NovelToon NovelToon
Dokter Gani

Dokter Gani

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dokter Genius / Beda Usia / Dokter
Popularitas:480.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: yhani_HT

Imelda Putri Anggraini ( 20 ) Baru lulus sekolah menengah atas (SMA ) Dia hidup bersama kedua orang tua angkatnya di mana sejak usia 7 tahun dia sudah di tinggal kedua orangtuanya hingga di asuh oleh Bibinya adik dari ibunya .

Demi membalas budi pada kedua orang tuanya angkat nya ,Imelda menyetujui saran dari sang bibi untuk menggantikannya bekerja jadi pelayan karena Bibi nya sudah terlalu tua .

Gani Bagaskara Mateo ( 27 ) Seorang dokter sekaligus direktur rumah sakit, Dia seorang pria yang humoris tapi karena kejadian beberapa tahun yang lalu membuat dirinya berubah 180°,Dingin dan kasar hanya karena penghianat yang di lakukan sang kekasih di belakang nya .

Mampu kah Imelda menggantikan posisi sang bibi mengurus anak majikannya ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sampai di kota

" Cape " Ayah tertawa kecil melihat Imelda yang duduk di pinggir jalan sambil meluruskan kakinya.

" Apa masih jauh yah " Tanya Imelda menatap ayahnya yang berdiri di samping nya .

" Kita harus naik taxi lagi nak, karena angkot tidak bisa masuk di area sana " Jawab sang ayah .

" Lagi " Jawab Imelda mendesah panjang.

' Setelah ini tidak lagi Nak " Jawab sang ayah .

" Berapa jam " Tanya Imelda .

" Cepat saja jika tidak macet " Jawab sang ayah ,Imelda berdiri dari duduknya .

" Apa ibu sudah menunggu kita " Tanya Imelda sambil membersihkan bagian belakang nya .

" iya " Jawab Ayah .

" Kita tunggu di mana taxi nya yah, di sini hanya ada angkot " Tanya Imelda menatap sekeliling nya .

" Kita jalan ke depan " Imelda mengaguk lalu membawa tas pakaiannya .

" Kita tunggu di sini yah " Sang ayah mengaguk sambil menatap ke arah jalan besar .

" Apa ayah selalu seperti ini jika datang ke kota untuk menjenguk ibu " Tanya Imelda sendu .

" Iya Nak, karena memang angkot tidak bisa masuk ke sana " Jawab sang ayah sambil menatap ke arah jalan .

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya ada taxi yang lewat tapi mereka harus menelan pil pahit karena taxi itu ada penumpang nya .

" Ayah " Panggil Imelda pelan .

" Kenapa Nak " Imelda menggeleng lalu menatap sang ayah dengan mata sembab nya " Maaf belum bisa membahagiakan ayah sama ibu " Jawabnya serak .

Ayah langsung memeluk Imelda dengan lembut " Kita tunggu sebentar lagi ya,taxi selalu lewat koh " Imelda hanya mengaguk .

Hingga beberapa menit akhirnya mereka mendapatkan taxi hingga membuat Imelda bernapas lega .

Bukannya apa dia hanya memikirkan ayahnya pasti dia begitu lelah seharian hanya duduk diam dalam bus lalu sekarang harus berdiri menunggu taxi lagi .

" Ke jalan Xx pam " Ujar sang ayah saat sudah berada dalam taxi bersama Imelda .

" Baik pak " Jawab sang sopir lalu menjalankan mobilnya menuju alamat yang di tujukan .

" Istirahat saja Nak , kalau sudah sampai ayah bangunin " Imelda menggeleng cepat .

" Seharian Imel tiduran di bus " Jawab Imelda .

" Apa masih jauh ayah " Tanya Imelda .

" Baru juga jalan nak " Jawab sang ayah tertawa kecil

Imelda menatap ke arah luar jendela di mana lampu² jalanan sudah mulai menyala karena sudah mulai gelap .

