NovelToon NovelToon
System Of Beauty

System Of Beauty

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kontras Takdir / Sistem / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:45.6k
Nilai: 5
Nama Author: tompealla kriweall

Zee, seorang gadis yatim piatu menjadi korban perundungan di kelasnya. Zee yang telah diajarkan untuk selalu berbuat baik pada siapapun, hanya bisa menelan semua kepahitan ini. Terlebih lagi, orang yang merundungnya adalah anak Kepala Sekolah.

Suatu ketika, saat Zee berulang tahun yang ke-17, Zee mendapat sebuah sistem setelah terpeleset tak sadarkan diri. Sistem ini memberikan Zee banyak tantangan dan juga hadiah yang sangat menarik. Bahkan sistem ini mampu mengubah Zee yang buruk rupa menjadi gadis paling cantik di sekolah.

Takdir Zee yang telah berubah ini membuatnya memiliki tujuan baru di hidupnya, yaitu menjadi seorang bintang terkenal. Tentu, menjadi bintang tidaklah mudah.

Saksikan sepak terjang Zee dalam menjalankan berbagai misi dan juga menjadi Selebriti terkenal di dunia.


***
Novel sistem TK ini untuk event wanita kuat. Jangan lupa untuk subscribe, like dan komentar agar TK semangat...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Kekacauan

'Kamu tidak bisa menjatuhkanku begitu saja, Zee! Lihatlah, aku tetaplah Syah Reza yang mereka inginkan.'

Di tempatnya berada, Syah tersenyum sinis ke arah Zee. Dia tidak peduli dengan keberadaan Zee, yang dulu hampir saja dia dapatkan.

'Mungkin suatu hari nanti, aku bisa mendapatkanmu, Zee.' Syah membatin dengan niatnya.

Dari kejauhan, Zee bisa merasakan senyuman mengejek yang diberikan Syah untuknya. Tapi dia tidak lagi mempedulikan Syah. Yang dua pikirkan adalah bagaimana bisa memperingatkan teman-temannya supaya tidak lengah dan jatuh ke perangkap seorang Syah.

Tapi Zee juga tidak bisa berbuat banyak. Dia sudah berusaha untuk memberikan memperingatkan, namun para fans Syah benar-benar tidak memperdulikannya. Jadi, Zee hanya bisa menghela nafas panjang kemudian meninggalkan tempatnya berada, sebab penilaian akan segera dilakukan.

"Hahhh, sudahlah. Aku tidak mau berurusan dengannya lagi."

Prok prok prok

"Ayo, semuanya kumpul!" Guru olahraga memberikan instruksi pada semua anak muridnya.

Tak lama kemudian, penilaian lari pun tiba. Namun saat tes lari akan dilaksanakan, tiba-tiba terjadi keributan di depan gerbang sekolah. Hal ini membuat guru olah raga undur diri sejenak untuk melihat apa yang terjadi.

"Kalian semua tenang di sini dulu. Bapak mau pergi ke luar sebentar untuk melihat, ada apa sebenarnya yang terjadi di sana."

Akhirnya penilaian diundur karena guru olahraga ada keperluan.

"Ada apa, sih?"

"Gak tahu, ihh! Bikin lama."

Anak-anak sudah menggerutu karena rasa lelah, haus dan lapar setelah pelajaran olahraga.

Mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi di luar gerbang sekolah, yang ternyata, di depan pintu gerbang sekolah ada 33 orang berdiri dengan membawa tongkat bisbol yang ditancapi paku.

Selain itu, tampak beberapa orang membawa pistol dan juga pedang katana.

Hal ini membuat petugas keamanan dan para guru ketakutan karena terlihat mengerikan, dengan keberadaan senjata-senjata tersebut tentunya membuat suasana tegang dan terancam.

"Apa yang terjadi? Siapa mereka?" tanya guru yang menggigil ketakutan.

"Mereka seperti preman yang tidak berpendidikan!" Ada seorang guru yang memberikan penilaian dengan kesal.

"Tapi, apa mau mereka? Siapa yang mereka cari?"

Pertanyaan demi pertanyaan mereka ajukan atas kedatangan 33 orang yang memaksa masuk. Mereka tidak tahu apa yang mereka semua inginkan.

Brokkm brokkk brokkk

"Cepat, robohkan saja!"

