NovelToon NovelToon
Om Ganteng Imamku

Om Ganteng Imamku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:913.1k
Nilai: 5
Nama Author: e'Rmaa

Seorang gadis remaja berusia 18 tahun bernama Delia. Dia masih duduk di bangku SMK kelas tiga. Dia gadis yang tomboy karena dia terbiasa hidup dengan kakaknya yang semuanya laki-laki. Dia tidak begitu percaya cinta tapi suatu ketika dia punya cinta pertamanya.

Di suatu ketika, dia melakukan praktik kerja di tempat kakaknya. Dia merasa kagum dengan salah satu teman kakaknya. Hingga akhirnya dia menyukainya. Dia mencintai lelaki yang berusia 38 tahun. Lelaki itu adalah Kak Aldi teman kakaknya. Kak Aldi bekerja di salah satu perusahaan yang sama dengan kakak Delia. Kak Aldi adalah laki-laki yang sibuk dengan karirnya.
Kak Aldi tidak pernah memikirkan percintaan. Kesehariannya disibukkan dengan pekerjaan. Tanpa disadari karena terbiasa berkomunikasi dan bertemu dengan Delia, membuat cinta pun tumbuh di hatinya.

Hingga suatu saat, datanglah Clara sebagai teman kerja Kak Aldi yang baru. Clara menyukai Kak Aldi dan berusaha mendekatinya. Dan akhirnya Kak Aldi mulai dekat dengan Clara.

Suatu ketika Delia pun tahu tentang kedekatan mereka. Delia pun berusaha melupakan Kak Aldi.

Setelah Lulus SMK, Delia melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri dengan mengambil jurusan ekonomi. Delia pun bekerja di salah satu perusahaan yang sesuai bidangnya.

Setelah 2 tahun Delia bekerja. Delia bertemu kembali dengan kak Aldi dalam sebuah acara kantor.

Akankah Delia dan Kak Aldi dapat bersatu?

Simak terus dikelanjutan ceritanya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e'Rmaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 # Kaget

Dengan suara musik yang ada di telepon selularnya, Delia tertidur pulas.

Setelah beberapa jam kemudian, suara adzan ashar berkumandang. Delia pun terbangun.

"Wah, ternyata ini sudah jam 3 sore. Ternyata aku ketiduran karena keingatan sama Kak Aldi, " ucap Delia sambil tersenyum.

"Sebaiknya aku mandi dan segera sholat ashar, " ucap Delia.

Delia pun segera mandi. Setelah itu Delia lanjut berwudhu dan sholat ashar.

👑👑👑👑👑

Tak lama kemudian, Delia pun selesai sholat. Dia pun merapikan peralatan sholatnya dan duduk di kursi meja belajarnya.

"Ah, sebaiknya aku turun ke bawah. Aku lapar banget ya. Oh iya aku lupa kalau siang tadi aku belum makan, " ucap Delia lirih di dalam kamarnya.

Delia pun berdiri dari kursi meja belajarnya dan keluar dari kamarnya. Delia pun turun tangga pelan-pelan sambil membuat buku pelajarannya. Setelah sampai di bawah, Delia memanggil bibi.

"Bi... bibi..., " teriak Delia memanggil bibi.

"Ada apa non Delia?, " tanya bibi.

"Bi, ada makanan kah ? Aku tadi ternyata belum makan siang bi jadinya sekarang lapar banget," tanya Delia pada bibi.

"Oh iya benar non. Tadi bibi ke kamar Non Delia untuk mengajak non makan tapi pas bibi buka pintu kamar non Delia ternyata non Delia sudah tidur. Jadi bibi takut mau bangunin non Delia," jelas bibi pada Delia.

"Oh iya kah bi. Tadi siang itu memang Delia ngantuk berat jadi gak tau kalau bibi masuk kamar," ucap Delia.

"Kalau begitu sekarang bibi siapkan di ruang makan ya non, " ucap bibi pada Delia.

"Iya bi. Aku memang lapar banget," jawab Delia.

"Ya sudah, sebentar bibi siapkan non. " Jawab bibi pada Delia.

Bibi pun kembali ke dapur untuk mempersiapkan makanan untuk Delia. Lalu Delia duduk di ruang keluarga dengan menonton televisi sambil menunggu bibi menyiapkan makanan.

