NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: nadia

WARNING TAHAP REVISI....

kamu banyangkan dua makhluk dengan kepribadian yang bertolak belakang di persatu kan dalam sebuah ikatan cinta,

Reihan Wijaya seorang lelaki tampan, yang memiliki sifat dingin, cuek, dan pendiam, ia hanya akan berbicara ketika ia mau saja,

di pertemukan dengan gadis bernama Adisty Aurelie, seorang gadis yang hobi nya bikin ulah, gadis yang suka bikin onar di sekolahnya,

karena Reihan adalah seorang ketua OSIS jadi dengan terpaksa ia harus berurusan dengan gadis yang kelakuan nya tidak sama sekali reihan suka, bahkan bermimpi bertemu dengan gadis seperti itu saja reihan tidak mau,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Teka-Teki

Bel pulang sekolah telah berbunti beberapa menit yang lalu, Adisty dan Lily masih berada di kelasnya. Lily sudah mengajak Adisty untuk pulang namun Adisty tidak mau, dengan alasan malas ketemu orang tua yang ada di rumah.

"Dis, pulang yuk, " ajak Lily sekali lagi.

"Ya lu pulang duluan aja, " balas Adisty sambil menundukkan wajahnya di atas meja.

"Ah lama lu, gue mah ngantuk mau tidur, gue pulang duluan yah, " pamit Lily sambil pergi ke luar untuk pulang.

"HM," balas Adisty singkat, di kelas itu tinggal hanya ada Adisty saja, ia malas melangkahkan kakinya. Namun tiba-tiba ada suara langkah kaki menghampiri Adisty, Adisty yang tengah menunduk pun mengangkat kepalanya melihat siapa yang datang.

"Ah lu Ger, " ucap Adisty yang tau kalau Geri lah yang datang ke sana dan duduk di samping Adisty.

"Iya, gue tadinya mau pulang, tapi gue liat lu duduk di sini sendirian jadi gue samperin aja, kan udah janji mau pulang bareng, " ucap Geri sambil tersenyum.

"Kalau mau pulang duluan pulang aja, aku masih males pulang ke rumah, " balas Adisty sambil menyenderkan punggungnya ke senderan kursi.

"Gak papa kok, aku bakal tungguin kamu, " balas Geri, yang juga ikut menyenderkan punggungnya ke senderan kursi dan saling menatap ke arah langit-langit kelas.

"Ke kantin yuk, makan. Sambil diemnya di kantin, " ajak Adisty sambil berdiri dan menarik tangan Geri, Adisty memang anak yang gampang akrab dengan siapa pun.

Geri ikut dengan Adisty ke kantin, saat sudah di kantin suasana sudah sangat sepi hanya ada beberapa orang yang masih di sekolah, yang masih mengikuti ekstrakurikuler.

Mereka duduk di meja pojok kanan, "Mau minum apa? Atau mau pesen makanan apa? Kalau gue sih mau minum aja," tanya Adisty.

"Samain aja sama kamu, " balas Geri manis.

Adisty memesankan minuman jeruk untuk Geri, setelah 3 menit Adistya datang dan memberikan minuman itu pada Geri, yang di balas senyum oleh Geri. Saat sudah duduk Adisty langsung membuka tasnya dan mengambil novel dari tasnya, ia memang kadang suka baca novel kalau sedang bosan dan tidak ada kerjaan.

"Lu suka novel? " tanya Geri.

"Suka, makannya gue baca sekarang, " balas Adisty polos, tanpa mengalihkan pandangan nya dari novel itu.

Namun Adisty teringat sesuatu, Adisty menyimpan novel itu di sisi kanannya dan langsung menatap ke arah Geri, dengan tatapan menginterogasi.

"Kenapa? " tanya geri yang merasa di tatap aneh oleh Adisty.

"Gue mau nanya boleh kan? boleh aja la yah. Jadi gini, lu temenan sama Raihan? tadi soalnya gue liat lu deket banget sama dia, tapi jangan mikir kalau gue sengaja nguping yah, tapi gak sengaja pas ke kamar mandi di jalan gue liat lu sama Raihan, " tanya Adisty penasaran.

