NovelToon NovelToon
Aktris Ceroboh Milik Sang Mafia

Aktris Ceroboh Milik Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadinachomilk

Laluna Roselyn memiliki karier yang sempurna sebagai aktris terkenal, sampai sebuah pengkhianatan menghancurkan hidupnya. Ia memergoki kekasihnya berselingkuh dengan asistennya sendiri. Dalam amarah yang tak terkendali, Laluna menyerang keduanya hingga kejadian itu terekam dan tersebar luas.

Dalam sekejap, citranya hancur. Dunia hiburan berbalik meninggalkannya, dan karier yang ia bangun bertahun-tahun berada di ujung kehancuran karena skandal tersebut.
Saat tidak memiliki pilihan lain, Laluna menerima perjodohan dari ibunya dengan Nathan Adikara, seorang pengusaha kaya yang terkenal dingin, kejam, dan sulit didekati.

Pernikahan mereka seharusnya hanya menjadi kesepakatan untuk menyelamatkan nama Laluna. Namun, hidup bersama Nathan membuatnya menemukan sisi lain dari pria itu. Di balik sikap dinginnya, Nathan ternyata adalah satu-satunya orang yang berdiri di sisinya ketika seluruh dunia menentangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadinachomilk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Pendaftaran Pernikahan

Laluna menatap tanda tangannya sendiri cukup lama. Sebuah nama yang biasanya tertulis di kontrak film dan iklan, kini justru tercetak di sebuah perjanjian pernikahan.

Pernikahan dengan pria yang bahkan tidak pernah ia bayangkan akan menjadi bagian dari hidupnya. Nathan mengambil kembali map itu setelah memastikan tanda tangan Laluna sudah tertera di halaman terakhir.

"Kalau kita sudah setuju, lebih baik langsung daftarkan pernikahan ini," jelasnya, tanpa menunggu aba aba.

Mendengar ucapan dari Nathan yang terlampau santai, ia segera membulatkan matanya. Menikah? Sekarang? Itu benar benar gila bahkan ia baru saja bernafas setelah menandatangani perjanjian pernikahan itu dan sekarang? Dengan enteng ya pria itu memintanya untuk mendaftarkan pernikahan.

Laluna menghela nafasnya sejenak, "Apa tidak bisa besok?" tanyanya, pelan.

Nathan tidak menjawab ia segera menarik tangan gadis itu untuk segera masuk ke mobil mewahnya. Sesampainya di dalam Nathan segera memerintahkan supir untuk segera mengendarai mobil itu.

"Saya tidak suka menunda nunda, lagi pula lebih cepat lebih baik," jelasnya. "Bukankah kamu mau nama baikmu segera pulih?"

Laluna menatap Nathan dengan tatapan tidak percaya. Pria itu benar-benar berbeda dari orang-orang yang pernah ia temui. Tidak ada keraguan, tidak ada rasa gugup, bahkan tidak terlihat seperti seseorang yang baru saja memutuskan untuk menikah.

Seolah menikah dengannya hanyalah sebuah urusan bisnis yang harus segera diselesaikan.

"Aku tahu aku membutuhkan bantuanmu, tapi mendaftarkan pernikahan cepat cepat bukankah ini tindakan gila? Bahkan keluarga kita pun belum tahu," gumam Laluna.

Nathan yang duduk di sampingnya hanya melirik sebentar. "Bagiku itu bukan masalah besar, setelah kita mendaftarkan pernikahan, tinggal kita bilang kepada kedua keluarga."

Jawaban itu membuat Laluna terdiam. Entah kenapa, meskipun ia sendiri yang mengatakan bahwa pernikahan ini hanyalah sebuah perjanjian, mendengar Nathan menganggapnya sama seperti bisnis membuat hatinya sedikit tidak nyaman.

Namun, ia segera menepis perasaan aneh itu. Bagaimanapun juga, mereka berdua sudah sepakat. Pernikahan ini bukan tentang perasaan. Ini hanya cara untuk mendapatkan kembali nama baiknya

Laluna menatap keluar jendela mobil. Gedung-gedung tinggi di kota terlihat berlalu begitu saja. Biasanya, ia akan menikmati perjalanan seperti ini sambil memikirkan jadwal syuting atau pemotretan berikutnya.

Namun sekarang, pikirannya hanya dipenuhi oleh satu hal. Bagaimana reaksi publik saat mengetahui dirinya menikah dengan Nathan Adikara? Pria yang dikenal sebagai pengusaha muda paling sulit didekati. Pria yang namanya bahkan lebih besar darinya di dunia bisnis. Sejujurnya ia ingin menyembunyikan pernikahan ini, tetapi jika pria di sebelahnya memintanya untuk mempublik hubungannya mau tidak mau ia harus menurutinya.

"Apa keluargamu tahu tentang ini?" tanya Laluna tiba-tiba.

Nathan mengalihkan pandangannya kepadanya. "Mereka yang menyarankan pernikahan ini dan saat melihatmu aku merasa cocok untuk menjadikanmu istri kontrak."

Laluna yang mendengar itu hanya mengangguk anggukan kepalanya, ia segera mengalihkan pandangannya ke arah jendela. Hingga sampailah mereka.

Mobil mewah itu akhirnya berhenti di depan sebuah gedung pemerintahan. Laluna yang sejak tadi sibuk dengan pikirannya langsung tersadar saat melihat papan nama gedung tersebut. Matanya membulat perlahan.

