NovelToon NovelToon
MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:521.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Morata

Menjadankan istri demi janda. Itulah yang dialami oleh Erlita Bramantyo. Menemani hari hari suaminya, mulai dari titik nol tapi kesetiaan dan rasa cintanya yang amat dalam terhadap suaminya Jhon. Tapi disaat Keadaan ekonomi suaminya semakin berkembang suaminya malah menghianati Cintanya. Ketika hati dan kepercayaan sudah dihancurkan maka tidak akan mudah untuk membuatnya kembali seperti semula. seperti yang saat ini dirasakan oleh Erlita, harus merasakan kenyataan pahit dalam hidupnya. ketika pernikahannya sudah dia bina hampir 15 tahun ternyata penuh kebohongan dan sandiwara. Erlita tidak menyangka kalau ternyata suaminya mempunyai hubungan gelap dengan wanita lain Lalu apakah yang akan dilakukan Erlita ketika mengetahui suaminya berselingkuh? Apakah Erlita akan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Yuk simak ceritanya di " MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

original by Morata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19. UCAPAN ABIAN _ MIDJ

Keesokan harinya, John kembali ke rumah yang selama ini ditempati oleh Erlita dan ketiga anaknya. "siapa pria itu? tanya John dengan nada suara meninggi ketika dirinya sudah tiba di rumah.

"Erlita hanya diam dan tidak berniat untuk menyahutinya. sementara Abian yang mendengar pertanyaan papanya datang menghampiri John yang tampak terlihat marah.

"Eh Papa, sudah pulang? sekali pulang malah marah-marah. rumah ini terlihat aman dan damai dengan tidak adanya papa di rumah ini. bahkan Mama juga tidak pernah menangis lagi kalau ayah tidak ada di rumah ini.

"kalau hanya untuk membuat Mama menangis lebih baik papa pergi saja. Ngapain di sini, hanya untuk menciptakan luka dan tangis Di rumah ini. Tolong hargai mama dan kami papa, jika ayah masih membuat Mama menangis maka Abian akan memberitahu kepada paman, kalau uang hasil penjualan harta warisan milik nenek, paa gunakan untuk membiayai kehidupan wanita lain dan juga anak dari wanita itu.

Darah daging sendiri tidak dibiayai, bagaimana papa membiayai darah daging orang lain. Abian skakmat John membuat John langsung terdiam tidak bisa mengeluarkan kata-kata lagi. Abian masih berusia 9 tahun yang sebentar lagi akan ulang tahun yang ke-10 tapi ia sudah memberikan kata-kata yang membuat orang dewasa terpaku.

Sebenarnya yang menjadi anak kandung Ayah kami atau anak wanita itu?

"Apa selama ini Ayah sudah melakukan tugas sebagai seorang ayah dan suami? tidak bukan?

Jadi stop membuat Mama menangis. lebih baik ayah pergi dari rumah ini, walaupun rumah ini dibeli dengan menggunakan harta warisan milik nenek.

John terdiam. Dia tidak menjawab apa-apa. "Kau masih terlalu kecil memahami ini sayang, lebih kamu kerjakan saja PR mu." ucap Erlita untuk menenangkan Abian agar tidak terlalu terlibat dalam permasalahan kehidupan rumah tangganya.

"Tidak ma, PR Abian sudah selesai Abian kerjakan. Ayah mengetahui apa yang dia lakukan itu salah. aku yang akan menjaga Mama jika ayah tidak ada di rumah ini, Mama tenang saja. Aku tidak akan membiarkan air mata Mama mengalir lagi. doakan saja Abian dapat berhasil kelak." ucap Abian kepada Erlita.

"Ya Allah dewasa sekali pemikiran Putraku. padahal usianya masih terlalu kecil memahami ini semua."gumam Erlita dalam hati sambil langsung meraih tubuh putranya.

"Tante....tante....beli dong! ucap salah satu anak yang datang berniat untuk ke warung milik Erlita. Erlita langsung meninggalkan John begitu saja di ruang tamu memilih melayani pelanggan yang datang ke warung miliknya. Karena bagaimanapun warung inilah yang menjadi tempat Erlita mencari nafkah.

"Mau beli apa dek? tanya Erlita lalu Gadis itu pun memberitahu apa saja yang ia beli lalu langsung membayarnya. Salah satu tetangga Erlita kembali datang menghampiri Erlita ketika gadis Itu sudah berlalu meninggalkan warung miliknya.

