NovelToon NovelToon
Crash Wedding On You

Crash Wedding On You

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dokter Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:716.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ridz

"Aku menyerah karena suamiku lebih memilih mengucap Talak disaat aku yakin pernikahan ku hanya retak, bukan hancur."

Gilsha harus menerima pahitnya perceraian disaat dia sudah banyak berkorban, tapi pengorbanannya tidak pernah diketahui oleh sang suami.

Mampukah Gilsha bertahan dalam kondisi terburuk dalam hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20. Fase Kedua Dalam Mencintai

Setelah berbicara di ruang tamu, Sela, Aris dan Reno kembali ke kamar Reza dan mendapati Reza masih tertidur disana, rencananya mereka akan menginap disana kecuali Sela.

"Coba ambil HP-nya Reza, cek aja barangkali ada info tentang Gilsha, soalnya dia masih sering mantau si Gilsha," ujar Aris yang membuat Reno langsung meraih ponsel Reza.

Ponsel itu tentunya terkunci, untungnya kuncinya menggunakan sidik jari yang membuat Reno langsung menggunakan jari Reza secara langsung.

Reno langsung mengutak-atik ponsel Reza dan masuk ke aplikasi chating WhatsApp, disana Reno mendapati riwayat chat Reza dengan seorang pria tentang lokasi Gilsha.

"Sudah dapat, Gilsha sekarang tinggal di kota xxx, besok pagi kita kesana, ini lumayan Deket sih berhubuhg besok kita semua shift siang, gimana?" ujar Reno yang membuat Aris mengangguk.

"Lo pergi sama Sela aja, gue besok ambil cuti aja buat jagain Reza, nih anak gak bisa ditinggalin sendiri, gue parno dia kenapa-napa ntar," jawab Aris yang membuat mereka berdua mengangguk.

Sela dan Reno sudah sepakat bahwa besok yang akan pergi mereka, setelahnya tidak ada percakapan lagi di antara mereka.

"Yaudah Ren, lo antar pulang si Sela, kasian dah malam juga, gue disini jagain Reza, tapi langsung kesini yah, awas lo nyasar kemana-mana," sambung Aris yang membuat Reno mengangkat jempolnya.

"Siap, paling gue ajak check-in," gurau Reno yang membuat Sela menatapnya tajam.

Reno langsung berlari keluar dari sana, disusul oleh Sela yang membuat Aris geleng-geleng.

"Gue duluan yah Ris, besok gue bawain sarapan buat lo berdua," ujar Sela. "Assalamualaikum."

"Waalakumsalam, hati-hati yah!"

Setelah melakukan sholat malam, Gilsha duduk di sofa ruang tamu memikirkan apa arti mimpinya karena sejujurnya malam ini, dia benar-benar khawatir dengan kondisi Reza walaupun Gilsha merasa bahwa Reza tidak peduli dengannya.

"Gilsha, belum tidur?" tanya Umi Syafa yang baru saja keluar dari kamar.

Gilsha tersenyum, sedangkan Umi Syafa langsung duduk di samping Gilsha, Umi Syafa menatap Gilsha, Umi Syafa menyadari ada raut wajah yang berbeda dari Gilsha.

"Ada apa, Nak?" tanya Umi Syafa yang membuat Gilsha menggeleng. "Cerita saja, kalau ada masalah cerita sama Umi, dua kepala lebih baik daripada satu."

Gilsha terdiam sejenak, dia menimang apakah dia harus bercerita atau tidak kepada Umi Syafa dan pada akhirnya Gilsha memang membutuhkan Umi Syafa.

"Umi, apakah hukum menjatuhkan talak kepada seorang istri yang hamil?" tanya Gilsha karena memang didalam pikiran Gilsha adalah status perceraian dia dengan Reza.

Umi Syafa tersenyum kemudian mengusap rambut Gilsha pelan. "Didalam Islam, jenis talak itu terbagi menjadi dua, Talak Sunni, yaitu Talak sesuai prosedur dan Talak Bid'i yaitu Talak yang tidak sesuai prosedur."

"Salah seorang ulama pakar fikih Syekh Prof. Khalid Al Musyaiqih menyatakan, mentalak istri saat hamil tidak tergolong talak bid’i. Hal ini berdasarkan pada hadis yang mengatakan bahwa Nabi SAW pernah berpesan kepada Abdullah bin Umar saat dia menceraikan istrinya ketika haid," lanjut Umi Syafa.

Gilsha menatap Umi Syafa dan memperhatikan dengan jelas.

