NovelToon NovelToon
Lautan Cinta

Lautan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:519
Nilai: 5
Nama Author: Serena Muna

Mengisahkan seorang wanita bernama Rafa Sasmita yang merupakan istri dari Evan Wirya Negara. Rafa menikah dengan Evan karena mencintai pria itu setulus hati namun sayang rumah tangga Evan dan Rafa kandas karena kemunculan Zaskia Mulandari. Tak hanya Zaskia namun masalah muncul dari ibu mertua Rafa yaitu Nena Apriandini yang selalu menghinanya miskin dan tidak beradab. Namun di tengah huru-hara masalah pertemuan Rafa dengan pria tampan bernama Sean Andrew Lee mengubahnya menjadi penuh warna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serena Muna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Ayah Dia Tidak Selamat

​Namun, pesta pora dalam lamunan Zaskia tidak sejalan dengan apa yang sedang terjadi di Rumah Sakit Sentral Jakarta. Di kamar VVIP tempat Sean Andrew Lee dirawat, suasana justru berubah menjadi medan perang verbal yang sangat melelahkan.

​Tuan Waisen Lee berdiri tegak di samping tempat tidur dengan rahang mengeras dan mata memerah menahan amarah yang luar biasa. Di sebelahnya, Nyonya Margaret menutup wajahnya dengan kedua tangan, terisak putus asa melihat kekeraskepalaan putra tunggal mereka.

Penerbangan privat ke Singapura yang sudah disiapkan sejak dua hari lalu kembali gagal total. Pasalnya, tepat sebelum petugas medis swasta datang untuk memindahkan Sean ke bandara, Sean mengamuk hebat. Ia mencabut paksa jarum infus di tangannya hingga darah segar menetes ke seprai putih, lalu bersumpah akan melompat dari jendela jika orang tuanya terus memaksa membawanya pergi.

​"Kamu sudah gila, Sean!" bentak Tuan Waisen Lee dengan suara bergetar karena emosi yang meluap-luap. Pria paruh baya itu menunjuk wajah putranya dengan jari telunjuk yang gemetar. "Kami adalah orang tuamu! Kami melakukan semua ini demi kebaikanmu! Mengapa kamu begitu keras kepala menolak pulang ke Singapura hanya demi wanita jalang yang bahkan tidak tahu di mana posisinya sekarang?!"

Sean terengah-engah, napasnya memburu akibat luka di dadanya yang kembali terasa nyeri. Meskipun tubuhnya sangat lemah, sorot matanya tidak menunjukkan rasa gentar sedikit pun. Ia menatap ayahnya dengan kebencian dan kekecewaan yang mendalam.

​"Aku tidak akan pernah pergi ke mana pun sebelum aku mengeluarkan Rafa dari penjara, Ayah," jawab Sean dengan suara serak namun penuh penekanan. "Kalian tertipu oleh kebohongan Zaskia dan keluarga Wirya Negara! Rafa tidak bersalah! Dia adalah korban dari kelicikan mereka!"

Mendengar kata-kata itu, kesabaran Tuan Waisen Lee benar-benar habis. Pria yang selama ini dikenal sebagai taipan bisnis yang tenang dan dingin itu mendadak kehilangan kendali. Ia maju dua langkah, mencengkeram kerah baju rumah sakit Sean dengan kuat, membuat Margaret menjerit histeris melarang suaminya bertindak kasar.

​"Cukup, Sean! Cukup!" teriak Tuan Waisen dengan suara bergetar hebat. Wajahnya yang memerah menunjukkan betapa dalamnya rasa frustrasi yang ia rasakan. "Kamu benar-benar sudah tidak waras! Omonganmu tidak masuk akal! Kamu masih saja membela wanita itu setelah semua kekacauan dan penderitaan yang ia timbulkan pada hidupmu!"

****

"Ayah tidak mengerti..." rintih Sean, mencoba melepaskan cengkeraman tangan ayahnya.

​"Aku sangat mengerti!" potong Tuan Waisen dengan nada suara yang semakin meninggi, memenuhi seluruh ruangan VVIP tersebut. Napasnya memburu hebat, dadanya naik-turun dengan cepat. "Apa yang dikatakan oleh Nona Zaskia dan keluarga Wirya Negara tempo hari adalah kebenaran mutlak! Kamu sudah diguna-guna oleh wanita sialan itu, Sean! Kamu telah disihir oleh ilmu hitam rendahan sampai akal sehatmu hancur lebur dan kamu kehilangan jati dirimu sebagai pewaris tunggal keluarga Lee!"

Sean membelalakkan matanya tidak percaya. "Guna-guna? Ayah sungguh-sungguh percaya pada omong kosong seperti itu?!"