"Erlita kau semalam dari mana? satu harian kau tidak membuka warung. Ibu Anjani yang datang menghampiri Erlita. "iya Bu, sesekali Aku membawa ketiga anakku jalan-jalan. maklum Ibu tahu sendiri kan, kami tidak pernah bepergian ke mana-mana. Jadi setidaknya aku membawa anak-anakku untuk melihat dunia luar." sahut Erlita.

"Nah gitu dong Erlita, jangan di rumah melulu. Lagian Apa kamu tidak suntuk di rumah 24 jam seperti itu? kalau aku jadi kamu entah bagaimana jadinya. Jujur aku sangat salut kepadamu, sanggup mengurus ketiga anak-anakmu. Mulai dari masak, nyuci piring beres-beres rumah dan menjaga warung lagi, untuk membiayai kehidupan kalian. Ah kamu memang wanita yang sangat luar biasa. Jika aku menjadi kamu, aku pasti tidak akan sanggup melakukan itu semua.

Erlita tersenyum getir. "Ya mau bagaimana lagi bu, namanya juga tuntutan kehidupan. "Tapi kan, suami kamu sudah memiliki banyak uang Mengapa kamu harus membanting tulang seperti ini. Kamu bisa membayar Baby sister atau tukang cuci untuk membantu kamu di rumah." ucap Ibu Anjani kepada Erlita.

lagi lagi Erlita tersenyum getir. Ibu Anjani tidak mengetahui hal yang sebenarnya terjadi menurut Erlita. Tapi sebenarnya Ibu Anjani mengetahui. Ibu Anjani sengaja mengatakan seperti itu, agar John mendengarnya ia mengetahui John saat ini di rumah, sehingga dirinya pun mengatakan seperti itu. Padahal jarang sekali Ibu Anjani ikut campur dengan urusan orang lain.

Apalagi Ibu Anjani yang selalu membantu Erlita. jika Erlita membutuhkan bantuan termasuk dengan keuangan. Sungguh miris suami meminjamkan uang kepada orang lain, sementara istrinya meminjam uang kepada orang lain juga.

Sudahlah Erlita, jangan bersedih seperti itu Aku tahu apa yang kau rasakan saat ini tapi dasarnya saja sudah seperti itu ya mau bagaimana lagi, yang kuat ya." ucapnya .

"Ya sudah, buatkan barang belanjaanku. ini daftarnya." ucap Ibu Anjani sembari memberikan selembar kertas kepada Erlita.

Erlita mengambil barang belanjaan itu, satu persatu. lalu dikumpulkannya di dalam sebuah plastik besar. Semuanya sudah lengkap di sini semua Bu. Apa ada lagi yang kurang?" tanya Erlita kepada Ibu Anjani pelanggan setia Erlita.

sepertinya sudah lengkap. Jadi berapa totalnya ucap Ibu Anjani. "Totalnya empat ratus dua puluh ribu Bu. "sahut Erlita lalu ibu Anjani memberikan 5 lembar Uang pecahan seratus ribu kepada Erlita. Erlita mengembalikan kembalian uang milik Ibu Anjani.

Tapi Ibu Anjani melihat Aska yang bermain di sana memberikan uang sisa itu untuk Aska. "Aska.... sini deh, Oma memiliki uang, mau nggak? tanya ibu Anjani kepada Aska.

" Mau dong Oma, tidak mungkin Aska menolak uang. apalagi uang biru seperti itu." ucap Aska sambil langsung bangkit berdiri meninggalkan mainannya begitu saja.

"Oma akan berikan uang ini kepadamu, tapi dengan satu syarat.

"Apa itu Oma? tanya Aska penasaran dengan nada suara anak kecil.

"Kamu harus mencium wajah cantik Oma, mau tidak? tanya Ibu Anjani.

"Siapa Takut! Siapa juga yang nggak mau mencium wajah cantik Oma yang cantik ini." ucap Aska sambil langsung memberikan kecupan di wajah cantik wanita paruh baya itu. membuat Erlita dan ibu Anjani tertawa ngakak melihat tingkah Aska yang begitu menggemaskan.

"Wah melihat tingkah putramu itu saja, kau harus bahagia tidak perlu kamu pikirkan yang lain." ucap Ibu Anjani sambil memberikan uang pecahan Lima puluh ribu dan dua puluh ribu sisa uang belanjanya itu kepada Aska.