Mereka berusaha untuk mendobrak pintu pagar, karena tidak dibukakan oleh petugas keamanan.

"Keluar kalian!"

"Kami ingin membuat perhitungan!"

"Kalian semua akan mendapatkan hukuman jika tidak menyerahkannya!"

Mereka juga berteriak dengan memberikan ancaman, padahal pihak sekolah tidak tahu apa dan siapa yang mereka maksudkan.

"Cepat, buka!"

"Robohkan saja!"

"Iya, robohkan dengan segera!"

Brokkk brokkk brokkk

Krekkk krekkk Brukkk

Di tengah kekacauan tersebut, tiga pria berpenampilan mohawk, yang menjadi pemimpin kelompok tersebut. Dengan kepemimpinan mereka, gerbang sekolah berhasil dirobohkan, menambah intensitas situasi yang sudah tegang sebelumnya

Salah satu dari Pria Mohawk, berkata dengan lantang. "Kalian semua akan menyesal, karena telah berani melawan kami! Kami akan membuat sekolah ini hancur! Hahaha..."

Suaranya menggelegar, membuat siapa saja yang mendengarnya merasa ketakutan.

"Guru-guru dan petugas keamanan, kalian tidak akan bisa menghentikan kami! Kalian akan mendapatkan balasannya!" Satu lagi menyambung ucapan temannya.

"Hahaha... Anak-anak sekolah ini akan membayar mahal karena berani melawan kami! Mereka tidak akan pernah melupakan hari ini! Kami datang untuk membalas dendam!"

Mendengar perkataan dan ancaman mereka semua orang semakin ciut nyalinya.

Kepala sekolah baru saja datang, terkejut melihat pemandangan yang sudah kacau karena ulah para pria yang menyerang sekolahnya.

"Ahhh! Ada apa ini? Apa yang terjadi?" tanyanya gemetaran, kemudian melanjutkan perkataannya lagi dengan memberikan instruksi. "Ayo, cepat panggil polisi saja!"

Kepala sekolah yang baru saja muncul berteriak melihat situasi yang tegang, dengan kondisi gerbang sekolah yang sudah roboh dan tentunya rusak parah.

Ketidakamanan dan kekacauan yang terjadi menyebabkan suasana di sekitar sekolah menjadi panik dan cemas. Para siswa dan staf sekolah, yang kebetulan mengetahui situasi ini, berusaha mencari tempat berlindung atau menghindari konfrontasi dengan kelompok tersebut. Situasi ini membutuhkan tindakan cepat dan penanganan dari petugas keamanan dan pihak berwenang untuk mengendalikan situasi, melindungi keselamatan semua orang, dan memulihkan ketertiban di sekolah.

Dalam situasi ancaman para pria yang datang menyerang sekolah, suasana di sekitar sekolah menjadi kacau dan penuh kepanikan.

"Ayo kabur! Kita bersembunyi mencari tempat yang aman."

"Iya, aku takut!"

"Hiks, gimana ini?"

Siswa-siswa berhamburan mencari tempat berlindung. Para siswa yang berada di sekitar area serangan segera berusaha mencari tempat berlindung untuk melindungi diri mereka. Mereka berlari ke dalam kelas, toilet, atau mencoba menutupi diri di bawah meja atau furnitur yang tersedia.

Ada juga yang menangis, karena tidak tahu apa yang harus dilakukan.

"Kalian semua, carilah tempat yang aman. Cepat!"

"Lewat sini, ayo sini!"

Begitu juga dengan para guru dan staf sekolah, yang sama-sama merasakan kepanikan dan ketakutan. Mereka berusaha memastikan keselamatan siswa dan mencoba mengatur evakuasi yang aman.

Beberapa dari mereka juga berusaha melakukan berkomunikasi dengan pihak keamanan atau petugas berwenang untuk meminta bantuan.

Kepanikan yang terjadi memicu teriakan dan tangisan dari siswa dan staf sekolah yang merasa terancam. Terutama dari para wanita. Suara-suara ini justru menambah suasana kekacauan dan ketidakpastian di sekitar sekolah.

"Huwaa... apa yang sebenarnya terjadi? Aku ingin pulang! Huuu..."

"Mama... aku tidak mau berlama-lama di sini. Aku mau pulang! Hiks hiks hiks..."