Tak lama kemudian, bibi membawa makanan dan meletakkannya di atas meja makan. Lalu bibi menghampiri Delia.

"Non, makanannya sudah siap. Non Delia segera makan ya, " ucap bibi menyampaikan pada Delia.

"Oh iya bi. Terima kasih bibi yang aku sayang, " jawab Delia sambil tersenyum pada bibi.

"Kalau begitu sekarang bibi tinggal bersih-bersih rumah dulu ya non. Nanti jika ada yang non Delia butuhkan, bisa panggil bibi di depan. " Ucap bibi.

"Iya bi. Sekarang Delia makan dulu ya, " jawab Delia.

Bibi pun kembali bersih-bersih rumah. Delia pun berjalan ke ruang makan. Setelah itu, Delia segera makan makanan yang sudah disiapkan bibi.

"Rasanya gak enak kalau harus makan sendiri. Gak ada yang bisa diajak ngobrol. Bibi sekarang juga masih bersih -bersih, " ucap Delia dalam hati dengan wajah yang kelihatan muram.

"Tapi ya sudahlah, sekarang memang aku harus sendirian dulu makannya. Nanti malam pasti sudah rame lagi," ucap Delia.

Delia pun segera makan. Dia menikmati makanan sambil membayangkan Kak Aldi.

"Andai saja, aku masih praktik kerja. Aku pasti masih bisa ketemu sama Kak Aldi, " ucap Delia dalam hati.

"Ntahlah kenapa hari ini aku tiba-tiba kepikiran sama Kak Aldi. Dan tiba-tiba wajah Kak Aldi muncul diingatan aku. Apakah aku mulai menyukai Kak Aldi?," ucap Delia.

"Ah sudahlah. Sebaiknya aku lanjut makan saja daripada mikirin yang tidak-tidak. Apalagi harus mikirin Kak Aldi terus, " ucap Delia.

Delia pun mencoba melupakan pikirannya pada Kak Aldi. Dan Delia pun melanjutkan makannya di ruang makan.

👑👑👑👑👑

Beberapa menit kemudian.

Delia pun selesai makan. Dia mencoba membantu bibi merapikan piring kotornya. Delia membawa piringnya ke dapur. Dan menata meja makan kembali bersih. Kemudian Delia kembali duduk di ruang keluarga. Sambil duduk, Delia kembali membaca bukunya.

Sesaat kemudian, bibi masuk ke dalam rumah setelah bersih-bersih di halaman depan. Bibi kaget melihat meja makan sudah kembali bersih. Tidak ada piring kotor bekas Delia makan. Bibi pun menghampiri Delia.

"Non Delia tadi bibi lihat di meja makan kok sudah bersih semua. Apakah tadi non Delia yang merapikannya?, " tanya bibi heran.

"Oh itu ya, bi. Tadi Delia hanya merapikan meja makannya dan mencuci piring bekas Delia makan kok, bi, " jawab Delia.

"Seharusnya non Delia tidak perlu seperti itu. Karena itu semua kan tugas bibi," ucap bibinya Delia.

"Ya gak apa-apa kok, bi. Lagi pula aku kan mencuci piring bekas aku makan, bi. Dan sekarang kaki Delia kan sudah agak enakkan jadi bisa bantu bibi, " ucap Delia.

"Ya sudah deh non. Bibi ucapkan terima kasih sudah bantu tugasnya bibi, " lanjut bibi.

"Sama-sama bibi. Karena bibi kan juga sudah baik sama aku jadi apa salahnya kalau aku bantuin bibi, " ucap Delia sambil tersenyum.

"Ya sudah bibi kembali ke dapur dulu untuk lanjutkan masak buat makan malam nanti ya non, " ucap bibi.

"Iya bi," jawab Delia.

Bibi pun kembali ke dapur dan Delia melanjutkan belajarnya.

👑👑👑👑👑

Beberapa jam kemudian, adzan magrib berkumandang.

"Gak terasa sudah magrib saja. Aku sholat dulu deh, " ucap Delia dalam hati.

Delia pun naik ke kamarnya. Kaki Delia sudah tidak begitu sakit untuk berjalan. Delia pun sampai di kamarnya. Dia pun segera berwudhu dan lanjut sholat magrib.

Setelah sholat magrib, Delia mendengar ada suara orang yang sedang berbicara di bawah. Delia pun segera merapikan peralatan sholatnya dan ingin segera turun.

