Selena Rose wanita berusia 20 tahun harus kehilangan suami dan anak didalam kandungannya sekaligus. terikat janji dan sumpah Selena memutuskan sesuatu diluar akal.
Sean Alexander pria berusia 32 tahun berusia matang dan seorang playboy sejati siap memberi benih pada Selena tanpa ikatan pernikahan.
Bagaimana kisah mereka......
Jangan lupa dukung Author dengan Like, Koment dan Vote..
selamat membaca readersku tercinta.....❤❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Calon istri
Sonya membeku hingga tanpa sadar mulutnya terbuka karna terlalu terkejut, ia memandang keseluruhan Selena dari ujung kaki sampai rambut, dan hanya menatap cemburu, tampilan Selena adalah tampilan gadis polos dengan mata besarnya yang menggoda dan bibirnya yang seksi walau Selena tidak memakai lipstik yang mencolok...
"Calon istri." ulang Sonya menatap ke arah Sean sekali lagi ia butuh pertanyaan ulang dari Sean..
Sean bingung ia menatap Selena yang bersedekap tak suka, seolah ia adalah seorang istri yang sedang cemburu melihat suaminya selingkuh...di sebagian hati Sean ia merasa senang, sepertinya Selena juga menyimpan perasaan untuknya namun ada sisi di jiwa petualangannya yang menolak, Selena telah melepaskan mangsa yang terlihat lezat..
"Maafkan aku Sonya, aku belum sempat bilang.."
"Waoowww....."Sonya bertepuk tangan dengan raut wajah kecewa tentu saja, Sean pria yang paling tampan di usianya yang matang akhirnya memilih calon istri yang polos dan jauh terlihat lebih muda.
Mengapa bukan dia yang terpilih....? Sonya mengepalkan tangannya di bawah meja....gadis ini siapa dia...beraninya ingin memenjara Sean....tidak, Sonya tidak akan menyerah semudah itu..lagipula gadis ini terlihat polos dan masih sangat muda, mudah di tipu dan.....Sonya tak akan menyia-nyiakan waktu...ia harus bisa menyingkirkan gadis kecil ini...
"Sonya.." kata-kata Sean terputus..
"Dia gadis yang cantik, berapa usiamu." tanya Sonya tersenyum ramah..terlalu ramah hingga Selena menjadi ngeri dengan senyumannya..
"Aku...usiaku 21 tahun nyonya.." ucap Selena polos..
"Nyonya.."? ucap Sonya tidak terima, wajahnya mengeras...apakah dia setua itu hingga di panggil nyonya..?
Sonya bisa melihat Sean sedikit tertawa lalu menggelengkan kepalanya,entah mengapa Selena merasa dia sedang di permalukan gadis kecil ini...
"Kau masih sangat muda,siapa namamu."?
"Selena Rose." ucap Selena kemudian duduk di dekat Sean dan sedikit merapatkan tubuhnya di dekat pria itu..
Sean tertegun..merasa sedikit lucu dengan sikap Selena yang di luar pikirannya, ia sedikit merasa perasaan aneh melingkupinya dengan cepat...
"Apakah kau kuliah atau...sejenisnya.."? tanya Sonya basa-basi.
Selena tersenyum.....
"Aku...pemilik sebuah toko bunga dan coklat."
Sonya terkejut....
"Manis sekali.." sambungnya dengan mata melebar seolah takjup..
"Tentu saja Nyonya Sonya..terimakasih pujiannya."
Sonya menatap Sean...sungguh pria ini sangat tampan...
"Sean...dimana kalian pertama kali bertemu."? tanya Sonya antusias...
"Di........"
"Bandara nyonya, pertemuan yang manis dan setelah itu..kami menghabiskan waktu bersama dan dia melamarku." ucap Selena menjawab panjang lebar..
"Bagus...kalian serasi." Sonya memincingkan matanya.
"Tentu banyak yang bilang begitu, aku hanya bisa bersyukur asalkan dia mencintaiku, ya kan sayang." ucap Selena menatap wajah Sean yang beku...
"Yah..tentu aku jatuh cinta padamu." ucap Sean dengan penuh perasaan...
Sonya mengangguk dengan pasrah...ia benar-benar patah hati sekarang. seolah bom sedang di ledakan di depan matanya. Sonya begitu terpuruk sekarang.
Selena kemudian menyandarkan tubuhnya di tubuh Sean dengan gerakan manja. lalu berbisik.....
"Sayang..aku sudah kenyang dan lelah, bisakah kita pergi saja dari sini."? Selena berbisik di telinga Sean hingga pria itu menganggukan kepala, ia sangat senang dengan sikap Selena yang merajuk...
Sean menatap Sonya yang seakan tidak ingin melepasnya..
