NovelToon NovelToon
ARROGANT WIFE

ARROGANT WIFE

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Nikahkontrak / Aliansi Pernikahan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / CEO / Tamat
Popularitas:867.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: ROZE

Alexa Elora William harus kembali ke negara asalnya setelah lima tahun gadis itu pergi. Dia dijodohkan
dengan Zion Melviano Wilson, anak dari sahabat sekaligus rekan bisnis ayahnya.

Lexa bersikeras menolak pernikahan itu namun kedua orang tuanya tetap memaksa.

Sementara itu ada David yang selalu menjaga dan melindungi Lexa sejak kecil dan tidak akan membiarkan Lexa jatuh begitu saja dalam genggaman Zion.

"Jangan harap aku akan menerima perjodohan ini!"

"Pernikahan ini akan tetap terjadi, suka atau tidak."

Aku akan menghancurkan kesombonganmu dan membuatmu menyesal - Zion

Bermimpilah sesuka hatimu selagi dirimu mampu - Lexa

Aku akan selalu menjagamu seumur hidupku - David

Ada cinta dan benci ...
Ada harapan dan keputus asaan ...
Ada yang bahagia maka ada juga yang akan tersakiti ...

Semuanya ada di ARROGANT WIFE

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROZE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3 MAKAN BERSAMA

Pembicaraan diluar pekerjaan terus berlanjut diantara dua pria yang sudah lanjut usia itu, mereka sesekali melihat putra putri mereka yang nampak acuh satu sama lain.

"Ayo kita makan siang bersama." Alex berdiri disusul oleh Ronald.

"Ayo Zion, kamu juga Lexa!"

Lexa mengambil tasnya dan mulai melangkah mengikuti mereka. Alex dan Ronald masih terus berbincang diselingi tawa hingga mereka tiba di depan loby.

"Lexa, kamu sama Zion saja ya. Ayah akan bersama dengan Om Ronald."

Zion membawa sendiri mobilnya, sedangkan Alex dan Ronald disopiri oleh Pak Dirman.

Mereka tiba di restoran dan segera memasuki ruang VIP.

"Bagaimana pekerjaanmu selama di Jepang, Lexa?"

"Lancar, Om!"

"Kamu memang berbakat ya, sama seperti orang tuamu. Beruntung sekali pria yang menjadi suamimu." Ronald melirik Zion sambil tersenyum tipis.

Sajian mulai di hidangkan di atas meja.

"Kamu ingat tidak, saat masih kecil kamu dan Zion sering main bersama?"

"Enggak!"

Jawab yang telak. Singkat padat dan jelas. Tanpa basa-basi. Ronald terkekeh pelan. Zion sendiri biasa-biasa saja mendengar jawaban Lexa.

"Dulu kamu sering banget loh minta gendong sama Zion."

"Iya Ron, bahkan dulu waktu masih kecil mereka sering mandi dan tidur bersama."

Zion langsung tersedak makanannya.

"Hahaha, iya Lex. Lexa juga sering main dedek bayi dan memanggil Zion papa sambil menggendong dan memberikan dot susu pada boneka perempuannya."

"Hahaha .... "Suara tawa semakin nyaring memekakkan telinga.

Wajah Zion semakin merah dan panas. Begitu juga dengan telinga dan tengkuknya. Sadangkan si lawan jenis seperti tidak mendengar apa-apa. Anteng, cold, cuek ... atau budek? Entahlah!

"Mereka lupa kali, Ron."

"Sudah lama juga sih. Yang penting kita sebagai orang tua ingat betapa lucunya mereka saat masih kecil."

Selesai makan, kedua orang tua yang sibuk menggoda anak mereka itu akhirnya menyelesaikan obrolan mereka yang dianggap tidak bermutu oleh muda-mudi itu.

"Lexa, kamu tidak usah kembali ke kantor. Kamu pulang atau jalan-jalan saja diantar oleh Zion, ya!"

"Iya Zion, kamu antar Lexa. Temani dia kemanapun dia mau, lalu antar dia pulang dengan selamat. Daddy masih ada urusan dengan Om Alex."

Mereka akhirnya berpisah di parkiran.

"Kamu mau kemana?"

"Ke mall. Kamu antar saja sampai sana, setelah itu kamu boleh pergi."

"Aku temani kamu."

Lexa tidak berkata apa-apa lagi.

Sesampainya di mall, mereka hanya melihat-lihat tanpa tujuan yang jelas.

"Kamu mau beli apa?"

"Tidak ada."

"Terus untuk apa ke sini?"

"Hanya jalan-jalan saja. Kemarin aku sudah ke mall dan membeli kebutuhan aku."

