NovelToon NovelToon
Tegarnya Seorang Ibu

Tegarnya Seorang Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: yayuk riyani

Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. UP ( Uji Pengetahuan )

Desi saat ini sedang mempersiapkan diri menghadapi Uji Pengetahuan atau disingkat UP. Tahap terakhir dari proses PPG. Tahapan ini adalah tahapan yang paling ditakuti oleh semua peserta PPG. Karena tahapan ini adalah tahapan yang paling menentukan lulus atau tidaknya kita mengikuti PPG. Kegiatan PPG selama kurang lebih 6 bulan ditentukan oleh UP yang pelaksanaannya hanya 3 jam. Dalam 3 jam, kita harus dapat menjawab sekitar 300 soal.

Tiga hari lagi Desi akan melaksanakan tes UP. Desi merasa deg-deg an. UP dilaksanakan secara daring juga. Hanya saja, jaringan harus bagus dan juga sama seperti ukin kemarin, saat pelaksanaan UP diawasi oleh dosen atau tim penilai dari universitas tersebut.

Akhirnya, hari yang ditakuti pun tiba. Pelaksanaan UP. Namun, Desi berusaha bersikap biasa saja. Dia tidak mau terlalu terbawa pikiran yang akhirnya bisa merusak semuanya.

Hari kemarin, Desi sudah mempersiapkan semuanya. Mulai dari laptop sudah ditata sedemikian rupa juga tongsis untuk menaruh hp, semua sudah disiapkan. UJIan UP dimulai pukul 09.00 wib-12.00 wib. Tadi pagi Desi sudah mengantar Aqilla ke rumah mbok Muna. Juga Bagas dan Rafi sidah diantar ke sekolah. Nanti selesai ujian baru Desi menjemput anak-anaknya. Desi juga sudah bilang pada Bagas dan Rafi agar menunggu di sekolah sampai Desi datang.

Mulai pukul 08.00 wib, Desi sudah stand by di tempat yang akan dia akan pakai untuk ujian. Dia juga sudah membeli kuota yang cukup banyak agar sinyalnya bagus.

Pengawas ujian sudah mengaktifkan zoom untuk mengawasi para peserta ujian. Mereka tetap dipantau walaupun dari jarak jauh. Mulai dari pukul 08.00 wib, peserta ujian UP harus sudah berada di tempat masing-masing. Mereka ujian secara daring. Mereka diberi pengarahan sebelum mengikuti ujian. Dan tidak boleh meninggalkan tempat sampai ujian selesai.  Semua peserta harus mematuhi tata tertib ujian. Jika melanggar, maka akan mendapat hukuman dan dinyatakan tidak lulus Ujian UP.

Detik demi detik terasa begitu lambat. Desi dan peserta yang lainnya menunggu dengan sabar. Selesai pengarahan dari tim penilai dan dosen, semua peserta ujian mulai menunggu waktu pukul 09.00 wib.

Dan tibalah waktu yang telah ditentukan yaitu pukul 09.00 wib. Semua peserta ujian UP mulai fokus mengerjakan soal-soal ujian. Mereka mengerjakan ujian selama 3 jam. Waktu terus berjalan. Detik demi detik berjalan berganti menit kemudian menit berganti jam. Sudah 1 jam ujian berlangsung. Mereka begitu serius mengetjakan soal-soal ujian.

Akhirnya, ujian pun selesai. Para peserta harus sudah mengirimkan hasil pekerjaan mereka selama 3 jam yang lalu. Harus sudah dikirim atau disubmit. Jika belum, maka hasil ujian nya tidak akan terbaca oleh system.

Alhamdulillah, Desi merasa lega setelah selesai mengikuti ujian UP. Hanya saja, dia masih deg-deg an menunggu hasilnya. Semua dia pasrahkan pada Allah. Dia hanya bisa menunggu sampai nanti pengumuman kelulusan. Semoga hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Aamiin...

Kemudian, Desi segera menjemput anak-anak nya di sekolah dan di rumah mbok Muna. Sehabis itu, dia solat dan berganti pakaian kemudian makan bersama anak-anaknya.