" Apa seperti ini kehidupan di kota " Gumam Imelda lirih matanya terus menatap ke arah di mana sebagian orang memilih jalan kaki ada juta yang memakai motor dan mobil .

" Pasti mereka orang kaya " Lanjutnya lagi saat melihat mobil mewah berhenti di samping taxi yang di tumpangi nya karena lampu merah .

Secara perlahan kaca mobil yang di sampingnya turun hingga Imelda bisa melihat nya .

" Cantik " Gumam Imelda tersenyum saat melihat wanita yang berpakaian jas dokter .

" Semoga nantinya aku bisa seperti nya " Lanjutnya lagi sambil tersenyum .

Secara perlahan mobilnya mulai berjalan hingga akhirnya dia tidak bisa melihat mobil tadi lagi karena sudah lampu hijau .

" Kenapa Nak " Tanya Sang ayah .

" Tidak ayah, tadi Imel melihat perempuan yang memakai jas dokter " Jawabnya tersenyum .

" Berdoa semoga suatu saat nanti kamu juga begitu " Imelda mengaguk dengan cepat .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Masion Bagaskara,Dapur

" Mbok katanya anak sama suaminya mau ke sini " Tanya seorang pelayan .

" Iya ,mungkin mereka lagi di perjalanan " Jawabnya dengan lembut .

" Apa tidak bisa Mbok di sini saja " Ujar yang lainnya .

" Kalian ini ,nanti ada anak Mbok yang gantiin mbok harap kalian akrap dengan nya karena ini pertama nya dia ke kota " Ujar nya dengan lembut .

" Kami akan menganggapnya adik sendiri " Jawab pelayan yang lebih muda di antar para pelayan yang ada di dapur itu .

" Terimakasih , mbok tidak akan melupakan kalian nanti mbok akan telepon " Ujarnya dengan lembut .

" Sudah² kita selesai kan dulu " Lanjutnya dengan tersenyum .

" Iya Mbok " Jawab mereka bersamaan .

Saat semuanya tengah sibuk dengan pekerjaan mereka seseorang masuk ke arah dapur .

" Bibi di panggil Oma " Ujar salwa lalu membuka kulkas mengambil minuman dingin dari dalam kulkas .

" Non Salwa baru pulang " Tanya Bibi

" Hebm " Jawab Salwa karena dia masih minum .

" Mbok ke depan dulu ya " Pamit Bibi .

" Iya Mbok " Jawab mereka .

" Masak apa Bi " Tanya Salwa menghampiri para pelayan .

" Seperti biasa Non " Jawab salah satu dari mereka .

" Enak kayanya,minta tolong masakin jamur tepung Bi " Ujar Salwa .

" Jamurnya lagi kosong Non " Jawab pelayan .

" Ya sudah itu saja sudah cukup " Jawab Salwa .

" Maaf Non " Ujarnya lagi .

" Sudah tidak papa Bi, mungkin belum rezeki Salwa " Ujarnya sambil tertawa kecil .

" Salwa ke atas dulu Bi " Pamit Salwa meninggalkan dapur .

" Saya rela menghabiskan waktu di rumah besar ini " Ujar pelayan setelah kepergian Salwa .

" Ya kamu benar ,bahkan di zaman sekarang di mana kita bisa mendapatkan majikan yang begitu baik seperti mereka " jawab salah satu dari mereka .

" Baik, gaji besar , bonus tiap bulan " Timpal yang lainnya .

" Padahal mereka orang terpandang " jawabnya lagi .

" Sudah²,kalau kita mengobrol terus kapan selesainya "

Di ruangan Tengah Bibi sedang duduk di berhadapan dengan Davin dan Nabilla .

" Suami sana anak bibi belum sampai " Tanya Nabilla .

" Mungkin lagi di perjalanan Nyonya " Jawab Bibi .

" Kenapa tidak minta sopir menjemput mereka Bi " Jawab Nabilla .

" Tidak papa Nyonya " Jawab Bibi pelan .