"Kita sudah sampai, " gumamnya.

Nathan turun dari mobil tanpa menunjukkan sedikit pun keraguan. Pria itu berjalan ke sisi lain mobil lalu membuka pintu untuk Laluna.

"Ayo, kita daftarkan pernikahan ini. "

Laluna masih diam di tempatnya. Tangannya menggenggam erat tas yang ia bawa.

Beberapa jam yang lalu, ia hanya seorang aktris yang sedang berusaha mencari cara untuk menyelamatkan kariernya. Namun sekarang, ia berdiri di depan tempat pendaftaran pernikahan bersama seorang pria yang bahkan tidak pernah masuk dalam rencananya. Dan sialnya, ia belum tahu kepribadian dari pria itu.

"Nathan."

Pria itu menatapnya, lekat lekat. "Ada apa?"

"Apa kamu selalu melakukan sesuatu secepat ini?"ujarnya, cepat.

Nathan mengangkat alisnya. "Maksudmu?"

"Keputusan besar seperti ini. Menikah bukan seperti membeli perusahaan atau menandatangani kontrak kerja. Kamu benar benar akan menjadikanku istrimu?" "

Nathan terdiam sebentar, lalu menatap Laluna dengan tatapan tenangnya." Saya tahu, kenapa memangnya? Kamu merasa tiba tiba mau membatalkan kontrak ini?"

Laluna buru buru menggeleng, ia sudah terlanjur menandatangani kontrak itu. Mau bagaimanapun juga ia sudah menerima kontrak itu, ia segera turun lalu melangkah mengekori Nathan dari belakang. Sesampainya disana ia segera maju bersama Nathan untuk memberikan dokumen dokumen. Setelah petugas sudah selesai mengecek dokumen itu, petugas segera menyerahkan dua buku nikah kepada pasangan itu.

"Pernikahan kalian sudah terdaftar, ini buku nikah kalian," jelas petugas.

Nathan hanya mengangguk, ia segera menyodorkan satu buku kepada Laluna. Laluna hanya menatapnya sekilas, sebelum memasukkannya ke tasnya.

"Sebelum kita pulang, kita harus foto prewedding dulu. Agar keluarga saya bisa yakin bahwa saya sudah menikahimu," suara bariton Nathan membuat pikiran Laluna terbuyarkan.

"Baik, tapi bisaka kita menutupi hubungan ini dari publik. Aku tidak mau setelah skandal itu, aku malah mengumumkan pernikahan," ujarnya, pelan.

Nathan menatap Laluna beberapa detik. Permintaan itu sebenarnya sudah ia duga akan keluar dari mulut wanita tersebut. Bagaimanapun juga, Laluna baru saja melewati skandal besar yang membuat namanya menjadi sorotan publik.

"Saya tidak keberatan," jawab Nathan akhirnya.

Laluna sedikit terkejut. Ia mengira pria itu akan menolak karena pernikahan ini juga berkaitan dengan kepentingan Nathan.

"Kamu setuju?" tanyanya memastikan.

Nathan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana, lalu menatapnya dengan ekspresi datar.

"Aku tidak menikahimu untuk mencari perhatian media. Pernikahan ini hanya kesepakatan antara kita berdua, sekaligus keinginan dari keluarga kita."

Mendengar jawaban itu, Laluna sedikit menghela nafas lega. Setidaknya pria ini tidak terlihat seperti orang yang akan memanfaatkan situasinya.

"Tapi ada satu syarat," lanjut Nathan.

Laluna langsung menatapnya curiga. "Syarat apa yang kamu mau? Agar bisa mengabulkan permintaanku? "

"Kamu harus tetap menjalankan peranmu sebagai istriku ketika berada di depan keluarga saya."

Laluna terdiam. Tentu saja. Ia hampir lupa bahwa pernikahan ini bukan hanya tentang menyelamatkan kariernya. Nathan juga memiliki alasan sendiri untuk melakukan semua ini.

"Keluarga saya tidak perlu tahu bahwa ini hanya kontrak. Mereka harus percaya bahwa kita benar-benar menikah karena saling mencintai," lanjut Nathan.

Laluna mengerutkan kening. "Kita harus berpura-pura menjadi pasangan yang bahagia?"

Nathan mengangguk kecil. "Setidaknya sampai kontrak ini berakhir. Jangan sampai kecerobohanmu itu membuat keluarga saya curiga. Saya tidak mau hal itu terjadi."

Laluna menatap pria di depannya dengan perasaan aneh. Nathan Adikara benar-benar sulit ditebak. Wajahnya selalu tenang, suaranya selalu dingin, tetapi setiap perkataannya terasa masuk akal.

"Baik. Aku setuju."

Nathan hanya mengangguk, lalu berjalan menuju mobil. Namun sebelum Laluna mengikutinya, ia berhenti sebentar dan melihat buku nikah yang ada di dalam tasnya.

Benda kecil itu membuatnya sadar bahwa hidupnya benar-benar sudah berubah.. Beberapa hari lalu, ia masih seorang aktris yang memiliki masa depan cerah. Sekarang, ia adalah istri seorang pria yang dikenal sebagai pengusaha paling sulit didekati.

Dan yang paling menyebalkan, Ia bahkan belum tahu apakah Nathan Adikara adalah penyelamatnya atau justru masalah baru dalam hidupnya.

1
Sri Sulastri
ceritanya bagus .sngga bosan untuk membacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!