NovelToon NovelToon
Hati Untuk Adik Ipar

Hati Untuk Adik Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Patahhati / Perjodohan / Nikahmuda / Nikahkontrak
Popularitas:90k
Nilai: 5
Nama Author: DonatCoklatKacang

Pernikahan Putri perempuan biasa dengan Lingga keponakan Presiden yang mempunyai mimpi besar serta orang yang membangun perusahaannya sendiri dari nol, laki-laki itu sebenarnya salah jika menganggap hanya perempuan itu yang beruntung atas pernikahan mereka

keponakan Presiden yang lebih memilih perempuan impiannya ketimbang wanita yang sedang mengandung anaknya

ternyata dengan melihat wajah bayi yang sangat mirip dengannya mampu membuat pikiran dan perasaan Lingga jungkir balik

ini bukan hanya tentang Lingga, namun juga tentang Putri yang memang mengakui ia mencintai Lingga namun ia tak bisa menampik jika hatinya sudah terbagi untuk laki-laki yang selalu menolongnya dan menyediakan pelukan hangat saat dia membutuhkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DonatCoklatKacang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dinda

Drit drit

"Hallo? Dina kamu udah buka toko kan?

"Iya, udah"

" Aku bakalan telat, kamu kerjain pesanan yang mau diambil siang ini ya"

"Iya udah hampir selesai ini, kak Putri tenang aja"

"Aah syukurlah"

" Ke enakan tidur sama suami di kamar mewah gini nih"

"Eh apaan suami kakak masih di luar kota ya tolong, kalo berimajinasi ijin ijin dulu"

"Kalo kesepian, kok bisa kesiangan?"

"Ya enggak kesepian juga, tadi enggak tau kenapa mules banget terus buang airnya jadi lama, udah intinya kamu urus semuanya, bulan depan gaji kamu naik"

Tuut

"Asek asek bisa beli skin care yang mahalan dikit"

Bunyi Dina sambil menepuk plastik plastik bunga diatas meja.

Di kamar mandi Putri terpaksa melepaskan baju yang sudah rapi ia pakai tadi, memang kalau sudah masalah panggilan alam semua urusan bisa berantakan

Rasanya Putri seperti sedang di hotel sendirian, kamar mandi mewah, kamar tidur luas dan hanya saja perut ini rasanya masih seperti gembel, sulit diajak kerja sama, baru makan shusi ikan mentah ajah udah kayak keracunan, rutuk putri dalam hati.

"Dina kok ini bunga segernya enggak ada?"

Gedubrak (suara kotak jatoh)

"Astaga kak"

"Kalo dateng tuh Salam dulu kek"

" Kiriman bunga seger belom nyampe ya?"

" Enggak, sopirnya nikah hari ini"

"Hah?"

"Ya enggak lah kak, kirimannya udah sampe, tapi langsung di borong sama orang, tadi dia enggak minta di Iket, katanya buat surprise dikamar"

Dina sambil cengengesan

" Kamu kenapa senyum serem gitu?"

Mulai merasa ada yang aneh sama Dina 

"Gaji kuhhhh akan dinaikan bukhan?"

Sambil mengibaskan bunga kering melewati wajahnya

"Iya biasa aja kale, kayak enggak pernah naik gaji aje lu"

"Enggak kak aku emang enggak pernah naik gaji, tolong di inget"

"Idup kak Putri aja yang berubah, hidoep aku enggak"

"Aku juga pengen dikasih supris bunga sama cowok idaman gitu kan"

"Din kamu salah makan hari ini?"

"Ih kak Putri beneran enggak faham"

"Kak aku seneng banget naik gajeee, tau nggak kak, aku kepikiran buat cari kerja di tempat lain yang gajinya UMR kote Jakarte, kan lumayan gede tuh, tapi enggak jadi karena kayaknya toko bunga kak Putri rame an sekarang, emang ya rejeki orang yang udah nikah tu"

"Kalo kamu mau cari kerja lain ya silahkan, palingan aku mau cari orang lain karena toko ini bakalan direnovasi, tokonya gaya baru pegawai juga harus baru donk? " 

Putri tertawa lebar

"Kak Putri beneran abis manis sepah di buang ya"

CEKRITTTTTTT, krek, Duk duk Duk duk

"Kak Putri kak Putri"

Suara laki-laki menghentikan pembicaraan dua penjual bunga ini

Putri menoleh cepat

"Eh kenapa Raka?"

"Ini siapa?"

"Kak ini aku nemu anak panti pingsan di gang sebelah, tadi dikerumuni banyak orang, katanya korban pemerkosaan"

Wajah Raka memerah dan berkeringat, ia sangat cemas

"Astaghfirullah halaazim"

"Kapan?"

"Bawa ke dalem Raka di diatas kasur"

Putri setengah berteriak karena sangat terkejut

"Barusan banget, tapi kayaknya kejadian nya pagi tadi, karena ada darah udah kering di celananya"

"Astaga"

Putri memejamkan matanya

"Din kamu tolong bikinin minum buat Raka, aku mau ambil minyak kayu putih dan air"

"Iya kak"

Jawab Dina bergegas

Sementara Raka sudah sangat berkeringat

"Andai aku datang lebih cepat, andai anak anak ini lebih dapat diperhatikan oleh orang tuanya, andai para predator **** ini bisa dibasmi, Andai andai"

Dengan wajah memerah

"Raka"

dia baru pertamakali melihat Raka seperti ini

Putri melihat Raka dengan wajah sendu dan tatapan yang tak lepas, wajah Putri ikut berkeringat karena cuaca yang panas dan keadaan tidak menyenangkan ini

Putri menyentuh pundak Raka yang basah, Raka mendekat, gerakan refleks Raka memeluk dan Putri menyambut tubuh gemetar itu, tak diduga Putri, Raka menangis didalam pelukannya

