NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh

Status: tamat
Genre:Patahhati / CEO / Tamat
Popularitas:681.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ava D. Cado

Menikah Dengan Pria Lumpuh

Sella adalah gadis berusia 21 tahun. Mama nya sudah lama meninggal dunia. Ia tinggal bersama Papa kandung dan Mama tiri, serta adik tiri nya.

Sella di paksa kedua orang tua nya untuk menikah dengan pria dari teman Papa nya. Rumor mengatakan bahwa pria itu lumpuh, selain lumpuh ia juga kejam, sikap nya sangat dingin. Sella menolak untuk menikah dengan pria dari teman Papa nya karena dia sudah punya pacar. Tapi siapa sangka, ternyata pacar Sella diam-diam menyukai adik Sella. Hati Sella benar-benar sangat sakit. Dari kecil sampai sekarang hidup nya selalu di siksa.

Apakah nanti kehidupan Sella menjadi lebih baik setelah menikah?

Mari kita ikuti cerita yang ada di dalam novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ava D. Cado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Drrtt, drrtt, ddrrtt

Ponsel William berdering. William mengambil ponselnya dari atas meja di samping kasur, lalu mengangkat telepon dari Dafa Frey.

"Akhirnya kau mengangkat telepon ku!" Ucap Dafa yang sudah kesal.

"Ada apa?" Tanya William dengan suara kecil. William tidak mau membangunkan Sella.

"Pasti lagi nemani istri tidur" Ucap Dafa dengan tawa nya.

"Kalau tidak penting jangan menghubungi ku!" Ucap William yang hampir mengakhiri percakapan mereka.

"Ini tentang istri mu" Ucap Dafa yang membuat William mendekatkan handphone ke telinga nya.

"Ada apa?" Tanya William penasaran.

"Kau lihat kalung yang di pakai nya kan?"

"Sebentar"

William membuka selimut dari leher Sella.

"Maksud mu kalung berwarna biru berbentuk bulat?" Tanya William.

"Ya! Kau tidak menyadari nya?!" Tanya Dafa bingung.

"Aku baru melihatnya sekarang. Mungkin dia mengambil kalung itu dari rumah lama nya"

"Maksud mu kediaman Alexander?"

"Ya" Jawab William singkat.

"Apa kau sama sekali tidak sadar tentang kalung itu? Atau kau tidak mengetahui kalung itu milik keluarga siapa?" Tanya Dafa.

"Kalung ini termasuk langkah. Sepertinya aku pernah melihat kalung ini, tapi aku lupa dimana"

"Otak mu sepertinya bermasalah William! Kalung itu hanya satu di dunia! Dari informasi yang aku temukan, kalung itu akan di berikan kepada anak tengah. Kalung itu di pakai turun-temurun dari keluarga,,, aduh keluarga apa ya?" Jelas Dafa.

"Cari lebih detail!" Ucap William, lalu mengakhiri percakapan mereka.

"Kalau Sella bukan anak kandung Marvin, lalu siapa Ayah nya? Dari foto yang aku lihat, kalung ini di pakai oleh Ibu nya Sella. Infomasi bertahun-tahun lalu sangat sulit untuk mendapatkan nya" Batin William.

Sella membuka kedua matanya. Ia melihat William sedang duduk sambil memikirkan sesuatu. Sella malas berbicara, ia menarik baju William agar William berbaring di samping nya.

"Sudah bangun?" Tanya William yang memegang tangan Sella.

Sella menepuk-nepuk ranjang di samping nya.

"Oke, aku berbaring" Jawab William yang peka.

William mengelus kepala bagian belakang Sella.

"Saya mau bertanya" Ucap William.

"Apa?" Jawab Sella yang tidak bersemangat.

"Dari mana kamu mendapatkan kalung ini?" Tanya William sambil memegang kalung yang ada di leher Sella.

"Ini peninggalan Mama" Jawab Sella.

"Apa dia memberimu pesan sebelum pergi?"

"Pesan? Aku tidak ingat Will. Aku di situ masih kecil, sangat sulit untuk mengingat nya" Jawab Sella.

"Kamu dan Marvin pernah melakukan tes DNA?"

"Kayak nya belum. Kamu kenapa nanya begituan?"

"Tidak apa-apa. Aku akan berhenti bertanya"

"Tanya saja! Aku tidak marah kok. Aku hanya bertanya" Ucap Sella.

"Kamu mau melakukan tes DNA sama Marvin?"

"Boleh aja, aku tidak keberatan" Jawab Sella.

"Bagaimana kalau besok?"

"Tunggu, tunggu, tunggu. Kayak nya Papa tidak setuju deh lakukan tes DNA, soalnya kan kamu membatalkan kerja sama dengan perusahaan Papa. Pasti nanti dia minta syarat, syarat nya yah itu, kerja sama antar perusahaan" Ucap Sella.