"Mama, tadi bisa nggak jawab soal pas ujian?" , tanya Rafi.

"Insyaallah sayang. Do'ain mama ya supaya nilainya bagus dan bisa lulus." , jawab Desi.

"Iya ma,pasti aku do'ain." , jawab Rafi lagi.

"Aku juga do'ain mama." , jawab Aqilla.

"Iya sayang. Makasih ya udah do'ain mama. "  , jawab Desi.

"Iya mama. " , jawab Aqilla lagi.

"Setelah makan, kalian semua harus bobo ya."   ,ucap Desi.

"Iya mama." , jawab ketiganya.

Kemudian, selesai makan Bagas, Rafi dan Aqilla segera tidur. Mereka adalah anak-anak yang penurut dan tidak pernah membantah perintah orang tua. Desi bahagia dengan ketiga anaknya. Desi pun ikut tidur disamping Aqilla.

Sore hari, mereka semua bangun. Kemudian, mandi bergantian. Desi memandikan Aqilla, sedangkan Bagas dan Rafi mandi sendiri. Setelah itu, mereka duduk-duduk di teras rumah mereka.

"Mama, ayah kok nggak pulang-pulang sih? Aku kan kangen sama ayah."  , tanya Aqilla.

"Iya sayang. Ayah kerja cari uang buat kalian. Kalian yang sabar ya, nanti ayah juga pulang kalau boleh ijin." , jawab Desi.

"Iya ma." , jawab ketiganya.

Saat lagi asyik-asyik nya ngobrol, tiba-tiba lewat abang bakso langganan Rafi.

"Mama, aku mau beli bakso." , pinta Rafi.

"Tapi buat makan sekalian ya sayang pake nasi ya makannya." , jawab Desi.

"Iya ma." , jawab Rafi sambil memanggil abang bakso langganannya.

Kemudian, mereka makan bakso sekalian pakai nasi supaya tidak cari lauk lagi untuk makan malam. Desi merasa bahagia, setidaknya dia masih bisa mencukupi kebutuhan anak-anaknya walaupun suaminya jarang mengirimi dia uang. Setidaknya, mereka masih bisa makan. Kalau ingat semua itu, pasti air mata akan jatuh dengan sendirinya, namun Desi segera menghapusnya. Dia tidak mau nangis didepan anak-anaknya.

Selesai makan bakso, tidak lama terdengar azan maghrib berkumandang. Lalu, mereka segera solat maghrib lalu belajar bersama. Desi dengan telaten mengajari anak-anaknya. Alhamdulillah, anak-anak Desi tergolong anak-anak yang pintar, walaupun bukan peringkat pertama, setidaknya mereka masuk dalam peringkat 10 besar. Desi sudah cukup bahagia melihatnya.

Selesai belajar, mereka semua beristirahat, tidur malam. Bagas tidur bersama Rafi di kamar sebelah, sedangkan Aqilla tidur bersama Desi di kamar satunya lagi. Anak-anak sudah tidur semua. Namun, Desi belum bisa tidur. Desi masih melamun memikirkan semua yang terjadi dalam rumah tangganya. Kadang Desi berpikir, tega sekali suaminya menikah lagi, masih mending kalau nikahnya dengan yang lebih muda darinya. Tapi ini, suaminya menikah lagi dengan mantan pacar nya dulu sewaktu SMA yang saat itu sudah janda hidup. Ya, Desi tau semuanya. Dia sudah tau kalau mantan pacar suaminya waktu SMA itu sudah janda. Mereka bercerai hidup bahkan anak-anaknya dirawat oleh mantan suaminya dan dengar-dengar, bahkan dia tidak diperbolehkan bertemu dengan anak-anaknya sendiri. Berarti kan ada apa-apanya diantara mereka, sampai bercerai dan bahkan hak asuh anak jatuh ke ayahnya. Kalau Desi jadi dia, dia pasti sedih sekali. Prinsip Desi, biarlah dia berpisah dengan suaminya....namun, dia tetap bisa bersama anak-anaknya. Dia tidak bisa membayangkan hidup tanpa anak-anaknya. Yang Desi sayangkan, berarti cinta diantara mereka masih ada, suaminya masih mencintai mantannya. Tapi kenapa, Ridwan suaminya tidak langsung menikah saja dengan pacarnya itu, mengapa Ridwan malah menikah dengan nya. Kadang Desi berpikir, apakah suaminya pernah benar-benar mencintainya atau tidak. Dia pernah bertanya pada suaminya, namun jawabannya adalah jodoh. Semua sudah jodoh. Terus, apakah sekarang suaminya menikah lagi dengan mantannya adalah jodoh juga?????

