NovelToon NovelToon
Kuntilanak

Kuntilanak

Status: tamat
Genre:Dendam Kesumat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:85.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ifdetul Faihak

Sekar seorang wanita cantik yang meninggal dunia dengan cara yang tragis, orang-orang di desanya membunuhnya dengan begitu tega, sungguh kematian Sekar benar-benar tragis.

Sejak kematian Sekar desa anggrek yang tentram berubah total menjadi desa yang mulai angker, sebab Sekar berubah menjadi kuntilanak.

Kok bisa Sekar berubah menjadi kuntilanak? apa yang sudah terjadi padanya?

Ikuti kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ifdetul Faihak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan bapak-bapak tua

Pak Anton sedikit merasa tenang karena Sekar mau makan, sebelum-sebelumnya Sekar tidak berselera sama sekali meskipun dia berusaha untuk membujuk Sekar untuk makan.

Setelah selesai makan Sekar mengucap syukur karena hari ini dia bisa makan walaupun tidak selahap dulu.

"Pak juragan Doni masih belum pulang?"

"Masih, juragan Doni masih belum pulang, kamu kenapa nanyain dia?"

"Enggak ada, saya cuman ingin nanya saja, saya harap dia lama perginya biar saya bisa sedikit bebas"

"Semoga saja seperti itu, Sekar tadi juragan Doni telpon saya, dia minta kamu tinggal di rumahnya, jangan di sini"

"Tapi pak saya ingin tinggal di rumah ini, saya tidak mau tinggal di sana, itu bukan rumah saya, saya tidak betah tinggal di sana"

"Saya ngerti cuman saya gak bisa berbuat banyak, kamu mau tidak mau harus nurut, di sana ada saya kok, saya akan jaga kamu, tidak akan saja biarkan kamu terluka"

"Baiklah kalau seperti itu saya mau tinggal di sana, sebentar saya akan ngambil baju-baju dulu"

"Iya sana, saya tunggu di sini"

Sekar masuk ke dalam kamarnya, dia mengambil beberapa baju-bajunya, dia tidak mengambil banyak karena nanti dia pasti akan pulang ke rumahnya, dia tinggal di rumah juragan Doni hanya untuk sementara saja.

Sehabis berkemas-kemas, Sekar mendekati pak Anton yang duduk di teras rumah Sekar menunggunya.

"Sudah selesai?"

"Sudah pak"

"Ayo kita ke rumah juragan Doni, kamu mulai sekarang tinggal di sana saja"

Sekar mengangguk, dia dan pak Anton berangkat ke rumah juragan Doni dengan berjalan kaki, jarak rumah juragan Doni dengan rumah Sekar tidak terlalu jauh.

Sekar dan pak Anton lewat di depan rumah bu Salamah, ratu gosib di desa ini yang selalu memfitnah orang dengan keji.

"Eh ibu-ibu lihat itu" bu Salamah langsung heboh saat melihat Sekar dan pak Anton yang berjalan berduaan dan tengah melintas di depan rumahnya.

"Wah gak bener itu bu, si Sekar ternyata wanita gak bener, buktinya dia malah ngincer pak Anton yang ganteng itu" tak terima bu Toya.

"Kok mau pak Anton sama Sekar, dia kan gak cantik-cantik amat, kenapa seorang pak Anton yang gantengnya selangit itu mau sama Sekar yang kere dan kumuh itu" heran bu Nilem.

"Pasti Sekar guna-guna pak Anton, kalau gak di guna-guna mana mau pak Anton sama Sekar yang kumuh dan menjijikan itu" mengarang cerita bu Salamah.

"Wah gak bener itu, Sekar gunain cara yang hina demi mendapatkan pak Anton, ini tidak bisa di biarin, kita gak boleh biarkan pak Anton jatuh ke dalam pelukan Sekar" tak terima bu Nilem.

"Iya, kita gak boleh biarkan itu terjadi, kita harus gunakan cara agar pak Anton terlepas dari guna-gunanya Sekar" sahut bu Toya.

"Begini saja, besok kita datangin Sekar ke ladang, kita buat dia malu di sana, biar semua orang tau kalau Sekar sudah pakai cara licik demi dapatin pak Anton" usul bu Salamah.

"Iya, kami setuju, besok kita gunakan cara itu saja untuk buat kebohongan Sekar terbongkar" setuju bu Toya.

Bu Salamah mengeluarkan senyuman sinisnya.

"Matilah kamu Sekar, besok harga diri mu akan hancur, semua orang akan benci pada mu, suruh siapa kamu sudah mengambil pak Anton dari anak ku, tidak akan aku biarkan kamu mendapatkan pak Anton, kamu itu tidak pantas untuknya" batin bu Salamah tersenyum bahagia saat teman-temannya setuju untuk melabrak Sekar.

Sekar dan pak Anton terus berjalan menuju rumah juragan Doni, mereka tidak ada yang sadar kalau ibu-ibu tukang gosib itu tengah merencanakan sesuatu yang buruk pada Sekar.

Kala sampai di rumah juragan Doni Sekar langsung masuk ke dalam kamar yang sebelumnya Sekar tempati.