Delia pun mencoba melihat orang itu dari atas tapi tidak kelihatan. Lalu Delia pun segera turun ke bawah untuk melihat orang yang datang.

Waktu Delia turun dan sampai di bawah, Delia sangat kaget ternyata orang yang ada di bawah itu adalah Kak Dandi dan Kak Aldi.

"Lho kok ada Kak Aldi disini," ucap Delia dalam hati.

Delia pun mencoba menghampiri Kak Aldi dan Kak Dandi.

"Hai Kak Aldi. Bagaimana kabar Kak Aldi?, " tanya Delia.

"Alhamdulillah baik Del, " jawab Kak Aldi.

"Bagaimana dengan kamu Del? Kata Dandi tadi kamu habis jatuh terpeleset. Apakah benar, Del?, " tanya Kak Aldi.

"Oh iya betul kak. Kemarin aku lari dan akhirnya jatuh kepeleset dari tangga. " Jawab Delia.

"Lalu gimana kondisimu sekarang?," tanya Kak Aldi.

"Alhamdulillah sekarang sudah lumayan enakkan kok kak, " jawab Delia.

"Kak Aldi kok tumben datang kesini, " lanjut tanya Delia.

"Tadi pagi Dandi kasih tau kakak kalau kamu sakit jadi kakak kesini buat jenguk kamu, " ucap Kak Aldi.

"Oh begitu ya kak, " jawab delia tersipu malu.

"Oh iya Del, ini buat kamu. ", ucap Kak Aldi sambil memberikan roti untuk Delia.

"Aduh kak. Sebenarnya tidak perlu bawa makanan seperti ini. Kakak datang ke rumahku saja aku sudah senang," ucap Delia pada Kak Aldi.

👑👑👑👑👑

1
ibeth wati
Aldi jadi cowok kok gak tegas klo g cinta ya blg g cinta jgn gantung anak gadis orang
Okto Mulya D.
lho koq cepet ya ceritanya
Okto Mulya D.
Al masak gitu doang MP nya, yang lama dan romantis dan pelan2 gitu, kan baru pertama kali harusnya Delia merasakan sakitnya... senjata andalan mu Al.
Okto Mulya D.
Ya ampun Delia, kamu bukan anak SMP lagi..kasihan Aldi .
Okto Mulya D.
Delia jangan tidur, acara belah duren duluu..hehehe
Okto Mulya D.
ya ampun pasangan sederhana Sholeh dan Sholehah. mantab..
Okto Mulya D.
Selamat ya Delia, akhirnya jadi juga dilamar, lalu apa kabarnya Rendi, Zaki dan Rizki? serta Rizka dan Win?

calonnya Doni siapa Thor? jangan2 Rizka atau Win lagi.. hehehehe
Okto Mulya D.
Delia, gimana langsung terima aja.
Okto Mulya D.
Hah..baru nyambung langsung dilamar, kereen Aldi anak sholeh tak mau lama2 pacaran.
Okto Mulya D.
Selamat Aldi akhirnya doanya terkabul, lamaran dehhh
Okto Mulya D.
akhirnya yang ditunggu-tunggu pemirsa datang juga. Al.. kelamaan kamu sudah keburu bangkotan dehhh.. langsung lamar aja
Okto Mulya D.
Semangat Delia.. akhirnya ketemu Aldi juga..
Okto Mulya D.
Selamat Delia diterima bekerja.. semoga segera ketemu Aldi yaa
Okto Mulya D.
Delia, selamat telah lulus sidang skripsinya. tinggal wisuda nihh
Okto Mulya D.
koq belum ada tanda-tanda keterkaitan dengan judul novelnya..yaa. harusnya kan sering ketemu Aldi gitu.. atau mengkayal
Okto Mulya D.
Delia makin dewasa..sholehah dan tanggung jawab.
Okto Mulya D.
KKN, lanjutkan
Okto Mulya D.
lanjutkan
Okto Mulya D.
Koq Delia tidak ketemu Desta ya, biar tambah seru lagi ceritanya..
Okto Mulya D.
makan bersama lagi, keluarga sakinah mawadah warahmah ya begini sebelum magrib sudah pulang dan bisa sholat bareng di rumah.

rasanya kalo di Jakarta tak mungkin dehh, bisa begini wong macet bener gitu .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!