NovelToon NovelToon
Rahasia Kalung HW

Rahasia Kalung HW

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Action / Dark Romance
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Sejak kecil, Ice Meng selalu menjadi orang yang berkorban untuk keluarganya. Membayar utang judi ayahnya, membantu biaya pernikahan kakaknya, hingga menanggung kuliah adiknya.

Di tengah hidup yang penuh tekanan, ia hanya memiliki sebuah kalung berinisial HW, hadiah dari pria asing yang pernah ia selamatkan beberapa bulan lalu.

Tidak lama kemudian Ice menyadari kalung itu bukan benda biasa.
Orang-orang yang ingin menyakitinya mendadak mundur saat melihatnya.

Dan seorang pria bernama Howard Wang perlahan kembali hadir dalam hidupnya.

Saat Ice mulai jatuh hati, ia menemukan fakta mengejutkan.

Kalung HW yang selama ini ia kenakan ternyata bukan sekadar hadiah ucapan terima kasih, melainkan simbol yang membuat banyak orang ketakutan.

Lalu... siapakah sebenarnya Howard Wang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Ice melangkah masuk ke dalam apartemen itu dan tertegun melihat betapa luasnya ruangan dengan fasilitas yang begitu mewah.

“Mana mungkin sewa di sini murah? Tempat ini sangat mewah, bahkan perabotannya pun lengkap. Dengan penghasilanku setiap bulan, mana mungkin aku sanggup tinggal di tempat seperti ini?” gumam Ice sambil duduk di sofa.

“Besok aku harus pergi setelah dia datang. Aku bahkan lupa menanyakan namanya,” ucapnya pelan.

Tak lama kemudian, rasa lelah menguasai tubuhnya. Ice pun berbaring di sofa, memeluk bantal kecil yang ada di sana hingga akhirnya tertidur.

Jarum jam dinding tepat menunjukkan pukul dua belas malam.

Klik.

Pintu apartemen perlahan terbuka.

Sesosok pria memasuki ruangan dengan langkah tenang.

Howard.

Pria misterius itu berjalan masuk dan langsung menuju ruang tamu.

Tatapannya tertuju pada gadis yang tertidur pulas di sofa. Rambut panjangnya terurai berantakan, sementara kedua tangannya masih memeluk bantal dengan erat.

Howard berhenti di hadapannya.

Tatapannya yang dingin perlahan melunak.

Pria itu kemudian membungkuk, mengulurkan tangannya, dan menghampiri Ice yang masih tertidur tanpa menyadari kehadirannya.

Pria itu menghela napas pelan.

“Kenapa tidur di sini?” gumamnya.

Howard membungkuk dan dengan hati-hati menyingkirkan bantal yang hampir terjatuh. Melihat Ice yang meringkuk kedinginan, ia pun mengulurkan tangan dan mengangkat tubuh gadis itu dengan lembut.

Ice sedikit bergerak dalam pelukannya, membuat Howard langsung menghentikan langkahnya.

“Ma… jangan marah… aku akan kirim uangnya…” gumam Ice dalam tidurnya.

Tatapan Howard sedikit melunak.

“Bodoh,” ucapnya pelan.

Ia kemudian membawa Ice menuju kamar. Langkahnya pelan, seolah takut membangunkan gadis yang sudah sangat kelelahan itu.

Sesampainya di kamar, Howard perlahan membaringkan Ice di atas ranjang yang empuk. Ia menarik selimut dan menyelimutinya dengan hati-hati.

Namun saat hendak pergi, sebuah tangan kecil tiba-tiba meraih ujung kemejanya.

Howard terdiam.

Ice yang masih tertidur menggumam pelan,

“Jangan pergi…”

“Ken…”

Ice bergumam pelan dalam tidurnya.

Mendengar nama yang keluar dari mulut gadis itu, raut wajah Howard langsung berubah. Tatapan lembutnya seketika menghilang.

Pria itu melepaskan tangan Ice yang menggenggam ujung kemejanya, lalu berbalik dan melangkah keluar dari kamar.

Tak lama kemudian, Howard meninggalkan apartemen itu.

Di luar, pria itu berdiri di lorong sambil merokok. Asap putih perlahan keluar dari sela bibirnya.

“Bos!” sapa Mark yang baru saja datang.

“Bagaimana hasilnya?” tanya Howard dengan suara dingin.

“Kehidupan Nona Meng sangat sulit. Ayahnya, Lowie Meng, kecanduan judi dan sering meminjam uang dari rentenir. Setelah menghabiskan uangnya di meja judi, dia menggunakan nama Nona Meng untuk melunasi utang-utangnya. Karena itulah para penagih utang selalu mendatangi Nona Meng.”

Mark berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

“Dua bulan lalu, para preman itu datang ke rumah sewanya dan membuat keributan, karena Nona Meng tidak ada uang, para tetangga ketakutan dan mengusirnya dari sana. Namun Lowie Meng masih belum berubah.”