Entahlah....takdir...kita tidak ada yang tau...

Jodoh, umur kita tidak tau.... Jika suaminya pun berjodoh dengan perempuan itu, bagaimana dengan dirinya saat ini? Dia merasa pernikahannya tergantung. Punya suami sah secara hukum namun tidak ada di sisinya. Sedangkan suaminya hanya menikah siri dengan mantannya, namun justru mereka hidup bersama, menua bersama. Itu yang dia pernah lihat di fb suaminya. Suaminya mengupload foto kebersamaan mereka, kemesraan mereka, dan menuliskan caption di bawahnya 'Menua bersama'.

Masa bodoh dengan semua itu, silahkan mereka menua bersama. Yang penting, saat ini dia bisa selalu bersama dengan anak-anaknya. Namun, Desi tidak bisa membendung air matanya. Dia menangis juga jika mengingat semua itu.

"Tega kamu mas, kenapa tidak kamu ceraikan saja aku. Kenapa???? Semua begitu indah awalnya, tapi mengapa harus berakhir seperti ini. Seperti kembang api, indah sangat indah namun hanya sesaat.' , gumam Desi lirih...dia takut Aqilla terbangun. Ya, jika malam seperti ini, Desi sering menangis. Entahlah, kadang dia merasa dirinya begitu bodoh. Untuk apa dia bertahan dengan semua ini. Ingin rasanya dia meminta cerai, namun dia takut anak-anak nya semua akan dibawa oleh suaminya. Dia takut berpisah dengan anak-anak nya. Entahlah, bagaimana ke depannya nanti.

Akhirnya, Desi tertidur juga setelah capek menangis. Mungkin matanya akan terlihat bengkak besok. Desi tidak mau ambil pusing lagi, biarlah.....

