NovelToon NovelToon
Labuhan Hati Sang Alpha

Labuhan Hati Sang Alpha

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Manusia Serigala / Ruang Ajaib
Popularitas:22.4k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

"Jangan tertipu dengan kelembutan kelopak bunga, karena di balik keindahannya ada duri yang bisa menembus jantungmu tanpa suara."

Putri Arabella Costa adalah perpaduan keanggunan bangsawan dan ketangguhan jiwa modern. Terlahir kembali sebagai putri bungsu Kerajaan Costa, Bella menolak diam di istana mewahnya dan memilih hidup bebas menyamar sebagai gadis biasa. Dia memiliki ruang dimensi berisi air kehidupan yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

Lucian Alistair sosok pria yang dingin, dominan, memiliki insting bertarung serta indra penciuman yang tajam, menguasai garis depan militer, dan memiliki harga diri setinggi langit yang tidak bisa disentuh oleh sembarang orang.

Dua karakter kuat pemilik rahasia besar ini mendadak terikat dalam pernikahan tak terencana. Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Akankah kebuasan serigala bisa menaklukkan sang putri rahasia, atau justru sang Alpha yang akan bertekuk lutut di bawah kendali Arabella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMARAHAN RAJA

"Bagaimana ini," batin Michelle ketakutan, Karena kebohongan nya akan terbongkar.

"Bagaimana hasilnya, Tabib? Apakah wanita ular ini benar-benar mengandung atau hanya mencari sensasi?!" bentak Raja Reifan, tidak sabar ingin segera menyeret Michelle ke tiang gantungan jika terbukti berbohong.

Kepala Tabib Istana membungkuk hormat dengan sangat dalam, dahinya bahkan hampir menyentuh lantai karena merasa tertekan oleh aura mencekam di dalam aula.

"Mohon ampun, Yang Mulia Raja agung, Yang Mulia Raja Lucius, dan Duke Muda Lucian..." ucap Kepala Tabib dengan suara yang agak bergetar.

"Setelah saya memeriksa denyut nadi Lady Michelle, hasilnya nyata. Lady Michelle memang benar-benar sedang mengandung," lanjut tabib istana, takut.

DEG

Bagai disambar petir di siang bolong, seluruh orang di dalam aula terkejut bukan main.

Michelle yang tadinya pucat pasi karena ketakutan, seketika melebarkan matanya.

Sedetik kemudian, senyuman penuh kemenangan langsung terukir samar di sudut bibirnya yang pecah.

Dewi Fortuna seolah-olah sedang berdiri di sampingnya dan memberikan keberuntungan yang luar biasa.

Michelle tidak perduli anak siapa sebenarnya yang sedang dia kandung, karena selama ini dia memang sering bermain dengan beberapa pria, tapi untuk saat ini anak di perut nya adalah senjata dirinya untuk menjalankan rencana nya.

"K-Kak Lucian... kamu dengar itu? Anak kita... anak kita benar-benar ada di sini..." ucap Michelle dengan suara yang mendadak kembali mendramatisir, menatap Lucian dengan pandangan penuh kemenangan di balik air mata palsunya.

Lucian mematung di tempatnya, jantungnya berdegup kencang, bukan karena senang, melainkan karena rasa muak dan amarah yang sudah mencapai ubun-ubun, rahangnya mengeras.

"Sialan... permainan kotor apa lagi yang sedang kamu mainkan, Michelle?!" desis Lucian, suaranya terdengar sangat rendah dan berbahaya.

"Aku tidak pernah menyentuhmu! Bayi siapa yang sedang kamu kandung di dalam perut haram mu itu, hah?!" bentak Lucian dengan wajah memerah padam.

"CUKUP, LUCIAN!"

Bentak Raja Reifan, wajah pria tua itu kini benar-benar merah padam karena murka yang luar biasa.

"Hasil pemeriksaan Tabib Istana tidak pernah salah! Bukti sudah ada di depan mata kita, dan kamu masih ingin mengelak?!" bentak Reifan, menatap cucunya dengan pandangan penuh kekecewaan.