Wajah Raka tenggelam didalam ceruk leher Putri, ia menangis benar benar menangis meski tak bersuara, dadanya naik turun dan tubuh yang basah, Putri hanya bisa mengelus tubuh besar didalam pelukannya ini

Saat sudah beberapa lama, Putri menepuk pundak Raka 

"Udah yuk minum dulu"

Sambil mengangkat cangkir air minum yang diletakan Dina tadi di dekat kasur

Dina langsung pergi karena ada pembeli yang datang

" Tenangin diri kamu dulu"

Mengusap punggung Raka,

Raka menerima air putih itu dan meminum pelan

"Celananya robek, sepertinya benar ia korban pemerkosaan, aku tidak bisa membayangkan sakitnya, pasti sakit sekali"

Putri bertutur dengan kesedihan

Raka menoleh

"Kak Putri tau?"

........ "Ah iya kak Putri sudah menikah"

Putri ingin memberikan minyak kayu putih pada hidung anak kecil itu namun di tahan Raka

"Lebih baik kita salin pakaian dan bersih kan tubuhnya dulu, baru kita bangunkan adik ini, supaya saat dia terbangun dia tidak terlalu shock pada keadaanya"

Putri mengangguk

"Aku beli pakaian pada toko terdekat, kak Putri tolong bersihkan paha dan bagian badannya yang lain"

Putri mengangguk lagi

Raka bergegas membeli pakaian ke luar dan Putri menutup pintu yang memisahkan ruangan belakang dan toko di tempat ini untuk membuka pakaian anak perempuan itu.

Raka sudah sampai dan membawa pakaian anak-anak yang baru ia beli, cepat saja ia berikan pada Putri dan mereka menyalin busana anak kecil itu berdua, sedangkan Dina harus menangani pelanggan toko sendirian hari ini.

Hemmm mmmm 

Anak kecil perempuan itu mulai sadar, Putri menurunkan botol minyak kayu putih yang sedang dipegang nya

"Mmmm mmm ibuuuuu"

ia mulai melihat dengan sadar

"Pak dokter?"

"Pak ,ahhh ahnnn aduh"

"Pak, aku dima nahhh"

Anak itu mulai bergerak 

"Hai ini kak Putri, kamu sedang di toko kak Putri"

Merangkul anak kecil itu

"Kak ahh ah"

Anak itu merubah ekspresi nya dan tiba-tiba air mata nya keluar

"Hei kenapa"

Putri memeluk anak itu

"Kak tadi ada om om, ngaaaaaa aaa"

Anak perempuan itu menangis di pelukan Putri

"Kamu aman sama kakak disini"

Putri menenangkan

"Tadi Dinda di paksa buka celana"

Tambah menjerit didalam dada Putri

"Enggak nggak kok, om omnya udah pergi udah di pukul sama pak dokter, kamu liat pak dokter disini, pak dokter udah bawa kamu kesini"

"Tapi punya Dinda rasanya sakit kaaaak"

"Iya sakitnya bakalan hilang kok, percaya sama kakak"

"Tapi sekarang sakit banget"

"Hei Dinda denger kakak, rasa sakitnya kakak janji akan hilang, kakak sama pak dokter bakalan tiap hari liat kamu ke panti dan bawain banyak mainan, biar kamu seneng dan sakitnya cepet ilang, mau?"

Anak kecil itu mengangguk

"Beliin mainan dan makanan yang Dinda mau"

"Iya"

Putri mengangguk

"Sekarang peluk kak Putri lagi"

Dengan senyum sumringah

Dibalas pelukan dengan senyum tak kalah sumringah dari anak kecil bernama Dinda itu.

Raka memperhatikan tiap detik yang terjadi, dia melihat sisi seorang ibu yang luar biasa dari Putri, dia bahkan membayang ibunya yang melakukan itu meski bahkan ia tidak ingat sama sekali wajah ibunya sendiri, namun ia merasakan ibunya hadir di ruangan itu menjadi anak kecil Dinda dan menjadi Putri saat ini.

1
Sholihah 02
suka bgt critanya
tapi lama bgt up nya thor /Cry/
Sholihah 02
suka asli ceritanya
tapi lama bgt up nya thor /Cry/
Maya Ellydarwina
lanjut thor
Maya Ellydarwina
lanjut lanjut Thor 🙏
Awien_Azui
setia sampai akhir. ... Ceritanya lanjut dong thor
Shanti Nasa
lanjut dong kak
Awien_Azui
lama ak tgu thor.... lama sekali updatenya... lanjut thor semangat.....
Shanti Nasa
setelah sekian purnama akhirnya up juga 😍
Memyr 67
suami nggak tau diri. ada yg halal, lebih memilih menikmati yg haram
adelia faranisa
lanjut kk,,,
adelia faranisa
lanjut up kk,,, semangat
adelia faranisa
lingga bener" Keterlaluan
Awien_Azui
thor lanjut thor lama tgu upnya... masih ada ya ...
Gemini Girl
ijin promosi ya kk..mampir di karya ku juga ya ada... Mengikat Janji Dengan Mafia Kejam, I Need Your Love, cinta Nagin..mksih kk
Halimah Yatni
lah kok ngak tiap hari updatenya thooor...
Shanti Nasa
Hay Hay novel ini berpindah alam atau memang udah g lanjut ya
Afiq Farid
buat lingga menyesal....biarkan anak putri hidup
Fitri Diana
up lg dong thoooor.😄
Fitri Diana
brengseknya si lingga...👿👿👿
wilis mukti
lanjut thor.
penasaran kelanjutannya
wilis mukti: sama kak..ingin lanjutnya ttp kok gak up..up ...😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!