NovelToon NovelToon
KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:271
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Namaku Arsyila Nadira
Keluarga ku masih utuh Namun retak.

Di rumah ini aku punya dua nama,
"beban keluarga"saat piring pecah karena Ayah melemparnya ke Ibu.
Dan "tidak ada"saat mereka berdua lupa, aku masih duduk di meja makan saat mereka bertengkar.

Ibuku yang punya banyak hutang membuat amarah ayah melonjak setiap hari.

Aku terpaksa terjun sebagai 'wanita malam '
untuk merubah ekonomi keluarga ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama, Rey dan Arsyila sampai di tempat tujuan.Terlihat rumah nenek Arsyila yang masih bernuansa tradisional,pagar rumah yang memakai bambu.Dan suasana rumah yang dekat dengan pegunungan yang asri.

"itu rumah nenek Rey !"Arsyila menunjuk ke arah rumah di tepi sungai.

"yasudah kamu turun duluan,nanti aku menyusul,"jawab Rey sambil melihat kanan-kiri jala untuk parkir mobilnya.

Arsyila turun dari mobil,tepat di depan rumah nenek Arsyila.Arsyila merasakan kerinduan yang mendalam pada neneknya,karena waktu kecil Arsyila dulu.Ia pernah tinggal bersama neneknya.

"bagaimana ya keadaan nenek sekarang ? Apa nenek bersama dengan ibu di dalam ?"Gumamnya dengan penuh harap.

Arsyila melangkah menuju depan pintu.

"Tok... Tok.. Tok.. Nek ini Arsyila !"Teriak Arsyila dari balik pintu.

Krekkk... Suara pintu yang sudah reyot itu terbuka,berdiri agak sedikit membungkuk sosok di depan Arsyila.Neneknya yang menginjak lansia itu wajahnya masih segar namun tubuhnya yang sedikit lemah untuk melangkah.

"Arsyila ! Tumben kamu kemari nak,"Ucap Nenek Sum sambil memeluk cucunya—Arsyila.

"sebenarnya Arsyila mau mencari ibu.Ibu datang ke sini atau tidak... Nek ?"Tanya Arsyila dengan wajah murung.

"ibu mu Asih.Dia sudah melupakan nenekmu yang tinggal sendirian ini... Bagaimana mungkin dia datang kemari?"Ujar Nenek Sum dengan raut wajah sedih.

Niat Arsyila mencari ibunya malah ia tidak ada di sana.Akhirnya Arsyila pulang dengan perasaan kecewa.Rey juga ikut merasakan kesedihan yang mendalam.

"Ibu-Ayah kalian dimana sebenarnya?"Gumam Arsyila sambil menangis di pundak Rey yang sedang menyetir.

"sabar Syil... Nanti kita cari lagi ya pelan-pelan,"Rey mencoba menenangkan Arsyila.

Rey dan Arsyila dalam perjalanan pulang,namun ia tidak tau kalau kemarahan sedang menantinya di rumah.Nyonya Bella sudah bersiap mengusir Arsyila detik itu juga dari rumahnya.

Rey dan Arsyila sampai di rumah menjelang ashar,karena perjalanan yang lumayan jauh.Terdengar suara mobil Rey berhenti di depan rumah,Nyonya Bella dengan wajah sinis nya siap memaki-maki Arsyila ketika ia masuk ke dalam rumahnya.

Ceklek...

Rey dan Arsyila masuk ke dalam rumah,melihat Nyonya Bella yang wajahnya penuh amarah.Rey dan Arsyila yang baru saja pulang dari kampung halaman nenek Arsyila,mereka berdua merasa keanehan sedang terjadi.Padahal tadi pagi baik-baik saja.

"mamah kenapa?"Tanya Rey pelan.

"pergi kamu wanita malam ! berani sekali mendekati anak saya.Saya kira kamu wanita baik-baik,"ucap Nyonya Bella dengan nada lantang.

Arsyila langsung menunduk,ia merasa di permalukan di depan Rey.Ia tak mampu melontarkan satu kata pun,mulutnya terbungkam karena amarah Nyonya Bella yang tiba-tiba saja menyebut dirinya wanita malam.

"kenapa mamah tiba-tiba bicara seperti itu ?"Tanya Rey penasaran.

Nyonya Bella menunjukan foto dan video Arsyila ketika ia bekerja sebagai pemandu lagu di hiburan malam.

"wanita malam seperti kamu.Hanya pura-pura baik untuk mengincar harta anak saya.. Ya kan,"ujar Nyonya Bella yang terus memaki-maki Arsyila.