“Lanjut,” perintah Howard singkat.

“Mengenai kakaknya, Ric Meng, dia akan menikah dalam waktu dekat. Dia tidak bekerja, tetapi ibu Nona Meng memaksa agar semua biaya pernikahannya ditanggung oleh Nona Meng.”

Mendengar laporan itu, tatapan Howard menjadi semakin dingin.

“Dan adiknya?” tanyanya.

“Adiknya masih kuliah. Seluruh biaya hidup dan uang kuliahnya juga ditanggung oleh Nona Meng. Bahkan gaji bulanannya hampir habis untuk keluarganya. Menurut penyelidikan kami, selama ini Nona Meng hanya hidup dengan mi instan dan roti.”

Tangan Howard yang memegang rokok perlahan mengepal.

“Jadi, seluruh keluarga itu hidup dari seorang gadis?” ucapnya pelan, tetapi nada suaranya membuat Mark merasakan hawa dingin.

“Benar, Bos.”

Howard mengembuskan asap rokok dan menatap ke arah jendela apartemen tempat Ice tertidur.

“Beri pelajaran pada Lowie Meng,” perintah Howard dengan dingin.

“Dengan cara apa, Bos?” tanya Mark.

Howard mengembuskan asap rokoknya perlahan.

“Dia suka berjudi, bukan? Kalau begitu, potong dua jempolnya. Dan temui semua orang yang pernah meminjamkan uang kepadanya. Sampaikan satu hal pada mereka.”

Mark langsung berdiri tegak.

“Jangan ada yang berani menyentuh Ice Meng lagi, kalau mereka masih ingin mempertahankan nyawa mereka!"

“Baik, Bos!” jawab Mark tegas.

“Dan jangan menemuiku beberapa hari ini,” perintah Howard sambil melangkah pergi.

“Baik, Bos!” jawab Mark.

Mark memandangi punggung pria itu yang semakin menjauh.

Keesokan harinya.

Ice yang baru saja bangun langsung terkejut mendapati dirinya berada di atas ranjang.

“Kenapa aku bisa tidur di sini? Bukankah semalam aku tidur di sofa?” gumamnya bingung.

Ia segera turun dari tempat tidur dan merapikan sprei serta selimut yang sedikit berantakan.

“Bagaimana kalau pemiliknya datang? Aku sudah mengotori kasurnya, sedangkan aku bahkan tidak mampu menggantinya,” gumam Ice cemas.

Tiba-tiba, suara bel pintu terdengar dari luar.

Ting tong.

“Mungkin Tuan yang semalam datang,” gumam Ice.

Ia segera keluar dari kamar dan membuka pintu apartemen.

Saat pintu terbuka, Ice melihat seorang pria berdiri di depannya.

Pria itu mengenakan kaus putih sederhana dan celana panjang santai. Sebuah earphone terpasang di telinganya, sementara senyum tipis menghiasi wajah tampannya.

“Selamat pagi, Nona,” sapanya ramah.

“Tuan adalah?” tanya Ice heran.

“Aku baru pindah semalam. Sepertinya mulai hari ini kita akan menjadi tetangga.” Pria itu tersenyum lembut. “Kalau butuh sesuatu, jangan sungkan untuk menghubungiku.”

Ia kemudian mengulurkan tangannya.

“Namaku Howard Wang.”

Ice sedikit tertegun.

Pria di hadapannya terlalu tampan untuk disebut biasa. Namun, yang membuatnya lebih heran adalah… tidak tahu kenapa, pria itu memberinya perasaan yang sulit dijelaskan, seolah mereka pernah bertemu sebelumnya.

1
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
deg degan
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
tanpa basa-basi ya Howard
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
makin penasaran thor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
HW ada hubungan apa sama ice

dan kenapa ice yg jadi tulang punggung. apa ice bukan anak kandung nya
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mampir tgor
Maria Mariati
pas Elvis datang si lulu masih di situ, ikan datang, Elvis cepat so ice lagi di rudung sama lulu, selamatin dia
Melinda Cen
lanjut kk, biar semua terbongkar, ice bisa ketemu Bpk nya
Kinara Widya
makin seru kak...lanjut
Maria Mariati
dia snow Howard 😭😭😭😭😭
Maria Mariati
ice keturunan mafia 👍👍👍
Maria Mariati
dia anakmu 😭😭😭
merry
ditglin kn di panti di adopsi klurga ngk baik hdp juga sengsara tp seengk hdp y,, tp kalo tau ank mafia mngkin ice di incar musuh ayah
merry
tu snow tu ice tp tetap ajj cariin ank. hilng kyk cari jarum di tumpukan jerami
Kinara Widya
lanjut
Maria Mariati
dia snow Howard snow dia, viona adalah snow yang kalian cari😭
Pikachu: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
Kinara Widya
lanjut
Maria Mariati
Howard hati gadis mu mau di jdikan target musuh mu
Sribundanya Gifran
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
merry
lucu juga ya tu org takut nmy hw donk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!