"Oh itu, kirain mau nanya apa?Gue pikir lu udah tau, bukannya lu udah deket yah sama Raihan? " bukannya menjawab Geri malah bertanya kembali pada Adisty.

"Emang nya ada apa?" Adistya semakin penasaran dengan apa yang terjadi di antara mereka.

"Gue sama Raihan dulunya itu sahabat, cuman gara-gara ada satu cewek dia jadi musuh gue deh sekarang, " jawab Geri sambil meminum jus jeruknya dengan santai.

"Sahabat?" kaget Adisty, sambil menatap Geri dengan mata yang membulat sempurna hampir saja tuh bola mata akan lepas dari tempat nya.

"Biasa aja kali kagetnya, " ucap Geri, tanpa sadar Geri tersenyum, ia sangat nyaman berada di dekat Adisty, bahkan untuk hari ini Adisty mampu melupakan niat awal kenapa ia mendekati Adisty.

"Pulang yuk, udah hampir sore, " ajak Adisty, memang hari ini sudah hampir sore.

Geri berdiri dan menarik tangan Adisty untuk pulang, Adisty merasa tidak terganggu dengan itu, saat mereka berjalan melewati lapangan upacara. Mata Adisty melihat Raihan yang tengah berbicara dengan wanita lain, wanita itu adalah anggota OSIS juga, hari ini Raihan ada acara OSIS jadi ia belum pulang.

Begitu pula dengan Raihan ia melihat Adisty yang tengah di tarik oleh Geri, Tapi itu tidak seperti tarikan paksa, bahkan sekarang tangan Adisty yang berbalik memegang tangan Geri.

Raihan tersenyum miris saat melihat itu, lalu ia kembali fokus pada acaranya, acara perpisahan anggota OSIS karena sebentar lagi OSIS akan di ganti, jadi mereka akan turun jabatan.

"Rey, kok malah bengong sih? gue ngejelasin barusan, lu denger gak?" ucap Gea, yang barusan menjelaskan pendapat dia untuk acara perpisahan yang akan di adakan di sekolahnya.

Raihan yang sedang melamun pun langsung berbalik menatap ke arah Gea dengan ekspresi melongo, seakan-akan ia tidak mendengar ucapan dari Gea.

"Ya ampun Rey, lu tuh gimana sih? gue jelasin lagi yah, " Gea dengan sangat terpaska menjelaskan lagi apa yang tadi ia jelaskan pada Raihan.

Dan kali ini Raihan benar-benar mendengarkan Gea, walau dengan pikiran yang terbelah dua, antara di sini dan juga di Adisty. Setelah selesai pembahasan untuk acara perpisahan OSIS sekalian penurunan jabatan, tadi juga sudah di putuskan akan seperti apa, kini Raihan tengah berada di jalan untuk pulang.

Namun kembali matanya melihat hal yang membuatnya kesal, ia melihat Adisty tengah berada di taman dengan Geri, di hari yang sudah mulai gelap. Tanpa sadar, seakan-akan ada jiwa lain yang membuat Raihan menghampiri mereka.

Raihan menarik tangan Adisty dari sana untuk pulang, " Apaan sih? lepasin gak! " rengek Adisty yang tangannya di tarik oleh Raihan.

Geri membantu melepaskan tangan Raihan dari tangan Adisty, " Pulang! " datar Raihan di barengi dengan tatapan dinginnya.

"Lu dari dulu emang gak bisa bersikap lembut yah sama perempuan, " ucap Geri yang kini sudah berhasil melepas tangan Adisty dari genggaman Raihan.

"Emangnya lu bisa bersikap lembut sama perempuan? " sinis Raihan, cuaca hari ini sangat mendung, bahkan hujan sudah mulai turun dari langit membuat suasana di sana semakin menegangkan.

Adisty bersembunyi di belakang tubuh Geri, "Gue masih bisa hargain perempuan, " balas Geri sambil tersenyum kecut ke arah Raihan.

"Bukannya dulu lu sendiri yang buat dia menderita, " ucap Raihan tak mau kalah, ia merasa kalau semua kejadian di masa lalu nya itu adalah murni kesalahan Geri.

"Gue? (menunjuk dirinya sendiri), lu gak waras apa gimana? " ujarnya sambil tertawa geli.