1
Lee Mba Young
Jelek. cerita ne wanita oon di selingkuhi gk di nafkahi nerimo. contoh wanita pling bodoh.
Lee Mba Young
wanita punya kerjaan tp goblok. laki selengki kok pasrah. cerai dong br top.
wanita bucin laki pulang cm nyelup gk ngasih uang masih di terima ya mungkin terong nya mantab mkne desi masih mau laki bekasan gundik. 🤣🤣🤣
Morna Simanungkalit
Mbok Munalah yang mengerti dan sayang samamu Desi.
Morna Simanungkalit
Menurutku perempuan seperti Desi sekarang ini gak ada lagi.
Morna Simanungkalit
Desi luar biasa kesabaranmu semoga Tuhan tetap menyertaimu.
puput: Aamiin...mksh komen nya kk
total 1 replies
Morna Simanungkalit
Ridwan enak - enak saja tak pikirkan anaknya , memang Desi terlalu mandiri.
Morna Simanungkalit
Berat sekali perjuanganmu Desi ...tapi demi anak - anak sabar ya...
puput: iya kk....mksh support nya. Desi harus kuat demi anak-anak nya...
total 1 replies
Morna Simanungkalit
lsekali - sekali boleh keras Desi pada suami , agar dia sadar akan tingkah lakunya.
Morna Simanungkalit
Ridwan bohong aja kerjamu nanti ketahuan kekmana jadinya sama istri.
Morna Simanungkalit
Ridwan kamu gak bersyukur istrimu pintar ngatur uang tapi dikurangi lagi.
Morna Simanungkalit
sabar ya Desi mungkin karena kesal maka suamimu mabok.
Lee Mba Young
lagian rizwan juga gk akn mau kehilangan desi yg bisa jd babu Gratis, ngurus anak tanpa nafkah gk nuntut, suruh cari utangan duit di carikan. kpn lagi dpt wanita model desi sayang kl di lepas. di keloni 3 bln sekali gk marah, di tinggal nikah lagi gk minta cerai.
kl istri ke 2 rizwan pasti lbih cetar, Dan Pinter. gk mau cari duit hidup bagai princes uang Dr rizwan. 🤣. sdng desi wanita bodoh gk di kasih duit saja diam 🤣.
Lee Mba Young
Jd guru bisa tp jd budak laki ttp mau. bego wanita kampung.
laki nikah lagi gk nuntut cerai alasan laki marah. mbelgedes gk percaya. yg Ada desi bucin ma rizwan. jd walau burung rizwan dah di bagi ma gundik masih mau dia. 😄🤣
Lee Mba Young
preett opo desi, kalau cerai suami Marah mbel gedes. kl km punya Bukti laki mu nikah lagi lapor polisi bawa pengadilan dng tuduhan perzinahan. wanita kampung masih mau laki bekas wanita lain. 🤣.
cm alasan takut ma suami walau gk di nafkahi. yg aslinya Desi bucin ma rizwan. walau gk di kasih duit Dan hrs Banting tulang masih Cinta asal rizwan pulang Dan kelon ma dia 🤣.
Lee Mba Young
Aku gk kasian ma nasib desi. dah bgitu menderita gk di kasih nafkah pun ttp mau🤣.
jd biar saja smpe tua Banting tulang sendiri.
kl wanita berkelas mah ogah mnding janda toh sama sama nyari duit sendiri urus anak sendiri.
tp kl wanita kampung gk berkelas ya kayak desi jd babu, keset, ngurus anak masih nyari duit pun mau 🤣🔥 mang gk berharga juga.
Lee Mba Young
ngapain desi miris, kn Mnikmati hidup tanpa nafkah lahir batin. bah kan di suruh nyari duit utangan pun mau. nikmati saja smpe mati. wanita bego buat apa. 🤣.
kl wanita cerdas berkelas pasti dah cerai tu sm laki model bgitu.
tp desi kn wanita kampung, bucin ma ridwan. mau ridwan gk ngasih duit pun masih mau 😄.
Lee Mba Young
Uang nya buat ngidupin gundik nya. lagi an istri bodoh mau mau aja di suruh pinjem duit. 🤣. wanita indo kn kebanyakan bodoh. pdhl guru tp goblok. terlalu Cinta ya bgini. laki gk nafkahi diam saja, 🤣 ya bagi desi yg penting laki pulang, ngasih burung nya walau gk di kasih duit tiap bulan gk papa. sdh ke nyang makan burung suami kl pulang. anak anak desi bisa Banting tulang sendiri🤣😄
Lee Mba Young
semoga gk di balikin uang nya ma ridwan biar kelaparan Dan tau rasa tu Desi. wanita bodoh laki kerja kok ngutang di kasih. bego guru kok bego
Lee Mba Young
wanita Banting tulang laki nya mah enak, kerja pulang kelon ma wanita lain. sdng istri ttp terima Dan Cinta walau gk di kasih duit. asal pulang jatah kelon cm 3 Hari tinggl pergi lagi. itu pun burung nya dah bekas wanita lain, iuhh jijik banget kan berbagi burung suami. ya cm bgitu desi dah terima banget. kl aku mnding janda lah. ngapa in punya suami kl masih Banting tulang ngurus anak gk dapat nafkah lahir batin.
Lee Mba Young
yg aneh adlh desi, laki gk nyukupi selingkuh tp masih bertahan. kelihatan kecintaan banget. mnding janda jelas status nya. pasti alasan desi anak anak. pdhl anaknya gk Ada yg di perhatikan bpk nya🤣. sbenere bukan anak anak tp desi nya yg kecintaan ma rizwan. punya suami tp kayak janda mnding janda sekalian to. punya suami tp hidup masih jd tulang punggung.
puput: mksh komen nya kk. Desi msh jaga nama baik 2 keluarga kk jg bertahan demi anak2. Walaupun sulit jg menyakitkan. Dia msh berpikir pandangan orang trhdp dia dan anak2 nya jika bercerai.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!