NovelToon NovelToon
Kabut Di Hati Arumi

Kabut Di Hati Arumi

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:183k
Nilai: 4.9
Nama Author: Komalasari

Ini adalah spin off dari novel Ryanthi (Manisnya Kue, Pahitnya Kenyataan).

Arumi yang patah hati, memutuskan menyendiri selama tiga tahun, sampai Edgar datang dan kembali menawarkan cinta yang telah lama terkubur. Berbagai penolakan Arumi lakukan, tetapi tak membuat Edgar lari atau menjauh. Pria itu terus maju, ketika Arumi memintanya mundur.

Selagi Edgar berusaha, Arumi justru terus mengharapkan cinta Moedya yang telah terlepas dan jadi milik wanita lain.

Akhirnya, Arumi sadar dan memutuskan pergi ke Perancis. Dia menyusul Edgar ke sana, untuk menerima pinangan dari pria itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Komalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabut di Dalam Hati

Arumi tersenyum lembut mendengar ucapan dari pria itu. Berteman tidak lah akan terasa sulit baginya. Arumi memiliki banyak teman. Dulu ia merupakan gadis yang sangat supel.

Sebuah anggukan pelan pun terlihat darinya. Tidak ada alasan bagi Arumi untuk menolak hal itu. Lagi pula, ia masih memiliki sedikit harapan akan cinta yang mungkin telah lama terlupakan.

Moedya menghabiskan sisa kopinya yang mulai dingin. Ia pun tampak bersiap untuk pergi. Dengan segera Arumi melepas jaket yang sedari tadi melingkar di tubuhnya. Jaket yang menutupi kemejanya yang basah.

Arumi menyodorkan jaket itu kepada Moedya. Pria itu tertegun sejenak dan menatapnya. "Pakai saja!" Ucap Moedya.

"Aku tidak tahu kapan kita akan bertemu lagi, atau bahkan mungkin ... mungkin kita ...." Arumi menelan ludahnya sendiri. Tenggorokannya tiba-tiba terasa begitu kering. Lidahnya terasa kelu dan ia tidak sanggup untuk melanjutkan kata-katanya.

Dengan wajah ragu, Moedya menerima jaket itu. Ia tidak langsung memakainya dan hanya memegangnya. Sesaat kemudian, mereka berdua pun keluar bersama dari dalam kantin itu.

"Terima kasih untuk traktirannya," ucap Arumi dengan sebuah senyuman manis yang mengiringinya. Ia berdiri dan menatap Moedya untuk sesaat.

Hal yang sama pun dilakukan oleh Moedya. Ia menatap balik gadis itu dengan cukup lekat. Moedya seakan tengah mengobati rasa rindunya selama ini. "Sama-sama," sahut pria bertato itu.

Rasa canggung kembali menyelimuti mereka berdua. Sikap kikuk Arumi dan Moedya terlihat lucu saat itu. Akan tetapi, itu semua tidak berlangsung lama. Moedya segera dapat menguasai keadaan. "Mau kuantar sekalian, Arum?" Tawarnya.

Gerbang menuju taman bunga di hati Arumi rasanya terbuka lebar. Ada banyak bunga yang bermekaran di sana, begitu indah dan berwarna-warni. Arumi ingin sekali mengangguk dan mengatakan "iya, tentu saja". Akan tetapi, dengan segera ia tersadar dari keinginannya.

"Tidak, terima kasih. Aku masih ada urusan lain," jawab Arumi. Ia mencari alasan untuk menolak tawaran pria itu.

"Baiklah," balas Moedya. Ia tidak membujuk ataupun memaksa gadis itu untuk ikut bersamanya. Sesuatu yang di luar perkiraan Arumi. Gadis itu sudah terlanjur merasa percaya diri.

"Okay ... nice to meet you, Moe ... Moedya," Arumi mungkin harus berhenti memanggil pria itu dengan sebutan Moemoe.

Semuanya telah benar-benar berakhir. Tidak ada lagi Moemoe dan Miemie yang dulu, yang ada kini adalah Moedya dan Arumi.

Arumi terus melangkahlan kakinya menapaki trotoar yang basah karena hujan tadi. Ada beberapa genangan di sebagian sudut jalan. Ia tidak tahu jika ada sepasang mata yang terus memperhatikan kepergiannya dari jauh, hingga gadis dengan kemeja putih itu tak terlihat lagi.

Menghela napas dalam-dalam, Moedya pun segera memakai kembali helmnya. Ia lalu menaiki motor retronya dan meninggalkan halaman parkir klinik bersalin itu.