"Pesannya adalah, Rujuklah kepada istrimu yang sudah kamu cerai itu. Tetaplah bersamanya sampai dia suci dari haid, lalu haid kembali kemudian suci lagi. Setelah itu silahkan kalau kamu mau mencerainya: bisa saat istri suci sebelum kamu gauli, atau saat dia hamil, dalam hadist riwayat muslim," jelas Umi Syafa. "Dalam sebuah kajian yang Umi baca nak, Bahkan, para ulama sepakat bahwa boleh mencerai istri meskipun saat kondisinya tengah hamil. Adapun anggapan yang tersebar di tengah masyarakat awam bahwa perempuan hamil tidak sah dicerai, adalah anggapan yang keliru."

Gilsha masih serius menatap Umi Syafa, sebenarnya Gilsha masih ragu apakah sah secara agama jika dia ditalak dalam hamil, tapi ternyata ini hanyalah anggapan yang keliru dalam sebuah kesepakatan beberapa ulama.

"Jadi Umi, kesimpulan tentang ini, apakah talak yang terjadi diantara aku dan Mas Reza itu sah, dan sesuai prosedur syariat?" tanya Gilsha.

"Yah kalau dibilang sesuai sih sesuai Nak, Bahkan suatu talak disebut sunni saat terjadi pada dua kondisi, yakni yang dilakukan saat perempuan sedang hamil, dan dilakukan saat perempuan berada dalam kondisi suci (tidak sedang haid atau nifas), sebelum disetubuhi," jawab Umi Syafa. "Ada sebuah Dalil yang mendasari ini Nak, yaitu firman Allah ta’ala, Wahai Nabi! Apabila kamu menceraikan istri-istrimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) idahnya, dalam surah At-Thalaq ayat pertama."

Gilsha sekarang merasa dicerahkan karena dalam kondisi ini, seorang yang paham agama adalah sebuah support system yang penting.

"Dari semua kesimpulan ini, Allah memerintahkan jika memang cerai adalah pilihan tepat karena menimbang maslahat yang kuat, maka lakukan cerai saat perempuan sedang berada dalam masa ‘iddah. Hamil adalah salah satu waktu iddah untuk perempuan yang dicerai, dan berakhir saat perempuan tersebut melahirkan."

Gilsha terdiam, Maslahat sendiri adalah sebuah pertimbangan sedangkan Gilsha tidak tahu maslahat pasti dari alasan perceraiannya dengan Reza selain bahwa Reza tidak mencintainya.

"Hal ini jelas mendasari bahwa Talak saat hamil adalah Talak Sunni atau Talak yang sesuai prosedur Agama, Jadi, mencerai saat istri sedang hamil, jika karena pertimbangan maslahat yang kuat, hukumnya boleh dan sah."

TBC

Assalamualaikum

Ilmu baru nih

Like dan komen yah, biar Author semakin semangat~

1
growtopia agamen cool
aneh ya heheheh
Khairul Azam
klo dia ngrasa bersalah kenapa malah dicerai. aneh ini yg bikin cerita
Khairul Azam
aneh jalan pikiran si othor ini
Khairul Azam
heleh apapun itu gak seharusnya begitu. jgn bikin alasan sendiri othor
Khairul Azam
klo udah begini jgn bikin balikan thor. klo balikan emang bermasalah km thor
Khairul Azam
gak cinta kq dihamili ini lah aneh
Sri Puryani
kok ortu reza gk ada cerita, kan stlh talak hrs nya mereka nikah / ijab lg dong....reza sdh tau blm klo ginjalnya itu punya gilsha?
Sri Puryani
2 th pacaran blm ada cinta sela ? kasihan glen
Sri Puryani
memangnya klo lg hml muda boleh naik pesawat perjlnan jauh thor? kenapa itu gk buat alasan aja
Sri Puryani
o ....akhirnya ketahuan klo yg nabrak bpknya gilsha reza.....kenapa gk tanggung jawab za? justru krn kamu yg nabrak kamu hrs tanggung jwb sama kel.gilsha
Sri Puryani
alhamdulillah....gilsha bertemu orang baik spt mamanya. ..tetep kuat ya gilsha
Sri Puryani
😭😭😭😭
Sri Puryani
kenapa aq pgn nonjok muka si reza ya....
Sri Puryani
lha ktnya gk mau nikah sama gilsha tp kok bs hamilin? wah enak di elo reza , stlh nya kau cerai istrimu.....lakik macam apa itu?
Sri Puryani
yg sabar ya gilsha.....semoga ke depannya hidupmu bahagia
Sri Puryani
yah klo mau nikahi yg donorkan ginjalmu ya dicari dong orangnya ... .setelah tau bucin lo sama istri lo
Sri Puryani
jgn mau dinikahkan sama reza , masak gk ada darah yg cocok 1 keluarga?
Annie Soe..
Yg kuat ya Gilsha, kamu org baik,
pasti semesta sdh menyiapkan skenario yg baik untukmu..
Nova Rengkeng
nabrak pbknya kali
Yuliana Purnomo
emang pas jadi anak Darion yaa,,gak ada hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!