rena seorang gadis cantik yang hidup sebatang kara dikota besar...trauma masa lalu membuat dia tidak mempunyai pasangan meskipun usianya sudah cukup dewasa untuk menikah..waktu liburan kantornya keluar kota sesuatu yang buruk terjadi padanya yang membuat hidupnya jadi berantakan
apakah yang terjadi sama rena..??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mengundurkan diri
keesokan harinya rena terbangun tiba tiba karena mendengar bunyi alarm disamping tempat tidurnya
ketika dia membuka matanya dia melihat dava yang tidur di sebelah sambil tangannya memeluk perut rena
pantesan serasa mimpi di timpa beban berat semalam" gumam rena dalam hati yang melihat tangan kekar dava diperutnya
dengan perlahan lahan rena memindah kan tangan dava agar tidak membangunkannya..kemudian dia melangkah kedalam kamar mandi
setelah menyegarkan dirinya dia langsung menuju dapur..membuat sarapan pagi buat dirinya dan dava
sebelum berangkat ke kantor dia meninggalkan pesan lewat secarik kertas dan meletakkannya di meja makan
rena berjalan dengan santai menuju kantor..hari ini dia harus menghadap pak agus mengutarakan niatnya untuk berhenti bekerja dari kantor itu
saat tiba dikantor dari jauh rena melihat tasya yang baru datang juga
kok tambah rajin aja" canda rena sambil melihat tasya yang berjalan menuju kearahnya
ya dong..aku mau seperti kak ren juga..dapat penghargaan sebagai karyawan paling disiplin di kantor ini" sahut tasya dengan bersemangat
masak..??" ucap rena dengan nada bercanda
didapur kalee" sahut tasya pura pura sewot
rena yang melihat tingkah tasya jadi tertawa..melihat rena tertawa tasya langsung merangkul lengan rena dan mengajak rena masuk ke dalam
kok tumben masih sepi sih tasya" tanya rena melihat kesekeliling belum ada satu karyawan pun yang datang
bukan sepi kak ren..mungkin yang baru datang lagi dikantin..tukang masak yang dulu telah diganti sama yang baru" sahut tasya yang membuat rena jadi kebingungan
trus hubungannya apa??" tanya rena jadi penasaran dengan kalimat rena yang gantung
ya adalah kakakku sayang..tukang masak yang baru ini selain masakannya enak..ada sarapan pagi gratis juga" ucap tasya lagi
ayok kita kesana" ajak tasya dengan penuh semangat
hmmm..pantesan" ucap rena lagi
pantesan apa?" tanya tasya dengan wajah polosnya
pantesan kamu sama yang lain kan suka gratisan..makanya ga heran kamu datang cepat pagi ini" ujar rena menggeleng geleng kan kepalanya
hello...zaman sekarang nolak yang gratisan..anda sehat..??" ucap tasya menirukan gaya di iklan iklan tv
rena yang melihat gaya tasya jadi tersenyum
udah ah..kakak mau ke tempat kerja dulu..ada yang mau kakak kerjakan " sahut rena sambil berjalan menuju lift
tasya yang melihat rena tidak mau ikut ke kantin jadi membatalkan niat awalnya makan gratis..dia menyusul rena ikut naik lift
lho ga jadi makan gratisnya.??" tanya rena heran yang melihat tasya didalam lift
makan gratis dibandingkan sama kakakku ini..aku lebih milih kakak cantikku ini deh" sahut tasya sambil memegang lengan rena dengan manja
kalau dibandingkan sama cowok tampan..kamu milih yang mana...??" goda rena ke tasya
milih dua duanya dong..." sahut tasya lagi sambil tertawa
hmm sudah ku duga" ucap rena sambil tersenyum
akhirnya rena sampai juga di meja kerjanya...dan melihat mejanya yang rapi dan bersih
siapa yang bersihin meja kakak ya" tanya rena sambil menoleh ke tasya disebelah nya
adek kakak yang paling cantik dong" sahut tasya dengan centil
yakin cantik..??" ledek rena sambil melihat tasya
yakin dong..setiap hari tasya bercermin dan melihat kecantikan tasya yang tiada bandingannya" sahut tasya dengan percaya diri
jangan jangan cerminnya yang cantik" canda rena lagi yang membuat tasya memukulnya dengan lembut
setelah semua karyawan masuk dan bekerja seperti biasa..rena langsung menuju ruangan pak agus dan mengetoknya dari luar
masuk" terdengar suara pak agus yang mempersilakan dia buat masuk ke dalam
selamat pagi pak" ucap rena yang berdiri dihadapan pak agus
