian seperti itu!!" guman Alex dalam hati yang kemudian bertanya kepada resepsionis.
"Apakah kau melihat seorang pria menggendong seorang wanita yang pingsan?" tanya Alex kepada resepsionis.
"Maaf Tuan, saya melihat pria itu membawa seorang wanita yang sedang pingsan. kelihatannya dia membawanya ke dalam mobil." jawab petugas resepsionis.
Alex benar-benar sangat marah saat mendengar jawaban dari resepsionis itu,
"Brengsek kemana pria itu membawa Maria.." ucap Alex yang marah karena dia tidak tahu kemana dia akan mencari Maria. sedangkan Alex tidak mengetahui nomor ponsel Fathan.
Terlihat Alex begitu frustasi, pria itu menjabak rambutnya, pria itu berteriak tidak karuan. tak berselang lama terlihat Rina sudah keluar dari kamarnya dan menyusul Alex.
"Kenapa kau meninggalkanku!!" seru Rina.
"Diam kau, diam saja!" seru Alex. pria itu benar-benar sangat marah saat dirinya tidak bisa menemukan keberadaan sang istri.
"Mengapa kau marah padaku, Seharusnya aku yang marah padamu!!" teriak Rina.
"Dasar wanita murahan!!" seru Alex.
Plakk..
Rina menampar Alex, wanita itu tidak terima karena dirinya dipanggil wanita murahan oleh Alex. sedangkan di tempat lain terlihat Fathan sangat kebingungan, pria itu membawa Maria ke Dokter. tatapan matanya menatap Maria yang sedang pingsan, pria itu benar-benar tidak menyangka kalau hal ini akan terjadi karena Maria melihat pemandangan yang tidak seharusnya dia lihat. Maria tiba-tiba pingsan wanita itu tidak bangun hingga beberapa jam Fathan sangat kebingungan Hal itu membuat dirinya kebingungan.
** bersambung **