NovelToon NovelToon
CEO Mantan Suamiku

CEO Mantan Suamiku

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Karir / Percintaan Konglomerat / Bullying di Tempat Kerja / Cintapertama / Tamat
Popularitas:21.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rai Li

Isabella, seorang wanita yang dihadapkan pada perceraian mendalam dengan suaminya—Justin, merasakan pukulan takdir yang lebih kuat saat perusahaan keluarganya mengalami kebangkrutan. Sementara itu, menghilangnya Mama, Papa, dan Kakaknya secara tiba-tiba membuat Isabella terjebak dalam kebingungan dan rasa kehilangan yang mendalam.

Setelah beberapa tahun tinggal di luar negeri, Isabella kembali ke negaranya dengan harapan baru. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan mantan suaminya—Justin. Pertemuan ini memicu pertanyaan sulit: Akankah mereka berdua mampu melihat melampaui masa lalu mereka yang penuh dengan perasaan yang tidak selesai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rai Li, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Isabella dan David duduk di meja makan sambil menunggu kedatangan Rissa dan Frank, bocah itu sedang asyik memakan coklat yang ada di tangannya tanpa menghiraukan sang mama yang duduk di sebelahnya.

"Jangan lupa untuk menggosok gigi setelah memakan, David," kata Isabella mengingatkan.

"Iya, Ma ..." balas David.

Dia tak terlalu menghiraukan kata-kata Isabella dan lebih memilih untuk menikmati coklat itu dengan penuh kenikmatan. Lapisan demi lapisan coklat mulai lenyap saat sampai di mulut David. Wajahnya memancarkan sebuah kenikmatan yang tergambar jelas di sana. Isabella hanya bisa tertawa kecil melihat tingkah laku putranya itu, dia tak habis-habisnya membuat Isabella mabuk dengan pesonanya.

Tok!

Tok!

Tok!

"Itu pasti mereka," gumam Isabella langsung beranjak dari tempat duduknya.

Dia membukakan pintu untuk Rissa dan Frank, mereka berdua dipersilahkan masuk oleh Isabella. Mata kedua manusia itu terpaku dengan dekorasi yang disiapkan oleh Isabella, bahkan Rissa pun sampai berdecak kagum karena sahabatnya itu bisa menyelesaikannya dalam waktu yang relatif singkat.

David yang menyadari kedatangan Frank langsung berteriak memanggilnya, "Frank, sini!" Kedua bocah itu sangat gembira seperti tak bertemu sekian lama. Padahal, baru sore ini mereka bertemu dan bermain bersama.

"Haha, dasar mereka berdua ini. Ayo masuk Rissa ..."

"Oh ... jadi aku ceritanya tamu nih?" goda Rissa sambil tersenyum. Wanita itu tertawa kecil lalu berjalan lebih dulu ke ruang makan mendahului Isabella. Setelah menutup pintu Isabella segera berjalan ke arah meja makan kemudian duduk di kursi yang ada di sana.

"Cobalah bagaimana rasa masakan ku, kamu pasti akan ketagihan ..." tawar Isabella mempersilahkan sahabatnya itu.

Rissa mengangkat alisnya, seolah penasaran dengan rasa makanan itu. Padahal, sebenarnya dirinyalah yang mengajarkan Isabella cara untuk memasak. Tapi wanita itu bertingkah seolah dirinya memang sangat mahir dalam memasak, Rissa hanya bisa mengikuti arah pembicaraan tersebut karena tidak mau merusak suasana.

"Waw! Rasanya enak!" Mata Rissa langsung membulat sempurna.

"Benarkah?" Isabella terlihat gembira. "Bagaimana rasanya?" tanyanya ingin tahu.

"Tidak buruk, setidaknya makanan ini masih bisa di cerna." Rissa terkekeh seorang diri hingga membuat Isabella juga ikut tertawa.

Apa-apaan yang bisa di cerna, dia pikir itu benda mati apa.

Isabella, David, Rissa dan Frank menyantap makanan itu dengan lahap. Suasana dinner saat itu terasa sangat nyaman, ditambah dengan alunan musik klasik membuatnya terasa semakin nikmat.

Setelah selesai makan Isabella maupun Rissa terduduk lemas tak berdaya akibat kekenyangan, mereka hanya bisa bersandar di kursi karena tak kuasa untuk berdiri. Sambil menunggu perut mereka mencerna makanan masing-masing, Isabella dan juga Rissa sedikit mengobrol dengan perbincangan ringan. Mereka berdua hanya bisa mendengar gelak tawa David dan juga Frank tanpa bisa menoleh dan melihat mereka, tubuh itu terasa begitu lemas sampai begitu malas hanya untuk sekedar menoleh.

"Rissa ..." panggil Isabella lirih, dia berbicara sambil memandang ke arah langit-langit ruangan.

"Ada apa Isabella ...?"

"Kenapa hidup ini sangat melelahkan? Setiap hari hanya makan, minum dan tidur saja. Tak ada hal utama yang dilakukan selain itu, belum lagi aku masih memiliki janji kepada orang lain..." Isabella menghela nafas panjang.

"Maka selesaikanlah janji mu, Isabella. Yakin, 'kan pada dirimu sendiri bahwa mereka masih menunggu kedatangan mu di sana."

"Ya, kamu benar, aku harus menepati janji ku."

Memang semua itu sudah menjadi kisah kelam tentang masa lalu Isabella, namun Rissa sendiri tak mengerti mengapa wanita itu malah membahasnya padahal itu akan menyiksa dirinya sendiri.

-

-

-

-

-

***

BERSAMBUNG..............

1
Parih Tiambun
biasa
Parih Tiambun
biasa
Shifa Burhan
novel ini kan menghadirkan zayn yang, lelaki lain yang tulus mencintai isabella dan zayn diperlakukan baik, ditolak secara halus, perasaan dijaga, dipertemukan dengan wanita lain, bisa peluk isabella dan semua tidak jadi masalah tapi aku lebih jempol dan salut lagi kalau author berani hadirkan juga wanita lain yang tulus mencintai justin, diperlakukan baik2, ditolak dengan halus, pakai peluk juga, perasaan dijaga juga, dan akhir dia diberi juga pria lain untuk bahagia

kalau author berani melakukan itu, aku benar salut pada author
Rina Bae
top
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
Sri Mulyati
visualnya dong
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Sastri Dalila
👍
Saidah Aida
aku pernah baca cerita ini cuma gak Ampe tuntas mau ulang lagi penasaran
Khavita Natasha Aprilia
preeeet... ceritanya flop
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍😭
Srintil
agak kecewa sih ending nya tak ada kebahagiaan untuk Risa si thoor
Riri Andini
🤣🤣🤣🤣
adek g da ahlak lah..
Riri Andini
iya ya..ada misteri knpa rissa bertahan disamping isabella.trs siapa sosok misterius yg dikumpai isabella waktu itu,sblm dia bertabrakan badan dg justin di depan kantor??
dan knpa justin punya feeling semacam itu ya??
Zrhy Wahyuni Nur Bilal
huft seperti habis lari maratoon saja thor
Onah Sukaedah
jay sama Risa aja
Ica Ferdi
nyesek eyyy
nevayyyegdgdvg
😀
Nyi Nur
aduh jd dag Dig dug
Anonim
👍🏻👍🏻👍🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤️❤️ trimakasi buat nasihatnya 😁😁
💟노르 아스마💟
jadi ghedek bayikk
💟노르 아스마💟
seruuu...menegangkn...pusing krn mengandung tekateki
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!