"Kamu istirahatlah, juragan Doni tidak ada di sini, kamu bisa bebas tanpa dia"

"Iya pak"

"Saya tinggal dulu, kalau kamu butuh apa-apa panggil saya saja, saya ada di depan"

"Baik pak"

Pak Anton meninggalkan Sekar di kamar itu, Sekar merebahkan tubuhnya di kasur yang empuk, berbeda sekali dengan kasur di rumahnya yang keras.

Tak butuh waktu yang lama bagi Sekar untuk masuk ke dalam mimpi, Sekar hari ini bisa sedikit mereka tenang karena gegasi masih pergi dari hidupnya.

Di luar pak Anton duduk di teras dengan mengecek pengeluaran ladang selama bulan ini.

"Pak Anton juragan Doni kemana" seorang bapak-bapak yang sudah mulai renta berteriak di depan gerbang.

Pandangan pak Anton tertuju pada bapak-bapak yang sudah tua itu, ia bangkit dari duduk dan mendekatinya.

"Ada di luar kota pak, ada apa emangnya pak, kenapa bapak nyariin juragan Doni?"

"Pak Anton saya sudah bekerja selama 9 bulan, tapi tidak sekalipun juragan Doni bayar saya, saat saya minta gaji saya, dia malah mecat saya pak"

Pak Anton langsung terkejut mendengar penuturan bapak-bapak itu.

"Gak di bayar pak!" kaget pak Anton.

"Iya pak Anton, saya gak di bayar"

"Masuk dulu pak, kita bicarakan di dalam"

Pak Anton mempersilahkan bapak-bapak itu untuk masuk ke dalam, mereka bicara di teras rumah.

"Bapak kerja di mana dan sebagai apa, kenapa saya baru dengar kalau bapak gak di gaji sama juragan Doni?"

"Saya kerja di proyek juragan Doni yang ada di luar kota pak, saya sudah kerja selama 9 bulan di sana, tapi sampai saat ini saya gak pernah di gaji sepeserpun, saat saya minta gaji saya juragan Doni malah marah, dia malah mecat saya pak"

Pak Anton prihatin dengan nasib bapak-bapak itu, dia tidak tau kalau juragan Doni setega itu sama karyawan karena proyek yang di kerjakan ada di luar kota.

"Kapan bapak di pecat sama juragan Doni?"

"3 hari yang lalu pak Anton, saat juragan Doni datang ke proyek dia malah marah-marah saat saya minta upah padanya, dia malah pecat saya pak, tolong pak bayar gaji saya, gak apa-apa gak sampai 9 bulan, bulan ini saja tidak apa-apa pak, saya sekarang lagi butuh uang untuk anak saya yang ada di rumah sakit, saya bingung harus cari pinjaman di mana lagi, saya tepaksa datang kemari dengan harapan gaji saya di bayar" mohon bapak-bapak tua itu yang sudah bekerja keras selama ini namun tak dapat upah sama sekali.

Pak Anton sangat prihatin, tak pernah dia duga kalau juragan Doni setega itu pada karyawan, andai proyek itu dekat, dia pasti akan mendatanginya setiap hari.

1
Mega Arum
knp harus ada sebutan Pak buat anton, keliatanya Anton msh muda.. krg pas aja Thor... Anton jg terkesa tdk punya uang pdhl jd kaki tangan juragan Doni..
Indri Wulandari
bodohnya sekar enga ngedenger omongan suaminya c
Indri Wulandari
dah di larang jng krj di sana mlh ngeyel
Siti Arbainah
Curiga aku sama juragan Doni jngan" punya niat buruk sama sekar
Jujun
juragan goblok gak punya otak gak punya harga diri
shah jehan
gak sabar jadi kuntilanak.
Makhluk Angkasa: aduh siapin mentalnya ya
total 1 replies
shah jehan
saingan tetap sama orang miskin.
Bambang Setyo
Sadar dong don... Sekar jahat juga gara2 situ kan...
Bambang Setyo
Ini pak anton beneran apa sekar ya 🤔🤔🤔
Bambang Setyo
Oo.. Itu penyebabnya mala lama bikin kopi...
Bambang Setyo
Makanya bu jadi orang jangan jahat sama orang lain..
Bambang Setyo
Dah lah bu jamilah end-in aja sama sekar... Orang jahat gitu..
Bambang Setyo
Bu jamilah ini bos tapi gak baik sama karyawannya..
Bambang Setyo
Weh ko beneran ada kunti di tempat kakak.. Serem amat..
Bambang Setyo: Takutnya kuntinya nanti hadir ya kak pas kakak nulis ceritanya😀😀
total 2 replies
Bambang Setyo
Wah lolos lagi bi salamah..
Bambang Setyo
Jangan biarkan salamah selamat 😀😀😀
Makhluk Angkasa: owh jelas
total 1 replies
Bambang Setyo
😀😀😀teruskan sekar sampai mereka sadar dan meminta maaf sama kamu.. Bukannya malah tambah menghina...
Makhluk Angkasa: siap bos
total 1 replies
Bambang Setyo
Sukurin... Larilah kau yg jauh bu rohani
Makhluk Angkasa: hihihihihihihi
total 1 replies
Bambang Setyo
Emang enak bu rohani.. Terimalah pembalasanmu..
Makhluk Angkasa: sudah sepatutnya dia kayak gitu
total 1 replies
Bambang Setyo
Selidiki dulu bu beritanya baru komentar..
Makhluk Angkasa: ibu-ibu mah emang gitu, main ceplas-ceplos aja sukanya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!