NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Kejam Mario

Kesayangan Tuan Kejam Mario

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Ist

Mario pria kejam tak berbelas kasih kepada siapapun. Wajah tampannya yang dingin serta sikapnya yang acuh membuat semua orang tunduk padanya. Apalagi dengan kekuasaannya, orang akan berfikir seribu kali untuk sekedar mengusik.

Dalam pertemuannya dengan rekan bisnis di sebuah restoran. Ia tak sengaja melihat sosok gadis sangat cantik yang berhasil mencuri hatinya dalam sekali pandang.
"Cari tahu tentang gadis itu." Perintahnya pada dua sosok pengawal setia.

Senyuman manis dari bibir mungil gadis pujaannya kini terngiang ngiang di otaknya sejak saat itu.
Semua cara Ia lakukan untuk sekedar melihat, menjaga dan mengetahui kegiatannya setiap hari.
"Kau milikku." Gumamnya mencium salah satu foto yang terpajang rapi di dinding ruangan dengan pancaran mata penuh tekad.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dasar Gila

"Ayo dong Om agak cepetan jalannya. Lama benget." Val menarik tangan Mario tidak sabaran. Mereka akan ke Mall sesuai yang dijanjikan pria itu.

"Iya By."

"Tuan." Sapa seorang pria saat keduanya sampai di halaman.

"Saya akan bawa mobil sendiri."

"Baik Tuan." Katanya patuh.

Keduanya langsung berangkat sebelum hari semakin sore.

Semuanya menunduk menyapa Mario yang baru datang membawa seorang gadis. Pertanyaan demi pertanyaan berputar di benak mereka. Namun tidak ada seorang pun yang berani bertanya tentang kejelasan hubungan keduanya. Mereka cukup tau jika Mario sebatang kara. Jadi gadis ini bukanlah keluarganya. Mereka hanya bisa mengamati kedua orang yang sudah berjalan cukup jauh.

"Mau beli apa By? Apapun yang kamu mau ambil sesuka hati."

"Mau beli cemilan. Kita kesana." Val menggandeng tangan Mario penuh semangat.

Gadis itu asyik memilih berbagai makanan ringan dan juga minuman sedangkan suaminya dengan setia mengikuti sambil mendorong troli.

"Kamu girang banget."

"Iya. Kalo dirumah aku nggak boleh jajan kaya gini."

"Iyalah. Itu yang kamu beli nggak sehat semua."

"Tapi enak."

Mario hanya tersenyum. Ia sebenarnya juga khawatir melihat Val makan sembarangan. Namun demi membuat istrinya bahagia dan betah Mario akan melakukan apapun. Perlahan nanti Ia akan mengatur makan istrinya.

"Om mau puding nggak. Aku bikinin kalo mau."

"Boleh. Aku belum pernah makan puding buatan kamu."

"Ok. Nanti aku bikinkan."

"Sudah lengkap semua. Kita bayar Om."

"Iya. Ayo." Mario menggandeng tangan istrinya.

"Mario." Sapa seorang wanita berpakaian kurang bahan menghampiri keduanya saat berada di parkiran. Mario dengan tampang dinginnya sedangkan Val tidak peduli.

"Aku kangen." Kata wanita itu langsung memeluk Mario. Pria itu sangat risih. Takut Valnya nanti akan salah paham.

"Lepas."

"Lepas aku bilang." Bentaknya dengan nada yang lebih tinggi.

Laura melepaskan pelukannya. Wanita itu kemudian menatap Val yang diam sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Kamu siapa?"

"Tante yang siapa?"

"Aku calon istrinya Mario. Kamu siapa? Bukannya Mario tidak punya keluarga ya."

"Oh calon istri. Kenalin Aku Valerie."

"Oh. Laura." Menjabat tangan Val. Mario hanya diam memperhatikan apa yang akan dilakukan istrinya.

"Hubungannya dengan Mario apa? Jangan ngaku ngaku keluarganya untuk mengambil harta ya. Mario itu sebatang kara. Jangan pernah kamu coba coba mau masuk ke dalam hidupnya."

"Dah terlanjur Tante. Kita aja baru nikah."

"Apa? Mario kamu...." Kata Laura terkejut.

"Ya dia istriku." Mario merangkul dan mengecup kening sang istri dengan bangga.

"Dah ya Tante. Kita sibuk. Mau pulang dulu. Dah...Lain kali kita ketemu lagi." Val langsung masuk ke mobil.

Sepanjang perjalanan gadis itu hanya diam sambil memainkan ponselnya.

"By."

"Hm."

"Kamu marah?"

"Nggak. Aku lagi sariawan males ngomong."

"Kamu bohong."

"Nggak. Aku beneran sariawan. Sakit. Kita mampir ke apotik dulu deh."

"Kok tiba tiba sariawan."

"Tadi makan sempat kegigit bibirnya. Tuh lihat sakit." Val menunjukkan bibir bagian dalamnya yang luka.

"Kasihan istriku. Sebentar aku beliin Obat." Mario menghentikan mobilnya di apotik. Pria itu bergegas turun untuk membelikan istrinya obat.

"Ini By."

"Cepet banget?"

"Iyalah."

"Ini gimana? tinggal dioles aja kan?"

"Iya. Nanti dirumah aja."

"Ok."

Mario sedang duduk mengobati luka pada bibir Val dengan hati hati.

"st..."

"Tahan dulu By. Agak perih memang." Pria itu mengoleskan Obat dengan perlahan.

"Udah."

"Makasih Om."

"Sama sama By."

"Oh iya tadi aku mau buatin puding kamu. Aku ke dapur dulu."

