NovelToon NovelToon
"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: KGDan

Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.

Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!

Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.

Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34.

Valerie memejamkan matanya, merasakan bibirnya perlahan di cium Nathan, membuat tubuhnya sedikit merasa canggung, karena belum pernah merasakan ciuman yang seperti ini.

Ciuman lembut dan perlahan Nathan, membuat tubuhnya perlahan serasa meleleh bagaikan lilin yang mencair.

Dan tubuhnya yang serasa meleleh, pasrah saja membiarkan jemari Nathan menyentuh setiap inci tubuh polosnya.

Valerie tidak tahu hendak berbuat apa, saat bibir Nathan mengulum tiap belah bibirnya. Dengan tenaga yang melemah, Valerie hanya bisa merangkul kan tangannya ke seputar leher Nathan.

Tubuhnya semakin lemas, saat lidah Nathan menyusup ke sela-sela giginya, dan bertemu dengan lidahnya.

Nathan menyesap lembut lidahnya, dan membuat ia tanpa sadar mendesah oleh ciuman Nathan, yang terasa begitu menghanyutkan.

Tubuh Valerie kini telah berbaring di atas tempat tidur, dan kemeja Nathan yang ia kenakan sudah teronggok di sampingnya.

Kini tubuh polos Valerie bebas di sentuh jemari Nathan, sembari bibir Nathan semakin dalam mencium dan mengulum bibir Valerie.

Valerie merasakan tubuhnya yang polos perlahan memanas. Ia menggeliat merasakan sensasi aneh, pada tubuh bagian bawahnya, saat jemari Nathan mengelus pahanya.

"Nathan... " bisik Valerie tanpa sadar, dan ia pun membalas ciuman Nathan. Dengan pelan, karena kurang berpengalaman, ia mencoba mengimbangi cara Nathan menciumnya.

Nathan tersenyum senang di antara ciuman mereka, ia begitu senang akhirnya Valerie membalas ciumannya.

Jemari Nathan menyentuh bagian dalam paha Valerie, dan ia sontak merasakan tubuhnya bereaksi, saat jemarinya menyentuh sesuatu yang basah di sela paha Valerie yang polos.

Nathan seketika merasakan miliknya ereksi. Dan ia tanpa sadar menggigit belah bibir Valerie, dan suara mendesah merasakan sakit, terdengar dari bibir Valerie.

Nathan menghentikan ciumannya, "Maaf" ucapnya menatap wajah Valerie yang memerah, "Kamu membuatku lupa diri, jadi tanpa sengaja aku menggigit bibir kamu"

"Iya, sakit" jawab Valerie dengan suara serak dan manja, seraya memajukan bibirnya ke depan.

Nathan terkekeh lucu melihat tingkah Valerie, yang terlihat menggemaskan, membuat ia kembali mencium bibir Valerie, yang telah membengkak karena ciuman panjang mereka.

Kali ini jemari Nathan membuka kaki Valerie, dan dengan bebas jemarinya menyentuh milik Valerie yang lembab.

"Sayang... " desah Nathan tanpa sadar, dan bibirnya turun ke bawah mengecup leher Valerie, dan semakin turun ke bawah tepat ke dada Valerie yang lembut.

Bibirnya mengecup benda lembut itu, dan kemudian mengulum puncaknya, yang telah menonjol menandakan pemiliknya, sudah semakin pasrah apa pun yang akan di lakukan Nathan.

Tubuh Valerie semakin panas, dan ia menggeliat merasakan sensasi pada tubuhnya. Suara mendesah semakin keluar tanpa sadar dari kerongkongan nya.

Suara dari bibir Nathan terdengar, setiap ia mengecup dada Valerie, dan kemudian turun menelusuri tulang rusuk Valerie. Sementara jemari Nathan di bagian bawah tubuh Valerie, merasakan milik Valerie semakin lembab.

"Nathan.. a.. aku merasa tidak nyaman.. tu.. tubuhku.. panas sekali" desah Valerie meliukkan tubuhnya, dan tanpa sadar semakin membuka kakinya.

Tubuh Nathan pun seketika panas, begitu ia mendengar suara merdu Valerie, dan miliknya terasa semakin sesak di bawah sana.

"Apakah kita akan melakukannya? malam pertama kita, apakah kamu siap untuk melakukannya?" tanya Nathan berbisik mengecup, dan menjilat cuping telinga Valerie.

