NovelToon NovelToon
MENIKAHI KARENA CINTA

MENIKAHI KARENA CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:631.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nadziroh

Albert Fernando laki laki yang sangat kaya raya menikahi Danisha Atmanegara, gadis cantik yang bekerja di klub malam...
Awal pertemuan yang kurang tepat membuat Albert maupun Danisha saling membenci

Awal pernikahan yang menyakitkan pun di rasakan Danisha karena Albert sang suami sering merendahkannya dan menghinanya,

Namun dengan berjalannya waktu ,Danisha pun mulai terbiasa dengan sikap acuh Albert padanya,
Meskipun begitu perhatian lebih pun selalu di curahkan Albert untuk Danisha, semakin hari Albert semakin bingung dengan perasaan nya untuk Danisha.

''Apakah ini yang di namakan cinta, apakah aku menikahi karena cinta? ''itulah yang selalu ada di dalam hati Albert.

Masih ada tokoh di belakang yang tak kalah unik yang harus di patuti jempol, siapa lagi kalau bukan mely sang sahabat ,
Bahkan Mely pun menikah dengan orang yang juga dingin dan angkuh,
''Apakah semuanya akan berujung bahagia, mengingat perjuangan mereka yang sama sama menghadapi pria angkuh? ''


Kalau penasaran kita baca yukkk!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

# 19

Ada rasa pilu dalam hatinya melihat apa yang di lakukan Albert pada dirinya, ****** saja tidak pantas di perlakukan seperti itu, apa lagi aku istrimu, mungkin itu yang terlintas dalam otaknya,seakan tak percaya dengan kenyataan, Danisha terus saja menggerutu.

Danisha bangun dan berdiri melihat punggung tuan Albert berlalu.

Laki laki sialan, batinnya geram.

Setelah melihat Albert pergi ke kamar mandi ,Danisha langsung turun dari kamarnya berlari keluar menuju kamarnya sendiri ,dan tak lupa mengunci pintunya.

''Tuan Albert sialan, dengan teriakannya Danisha memaki suaminya,melempar bantal ke segala arah ,menjambak rambutnya ,dan mulai runtuh lah pertahanannya ,mencoba sekuat apapun wanita tetap saja menangis jika hatinya merasa terluka, apa lagi luka yang di tanamkan Albert itu di dalam hati,

''Apa dia pikir aku ini ****** yang melayani para laki laki di luaran sana , kenapa dia berpikir serendah itu tentang diriku, apa dia tidak melihat kalau apa yang ku katakan itu sungguh dan aku tidak bohong padanya ,aku benar benar hanya menjadi pelayan di sana, dan tidak ada satu laki laki pun yang aku layani, kenapa nasibku jadi seperti ini, Danisha terisak dalam tangisnya sambil menjambak rambutnya, melohat wajahnya dari pantulan cermin,

Memikirkan apakah hari berikutnya tetap seperti itu atau berubah lebih baik, bahkan bisa jadi lebih kejam .

''Bahkan kau tidak menghargai ku sama sekali, aku istrimu, meskipun kau menikahiku bukan karena cinta, setidaknya kau menghargaiku sedikit saja, masih dalam isakan,

Danisha menangis merangkul kedua kakinya dan menenggelamkan wajahnya.

''Mel apakah aku bisa tahan hidup seperti ini dengannya, ucapnya kembali, bahkan air matanya pun ikut menyaksikan,.

Danisha memang jarang sekali bersedih dan menangis, baginya hidup itu harus happy, tapi setelah pernikahannya seolah air matanya yang terpendam itu mulai tumpah.

Tak terasa tangisnya itu membawanya sampai ke alam mimpi, dalam tidurnya pun Danisha masih sesekali terisak.

Sampai malam habis pun Danisha masih tak mau bergeming ,setelah melihat jam, Danisha kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjang ,berharap hari ini akan lebih baik untuknya.

Tok.. tok... tok... suara ketukan itu membuatnya terpaksa harus membuka mata, Danisha turun dari ranjangnya dan membuka pintu.

''Ada apa mbak?'' tanya nya pada pelayan yang masih muda namun di atasnya.

''Nona di tunggu tuan di meja makan, ucap sang pelayan.

Danisha tak bisa bilang apa apa hanya mengangguk.

Danisha kembali masuk ke dalam kamar dan melihat wajahnya dari pantulan cermin melihat matanya yang sembab itu malah membuatnya tertawa,

''Ternyata kau bisa nangis juga Danisha, ujarnya.

Karena tak seperti biasanya hanya terlihat merah saja, kali ini benar benar sembab.

Danisha pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya berharap sedikit membuat wajahnya terlihat ceria.

''Semoga tuan Albert tidak mencurigaiku kalau aku tadi malam menangis .ucapnya sambil memakai make up.

Danisha berjalan menuju meja makan dengan santainya seperti tak terjadi apa apa semalam.

''Pagi tuan ,sapanya.

Namum sedikit pun, Albert tak bergeming.

''Duduk, temani aku makan !''ujarnya, Karena sudah mendapat perintah, Danisha duduk di samping Albert, karena Albert belum juga mengambil makanan ,akhirnya Danisha menyiapkan makanan di piring Albert.

Setelah menyendok dua kali suapan, Albert menyodorkan piringnya tepat di hadapan Danisha.

''Makan, jangan sampai kau tidak makan seperti kemarin, kalau kau mati pasti aku yang kena getahnya, ucapnya ketus.

Lebih baik aku mati tuan, dari pada harus menjadi wanitamu seperti semalam. lirih hati Danisha.

Dengan cepat Danisha meraih piring dan memakannya.

Tapi Kenapa dia perhatian, apa dia sakit atau jangan jangan dia pura oura baik di depan semua pelayan, batinnya.