Hujan telah benar-benar berhenti dan menghapuskan awan gelap yang menyelimuti langit sore itu. Meski cuaca terasa lumayan dingin, namun setidaknya langit pun kembali terang.

Seperti itulah kehidupan. Ada kalanya kita harus menjalani suatu ketidaknyamanan yang luar biasa. Kesedihan yang teramat dalam dan terasa sangat menyiksa, bahkan mungkin terasa begitu berat dan menakutkan sehingga tak ingin kita ulangi lagi.

Akan tetapi selama masih ada keyakinan di dalam diri, maka kita akan selalu bertahan. Bertahan untuk hari esok. Apa yang terjadi hari ini, belum tentu terulang kembali pada esok hari.

Jika hari ini hujan turun dengan begitu deras, maka mungkin saja esok mentari akan bersinar dengan terik sepanjang hari. Siapa yang tahu dengan jalan takdir Tuhan? Siapa yang dapat menerka masa depan? Kita hanya cukup menjalani kehidupan ini dengan baik, meskipun terkadang tidak selalu semulus apa yang kita harapkan.

......................

Arumi telah kembali ke toko. Di sana ada dua orang gadis yang membantunya. Bukanlah gadis yang dulu bekerja pada Ryanthi, karena mereka kini telah berumah tangga.

Sesuatu yang terasa begitu miris. Secara fisik Arumi jauh di atas mereka. Namun, siapa sangka karena mereka telah lebih dulu dapat menikmati indahnya pernikahan. Sementara Arumi, masih berkutat dalam kesendiriannya.

Itulah keadilan Tuhan. Kecantikan fisik bukan jaminan dalam segalanya, karena nyatanya cinta pun membutuhkan lebih dari sekedar tubuh indah dan wajah rupawan.

Waktu sudah menunjukan pukul enambelas tiga puluh. Saatnya untuk menutup toko. Kedua gadis itu juga sudah bersiap untuk pulang.

Arumi kembali sendirian di dalam toko itu. Sudah hampir dua tahun ia memilih untuk tinggal di sana, meskipun terkadang pulang ke rumahnya yang kini ditempati oleh Keanu dan keluarga kecilnya.

Semenjak kepergian Ryanthi, hidup Arumi terasa kian sunyi. Ia telah kehilangan salah satu idola dalam hidupnya. Entah kepada siapa kini ia akan bercerita dan berkeluh kesah. Entah siapa yang akan menemaninya lagi menatap langit malam dan merasakan keheningannya. Semuanya hanya tinggal kenangan.

Sama halnya dengan kisah cintanya bersama Moedya. Semua telah menjadi sebuah kenangan yang tidak mudah untuk ia hapuskan.

Duduk bersandar pada ranjang kecilnya, Arumi terus memperhatikan foto sang ibu. Diusapnya wajah cantik itu, air matanya pun menetes dengan tanpa permisi.

Arumi sangat merindukan sosok Ryanthi. Ia kini merasakan apa yang Ryanthi rasakan dulu ketika harus kehilangan sosok orang-orang yang dicintainya.

Gadis itu tahu dan sangat menyadari jika perpisahan pasti akan terjadi dalam setiap kebersamaan. Namun ia tidak pernah dapat membayangkan, jika perpisahan itu ternyata memang sangat menyakitkan. Teramat sakit dan rasanya begitu menyesakan.

Sesaat kemudian, Arumi menghapus air mata yang menetes di pipinya. Akan tetapi, entah kenapa karena air mata itu kembali terjatuh.

"Aku gadis yang kuat, ibu. Aku sama sepertimu ...." lirih Arumi. "Aku gadis yang kuat ...." Arumi mengulangi kata-katanya. Akan tetapi, hal itu tidak menjadikan air matanya berhenti. Ia justru malah merasa semakin tersakiti.

Diletakannya foto itu di dadanya. Arumi pun menangis. Tangisan yang terdengar sangat memilukan. Ia tidak peduli seberapa keras ia meratap, karena di sana ia hanya sendiri.

Hanya Tuhan lah yang melihat dan mengetahui, betapa selama ini ia telah berpura-pura untuk menjadi dewasa dan kuat. Kenyataannya, Arumi bahkan tidak dapat mengatasi kerinduannya terhadap mereka yang telah pergi meninggalkannya.

Pertemuannya dengan Moedya telah membuat kabut di dalam hatinya kian pekat. Harapannya yang indah telah benar-benar sirna. Cinta yang ia jaga dan ia simpan baik-baik selama ini, mungkin tidak akan pernah berbalas lagi. Moedya tampaknya sudah menutup pintu hatinya untuk dirinya.