​"Mengapa tidak?!" bentak Tuan Waisen dengan mata melotot tajam. "Bagaimana mungkin seorang pria cerdas sepertimu tiba-tiba rela mati demi wanita yang baru kamu kenal beberapa bulan, memusuhi keluargamu sendiri, dan mengabaikan masa depanmu yang cemerlang di Singapura? Itu bukan diri kamu, Sean! Itu adalah akibat dari pengaruh jahat Rafa Sasmita!"

​Tuan Waisen melepaskan cengkeraman kerahnya dengan kasar, lalu mundur selangkangan sambil mengatur napasnya yang tersengal-sengal. Ia menatap putranya dengan sorot mata yang dipenuhi oleh kebencian yang mendalam—bukan lagi kebencian kepada Rafa, melainkan kebencian yang kini telah merembes kepada siapa pun yang menghalangi jalannya.

"Dengar baik-baik ucapanku, Sean," ucap Tuan Waisen dengan nada suara yang pelan namun terdengar sangat dingin, mengerikan, dan penuh ancaman nyata. "Jika kamu terus menolak pulang, dan jika kamu terus membela wanita pembawa sial itu... maka perlakukan aku bukan lagi sebagai ayahmu."

​Sean tertegun. Jantungnya terasa berhenti berdetak sesaat. "Ayah... apa maksud Ayah?"

​Tuan Waisen mengepalkan kedua tangannya sangat erat hingga buku-buku jarinya mengeluarkan bunyi retakan kecil. Matanya menatap tajam lurus ke mata Sean, menyalurkan niat membunuh yang tidak main-main.

"Aku akan memastikan wanita itu mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang sudah ia lakukan padamu," lanjut Tuan Waisen dengan suara berat yang penuh racun. "Jika hukum di negeri ini terlalu lambat atau terlalu lunak untuk menghukumnya... maka aku sendiri yang akan turun tangan. Aku bersumpah di hadapanmu, Sean... aku akan membunuh Rafa Sasmita dengan tanganku sendiri, dan aku akan memastikan dia tidak akan pernah bisa melihat dunia ini lagi!"

​Deg.

****

​Dunia Sean terasa runtuh seketika. Ancaman itu bukan sekadar gertakan kosong; ia melihat keseriusan yang mutlak di dalam mata ayahnya—seorang pria berdarah dingin yang terbiasa menyingkirkan siapa saja yang menjadi duri dalam daging bisnis dan keluarganya.

​"Tidak... Ayah... jangan lakukan itu..." bisik Sean dengan suara parau, air mata penyesalan dan keputusasaan tumpah membasahi pipinya. Ia menggelengkan kepalanya dengan panik. "Ayah tidak boleh menyentuhnya... Jika Ayah membunuhnya, sama saja Ayah membunuhku..."

​Margaret menangis tersedu-sedu di sudut ruangan, menutup wajahnya dengan sapu tangan, merasa bahwa keluarga mereka telah hancur total akibat kehadiran seorang wanita bernama Rafa Sasmita.

​Tuan Waisen membuang muka, menolak melihat air mata putranya. "Pilihannya ada di tanganmu, Sean. Ikut kami pulang ke Singapura malam ini secara baik-baik, atau biarkan aku menyelesaikan masalah ini dengan cara yang paling keji terhadap wanita kesayanganmu itu."

​Tanpa menunggu jawaban dari Sean, Tuan Waisen berbalik badan dengan langkah kaki yang berat namun tegas, lalu berjalan keluar dari kamar VVIP tersebut, membanting pintu dengan suara yang sangat keras hingga membuat dinding ruangan itu seolah bergetar. Margaret menyusul suaminya dengan langkah gontai, meninggalkan Sean seorang diri di dalam kamar yang luas namun terasa begitu menyesakkan dan dingin.

Sean terdiam kaku di atas tempat tidur. Tubuhnya gemetar hebat. Ia tahu, ancaman ayahnya bukanlah main-main. Di luar sana, Zaskia sedang bersiap merayakan pernikahannya di atas penderitaan Rafa, sementara di penjara, Rafa sedang menanggung beban fitnah yang luar biasa berat tanpa mengetahui bahwa ancaman maut kini sedang mengarah kepadanya dari pihak keluarga Lee.

Namun, di tengah keputusasaan yang melilit lehernya, sebuah tekad baja yang membara tiba-tiba menyala di dalam dada Sean. Ia tidak akan tinggal diam. Jika orang tuanya berniat membunuh Rafa, maka ia harus keluar dari rumah sakit ini secepat kilat. Ia harus menyelamatkan wanita yang dicintainya, bahkan jika ia harus mempertaruhkan nyawanya sendiri melawan keluarganya sendiri.

​Malam itu, di antara apartemen mewah tempat Zaskia tertawa di atas penderitaan orang lain, dan kamar rumah sakit tempat Sean merencanakan pelarian nekat, takdir sedang menenun lembaran terakhir dari sebuah tragedi besar yang siap meledak kapan saja.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!