NovelToon NovelToon
Unforgettable

Unforgettable

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:866k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kasih Kurnasih

Arga Aldiano siswa tampan berprestasi, multi talent, dan idola di SMA kencana. Dipuja kaum hawa adalah takdirnya. Dingin dan cuek itulah sifatnya. Peduli? bukanlah bagian dari hidupnya. cowo yang dijuluki sebagai Badboy ini adalah cowo yang paling di takuti seisi sekolah. Lalu apa jadinya jika cowo seberbahaya Arga justru di lindungi oleh seorang cewe culun? Apakah mungkin? bagaimana bisa?

Fika Pricilla, adalah gadis biasa yang memiliki ciri khas yaitu dua rambut berkepang dan kaca mata besar menutupi matanya yang sipit.

Berbagai pertentangan terus menggeluti keduanya. lalu bagaimana mungkin cewe berambut kepang itu mampu melindungi seorang Arga?

Simak ceritanya disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasih Kurnasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjauhlah

"Sial!"

Geraman amarah seseorang menggema di seluruh penjuru ruangan luas lapangan basket. Cowo berambut kecoklatan itu melepar bola basket dan sesekali memukul benda-benda tak bersalah hingga hancur ataupun penyok. Ia tidak peduli jika akan ada seseorang yang memarahinya bahkan guru sekalipun ia tidak peduli, yang terpenting sekarang ia bisa melampiaskan seluruh amarahnya yang tengah menyala-nyala.

"Brengsek!"

Erangan frustasi menyeramkan itu kembali terdengar saat ia melempar bola besar ke depan dan mengenai beberapa kursi penonton hingga memantul balik ke tangannya. Selanjutnya ia kembali melempar bola itu lagi begitu dan seterusnya, bahkan lemparan sekarang hampir saja mengenai kaca namun berhasil meleset.

Semua peristiwa pagi ini benar-benar membuat amarahnya semakin bertumbuh. Tidak hanya sekali saja kejadian ini terjadi, melainkan sudah kesekian kalinya. Dan yang paling menyebalkan bukan karena perkelahian itu, tetapi dengan orang yang selalu mengacaukan kesenangannya itu.

Ia kembali berdiri sambil mengacak frustasi rambutnya. Rasa kesalnya tak kunjung juga reda, ia berharap semua ini akan segera berakhir. Namun suara decitan pintu terbuka membuat cowo itu kembali mengeraskan rahangnya.

"Ngapain lo kesini?!"

Cowo itu kembali memberikan tatapan membunuh.

"Arga.. Arga nggakpapa kan?" Cewe berkepang itu dengan berani melangkah mendekatinya namun Arga mengintruksikan tangannya hingga cewe itupun berhenti di tempatnya.

"Pergi lo dari sini." Ucap Arga masih dalam nada tenang berharap cewe itu akan menurutinya.

Namun kenyataannya tidak, cewe itu justru menggelengkan kepala dengan ekspresi khawatir. "Fika nggakmau pergi, Fika mau nemenin Arga di sini. Wajah Arga memar dan berdarah. Jadi Fika mau-"

"Gue gak butuh bantuan lo!" Arga berdiri dan mulai berjalan.

"Tapi Fika mau membantu. Fika harus ngobatin luka Arga, Arga mau kan di obatin?"

"Sampai kapan lo mau gangu hidup gue hah!?" Arga membentak sambil berjalan mendekatinya "Apa belum puas lo hancurin hidup gue?"

Arga terus melangkah dan cewe itu pun reflex melangkah mundur. "Arga.. berhenti."

"Kenapa? Lo takut sama gue!?"

Fika menunduk sambil menyengkram kuat kotak obat di tangannya, kakinya tidak mampu ia tahan karena spontan terus melangkah mundur. Ia berharap mampu menatap cowo itu.

"Jawab sialan!"

Fika terhentak ia pun menggeleng ragu. "Fi-Fika nggak takut sama Arga.”

"Kenapa?"

Fika terdiam berusaha mengendalikan gemetar di kakinya. Kebohongan terbesar yang pernah ia lakukan adalah mengatakan bahwa dia tidak takut dengan Arga. Namun kenyataannya, hanya dengan menatap cowo itu saja ia tidak sanggup.

"Jawab!" Arga menggebrak pintu di belakangnya dan berhasil menyudutkan Fika.

"Karena Fika tau Arga bukan orang jahat."

Ucapan Fika barusan membuat Arga mengangkat satu alisnya kemudian tersenyum kecut.