"Bukannya lu yang udah buat dia kayak gini? dia kayak gini sekarang karena nolongin lu, inget yang harusnya masuk jurang waktu itu elu, bukan dia, cuman dulu lu terlalu sayang sama diri lu sendiri, " tegas Geri, kini mereka sudah basah kuyup karena hujan.

"Lu salah paham, " bantah Raihan, ia rasa semuanya tidak sama dengan apa yang Geri pikirkan.

"Gue gak salah paham kok, orang emang kenyataanya kayak gitu. Dia jatuh karena nolongin lu, karena dia cinta sama lu, lu juga cinta kan sama dia, lu ambil aja dia gue udah gak butuh gue gak butuh tukang selingkuh kayak dia, apalagi dia bekas tidur sama lu, " ucap Geri di barengi dengan senyum miring nya.

Adisty mendengar kata BEKAS TIDUR SAMA LU, ia benar-benar sangat kaget dengan apa yang ia dengar barusan, ia bahkan berharap tidak pernah mendengar kata itu lagi.

"Lu salah paham, gue gak tidur sama dia, itu karena waktu-" belum saja bicaranya Raihan selesai Geri malah langsung memotong ucapannya.

"Gue gak peduli, gue ingetin sama lu, gue gak peduli dengan alasan macam apa yang lu katakan. Gue lebih peduli sama penglihatan gue, " bentak Geri sambil berjalan dan menarik Adisty untuk pulang dan pergi dari hadapan lelaki yang Geri anggap bejat ini.

1
Rukiahmentoh
iya dia itu siapa ya apa pcr nya ray yg sdh tiada thor
Astri Ashie
lahh adisty begok bgt,
aku mah mending milig gerry lah
Alit Safitri
bikin part 2nya dong thor pas pada punya anak
Tarmi Yuliyanti
aku tu kok sebel ya kalau perempuan terlalu mencintai cowok si rehan itu agak jahat juga
Ikhwansyah Annaafi
Cerita Reihan sebagai ketua OSIS Sedang Suka ama Adiristy Kls 10
Widya Iskandar
Raihan gaje😒😒😒😒
Widya Iskandar
dr awal ceritamu tour bnya teka teki
tentang 😒😒
kehidupan Adisty
dan
masa lalu Raihan
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Ciam Cia Wen
Gw Yakin Si Kelvin Uda Punya Pacar Atau Istri..Mana Mungkin Tinggal Seatap Di Amerika Kelvin Ga Nafsu Sama Adisty. Mana Ada Cowok Nolak Bangkai. Kayaknya Dia Cuma Manfaatin Adisty Buat Mengambil Harta Keluarga Adisty Az Biar Lbh Gampang Klo Uda Nikah Sama Adisty Otomatis Hartanya Jatuh Ke Tangan Kelvin.
🌷- flower k
aku yg jomblo trs baca novel ini huh.. pen punya pacar tp aku punya nya crush
🌷- flower k
huuh jujur pas baca judul episode nya ketar ketir pas dikira adisty yg mau meninggal ternyata bulan
🌷- flower k
gw kok malah dukung geri ya? gw berpikir reyhan playboy karna dia harus bisa milih antara adisty atau bulan
Idan Cedan
Betul pa kta Kelvin
Khaira Fazila Putri
Adistya kyk anak kecil pikiran nya dikit 2 minta putus
Khaira Fazila Putri
Adistya kyk anak kecil pikiran nya dikit 2 minta putus
Ni Nyoman Sudiani
lanjut thor
Ay'Fa JHutex
jngn jngan max ma andra nih
Natasya Syahda Nabila
thor saya saranin mending pake kata gua elu aja,jangan di campur campur,tadi ada aku kamu,sekarang gua elu kan jadi rada gk enak,tapi cerita nya seru kok,semngat 💪💪
Siti Muzayana
adisti kan kaya tuh,kenapa gak di buatkan rumah singgah aja nuat anak jalanan 😅
kcandra
kalau jadi Adisty mending cari cowo lain aja thuor
kcandra
knp GK Gerry aja yg mati,,, pengen tau aja lw bulan ttp hidup Raihan pilih siapa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!