"Nama baik keluarga besar Alistair dan keluarga kerajaan Harper sudah dipertaruhkan! Sekarang wanita ini benar-benar hamil, dan seluruh ibu kota sudah mendengar rumor ini!" lanjut Raja Reifan, dengan nafas yang memburu.

Raja Lucius menghela napas berat, memijat pelipisnya yang mendadak terasa sangat pening melihat situasi yang semakin rumit dan menjebak keponakannya.

"Lucian, sebagai seorang pria dan seorang Duke, kamu harus bertanggung jawab jika bukti medis sudah menyatakan demikian, kita tidak bisa membiarkan darah daging Alistair lahir tanpa status yang jelas," ucap Raja Reifan dengan suara tegas namun terdengar penuh tekanan.

Mendengar dukungan dari sang Raja, Michelle langsung memanfaatkan momen tersebut dengan bersujud di kaki Mantan Raja Reifan.

"Yang Mulia... saya tidak meminta banyak... saya hanya ingin anak saya ini memiliki ayah yang sah, bahkan saya rela meskipun hanya dijadikan selir, asalkan anak ini diakui..." ucap Michelle, sengaja merendahkan dirinya agar terlihat seperti wanita yang teraniaya dan berhati mulia di depan para petinggi kerajaan.

"Selir? Bermimpi lah sepuas mu, jalang!"ucap Lucian dengan raungan rendah yang sangat menakutkan.

Lucian melangkah maju, hendak mencengkeram Michelle lagi namun langsung dihadang oleh beberapa pengawal pribadi Raja Lucius.

"Mundur, Duke Lucian! Jangan membuat keributan lebih lanjut di depan Raja dan Mantan Raja!" perintah salah satu komandan pengawal dengan wajah tegang.

Lucian terpaksa menghentikan langkahnya, namun mata emasnya terus menatap tajam ke arah Michelle, di dalam pikirannya, wajah Ara, istri kecilnya mendadak melintas.

Lucian merasa dadanya sangat sesak, apa lagi saat ini dirinya belum tahu di mana keberadaan istrinya itu, dia tahu dia sedang dijebak, dan posisi nya benar-benar tidak menguntungkan.

"Kakek, Paman... aku bersumpah demi nyawaku sendiri, bayi itu bukan anakku! Aku akan mencari tahu siapa pria yang sudah meniduri wanita ini!" tegas Lucian, mencoba membela diri di tengah kepungan situasi yang menyudutkannya.

Raja Reifan menggelengkan kepalanya dengan raut wajah dingin tanpa ampun.

"Aku tidak peduli dengan sumpahmu, Lucian! Yang aku pedulikan saat ini adalah kondisi Jasmine yang sedang sakit dan nama baik keluarga kita yang hancur! Mulai hari ini, kamu dilarang keluar dari ibu kota sampai masalah pernikahan dan pertanggungjawaban ini selesai!" ucap Raja Reifan tegas.

Michelle yang mendengar keputusan itu diam-diam tersenyum miring di lantai, meskipun dia harus menerima pukulan dan makian sebelumnya, hasil ini jauh lebih dari cukup, dia berhasil menjebak sang Duke muda masuk ke dalam perangkapnya tanpa jalan keluar.

Lucian mengepalkan kedua tangannya kuat, dengan dada bergemuruh penuh emosi, namun dia tahu, mengamuk di dalam aula istana saat ini hanya akan membuat posisinya semakin tersudut.

"Keputusan ini tidak bisa diganggu gugat, Lucian! Pengawal, bawa Lady Michelle ke kamar tamu istana untuk beristirahat dan pastikan dia dijaga ketat oleh tabib!" perintah Raja Lucius, mencoba menuntaskan keributan sebelum keadaan menjadi semakin tidak terkendali.

"Baik, Yang Mulia!" jawab para pengawal istana serempak.

Michelle bangkit berdiri dibantu oleh dua orang pelayan istana.