Membuat Aska bersorak ke kegirangan sampai dirinya berjingkrak-jingkrak. Erlita menatap putranya dengan tatapan penuh arti lalu Aska Menghampiri Erlita. Ma, simpan uang Azka ya. nanti jika Aska sudah sekolah uangnya dimanfaatin untuk beli seragam." ucap Aska dibalas anggukan dari Erlita.

Sementara Ibu Anjani hanya tertawa cengengesan melihat tingkah bocah kecil itu yang begitu membuat dirinya merasa gemas dan ingin sekali mencubit wajah tembem bocah kecil itu.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PERJUANGAN ABIMAYU."

1
Anonim
Mank bisa ya anak umur 11thn donor darah?
Anonim
Cetak anak trus aja
Anonim
Itulah kalo sembarang pilih suami yg maaf org rendahan kan ga tau diri jadinya
Anna Khairurr
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Gaya bahasa untk Abian yg anak umur 10 thun bisa ngomong sprti itu saya rasa ngak pas Thor bahasanya...dlm kisah nyata jg ngak ada Thor krn itu sdh gaya bahasa tingkat orang dewasa yg sdh sering berinteraksi dgn bnyak orang...maaf Thor sekedar masukan..bikin bahasa yg biasa di ucap anak saja..
Sunarmi Narmi
Sdh tau ekonomi sulit suami gila..ngapsin kmu ngak KB Erlita...bikin pusing kan...hrsnya dgn 2 anak kmu bisa rawat anak dn tubuh kmu...ini mlah....Aduh repotnya..mau nyalahin siapa Thor 🥴🥴🥴🥴🥴🥴
Mirna Loden Mirna Mirna
dasar laki2 gila gk ksh uang nafka untuk istri tpi cri mkn,prgi cri mkn di tong sampah sana jhon😁😁😁😁
Mirna Loden Mirna Mirna
thor klu bisa alurnya jngn maju mundur bgtu bkin bingung n tllu bertele tele crtanya
DPuspita
Ceritanya beda dr cerita2 novel di NT. Biasanya abis cerai dapat yg baru, tapi novel ini tokohnya tetap sendiri walau sudah bercerai. Menarik, hanya saja dalam penulisannya msh buanyak typo yang bikin aq bingung, spt ditulis 'belakang dada', pdhal menurut ku itu maksudnya lapang dada. Ketidakkonsistenan dlm menuliskan nama panggilan, spt misal diawal2 ditulis ayah, ibu kandung. Lama2 kata ayah ditulis papa, mama kandung. Mama diganti ibu.
Mungkin di novel berikutnya lebih diperhatikan lagi ya thor. Biar reader makin bisa menikmati membaca novelmu. Tetap semangat thor... Salam...
Rubyna: yang sudah platimum masih banyak taipo nya apa lagi aku, kita hanya manusia biasa
total 1 replies
DPuspita
Thor, putra keduanya gak punya nama atau gmana ya? dr awal cerita kok ditulisnya putra kedua terus. Bacanya aneh gitu... Khan lebih enak dibaca kl ada namanya spt 'Abian dan Brian berjalan di kedua sisi Erlita, ibu mereka'. Aneh kl ditulisnya Abian dan putra keduanya berjalan di kedua sisi Erlita. Hanya saran ya thor...
Dewi Avandia
ceritanya bagus,,cuma tolong lebih teliti lagi ya thor,kadang manggilnya mama papa kadang ibu bapak,kadang juga ibu ayah,jadi rada bingung 😅
tetep semangat thor 💪❤️
Rizky Sandy
jgn dibikin mati dulu ya,,,, karma msh berjalan kan,,,,
Black Moon
Semoga aja emang bener buat beli rumah dan modal usaha simpan pinjam yak, bukan modal usaha simpan benih 👊
Black Moon
😮‍💨 Ga yakin kalo udah dapet kerjaan baru bakal lebih baik, rasanya nanti malah makin bertingkah 😖
Black Moon
Aku pernah diposisi itu 😢
Jantung degdegan, tangan gemetar, dada sesak, di tenggorokan kaya ada yg nyangkut sampe susah untuk sekedar nelen ludah, pikiran kalut, badan kaya ngambang. Bener² ga nyaman 😔
Black Moon: Kita sama ko, Mba 😁
total 2 replies
Black Moon
Ko kaya lagi bercermin, ya 😉
Black Moon
Kasih daging tikuslah 😁
Reni Tri Fitria
keren
Ai Wiwi Widyawati
bagus ceritanya beda dari yg lain
Ai Wiwi Widyawati
,👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!