"Apa perlu gue tunjukkin kejahatan gue sama lo?"

Fika terhentak dan mengangkat kepalanya menatap mata gelap Arga. "Nggak! Arga bukan orang jahat." Ia berusaha meyakinkan.

BRAKKK!!

Arga memukul pintu tepat di samping wajah Fika membuatnya spontan menjerit. Dan menjatuhkan kotak obatnya.

"Lo gak tau siapa gue. Jadi berhenti ganggu hidup gue, ngerti lo!?"

Fika berunsut berjongkok menahan gemetar teramat dahsyat. Sementara Arga masih berdiri di depannya.

"Semenjak lo ada, hidup gue gak pernah tenang dan itu semua gara-gara lo!"

“Asal lo tau, sampai kapanpun gue gakakan pernah nerima lo dalam hidup gue. Kalo bukan karena dia, lo pasti udah gue abisin sekarang juga!”

Fika berusaha sekuat mungkin menahan tangisan yang ingin keluar namun ia terlalu lemah, keberaniannya selalu luntur saat laki-laki itu membentaknya bahkan mengancamnya. Dengan susah payah ia menelan ludahnya untuk berbicara. "Fika nggak bermaksud buat ganggu Arga. Tapi..Fika peduli sama Arga."

Arga berbalik badan sambil mengacak frustasi rambutnya. "Gue gakbutuh kepedulian dari lo! Yang gue mau lo pergi dari hidup gue, ngerti gak sih lo?!"

Cewe berkepang itu akhirnya mengangkat wajahnya yang sudah di banjiri air mata.

"Nggak, Fika nggakbisa. Fika tau Arga marah, tapi Fika nggakmau jauh dari Arga. Fika akan selalu ada buat Arga. Apapun resikonya nanti, Fika akan siap menanggungnya.” ucapnya lirih.

Arga menggertakkan rahangnya dan memukul ke udara. “ANJING!”

Fika terisak, dan Arga kembali menendang pintu sebelum menarik pintu itu dengan paksa dan menutupnya kasar. Fika masih tertunduk di sana di balik pintu, bahkan saat tubuhnya terdorong karena Arga membukakan pintu pun tidak sedikitpun membuatnya menyingkir. Arga membanting pintu itu hingga kembali tertutup rapat.

Dia masih diam menatap kosong lantai hitam dan dingin di bawah kakinya bersamaan genangan airmata yang terus mengalir melewati pipinya.

"Fika tau Arga benci sama Fika, tapi asal Arga tau... Fika sayang sama Arga."

1
lizkook
xmz z. z. .z z
Sunarsih Bagus Inara
thor karakter ceweknya dibikin sesempurna mungkin agar bisa menandingi si aga
Herta Siahaan
isss jgn terlalu mudah percaya Fika. buat dia bener2 berubah
Herta Siahaan
dah berapa kali dihina masih jg g ngerti duh Fika saya yg jdi nangis. dah doonkkkk Fika jgn lagi terlalu baik
Herta Siahaan
duh Fika jgn terlalu lugu deh. terlalu hina kali.
Herta Siahaan
belum tahu kenapa fika bisa sampai dikeluarga arga dan Fika please deh ,. culun sich boleh tpi jgn terlalu lah sayang. dah dihina gitu dah biarin aja arga
kusyiwa hiroshi
menurut saya, lbh baik settingannya bukan anak SMA, krn saya rasa ceritanya terlalu sadis utk anak usia dibawah 20th..hanya saran saja 👌😊
Suryani
ternyata aku salah menebak kali ini yg aku kira ikbal jahat gk taunya gino yg mala jahat
Suryani
oh ternyata seperti itu ceritanya
Suryani
apa arga udah punya anak
Suryani
banyak misteri
Suryani
emang ada visual nya ya kok aku gk ada ya
Suryani
😴😴😴
Suryani
masih tanda tanya siapakah sebenarnya alan
Suryani
klu tebakan ku sih ikbal itu jahat soalnya ni ceritanya hampir mirip sama ceritanya aska dan salsa yg berjudul cinta dan masa lalu
Suryani
emang ma2 nya kemana thor
Suryani
ini ceritanya hampir mirio sama yg judulnya cinta dan masa lalu
Oh Dewi
Wah seru banget ceritanya kaya Novel (Siapa) Aku Tanpamu
Awal Ginting
kamu yg sabar mungkin suatu hari nanti seseorg itu akan mencintaimu km semangat jgn bersedih🌹🌹🌹❤️❤️
Sudaryanto
aku sayang you
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!