Sebelum melangkah pergi, dia sempat menoleh ke arah Lucian dan melemparkan tatapan mata yang penuh dengan kemenangan, seolah ingin mengejek sang Duke Muda yang kini tidak bisa berkutik di depan hukum istana.

BRAKK

Lucian tidak sudi berlama-lama lagi di dalam ruangan yang memuakkan itu, tanpa memperdulikan sopan santun nya, dia langsung berbalik badan dan melangkah lebar meninggalkan aula istana, mengabaikan teriakan panggilan dari kakeknya yang masih menggema di belakang.

"Sialan! Benar-benar sialan!" umpat Lucian dengan suara rendah begitu dia sampai di koridor istana yang sepi.

Patrik yang sejak tadi menunggu di luar ruangan langsung berjalan cepat menyusul tuannya dengan wajah yang dipenuhi rasa cemas.

"Tuan Muda, bagaimana hasilnya? Mengapa Anda terlihat sangat murka?" tanya Patrik, khawatir.

"Jalang itu benar-benar hamil, Patrik," desis Lucian, menghentikan langkah kakinya sejenak untuk menatap Patrik dengan mata yang berkilat tajam.

"Kepala Tabib Istana sendiri yang memeriksa nya," lanjut Lucian, geram.

"Bagaimana mungkin?! Anda bahkan tidak pernah berada di dekatnya saat festival musim panas lalu! Ini pasti ada permainan kotor tabib istana, Tuan!" ucap Patrik langsung terbelalak kaget, menyentuh gagang pedangnya dengan refleks.

"Aku tahu, kepala Tabib Istana pasti sudah disuap atau diancam oleh pihak lain. Atau bisa jadi, Michelle memanfaatkan janin haram hasil hubungannya dengan pria lain untuk menjebak ku," ucap Lucian, otaknya mulai bekerja cepat untuk menyusun rencana pembalasan.

1
kaylla salsabella
pasti si raja
kaylla salsabella
ayo mine cepat sehat mine
kaylla salsabella
makin seru
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣 panik kan... kan🤣🤣🤣🤣
Ayu Oktaviani
jumpa lagi thor ,aq mmpir di karya baru mu,😘
Gaishan Ahzar
payah c Lucian lemah jg...bukanya buru2 nyari bukti kelakuan c Michelle malah makin kejebak kan jdinya,,
ryuka
ayoo Iaann kamu harus semangat nyari laki2 itu.. kakek juga mantan raja tapi malh ga bijak iikkhhh
kaylla salsabella
itu lady lady gagak gak kapok"
kaylla salsabella
nah lo
kaylla salsabella
wah pasti bakal kalang kabut nih si Ian
Gesang
lanjuuuut👍
kaylla salsabella
akhirnya nyampe juga
Pa Muhsid
eh tor baru inget di bab ini nasib Lucius kakaknya jasmine gimana yang berburu sampai di ujung negeri
kaylla salsabella: mungkin sudah nikah sama nona pemburu
total 1 replies
Wahyuningsih
klau up jgn lma2 thor tk enak menunggu... upnya yg buanyk n hrs tiap hri sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 n makacih tuk upnya
IG : hofi03_skrniii: siap cantik, stay tuned yaaa 🤍
total 1 replies
Wahyuningsih
mampus
MomRea
kuli kebun dan nona kubis 😄😄😄
IG : hofi03_skrniii: couple goals 💅🏻
total 1 replies
ryuka
yaahhh kepisah sonl ian sma ara 🤭🤭🤭🤭
IG : hofi03_skrniii: konflik tipis-tipis dulu ahh😁
total 1 replies
kaylla salsabella
wuhaaaaaa..... cari penyakit cari gara " lo Michelle🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭 bentar lagi bakal hancur dirimu🤣🤣🤣🤣
IG : hofi03_skrniii: takut banget si wanita licik itu berulah😣
total 1 replies
kaylla salsabella
wah nanti bakal gak ketemu Ian dan ara
IG : hofi03_skrniii: kangen-kangenan dulu, biar mereka sadar kalau udah saling sukaaa😆
total 1 replies
kaylla salsabella
ayo bawa ara Ian biar obati mine
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!