Kaisar Pratama, pemuda tampan yang disukai banyak wanita. Anak bungsu dari pasangan pengusaha Andi Pratama dan Wina Pratama. Di usianya yang baru menginjak dua puluh lima tahun seorang Kaisar sudah menjabat sebagai Manager keuangan di salah satu Bank swasta terbesar yang ada di Indonesia.
Kaisar Pratama sudah di kenal banyak orang sebagai pemuda dingin tingkat tinggi.
Yasika, gadis sederhana berparas cantik, pintar dan sedikit pendiam. Melanjutkan pendidikan terakhir nya di salah satu Universitas yang berada di Jakarta. Menjadi seorang pengacara adalah cita-citanya.
Yasika pernah bertunangan
dengan seorang laki-laki yang merupakan cinta pertamanya.
Anne Putri, gadis cantik, tinggi, dan juga pintar. Menjadi seorang Dokter adalah impiannya sejak kecil. Anne dan Kaisar pernah menjalin hubungan selama lima tahun lamanya.
Dan hubungan mereka harus berakhir ketika Anne memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di negeri kangguru.
Bagaimana kisah asmara antara mereka bertiga?
Siapakah diantara kedua gadis itu yang akan mendapatkan hati seorang Kaisar?
Yasika, gadis sederhana berparas cantik dan sedikit pendiam.
Atau Anne Putri, yang merupakan mantan terindahnya.
yu ikuti terus kelanjutanya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon parida hakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19. Tolong jangan menatapku seperti itu
haiii gimana suka sama ceritanya..??
Kita lanjut...
happy reading semua.. 💜💜
*****
Setelah seharian bekerja, akhirnya ia bisa menghela nafas dengan lega, ia merasa lelah dan capek dengan tugas kantor yang ia harus selesaikan. Sekarang Kaisar sedang duduk di ruangannya itu, ia sedang memeriksa beberapa dokumen keuangan yang belum selesai.
Ia sudah merasa lelah, makanya penampilannya pun sudah tidak seperti tadi, dengan memakai kemeja yang tangannya sudah ia lipat ke atas. Ia ingin membereskan pekerjaannya sampai selesai.
Hingga beberapa saat terdengar suara ponsel berdering dari dalam laci mejanya, ia segera mengambil hape nya itu dan mengangkat telepon nya.
" Hai.... sayang, kamu masih bekerja nak? kapan kamu pulang? O ya sayang nanti jangan lupa ya kita ada acara di rumah,? cerocos mama Wina di panggilan telpon nya itu.
" Hmm... iya ma? " jawab Kaisar santai.
" Kai... kamu juga jangan lupa ajak Anne kerumah Ya? Mamah sudah lama tidak bertemu dengan nya? Mamah hanya ingin bertemu saja.? "
" Tapi ma____? " saut Kaisar terpotong.
" Kai.... apa salahnya buat kalian berteman seperti biasa lagi, Kamu jangan bersikap seperti itu dong? Mamah tau perasaan kamu nak, tapi ga baik kamu, jangan kaya anak kecil ah. ?"
Kaisar diam, ia mendengarkan mama nya itu sedang bicara nyerocos panjang lebar.
" Lagian juga___ sekarang mama tau kamu lagi suka sama siapa?" mama Wina sambil tersenyum cekikikan di seberang sana.
" Apaan sih ma.... terserah mama aja deh? " jawab Kaisar datar.
" Ya udah kalo gitu mama tutup dulu telpon nya ya? ingat kata mama tadi Kai, jangan lupa undang Anne juga ya? " .
Panggilan itu pun segera berakhir, ia melihat ponselnya kembali, ada beberapa pesan yang masuk, salah satunya dari Yasika. Ia melihat dan segera membuka pesan itu.
" Kak... aku ingin bicara, aku minta maaf kak, aku gak bermaksud buat kaka kecewa, aku ingin menjelaskan semua nya kak.. waktu itu aku ga datang karena aku mengantar dosen yang sakit, aku mengantarnya pergi ke rumah sakit. dan hape ku mati. aku mohon kak.. jangan bersikap seperti itu, maaf kan aku. "
Itulah pesan dari Yasika yang di baca oleh Kaisar, ia menatap ponsel itu lama, sebelum ia memasukannya lagi dalam saku celana, tanpa membalas pesan dari Yasika. Ia hanya ingin bicara secara langsung dengan Yasika setelah ia pulang dari kantornya itu.
Pekerjaan pun sudah selesai, ia segara membereskan dokumen dokumen yang ada di meja kerjanya. Ia ingin segera pulang, karena hari ini ia sangat lelah sekali. Sebelum ia pulang ia berniat untuk menghubungi seseorang.
" Di... dimana lo? " tanya Kaisar
" Gue dah di apartemen, kenapa lo? " jawab Adi
" Di.. nyokap gue nyuruh ngundang Anne buat nanti malam, lo yang ajak dia ya? "
" Heii... kenapa jadi gue?? lo ja sendiri yang ajak dia?" Tukas Adi.
" Gue___ gak bisa Di.. pokoknya lo yang ajak dia, kalau dia gak mau ya udah ga apa apa kok? " Jawab Kaisar enteng. Dan panggilan pun berakhir.
*****
Dan tiba saatnya kini, di rumah mewah milik orang tuanya Kaisar itu ada acara makan malam bersama, mama Wina sengaja mengadakan acara tersebut untuk sang putri tercinta, yang besok akan kembali lagi ke Singapore.