" Ini gaji bibi " Nabilla menyodorkan amplop coklat tebal membuat bibi menatap Nabilla .

" Ini ....apa Nyonya " Tanya Bibi terbata .

" Gaji Bibi " Bibi mengerjapkan matanya berkali-kali .

" Tapi nyonya ini terlalu banyak " Jawab Bibi menyodorkan kembali ke arah Nabilla .

" Itu tidak seberapa dengan apa yang sudah bibi korban kan hingga meninggal suami dan anak bibi demi bekerja di sini bertahun-tahun bahkan sebelum ada saya " Ujar Nabilla kembali menyodorkan amplop ke arah Bibi .

" Tapi Nyonya ...."

" Ambil saja Bi " Potong Davin cepat .

" Tapi ini terlalu banyak Tuan, tadi juga Tuan muda Gani sudah membelikan saya kalung mahal jadi sangat tidak sopan jika saya menerima ini juga ' Tolak Bibi

' Itu hadiah dari Gani dan ini gaji bibi selama ini " Jawab Davin .

" Tapi tuan ..."

" Jika Bibi terus menolak maka saya juga menolak anak Bibi " Potong Davin membuat Bibi bungkam .

" Maaf tuan " Jawab Bibi lalu mengambil amplop coklat itu dengan berat hati .

Bukannya apa tapi kebaikan keluarga majikannya itu sangat luar biasa ,bahkan belum tentu mereka mendapat kan di luar sana, apa lagi Davin tidak pernah hitung²an terhadap pekerja yang ada di rumah besar itu .

" Lagi arisan " Tanya Alister yang baru turun bersama Ela .

" Apa Bibi yang dapat ,berarti kamu dapat traktiran " Timpal Ela tersenyum kuda .

" Bisa Non ,Bibi siap kapan saja " Jawab Bibi membuat mereka tertawa kecil .

" Mau ke mana Nak " Tanya Ela menatap Gani .

" Ke luar sebentar " Jawab Gani .

" Tapi sudah mau makan malam Nak " Ujar Ela .

" Hanya sebentar " Jawab Gani lalu meninggalkan ruangan itu .

Saat berada di luar Gani melihat ada taxi yang masuk dalam pekarangan rumah .

" Apa ada tamu " Gumam Gani lalu masuk dalam mobilnya .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Lanjut !!!

Dukung Gani dan Imelda menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰

Like

Koment

Vote

Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

1
Elmi Varida
wkwkskwkkkk...tau aja thor...😂😂😂
Mommy_Mk: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Elmi Varida
idih...msh muda emosian banget sih Dr Gani ini..😂😂
Cepet TUA looo😂😂😂
☠️⃝ᴊᴇᴍAѕ⍣⃝✰zc❖: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Elmi Varida
hi jg thor, ikut nyimak novelmu ya...
mety
so sweet Mr gani sekarang 🥰🥰
mety
ada bawang 😭😭😭
mety
wkwkwk
mety
hola 🤣🤣
mety
padahal keluarga dokter....kok mudah sekali mengatakan bunuh saja 😥😥
mety
mau dinikahi kok perasaan kayak mau di hukum mati 🤭🤣🤣🤣
Adeliyandrani
ibu Ela emang the bestt😍😍😍😍
Adeliyandrani
Kecewa
Adeliyandrani
Buruk
Nur Azizah
jangan lama2 dong thor hiatus nya udah kangen nih sma lanjutan cerita nya😊...
semangat kak💪😁
Rizqitaaa 🍓
bagus
Rizqitaaa 🍓
baru mulai baca, 😊
Dwiana Ana
thor mana episod br ny kok lm
Nurjani Lambu
di tunggu up selanjutnya thor.
Demarince Padakari
adu mama cynk eee he...banyak bawangnyaaaa😭😭😭😭 lanjut
Arik Mahanani
kok nyesek ya
Neny Mardiyanti
baperrrrrr bacanya ,😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!