pagi juga..oh kamu rena..silakan duduk" sahut pak agus melihat rena
ada apa kamu pagi pagi keruangan saya..mau minta tambahan cuti lagi" tanya pak agus mencoba menebak tujuan rena datang keruangannya
bukan ingin cuti lagi pak..cuma saya mau mengundurkan diri dari kantor ini"jawab rena dengan sopan
kamu mau mengundurkan diri..apa alasannya....gaji kamu kurang ya..bapak bisa usulin ke atasan biar gaji kamu di naikkan" ujar pak agus lagi bertubi tubi..dia tidak ingin kehilangan karyawan yang cerdas dan disiplin seperti rena
bukan itu alasan saya pak" ucap rena lagi
jadi..??"tanya pak agus yang penasaran
saya mau pindah kota pak..jadi tidak mungkin lagi saya bisa bekerja disini" jawab rena dengan sopan
hmmm..sayang sekali kantor ini kehilangan karyawan yang disiplin dan berbakat seperti kamu rena" ucap pak agus dengan wajah yang sedih
rena hanya diam saja..dia pun sebenarnya senang bekerja disini...walaupun pak agus orang nya main perintah sesuka hatinya..tapi semua itu yang berurusan dengan pekerjaan..tidak pernah menyangkut hal pribadi
namun kadang kadang rena gondok juga dengan sikap pak agus yang membebaninya dengan banyak pekerjaan tapi dengan hal itu dia menjadi punya kesibukan sehingga dia lupa akan kesedihannya yang teramat dalam
tapi seperti itulah hidup..ada pertemuan dan ada perpisahan..semoga kamu mendapatkan semua yang kamu ingin kan ditempat yang baru "terdengar ucapan bijak dari mulut pak agus lagi
terima kasih pak" ucap rena dengan suara lirih..dia merasa terharu dengan ucapan pak agus
saya permisi dulu" sahut rena yang akan beranjak pergi tapi tiba tiba pak agus menahannya
tunggu rena" ucap pak agus yang membuat rena menoleh kembali ke arah pak agus
ya pak" tanya rena
kamu bisa kan bekerja seminggu lagi disini sampai bapak menemukan seseorang yang bisa menggantikan kamu..sebab sinta pun telah dipecat dari kantor ini dan banyak kerjaan yang terbengkai semenjak kamu cuti" ucap pak agus lagi dengan panjang lebar
baiklah pak..saya permisi dulu" ujar rena lagi sambil berjalan meninggalkan ruangan pak agus
sepanjang jalan kembali ke meja kerjanya rena jadi penasaran kenapa sinta dipecat dari kantor ini
pantesan tadi tidak ada yang cari masalah lagi" gumam rena sendirian mengingat sinta yang suka cari masalah dengannya setiap hari
tasya yang melihat rena berjalan sambil bengong akhirnya menepuk pundak rena
kak ren ada apa..!!" suara tasya agak keras ditelinga rena
hadeehh..bikin kaget saja "sahut rena sewot yang terkejut ada suara ditelinganya
habis jalan sambil bengong sih" sahut tasya lagi
mang ada apa sih..kok serius amat mikirnya" tanya tasya sambil jalan ketempat duduknya yang ada disebelah meja tasya
rena yang sudah duduk menoleh ke arah tasya sambil menggeser tempat duduknya agar lebih dekat dengan tasya
tumben sigalak ini mau bergosip" gumam tasya didalam hati karena heran orang paling cuek dikantor ini sepertinya akan bergosip dengan dirinya
tasya..kamu tau si sinta sudah dipecat ya" tanya rena dengan wajah penasaran
oh itu rupanya yang bikin ni orang penasaran" gumam sinta lagi dalam hati
ditanya kok malah bengong...sadar woi" ujar rena gusar mengguncang bahu tasya
apa sih kak..untung kursinya ga jatuh" ucap tasya gelagapan tubuhnya diguncang rena
habis bilangin orang bengong..lha kamu ngapain barusan..udah itu mulutnya ga ditutup lagi..untung lalat ga masuk" omel rena kepada tasya lagi
mulai deh penyakit mak maknya keluar.." ujar tasya sewot kena omelan rena
aku mau kerja aja ah..males kena omelan terus" sahut tasya menatap layar komputer didepannya
cie cie ngambekan..mau ditraktir ga nanti makan siang" ucap rena memancing tasya
mau kak..bener ya..??" sahut tasya kembali ceria
tapi janji ya kamu akan kasih tau kakak kenapa sinta dipecat dari kantor ini" ujar rena dengan tegas ke sinta
aman itu..bukan sinta aja kak yang di pecat tapi pengacara adam juga di pecat" sahut tasya lagi yang makin membuat rena tambah penasaran