"Maaf Sonya kami harus pergi...calon istriku, sudah lelah.." ucap Sean dengan sangat lembut...
"Kau sudah mau pergi yah...kapan kita bertemu lagi."? tanya Sonya tak sabar...
Selena yang menatap kesal lalu berdiri dan menatap Sonya...
"Maaf nyonya, aku sedikit tidak suka jika calon suamiku bertemu dengan wanita lain di belakangku...aku sedikit cemburu." Selena tersenyum penuh arti....
Sonya menganggukan kepala dengan tatapan tajam....
"Baiklah..maafkan aku."
"Terimakasih pengertianmu nyonya.."
Selena kemudian setengah menyeret tubuh Sean untuk ikut bersamanya.. ia tersenyum dan sesekali bercanda dengan Sean...dan pemandangan itu membuat Sonya terbakar...
Seketika itu juga ia memecahkan gelas yang ada di meja hingga terdengar bunyi yang mengerikan....
"Craaanggggg..........."
"Awas saja Selena....kau tidak bisa merebut Sean dariku..lihat saja.." jerit Sonya dengan kemarahan yang menguar....
💞💞
Sean menatap Selena yang bersenandung ketika mereka di dalam mobil..wanita itu tampak senang telah mengerjai Sonya..
"Kau jahat sekali." ucap Sean sambil fokus menyetir..,
"Apakah dia tadi salah satu kekasihmu Sean."?
Sean mengerdikan bahunya merasa bingung dengan hubungannya dan Sonya..
"Yah....mungkin lebih tepatnya kami teman tidur." ucap Sean yang membuat Selena seketika mual....
"Apa yang terjadi padamu..mengapa mendadak mual."
"Menjijikan sekali hidupmu Sean.."
"Aku tidak suka berbohong dan menjaga imegku Selena,aku memang pria bebas namun aku pemilih soal wanita yang bersamaku..mereka harus bersedia tidur denganku sekali lalu tidak menuntut dan mereka harus sehat dan bersih." ucap Sean jujur...
"Tapi aku ingatkan selama bersamaku kau tidak boleh bersama para wanita itu." ucap Selena menatap tajam..
"Tentu saja..aku sudah berjanji padamu, lagipula selama kita bersama..kau selalu bisa memuaskan kebutuhanku di ranjang, aku tidak butuh siapapun lagi." ucap Sean yang membuat wajah Selena merona...
"Hm....Sean...aku ingin tau sampai kapan kau berhenti melakukan kegilaanmu bersama para wanita itu."?
Sean menatap sebuah jembatan kecil di pinggir jalan yang menyajikan pemandangan laut yang tenang..ia menepikan mobilnya sebentar....dan mematikan mesin mobil...
ia menoleh ke arah Selena yang masih menatapnya dengan rasa ingin tau yang besar....
"Katakan." tanya Selena sekali lagi..
Sean memejamkan matanya kemudian menoleh pada sosok Selena yang membuatnya tergila-gila, semua yang ada pada Selena....keseluruhan Selena adalah keindahan dan Sean telah tenggelam dalam keindahan itu.....
"Aku belum menemukan seseorang yang bisa menenangkanku dan membuatku jatuh cinta, aku...bisa nyaman bersamanya tanpa memikirkan wanita lain, dia juga bisa menjadi segalanya untukku...." ucap Sean dengan pehuh harap...
"Kau pasti akan menemukannya aku sangat yakin." ucap Selena menghibur...
Mengapa ketika Sean bicara tentang wanita impiannya,Selena justru merasa semua yang di sebutkan Sean itu ada pada dirinya hingga Selena sempat merasa sedikit percaya diri,...
Tapi....tidak mungkin dirinya, Selena juga telah berjanji tak akan memberikan hati untuk pria lain selain Haary dan anaknya, Sean adalan pria dewasa yang bebas...selamanya Sean tak akan membiarkan dirinya di ikat, dan itu sudah menjadi prinsip Sean yang selalu ia katakan di setiap kesempatan.....
Sean mendekat...meraih tubuh Selena hingga berpindah di pangkuannya...keduanya bertatapan lekat.....dengan debaran jantung yang berpacu seolah sedang berlomba...
Sean tertegun ketika menyadari perasaanya tidak biasa....sesuatu telah terjadi di hatinya..dan itu karna Selena...
"Bagaimana kalau kau...benar-benar menjadi calon istriku saja Selena."?
"Hah..."? Selena tertegun,...
Sean Meraih wajah Selena dengan kedua tangannya dan melum** bibir Selena dengan gerakan lembut, memainkannya dengan penuh perasaan yang dalam.......
sukses
semangat
mantap
keren
mksh