Ketakutan dan kepanikan merajalela, membuat kerumunan orang-orang yang berusaha mencari jalan keluar atau mencari informasi terbentuk.

"Ada apa, sih?"

"Kurang tahu. Aku juga baru keluar dari kelas."

Tapi ternyata, siswa-siswi yang berada di dalam kelas juga merasa penasaran saat mendengar teriakan. Mereka ikut keluar karena ingin tahu.

Keadaan ini menimbulkan kebingungan dan membuat situasi semakin sulit untuk dikendalikan.

Untungnya, ada beberapa siswa yang sigap, berusaha menghubungi keluarga mereka untuk memberitahu tentang situasi yang sedang terjadi dan meminta bantuan. Tapi hal ini menyebabkan penumpukan panggilan telepon dan meningkatkan kepanikan secara keseluruhan.

Selain kepanikan secara umum, beberapa orang juga mengalami reaksi fisik seperti gemetar, detak jantung yang cepat, dan kesulitan bernapas. Emosi seperti ketakutan, cemas, dan kebingungan juga dapat dirasakan oleh banyak orang dalam situasi ini.

Mereka semua berharap, petugas keamanan dan pihak berwenang yang dihubungi segera mengambil tindakan untuk mengendalikan situasi dan melindungi semua yang berada di dalam sekolah.

"Di mana dia? Gadis yang kemarin. Aku tahu, dia sekolah di sini!"

Semua orang saling pandang dengan raut wajah ketakutan, saat satu dari mereka menyampaikan maksud kedatangannya.

"Siapa yang mereka maksudkan?"

1
Rara💋
waah 😆
sasip
ini bukan di dahan, tapi ditahan kale maksudnya ya thor? 😉😅🤭
TK: waduh 🤔🤣✌️
total 1 replies
sasip
lah, ini syah kog cacingan banged ya? belom pernah minum combantrin apa ya? 😖😣😓
TK: mungkin tidak kuat beli 🙄🙄
total 1 replies
neng ade
si Syah emang udh keterlaluan.. harus di laporkan dan si hukum berat
TK: terima kasih, kak 🙏
total 9 replies
neng ade
Ryan diam2 mengawasi Zee melalui anak buah nya .. syukurlah dngn begitu See akan aman
neng ade
enak aja Syah ingin cuci tangan dlm masalah ini dia hrs mempertanggung jawabkan semua perbuatan nya itu
Reo Ruari Onsiwasi
Semoga karya berikutnya jadi semakin bagus thor. 👌👌👌👍👍👍😷😷😷
TK: aamiin 🤲
very thanks, Reo ❤️
total 1 replies
Yoni Hartati
jodohnya bukan ryan .sayang banget
TK: ok, kak 🙏
total 5 replies
❄️❝♒ An❞❄️
maaf nih, alurnya bagus, tapi setiap paragraf banyak kata atau makna yang berulang. mungkin kak author bisa perbaiki lagi biar pembaca nyaman bacanya. makasih.
TK: ok kak, terima kasih atas sarannya 🙏
total 1 replies
Yoni Hartati
lanjut semangat ...
Elisabeth Ratna Susanti
ikut lega 😍
sasip
udahan neh ceritanya kk Ella? 🤔
TK: belum 🧐🧐😀😀
total 1 replies
sasip
ini zee jawab² pertanyaan sambil pingsan di toilet ya thor? 😅🤔
TK: ya, mungkin 🤔🤔🙄🙄
total 1 replies
sasip
baru mulai baca.. kaget ada beberapa penghuni saung author di sini.. ✌🏻 tapi kog Ella jadi antagonis yak? 😅
mau lanjut baca neh thor, meninggalkan jejak dulu biar lebih terasa.. wkwkwkwk..
TK: 🤫🤫🤫
biar terlihat seperti apa kejamnya othor 😂😂😂
total 1 replies
Yoni Hartati
lanjut semangat
Elisabeth Ratna Susanti
mawar untuk karya keren ini 😍
Yoni Hartati
lanjut semangat ... .
Yoni Hartati
lanjut semangat ...
Reo Ruari Onsiwasi
Ini maksudnya bagaimana?🤔🤔🤔😷😷😷
TK: ehh 🤔😂
belum diketik lanjutan kalimatnya 🤦🤦
total 1 replies
Yoni Hartati
lanjut semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!