"Ayo aku temenin." Pria itu menggandeng tangan istrinya.

Val sibuk mengaduk semua bahan sedangkan suaminya tak berhenti memeluk. Val sebenarnya risih tapi Ia tidak menolak. Bagaimanapun juga Val belum bisa memberikan hak pria itu. Sebisa mungkin Val akan menerima semua perlakuan kecil Mario untuknya.

"Tinggal masukin kulkas." Kata Val setelah menuangkan ke dalam cetakan.

Tak terasa malam pun tiba. Sepasang pengantin baru itu tengah menonton film di kamar setelah makan malam.

"Pudingnya enak. Kamu nggak mau By?"

"Om aja. Aku udah sering makan." Kata Val fokus kesan film dan keripik yang sedang di pegangnya.

"By."

"Hm."

"Soal cewek tadi."

"Santai aja Om. Kenapa jadi merasa bersalah gitu."

"Kamu nggak marah kan?"

"Nggak kok."

"Dia dari dulu nggak pernah nyerah ngejar aku. Aku risih."

"Kenapa nggak nikahin aja Om? cantik loh."

"Nggak. Masih jauh cantik kamu."

"Tapi dia lebih dewasa. Pasti bisa layani kamu."

"Nggak. Hati aku nggak pernah bisa dibohongi. Aku maunya kamu bukan yang lain."

"Maaf." Kata Val merasa bersalah.

"Aku akan tunggu. Jangan merasa bersalah seperti itu." Mario memeluk istrinya.

"Kita tidur yuk." Mario merasakan suhu tubuhnya yang meningkat gara gara memeluk Val.

"Yaudah. Ayo."

Keduanya sedang berada di ranjang sekarang. Milik Mario tak berhenti tegangan apalagi kini sedang memeluk istrinya. Pria itu mulai gusar.

"By."

"Ya."

"Bantu aku."

"Bantu apa?"

Mario mengambil tangan Val dan mengarahkannya masuk ke bawah sana.

"Om." Pekik Val merasakan tangannya kini sudah memegang benda yang besar dan asing baginya.

"Bantu Om." Pintanya memohon.

"Bagaimana?"

"Mainkan."

"Mainkan bagaimana? Val nggak ngerti."

"Seperti memerah susu. Kamu tau kan. Ah jangan buat aku tersiksa seperti ini. Cepat lakukan By."

"Baiklah aku coba." Val melakukan apa yang diperintahkan suaminya. Pria itu memejamkan mata dan nada nada ******* keluar dari mulutnya.

"Lebih cepat By.."

"Iya." kata Val menurut.

Setelah beberapa saat Val merasakan basah di tangannya.

"Apa ini?"

"Itu benih yang tidak tersalurkan." Kata Mario lemas.

"Jangan keluar dulu. Tetap pegang."

Kata Mario ketika Val hendak mengeluarkan tangannya dari bawah sana. Pria itu merasa nyaman dengan keadaan seperti sekarang.

"Lain kali pakai ini." Mario menyentuh bibir sang istri dengan telunjuknya.

"Dasar gila." Gumam Val yang masih bisa didengar suaminya.

1
Yuli Doni
waduuuuhh, elo kalau melamar jangan kek bebek nyosor nasi seember babbanggg, guanteng dikit Napa cih.....kalem bang , kalemmmm😁😁😁😄
Safa Almira
bagus
Ira Valencia
lanjut mulai seru
key
Luar biasa
Renata Aditya Rini
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Wahh si Twins udah punya adek aja ya👏🏻👏🏻😍😍😀
Qaisaa Nazarudin
Outhor nya jomblo ya?? jangan gabut2 thor,mending bikin Cerita pak giru nikah ama murid nya aja,aku suka cerita kek gitu,atau CEO ama anak SMA juga,tapi gak mau alur yg berat2,karna di dunia nyata hidup ku udah berat,aku lagi butuh hiburan,makanya aku baca novel kamu..😬😬😬🙏🏻🙏🏻
Qaisaa Nazarudin
Waahh benar2 bodyguard nya mommy nih twins,Daddy nya gak peelu upah pengawal lg buat jagain istri nya🤣🤣👏🏻👏🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Umur Vel udah 21 tahun,berarti anak2 nya udah umur 4 tahun ya..
Qaisaa Nazarudin
Astaga nih bayi gede,gak mau ngalah..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣 Jangan cembwrut dan sedih ya Mario..gak papa masih banyak waktu nikin adek si kembar lg biar bisa mirip kamu,,😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Hebat Valerie di umur yg masih sangat muda 17 tahun hamil anak kembar,lahiran normal lagi,,👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻😍😍
Qaisaa Nazarudin
Waaahh Alhamdulillah Twins 👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan,,Laura ngotot banget mau misahin Mario dr Valerie tanggung sendiri kan akibatnya..
Qaisaa Nazarudin
Yeeyy Mario junior bakal Launching👏🏻👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Nah kan kubilang juga apa,Mario seorang Mafia..
Qaisaa Nazarudin
JKangan2 Val hamil juga iya,,
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan ku bilang juga apa,itu tempat penyelapan,Itu pasti suara Laura,,
Qaisaa Nazarudin
Itu pasti gudang penyekapan,jangan bilang kalo Mario itu seorg Mafia,di liat dari sikapnya di luar sih iya kayak Mafia gitu,,
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya kebusukan Laura terbongkar juga,tapi siapa lelaki itu?? Apa betul Frans🤫🤫🤫
Dan aku harap Mario benar2 berubah,jgn lg melanggar janji,kalo gak mau kejilangan Valerie lg..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!