Anak anak kost semua hadir, termasuk dengan teman Kaisar. Acara makan malam yang di adakan di halaman belakang rumahnya itu sangat mewah, mereka juga menyediakan live musik. Untuk sekedar menghibur.
Yasika dan temannya yang lain duduk bersama, sampai datang ketiga temannya Kai, mereka memutuskan untuk duduk bareng bersama Yasika. Tetapi ada yang berbeda, Yasika tidak melihat sosok Kaisar, semenjak dari tadi. Ia melihat kesana dan kemari tapi tidak menemukannya. Saat ia menoleh ke arah pintu tiba tiba Kaisar muncul bersama dengan wanita cantik di sebelahnya.
Yasika yang melihat,membuat ada rasa sesak di dadanya. Ia merasakan sedikit sakit hati, meskipun ia belum mengetahui siapa sebenarnya wanita yang sekarang sedang bersama Kaisar.
Saat Yasika melihat ke arah mereka saat itu juga Kaisar melihatnya. Mereka saling menatap dalam diam, di hati Kaisar ada rasa kerinduan untuk gadisnya itu. Sedangkan bagi Yasika ia merasa ada sedikit rasa sesak di hatinya, karena ia melihat Kaisar datang dengan seorang wanita yang sudah dua kali bertemu dengannya.
Yasika dengan segera menundukkan wajahnya, ia tidak ingin menatap Kaisar lagi.
Kaisar dan Anne berjalan ke arah mereka, setelah tadi Anne minta bertemu dulu dengan orang tua dan kakak nya Kaisar.
" Haii.... bro kemana ja lo? lama banget baru nyampe.? " sapa Adi pada Kaisar.
" Eh.... lo **** atau gimana sih kayak yang tidak tau ja, mereka kencan dulu kali..? " gelar tawa semuannya terdengar.
Kaisar tidak menanggapi ocehan mereka, ia hanya diam saja dan terlihat santai saat teman temanya itu mengolok ngolok. Sedangakan Anne putri hanya tersenyum menanggapi mereka semua bercanda. Lain lagi dengan Yasika ia hanya diam dengan masih menundukkan wajahnya. Ia merasa ada yang aneh dalam hatinya ia merasa ada rasa sakit ketika mendengar ocehan teman temanya itu tentang Kaisar bersama dengan Wanita cantik itu.
" kenapa rasanya begitu sakit "
Yasika berkata dalam hatinya. ia masih menerka nerka dalam pikirannya.
Kaisar melihat ada yang aneh dengan Yasika, ia melihat Yasika yang dari tadi hanya diam tanpa bicara, dan seperti menghindari sesuatu, dengan terus menundukkan wajahnya itu. Mereka menikmati makan malam itu dengan senang hati dan menikmati lagu lagu yang di bawakan oleh sang penyanyi itu.
Yasika sekarang sangat terkejut ketika namanya di panggil untuk naik ke atas panggung. Ia menoleh melihat siapa yang memanggilnya itu.
" Doni "gumam Yasika. Ia tersenyum melihat Doni temannya itu. Pantesan ia merasa tidak aneh dengan suara orang yang menyanyi itu. Ya... itu adalah Doni teman sekelasnya Yasika di kampusnya, ia juga teman duet bernyanyi. Yasika memang suka menyanyi itu sudah menjadi hobi nya sejak dulu. Selain cantik ternyata ia juga punya suara yang bagus. Tapi karena kesibukannya selama ini, ia jarang untuk menyalurkan hobinya itu.
" Kepada seseorang yang sedang duduk disana, bisakah naik ke atas panggung nona cantik? " Ajak Doni dengan tersenyum menyapa Yasika. Ia ingin mengajak Yasika untuk bernyanyi. Yasika hanya melambaikan tangannya sambil tersenyum.
" Yas... itu kan Doni ya? " tanya Novia dan Ica.
Yasika tersenyum.. " Ya. "
" Wah... kebetulan sekali, ternyata ia yang bernyanyi.? "tanya Ica antusias
" Yas... ayo dong naik? Lo nyanyi sana.? sudah lama ga dengar lo nyanyi.? " kata Novia dengan tersenyum. Yasika hanya diam dan tersenyum tipis.
Mereka semua menatap Yasika dengan heran, termasuk dengan Kaisar, ia menatapnya begitu dalam. Seolah ingin bertanya, tapi ia hanya diam dengan pandangannya itu.
" Wihh.... ayo dong Yas naik sana? kita penasaran dengar kamu nyanyi? ternyata baru tau aku,, kamu tuh selain cantik juga suka bernyanyi ya? " Goda Adi dengan seringai kecil di wajahnya.
Kaisar yang mendengar itu mendengus kesal. dan dengan langsung ia menatap Yasika.
Ada rasa kesal di hatinya.
Ingin sekali rasanya ia menarik dan membawa Yasika pergi saat ini juga. tapi ia tahan, dengan segala kegundahan di hatinya.
Yasika pun menatap ke arah Kaisar yang sedang menatapnya dingin. Ia merasakan sesuatu yang tidak biasanya.
" Tolong, jangan menatapku seperti itu."
*****
Yooo.... makasih buat semua yang udah baca. mohon dukungannya dengan like, komen, dan vote.
salam saya.. 💜💜💜