Akhirnya mereka menuju cafe. Lexa memesan es krim sedangkan Zion memesan kopi.

"Zion!" panggil seorang wanita berpakaian seksi.

"Kamu katanya sibuk, kenapa sekarang ada di sini?"

Zion berpikir sejenak.

"Aku memang sibuk Sinta!"

"Sinta? Siapa Sinta? Aku Sandra!"

"Owh!"

Lexa tertawa. Zion dan wanita yang bernama Sandra itu menatapnya.

"Kamu menertawakan aku? Kamu siapa? Selingkuhan Zion?" tanya Sandra pada Lexa. Lexa masih nampak acuh.

Merasa di acuhkan, Sandra lalu mendobrak meja. Membuat Lexa terkejut.

"Hei dasar cewek sialan. Kamu jangan coba-coba godain Zion!"

"Aku? Godain dia? Coba lihat dirimu sendiri. Pakaianmu yang kekurangan bahan, mending bermerek. Semua yang kamu pakai hanya barang KW. Riasan seperti ondel-ondel. Cantikan juga aku. Tidak perlu pakaian seksi juga sudah terlihat seksi dan berkelas. Kamu hanya sebutir debu yang dengan tidak tahu malu ingin disejajarkan dengan berlian."

"Apa kamu bilang?"

"Kamu debu, aku berlian!"

"Apa kamu bilang?"

"Cih, sok cantik tapi budek!"

Lexa langsung mengambil tasnya.

"Minggir, kamu menghalangi jalanku."

Lexa langsung meninggalkan mall itu dan pulang dengan menggunakan taksi.

Sedangkan Zion sedari tadi tidak berusaha melerai percecokan itu. Prinsipnya jangan ikut campur pertengkaran dua wanita atau lebih. Toh dua orang itu juga bukan siapa-siapanya. Bukan mommy, pacar ataupun istrinya. Dia tidak sadar kalau kejadian tersebut terjadi karena dirinya.

☆☆☆

"Jangan lupa nanti malam kita akan malam bersama." Bunda mengingatkan Lexa yang sedang menikmati lemon teanya sore ini.

"Iya, Bun."

"Gimana hari pertama kamu bekerja?"

"Biasa saja. Belum terlalu sibuk."

Tidak lama kemudian Alex pulang. Sang istri menyambut kepulangannya.

Jam setengah tujuh Lexa bersiap-siap. Dia menggunakan gaun hitam yang sudah disiapkan oleh bunda.

Setelah semuanya siap, mereka menuju restoran yang ada di sebuah hotel.

Mereka lagi? Bosan, aku.

Lexa melihat Ronald, Zion dan seorang wanita yang sepertinya istri dari Ronald.

Mereka bertiga menyambut kedatangan Alex dan keluarga.

"Maaf kami terlambat."

"Ah tidak Lex. Kami juga baru saja tiba. Ayo silahkan duduk."

Bunda dan Mommy Zion langsung cipika cipiki.

"Wah, Lexa. Astaga kamu cantik sekali, sayang. Mommy sampai pangling. Bagaimana kabar kamu?"

"Baik tante."

"Panggil mommy dan daddy saja, ya!"

Lexa mengangguk dengan senyuman yang dipaksakan.

Mereka mulai menikmati makan malam itu. Zion melirik Lexa, mengingat kejadian tadi siang saat di mall.

"Oya Lexa, Zion. Maksud diadakannya makan malam ini adalah kami sebagai orang tua kalian ingin mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga ini. Saling kerja sama antara perusahaan sudah, tapi sepertinya masih kurang."

Terdengar serakah!

"Jika hubungan kedua perusahaan ini kuat, maka kita akan menjadi raja bisnis yang disegani oleh pengusaha-pengusaha lain."

Zion dan Lexa terdiam.

"Kami mau kalian menikah!"

"APA?" Zion dan Lexa sama-sama terkejut.

"Aku tidak mau!" Lexa menolak mentah-mentah perjodohan itu.

"Aku sudah punya pacar dan kami saling mencintai."

"Lexa, dengar ... "

"Pokoknya aku tidak mau!"

"Kalian akan menikah secepatnya!"

Tidak ada yang mau mengalah antara ayah dan anak perempuan itu.

"Serakah sekali kalian, hanya untuk mengembangkan bisnis mengorbankan kebahagiaanku!"

"Lexa!"

"Memang benar. Kalian sudah tua, seharusnya memikirkan kebahagiaan anak, bukan memperbanyak harta!"

"Lexa cukup!"

"Kalau mau mempererat hubungan, kalian kawin silang saja!"

Lexa langsung meninggalkan kelima orang itu yang sedang mencerna kata *kawin silang!