Sebuah penyesalan yang teramat dalam. Sebuah kebodohan yang merusak segalanya. Jika dulu Ryanthi memiliki Adrian sebagai pilar yang dapat menopangnya agar tetap dapat berdiri tegak, lalu saat ini siapa yang Arumi miliki? Gadis itu benar-benar sendiri.

Haruskah ia berharap agar Edgar kembali dan dapat meluruskan semuanya? Entahlah. Ia juga merasa tidak yakin jika hal itu akan dapat mengubah apa yang telah terjadi. Lagi pula, kejadian itu sudah terlalu lama berlalu.

Arumi pun merasa sangat bodoh. Ia fikir jika Moedya akan kembali padanya. Ia mengira jika cinta yang dirasakan pria itu kepadanya, akan dapat membuatnya bertahan. Akan tetapi, Arumi telah salah. Ia terlalu berbangga hati atas rasa cinta yang besar dari Moedya untuknya. Kenyataannya, kini ia hanya dapat meratapi nasibnya, sendirian dan kesepian.

1
Rini Resman
Kecewa
Nining Chili
👍👍👍
dewi andarini
di cerita yg sebelumnya...
moemoe & Mimi.. sudah bersama kembali setelah moemoe keluar dari penjara selama 3 th.
tapi kenapa sekarang malah jadi mantan ?
jadi gak nyambung baca cerita ny
Maisha Intania
good Arumi..
harus tegas terhadap moemoe...
jaga hati Edgar..
moemoe rasain... nyesel kan akhirnya. makanya jadi orang jangan plin plan...
Maisha Intania
makanya jng buru2 ambil keputusan... mau kembali bersama Arumi jgn asal tunangan sama Diana..
putus dengan Diana pelan2 aja.. yakinkan Diana klo cinta tidak bisa dipaksakan.... lalu mulai lembaran baru dengan arumi juga pelan2 aja..
Maisha Intania
gak rela moedya sama Diana😢😢😢😢
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Jodohnya, kak. Lanjut
total 1 replies
Maisha Intania
Edgar si tikus hitam😂😂😂😂
Maisha Intania
ada apa malam 3 tahun lalu????
Ibook Utami: ada apa ya
total 1 replies
Maisha Intania
seperti nya gara2 Edgar... moemoe dan miemie putus...
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Lanjut, kak
total 1 replies
karissa 🧘🧘😑ditama
akh legaaaa nya
karissa 🧘🧘😑ditama
nangis smpai batas bab ini thor,,berasa kyak ikut terenyuh skli dgn smua yg ada pda edgar,,trkhusus ny pda akhr bab ini,yasalamm🥺🥺🥰🥰🥰
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: lanjut, kak
total 1 replies
karissa 🧘🧘😑ditama
sungguh naif sekali nih si arumi,,bkin malu alm ortu ny saja
karissa 🧘🧘😑ditama
lama2 edgar bnar2 dpt meluluhkan thor,,oohh aku meleleh😂😂😂
karissa 🧘🧘😑ditama
mmang pada dsar ny sebuah cinta sprti moedya akn sngat slit untk.dilupakan,,tpi jka ditngah perpisahan itu slah satu diantara ny mlkkan kslah sprti yg dilkkan moedya kpd diana mka itu jga tak dibenarkan sma skli,,yasdahlah arum,,edgar meski tidur dgn brbgai mcam.wanita sana sini tpi pling tdak dy mngakui ny,dan bersungguh untk brbah untukmu,,trus sbar mnnggu,trs untukmu saja,,dah thor ckup untk arum smua rasa,,bhgia kan lgi arum,,mgkn dgn edgar
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: iya, kak. lanjut saja dan lihat seberapa manisnya Ed sama Arum
total 1 replies
Shaa
Ben kah thor? 🤔😁#autodetective
Diana
ooh my god
Citra Esmi
ya salam ribet bget euy kisah cintanya.... sebel sebel gimana gitu.... tpi aq suka gmna dong 😍
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: lanjut, kakak
total 1 replies
Fitria Kie
ingat waktu pas Arumi teriak d danau manggil nama moedya pasti itu lgi ancur bgt ...
skrg udah mulai move on km datang n seenaknya bilang masih cinta...
maumu ap moe"
Fitria Kie
Anda terlambat ferguso 😆😆
Fitria Kie
novel sebagus ini ko yg like cuma dikit syg bgt heee...
pdhal pemilihan ktanya bagus trus jrang ada typo jg perbabny jg GK kbnyan trus GK sedikit jg sedang lh ...
semangat kk otot😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!