Tubuh Valerie seketika bergetar merasakan, apa yang di lakukan Nathan. Ia merasa tubuhnya semakin aneh, dan panas.

"I.. iya, aku mau, tapi.. pelan-pelan ya, aku takut sakit" bisik Valerie semakin merasa tubuhnya panas, dan terutama bagian bawah miliknya.

"Baik, aku akan melakukannya dengan baik, kamu katakan kalau aku terlalu kasar melakukannya" bisik Nathan parau.

Ia juga sudah tidak tahan, dan tubuhnya rasanya ingin meledak, ingin merasakan milik Valerie yang sudah siap sedari tadi.

Nathan melepaskan pakaiannya, hingga tidak memakai apa pun, sama seperti Valerie sama-sama polos. Nathan menatap tubuh indah Valerie.

Ia sedikit ragu untuk melakukan malam pertama mereka. Melihat tubuh ramping dan mungil Valerie, Nathan jadi takut menyakiti Valerie.

Miliknya yang ereksi tidak sesuai dengan ukuran milik Valerie yang kecil. Matanya nanar melihat milik Valerie, yang terasa semakin lembab, membuat ia tidak tahan ingin segera melakukannya.

"Kenapa?" tanya Valerie bingung melihat Nathan yang ragu, untuk melakukan malam pertama mereka.

"Aku takut menyakiti mu" bisik Nathan parau.

Valerie yang telah melebarkan kakinya, menatap Nathan dengan tatapan sayu, dan bibir setengah terbuka, ingin segera menuntaskan perasaan yang semakin panas pada dirinya.

"Lakukanlah, aku akan menahannya" bisik Valerie serak.

"Baik, aku akan pelan dan perlahan melakukannya" Nathan pun akhirnya mengalah, karena ia juga sudah tidak tahan melihat milik Valerie.

Dengan pelan Nathan mulai melakukan tugasnya, mengarahkan miliknya pada milik Valerie, untuk menyempurnakan hubungan mereka sebagai suami istri.

Bersambung......

1
Marina Tarigan
senang sm vihur Natan sangat mencintsi isyrinya dan tanggung jswab penuh pf keluarga nya
Marina Tarigan
bahus memang harus dikarantina katena sdh hola dan psikopat
Marina Tarigan
giti ya orang gila otaknya pendek lanjiy
Marina Tarigan
lili belum kapok ya benar Ramon sebelum kamu menemui valeri mungkin kepalamu sdh menggelinding duluan jgn terhasut orang gila. lili
Marina Tarigan
sdh hancurpun masih menghina orsng lain
Marina Tarigan
lili sdh maduk bubupin masih ngeyel terus manusia atau monyet kamu lilo
Marina Tarigan
la jut lili orang gila dan dungu sekali
Marina Tarigan
lili kamu sangat keras kepala menganggap kamu pintar ya tunggu hasil perbuatanmu yg sadis sekali
Marina Tarigan
nasip penculik ditangan yg berbahaya dan juga kamu lili
Marina Tarigan
tammat riwatmu lili dgn sangat mengenaskan sungguh miris nasipmu
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
bertobatlah lili cari pekerjaan tata hidupmu kefepanmya
Marina Tarigan
mkmya jgn keras kepala Nico ayahmu sendiri tdk berani melawan pamanmu ini istrinya mau kau usik terus kamu memang keras kepala terima saja
Marina Tarigan
urung gagak lagi cari masallah deh
Marina Tarigan
lanjut saja biarkan i u kejahatan kalian berdua luar biasa anjing di rmh pun didayang ini anak sendiri dilukai terus pasrah saja
Marina Tarigan
perbuatan kalian kelewat batas sm Faleri sm anak tiri saja tdk smpi melukai neberapa kali sampai bdn nya punya cacat semua aneh sekali sbgi orangtua
Marina Tarigan
kalian bukam tdk perduli fan marah pd zvalery tapi memyiksa sampai luka2 diselujur tubuhmya
Marina Tarigan
tes DNA siap 1 hari ya tes. abal2
Marina Tarigan
kok banyakan nvomongnya seharusnya dodunia nyata bukan dialoh terus tapi bertimdak segera melaporkan pd pihak polisi agar cepat tertanhkap ngomong jhn2 lea yh akan ditikam iriana utk menyelamatkan diti
Marina Tarigan
syukuri Lea fan pbilip kenodohanmu memyiksa anakmu sendiri demi orang lain kamu sdh kehilangan anakmu Faleryi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!