Bertukar pasangan?

Gagasan gila*!

"Maaflan Lexa, mungkin dia hanya terkejut."

"Saya juga permisi dulu!" Zion berdiri dan meninggalkan keempat orang tua itu.

"Jadi bagaimana?" tanya mommy Zion.

"Tentu saja mereka akan tetap menikah," jawab bunda Lexa.

"Tapi apa Lexa akan setuju?"

"Biar kami yang mengurusnya."

Mereka melanjutkan obrol tentang acara pertunangan dan pernikahan anak mereka. Tidak peduli apakah anak-anak mereka setuju atau tidak. Rencana tetap harus dijalankan. Bahkan tanggal pertunangan dan pernikahan juga sudah ditetapkan dari jauh-jauh hari.

Lexa menghentakkan kakinya dengan kesal.

Sembarangan saja mau menikahkan aku dengan cowok brengseng dan playboy seperti itu. Dia pikir aku sama seperti para wanitanya yang akan klepek-klepek dengan pesonanya! Mimpi saja kau.

.

.

.

.

.

.

.

.

Gimana ceritanya, seru enggak? Tinggalkan jejak ya. Terima kasih sudah membaca dan dukungannya.

1
Shifa Burhan
biar adil beri juga zion sahabat wanita yang selalu ada untuknya

berani tidak kau beri zion sahabat wanita

fakta wanita, dia merasa dia bebas berteman dengan lelaki lain bahkan bebas memuji lelaki lain, tapi suami tidak boleh berteman dengan wanita lain, dan fakta nya inilah adalah sikap egois wanita yang terbungkus dengan kemunafikan
Qaisaa Nazarudin
Pasti skandal pelecehan itu ulahnTiara..Dan ini semua juga rencana Tiara..Karena Tiara selalu iri dgn Alexa dari dulu sampai sekarang..Jadi Tiara lah biang keroknya..
Qaisaa Nazarudin
Nah di sini khilap nya Ale,seharusnya ortu nya harus tau semua ini,Jadi gak akan ada drama perjodohan sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Belum terlambat David, Sekarang kamu punya alesan utk membawa Ale pergi dari mereka semua yg gak punya otak..
Qaisaa Nazarudin
Jadi Ortu jangan terlalu Egois,Liat kan sekarang akibat dr ulah kalian yg selalu memaksa,yg selalu bikin Ale stress..🙄🙄🙄😡😡
Qaisaa Nazarudin
Bener2 ya kamu thor, ternyata adek kakak,Lalu siapa suami Hanie?
Qaisaa Nazarudin
DUA2 Egois... Sekarang kamu denger Hannie apa yg David katakan..Kamu cumanndia jadikan penghangat ranjangnya doang..
Qaisaa Nazarudin
Ini lah yg bikin Ale muntah2 dan mual,Makan banyak tapi badannya kurus..
Qaisaa Nazarudin
Bagus,Biar ortunya sedar..Jangan pernah maksa lagi kehendak mereka..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Bener..Kok semua pada hamil sih??
Qaisaa Nazarudin
Apa Tiara juga hamil?? Anak Zion kah?? 👏👏👏👏 Woooww semakin membingungkan...
Qaisaa Nazarudin
Alexa bukan hamil tapi sakit..yg hamil itu Hannie..Selingkuh sama David,Aku juga heran sebenarnya David ada dendam apa dgn Ale? kenapa dia gak mau Ale bahagia dgn yg lain,dan seperti ngasih harapan ke Ale,Tapi malah selingkuh dgn Hanie..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Inilah dia muka2 yg Egois..
Qaisaa Nazarudin
Kalo emang Lexaningin cerai dgn Zion kenapa dia gak rakam aja kelakuan zion di belakangnya,Dan juga perkataan Tiara saat ini,Dan kasih bukti itu ke ortu mereka,Jadi mereka gak perlu EGOIS dan maksa juga berharap lagi,Zion juga aku heran,Mau nya dia itu apa sih gak mau cerai dgn Alexa tapi masih berhubungan dgn Tiara,Heran aku..
Pudjiati Puji
pokoknya aku suka banget ceritanya thor /Good/
Roze: Makasih banyak, kak.

Baca ceritaku yang lain juga ya, dan follow akunku biar dapat info cerita terbaru 🙂😀😃🤗🤩🙏
total 1 replies
Pudjiati Puji
wjwkwkwk ketawa terus/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Pudjiati Puji
sampai air mata keluar ketawa terus/Grin/
Pudjiati Puji
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Amelia
salam kenal ❤️🙏
Fhebrie
apakah David kakaknya lexa yg katanya meninggal.. secara wajah mirip darah pun juga sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!