"Kamu tenang saja, itu tidak akan terjadi" Ucap William.

"Kamu mau buat cara kekerasan?" Tanya Sella.

"Bukan kekerasan sayang" Jawab William.

"Hahaha baik, baik, aku setuju! Aku sudah lama menyimpan dendam dengan dia, aku hanya ingin membalaskan nya" Ucap Sella dengan semangat.

"Mau cara apapun yang saya lakukan, kamu tidak akan marah ataupun melarang nya kan?" Tanya William.

"Tidak akan. Kamu bebas melakukan apa saja" Jawab Sella yang mencium bibir William.

"Sayang, bagaimana dengan pengobatan kaki kamu?"

"Belum ada waktu untuk berbicara dengan mereka" Jawab William.

"Setidak nya kita sudah bisakan mengabari mereka?" Tanya Sella.

"Ya, biar semua di lengkapi terlebih dahulu"

"Kamu benar" Ucap Sella.

William mengelus perut rata Sella. Sella yang kegelian menahan tangan William dengan kuat.

"Saya mau bayi" Bisik William.

Wajah Sella memerah.

"Bayi nya lagi di proses" Jawab Sella.

"Di proses dimana sayang?" Tanya William dengan senyuman yang sulit di artikan.

"Itu,, em kita sudah sering melakukan nya, sekarang aku belum bersedia untuk melakukan nya lagi" Ucap Sella.

"Saya tidak akan memaksa kamu" Jawab William dengan senyuman nya.

Beberapa jam kemudian

Sella mengabari Kinara kalau William setuju untuk pengobatan kaki nya. Kinara yang mendapat kabar itu langsung berbahagia. Kinara memberitahu Adrian dan Adrian ikut bahagia. Kinara sangat bersyukur bisa mendapat menantu baik seperti Sella.

"Kayak nya Mama bahagia banget deh dengar kamu setuju untuk pengobatan kaki kamu" Ucap Sella.

"Dia bahagia karena kamu. Kalau kamu tidak ada, saya tidak akan menyetujui pengobatan kaki saya" Ucap William.

"Kenapa? Kamu tidak pengen jalan lagi?" Tanya Sella penasaran.

"Pengen, tapi nanti kalau saya bisa jalan lagi, wanita-wanita murahan akan mulai mendekati saya"

"Lalu nanti?"

"Saya sudah menikah Sella, tidak akan ada lagi wanita yang mengejar saya" Ucap William.

"Ya walaupun ada, kamu tidak akan tertarik, soalnya istri kamu lebih cantik dari antara mereka semua" Ucap Sella dengan pede.

"Kamu memang cantik, sampai-sampai semua teman saya tergoda"

"Dan akhirnya sang suami cemburu dan menjauhkan istri nya dari teman-teman nya" Ucap Sella seperti sedang menceritakan dongeng.

"Kamu hanya milik saya sayang" Ucap William.

1
Haposan Parningotan
lanjutkan dengan karya menginspirasi
Yani Agustina
ceritanya koq membingungkan ya....
Putra Senja
sella ini putrinya kinara apa calon mantunya sh thor
Sahutharahap
mikin aja
Indah Yanti
kenapa ga lapor polisi aja
Alfa Kristanti
Mantaaappp
Yulia Apriawanti
ceritanya bagus gak bertele²
Jessica
good Story.. thank you
Septiola Nur Hasanah
nama doang crystal, tapi kelakuan murahan 😌
🌻Ruby Kejora
Wah novel baru nih kak...
Sukses trus ya kak anggi dan tetap semangat💐😆
Dina Wan
meskipun dalam hati, sella nyebutnya jgn nama doang gitu, Papa mama Adrian ato calon mertua gitu kan sopan Thor...
Niarnya Julfan
menegangkan sekali
Niarnya Julfan
Luna itu cewek kan
Niarnya Julfan
lanjut thoorr....semangat 💪💪💪
Niarnya Julfan
lanjut thoorr...lumayan sih ...masih awalnya ...semoga memuaskan akhirnya
Niarnya Julfan
ayahnya sendiri aja bisa sadis gitu ...apalagi cuma ibu tiri dan adik tiri ...kejam semua
Niarnya Julfan
mampir ya thoorr...semangat
Ssaeda Aditia
luna ko kasar bngt sama mami nya sella gak sopan..
Ayu Dwi S
rasaiin tu upah org2 jahat
Ssaeda Aditia
bastian orng kaya tpi tidak bisa berbuat apa" melihat istri direbut marven.. pdhal klo orng kaya bebas lkuin apa saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!