Arsyila meneteskan air mata,ia merasa harga dirinya di injak-injak di depan Rey.Tanpa sepatah kata pun ia langsung pergi meninggalkan rumah itu.

"Syil... Tunggu ! Jangan pergi sendirian.Kamu sedang rapuh,"Rey berusaha Mengejar Arsyila namun mamahnya menghalangi nya.

"siapa sih yang udah memfitnah Arsyila di depan mamah !"Rey berkata dengan nada marah di depan mamahnya.

Namun... Mamahnya hanya terdiam,Rey merasa sangat bersalah karena Arsyila telah di permalukan tadi.Rey tidak tau harus mencari Arsyila kemana karena rumah Arsyila juga sudah pindah kepemilikan.

.

Malam yang sunyi,Arsyila menyusuri jalanan tanpa tau arah tujuan.Ia tak tau harus melangkah kemana,Langkah nya tertuju pada salah satu kos-kosan yang berada di depan matanya.

'masih ada kamar kosong untuk wanita ' Tulisan di depan kos-kosan itu terpampang jelas di matanya yang sembab.

Arsyila langsung menghubungi nomor pemilik kos.Ia masih punya uang 1M pemberian dari Rey,untuk sementara ia akan tinggal di kos sampai ia mendapat pekerjaan baru lagi.

Kebetulan rumah pemilik kos berada di samping kos-kosan.Pemilik kos datang menemui Arsyila yang sedang berdiri di depan kos-kosan nya.

"kamu kan yang tadi mengubungi saya,"ujar ibu pemilik kos.

"i-iya betul Bu... Saya butuh kamar kosong malam ini juga!"jawab nya dengan nada serius.

Arsyila langsung mentransfer uang bulanan pertama dan ibu kos memberi kunci kamar nya.Arsyila sedikit lega karena ia mendapat tempat tidur malam ini,namun hatinya masih terasa hancur gara-gara perkataan Nyonya Bella yang membuat dirinya merasa di permalukan di depan Rey.

"Sial ! Ini pasti kerjaan Melly.Apa sih mau mu Mel,"Gumam Arsyila sambil menangis terisak-isak.

Ia mendapati notifikasi pesan di ponselnya.

"makanya jangan berani macam-macam sama aku,"pesan singkat dari Melly di ponsel Arsyila .

"Arghhhh... Memang nasibku ini selalu sial !"Arsyila membenturkan kepalanya ke tembok.

Padahal baru kemarin ia merasakan kasih sayang dan ketulusan dari seorang pria yang tulus mencintai nya.Tapi hilang dalam sekejap karena fitnahan kejam Melly.

Tiba-tiba di fikiran nya terlintas sesuatu,Ia merasa harga dirinya sudah tidak ia pedulikan lagi.Ia juga berfikir mana mungkin Rey bisa menemui nya lagi sedangkan mamahnya sudah melarang hubungan nya dengan Arsyila.

"Lebih baik aku terjun di dunia malam lagi... Aku sudah tidak punya harga diri.Untuk apa aku bekerja susah payah hanya untuk mendapat cacian dari orang-orang yang sok suci !"Gumamnya pelan.

Tekad Arsyila sudah bulat,ia besok akan pergi ke klub malam untuk menyerahkan diri sebagai wanita malam.Keadaan dirinya yang hatinya sedang hancur,dan keberadaan kedua orang tua nya yang belum ia ketahui.Membuat Arsyila frustasi dan akan terjun di dunia malam lagi.

"selamat tinggal Rey... Semoga kamu mendapat wanita yang tepat,"ucapnya sambil terus memandangi foto Rey.

Ia teringat kembali ketika berdua bersama Rey, membuat nya tak mampu melupakan nya begitu saja.

Malam itu... Hati Rey juga hancur,ia berusaha menghubungi nomor Arsyila namun Arsyila memblokir nomor Rey.

Padahal Rey sudah nyaman sekali dengan Arsyila,Rey tidak akan tinggal diam begitu saja.Karena perasaan nya terhadap Arsyila sudah begitu besar.Ia tak peduli masa lalu Arsyila ,karena Rey sudah tau semuanya.

"syil... Kenapa kamu blokir nomor aku.Aku tau kamu sedang hancur malam ini,kamu dimana sekarang ?"Ucapnya sambil terus berusaha menelfon Arsyila.

Malam itu Rey tak dapat memejamkan mata,ia sangat frustasi atas kepergian Arsyila dari rumah nya yang di usir dan di permalukan oleh mamahnya sendiri.Rey merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Arsyila.

Malam itu Rey mabuk sendirian, menikmati segelas demi segelas minuman ber-alkohol sambil membayangkan wajah Arsyila yang terus membayangi fikiran nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!