Setelah makanan di piringnya itu habis ,Danisha melihat Albert yang masih duduk, padahal Arman sudah menunggunya..

''Pelayan. panggilnya.

Setelah semua pelayan berjejer ,Albert berdiri.

''Kalian jaga dia baik baik, ucapnya sambil menunjuk ke arah Danisha.

''Jangan biarkan dia kabur dari rumah ini ,dan kalau sampai kalian lalai ,kalian akan tau akibatnya. ucapnya kembali,membuat wajah wajah pelayan itu menciut.

''Dan kamu jangan coba coba keluar dari rumah ini ,kalau sampai kau melakukannya, aku tidak segan segan membuat hidupmu dan temanmu itu hancur, Faham, bisiknya tepat di telinga Danisha.

Santai Danisha ,itu hanya ancaman saja, lagi pula untuk apa kamu kabur ,toh disini kehidupanmu juga sudah terjamin ,meskipun kamu tak di anggap istri setidaknya kamu bisa hidup layak, mungkin suatu saat dia akan menghargaimu seperti istri istri di luaran sana berbicara dalam hati.

Setelah Danisha melihat punggung Albert berlalu, Danisha pun kembali ke kamarnya, Danisha pun baru teringat kalau ponselnya dari kemarin itu mati.

''Ya ampun ini ponsel kenapa sih, nggak bisa bersahabat banget, apa kamu membela tuan Albert, kenapa kamu tak mendukungku, cepetlah nyala, ucapnya.

Akhirnya Danisha bernafas lega setelah ponselnya menyala.

Danisha menghubungi mely sang sahabat,

Namun nihil ,kali ini malah ponsel Mely yang tidak aktif, Sahila mulai lemas dan meletakkan ponselnya kembali.

''Apa nasibmu sama sepertiku Mel, apa kamu juga sudah mendapat kerjaan baru, aku tidak tau langkahku ini memberatkanmu atau membantumu, tapi yang ada dalam otakku ,kamu harus kuliah dan mengejar cita citamu, gumamnya.

Tak tau harus melakukan apa ,akhirnya Danisha memilih untuk turun dan menghampiri para pelayan yang ada di dapur,

''Nona membutuhkan sesuatu, tanya sang pelayan pada Danisha.

Danisha menggeleng.

''Mbak, apa aku boleh nanya tentang tuan Albert, ucapnya sedikit ragu, Pembantu yang bernama Emi itu menggeleng, karena dia tak berhak menceritakan apapun tentang majikannya.

''Kalau Nona ingin tau ,tanya saja sama pak Heri, dia pasti akan menceritakan semuanya, meskipun dia pelayan, tuan Albert tidak akan berani marah padanya, karena dia itu pengasuhnya dari kecil, ucap Emi.

Setelah mendengar ucapan Emi, Danisha pun menghampiri pak Heri yang sedang berada di taman. ''Pak Heri .panggilnya, dengan cepat pula pak Heri menghampiri Danisha yang berada di teras.

''Nona butuh sesuatu, biar bapak ambilkan, ?''tanyanya. ''Tidak, aku cuma mau nanya saja, tapi bapak jawab jujur ya? ''pintanya.

''Apa tuan Albert tidak punya keluarga di rumah ini, atau mungkin di tempat lain, Danisha sangat berharap kalau pak Heri mengatakannya.

''Punya Nona, Tante, Om, Sepupu dan banyak sih saudara jauh nya, dari tuan besar dan dari nyonya pun juga punya, dan yang paling dekat itu kakak angkat tuan muda yang tinggal di kota ini juga , ucap pak Heri dengan jelas.

Jadi tuan Albert punya kakak angkat juga, siapa dia, dan di mana tinggalnya ,kenapa dia tidak ikut tinggal di sini saja, lagi pula rumah ini kan sangat besar kalau hanya untuk satu orang kan nggak apa apa , batinnya menerka.

1
Oei vi
makasih untuk ceritanya.
Oei vi
🤣🤣🤣
Oei vi
👍👍👍👍
Oei vi
arman kamu sdh salah kaprah sma bos kamu.🤣😅
Oei vi
tanda-tanda Bucin dhe..🤭🤭
Oei vi
🤣🤣🤣🤣
Bunda SalVa
ceritanya bagus....kita bisa belajar dari Al dan Nisha bahwa mencintai dan dicintai itu tidak perlu pakai syarat...hati yang tulus akan membuktikannya 👍🏻👍🏻
Tri Utari Agustina
Ceritanya sangat bagus sekali thor mantap thor semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Hj_ ijotfauziyah
kalo di novel tuh pasti ngidam nya GK masuk akal GK ada di dunia nyata. maklum lah dunia halu. ngidam mnya pun halu. suka2 kamu lah thor
Hj_ ijotfauziyah
kasihan Melly. blm di sentuh sama suami nya. sebener nya si Rico cinta GK sih sama Melly
Hj_ ijotfauziyah
lgi pula dosa lho kalo suami istri menahan dan melupakan ibadah yg satu itu
Hj_ ijotfauziyah
GK masuk akal. masa udah suami istri udah halal kok malah dibtahan2. yg blm halal aja kalo tiap hari tidur bersama .bisa saja terjadi
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses thor
smangat thor
mksh
‼️n
Mau dong jadi temen Danisha....☺️☺️☺️
‼️n
Rektor....
Lektor....
agk ganggu mb Nad...
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Asmawati
oon mlu mluin itu nya krangan author
Asmawati
,karanganmu jijay perempuannya kampungan and oon ktanya anak hebat bisa mandiri tpi oon
Asmawati
kmu hanya meleceh harga diri wanita author kau itu pengarang GK sih
Asmawati
kau menceritakan perempuan matre yg gkmau berusaha supaya bisa hidup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!