NovelToon NovelToon
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:274.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Zian hafiz

ini karya novel saya yang pertama, masih banyak kesalahan dan kekurangan jadi saya mohon dukungan dan vote nya dari pembaca semuanya..novel ini mengisahkan nasib seorang istri yang dikhianati suaminya, padahal awalnya luna merasa beruntung bisa menikah dengan rendi dan di beri kepercayaa untuk hamil anak kedua tapi justru disaat dia sedang hamil anak kedua nya saat itu suami nya berubah dan mulai menduakan nya...
apakah luna akan bertahan atau justru meninggalkan suaminya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

sudah tiga minggu buk ida berenti bekerja di rumah Luna, dan luna pun merasa tambah kewalahan karna perut luna sudah mulai membuncit memasuki usia kandungan 6 bulan, sedangkan rendi makin sibuk dikantor terkadang dinas keluar kota.

jarak diantara merekapun semakin menjauh rendi yang pulang hingga larut malam sedangkan Luna sudah tertidur, kini tak ada lagi kehangatan di rumah tangga mereka.

pagi ini rendi sedang bersiap-siap untuk pergi lembur sedang kan luna menyiapkan sarapan di dapur, hari ini reno libur dan dari kemaren sore di jemput oleh orng tua luna karna mereka merindukan cucunya...

" pagi sayang, kemana reno kok abang tak melihatnya" rendi menyapa Luna sambil memeluk tubuh luna dan mengusap lembut perut yang sudah membuncit, sudah sangat lama mereka tak bermesraan seperti ini karna alasan rendi sibuk, ntah sibuk di kantor atau sibuk dengan yang lainnya

Luna mencoba untuk tersenyum menanggapi suaminya " kemaren sore di jemput neneknya bang, aku sudah wa kamu tapi tak dibalas, mungkin kamu terlalu sibuk" sindir luna

rendi yang merasa bersalah sudah terlalu lama mengabaikan luna mencoba meminta maaf.

"maaf,,, aku begini juga demi kamu dan reno serta calon anak kita"

"ya, tak apa aku mengerti bang rendi sekarang sibuk, sampai lupa dengan ku dan reno"

rendi yang semakin merasa bersalah mencoba membujuk luna

"baik lah, minggu depan kita liburan saja yank, biar kamu jangan stress, dokter kan bilang kamu tak boleh stress, kamu pilih saja di mana tempat nya nanti kasih tau ke aku, hari ini aku mau lembur dulu biar minggu depan aku bisa ajukan cuti"

luna mengangguk karna dia pikir juga cukup stress akhir-akhir ini dengan rumah tangganya dan liburan mungkin salah satu cara menghilangkan rasa penatnya dan luna berniat akan mencari tahu sendiri kebenaran apa yang terjadi dengan rumah tangganya.

selesai sarapan rendi mengecup mesra kening luna dan segera berpamitan, Luna sedikit curiga dengan perubahan sikap rendi karna beberapa bulan ini rendi cuek dengan nya tiba-tiba hari ini menjadi mesra dan mengajak nya liburan.

mobil rendi keluar dari pekarangan rumah dan luna pun bergegas mengambil hp dan tas nya dikamar lalu menyusul mobil rendi, ya hari ini luna memutuskan untuk mengikuti rendi karna luna sudah lama merasa curiga.

dengan jarak jauh luna membuntuti mobil rendi yang mengarah ke komplek perumahan

"ini bukan arah kekantor, mau kemana bang rendi"

mobil rendi memasuki komplek perumahan sederhana dan berenti di salah satu rumah bercat kuning.rendi lalu keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah tersebut.

"rumah siapa ini" gumam luna

luna memarkirkan mobil nya dengan jarak 3 buah rumah dari rumah yang didatangi rendi, tapi luna masih bisa melihat keadaan rumah tersebut.luna turun dari mobil dan menanyakan pada tetangga sekitar itu rumah siapa.

"assalamualaikum,, maaf buk numpang tanya rumah cat kuning itu rumah siapa ya buk?" tanya luna

"oh, itu rumah pak rendi buk" jawab ibu tersebut

deg

jantung luna rasa nya ingin copot mendengar penuturan ibu tersebut, untuk apa rendi membeli rumah disini.

"sudah berapa lama rumah itu di huni oleh pak rendi buk?" tanya luna lagi

" baru juga buk, karna mereka penganten baru palingan belum sampai 3 bulan ini" tambah ibu satu lagi

serasa disambar petir luna mendengar jawaban ibu tersebut dengan perasaan campur aduk luna langsung pamit pada ibu-ibu, ibu tersebut keheranan melihat luna yang langsung berlari kearah rumah bercat kuning tersebut.

sesampai didepan pintu rumah luna langsung membuka pintu yang memang tak dikunci, luna mengedarkan pandangannya melihat setiap sudut isi rumah itu, luna mendengar bunyi mesin cuci dari arah belakang rumah dan mendengar bunyi musik dari dalam kamar, dia langkah kan nya kaki ke arah kamar tersebut dibuka nya pintu kamar dia melihat baju berserakan di atas kasur dan mendengar bunyi air kran dari kamar mandi dengan keberanian yang entah dari mana luna langsung membuka pintu kamar mandi itu dan melihat sepasang insan yang lagi bercinta dengan panasnya, melihat itu luna langsung berteriak...

" bangsat " pekik luna kuat

melihat pekikan luna rendi langsung menoleh dan melepaskan penyatuan nya dan tari, ya perempuan yang dinikahi rendi lebih dari dua bulan ini adalah tari anak dari pembantunya buk ida, rendi segera menarik handuk untuk menutupi badan nya dan tari

"dasar laki-laki bajingan kamu, tak puas hanya dengan satu wanita" luna mendekat dan menampar rendi serta menarik rambut tari

muka rendi sudah berbekas merah menahan sakit tamparan luna yang cukup keras.

rendi panik dengan kelakuan luna " sudah sayang, bisa mati dia kamu tarik begitu" pekik rendi

"apa sayang-sayang, jangan panggil aku sayang dengan mulut kotor mu itu"

"maaf kan aku, aku khilaf kita bisa bicara baik-baik" ujar rendi

sedang kan tari berusaha melepas tarikan tangan luna, muka nya sudah memerah menahan kesakitan oleh tarikan luna saat terlepas tari langsung menyembunyikan badan nya dibalik badan rendi

Luna menangis histeris bak orang kesetanan dan menunjuk kearah rendi dan tari

"kau lelaki kurang ajar, pantas saja kau pulang selalu malam rupanya kau lagi bersenang senang bersama pelacur ini"

"aku bukan pelacur!" jawab tari

"kalau kau bukan pelacur apa namanya?? disaat aku mengandung anakmu kau malah bersenang-senang diluar, memang lelaki kurang ajar" luna melempar semua barang yang bisa diraih nya dikamar mandi itu ke arah rendi dan tari....

luna lalu keluar dari kamar mandi dengan teriakan menggema, luna mengamuk bak orang kesetanan..

1
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Nova Yuliati
endingnya kok bikin kecewa gantung ceritanya
Windarti08
di bab awal Rendi masih sekolah dan pacaran sama Rara, trus di bab ini Rendi udah nikah tapi istrinya Luna, bukan sama Rara pacar SMA nya
Rina Fauzie
bagus 👍
devi mayasari
thor, ditunggu lanjutan nya
Wingky pink
Thor, tolong dilanjutkan ceritanya Thor!!
soalnya aku suka sama ceritanya
Evyani Wulandari
mampir... awalnya Rendi masih sekolah kok tiba"dah nikah
Sulati Cus
😂😂😂😂tdk hrs dg kekerasan cukup dg lidah yg setajam silet untuk membalas balik pelakor
Sulati Cus
berdalih nafsu, ada pasangan knp g minta apa yg halal mlh nyalurin sm perempuan lain
Sulati Cus
ketika kau selingkuh kau g mikirin konsekuensi nya brp banyak hati yg tersakiti??
Sulati Cus
puas kau suami minus??? kok jd ak yg emosi
Sulati Cus
klu bosan hdp susah hrsnya y berusaha bekerja keras bknnya mlh ngegaet suami orang pgn kaya kok dg cara instant g nyadar ada hati yg tersakiti
Sulati Cus
semoga ke guguran biar tambah nyesel tu suami minus akhlak
Sulati Cus
buntutin donk Lun, suamimu pas anter bu Ida sp tau km dpt sesuatu
Sulati Cus
jls berhenti lah kan udah dpt ikan yg gede
Sulati Cus
bau2 pelakor nih warning Luna
Nina Zatulini Munaf
Semangat
Rena Agustina
ya jalang sejati lah goda lski beristri dah gak perawan lagi
Rena Agustina
iihh aku paling benci sama penghianat ya...sekali hianat tidak mustahil berhianat kembali selingkuh adalah penyakit separti makan sambal pedas befhebtj besok nya msksn lagi tuh sambal
🌸 queen 🍁
luna👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!